Langsung ke konten utama

CXMT Terapkan Teknologi HKMG pada DRAM, Siap Kejar Samsung dan SK hynix

CXMT semakin agresif mengembangkan teknologi DRAM untuk mengejar produsen memori terkemuka seperti Samsung, SK hynix, dan Micron. Perusahaan memori asal China tersebut diketahui telah menerapkan teknologi High-k Metal Gate (HKMG) pada proses G4 serta produk LPDDR5X.

Temuan tersebut berasal dari perusahaan analisis semikonduktor TechInsights dan dilaporkan oleh ZDNET. Penerapan HKMG menjadi langkah penting bagi CXMT karena proses penskalaan DRAM semakin sulit ketika lapisan isolator berbasis silikon dioksida dibuat semakin tipis.

Pada skala nanometer, lapisan yang terlalu tipis dapat meningkatkan kebocoran arus. Kondisi tersebut tidak hanya membuang daya, tetapi juga menyulitkan produsen untuk terus mengecilkan ukuran transistor dan sel memori.



HKMG Bantu Tekan Kebocoran Arus
Teknologi HKMG menggantikan lapisan isolator tradisional berbasis silikon dioksida dengan material high-k, seperti hafnium oxide. Istilah “k” mengacu pada konstanta dielektrik, yang menggambarkan kemampuan suatu material dalam menyimpan muatan listrik.

Hafnium oxide mampu menyimpan lebih banyak muatan pada tegangan yang sama dibandingkan silikon dioksida. Karakteristik tersebut memungkinkan transistor berukuran lebih kecil tetap bekerja secara efisien.

HKMG juga menggantikan elektroda gate berbasis polysilicon dengan struktur metal gate. Perubahan ini membantu mengurangi efek polysilicon depletion, yaitu area listrik yang tidak efektif pada transistor dan dapat mengurangi performanya.

Bagi DRAM, penerapan teknologi tersebut berpotensi menghasilkan kebocoran arus yang lebih rendah, efisiensi daya yang lebih baik, serta kemampuan switching transistor yang lebih cepat.

CXMT Mulai Dekati Pemain Besar
Proses G4 CXMT secara luas dikategorikan sebagai node kelas 16nm. Posisi ini masih berada di belakang teknologi yang digunakan oleh produsen DRAM terdepan, tetapi perkembangan tersebut menunjukkan bahwa CXMT terus mempersempit kesenjangan teknologi.

ZDNET Korea melaporkan bahwa CXMT telah mengomersialkan produk DDR5 dan LPDDR5 menggunakan proses G4. TechInsights juga menilai CXMT masih sekitar dua generasi di belakang produsen terkemuka, meskipun perusahaan terus mengembangkan roadmap memori berbandwidth tinggi atau HBM.

Perkembangan HBM menjadi penting karena jenis memori ini banyak digunakan dalam akselerator AI dan GPU berperforma tinggi. Jika CXMT mampu meningkatkan kemampuan produksinya, perusahaan tersebut tidak hanya akan menjadi pemain di pasar DRAM konvensional, tetapi juga berpotensi memasuki rantai pasok memori untuk komputasi AI.

CXMT Mulai Masuk ke HBM
CXMT dilaporkan sedang melakukan risk production HBM2E menggunakan proses DRAM G3 yang berada di kelas 18nm. Perusahaan tersebut juga disebut telah melakukan sampling HBM3 menggunakan proses G4.

Langkah ini menunjukkan bahwa CXMT tidak lagi sekadar berfokus pada produksi memori komoditas berharga murah. HBM memiliki tuntutan teknologi, packaging, bandwidth, dan yield yang jauh lebih tinggi dibandingkan DRAM konvensional.

TechInsights menilai CXMT masih tertinggal sekitar dua generasi dari pemimpin industri. Namun, kemampuan perusahaan untuk bergerak dari DDR5 dan LPDDR5 menuju HBM menunjukkan laju pengembangan yang patut diperhatikan.

CXMT juga tengah mengembangkan proses G5 yang disebut berada di kelas 15nm. Jika berhasil mencapai tahap produksi massal dengan yield yang kompetitif, node tersebut dapat semakin memperkecil jarak antara CXMT dan produsen DRAM papan atas.

Samsung dan SK hynix Tidak Tinggal Diam
Persaingan tidak berhenti pada CXMT. Samsung, SK hynix, dan Micron juga terus mengembangkan teknologi DRAM generasi berikutnya untuk mempertahankan keunggulan mereka.

Ketiga produsen tersebut bergerak menuju teknologi DRAM sub-10nm D0a, desain sel 4F², serta pendekatan 3D DRAM. Tujuannya sama: meningkatkan kepadatan sel memori dan kapasitas per wafer tanpa membuat proses manufaktur semakin sulit dikendalikan.

Bagi CXMT, penerapan HKMG pada G4 menjadi salah satu tanda bahwa perusahaan China tersebut mulai mengadopsi teknologi transistor yang lebih maju untuk meningkatkan efisiensi dan skalabilitas DRAM.

Perusahaan memang masih memiliki jarak teknologi dengan Samsung, SK hynix, dan Micron. Namun, kombinasi pengembangan node G5, DDR5, LPDDR5X, serta roadmap HBM membuat CXMT semakin sulit dipandang sebelah mata.

Jika perkembangan tersebut terus berlanjut, persaingan industri DRAM global tidak lagi hanya ditentukan oleh tiga nama besar. CXMT perlahan membangun kemampuan yang dapat membuat peta persaingan memori global menjadi jauh lebih kompetitif.

Postingan Populer

Download Windows 10 ISO versi Lite Alias Ringan

Anda kesal karena laptop atau PC desktop Anda lemot padahal punya spek yang tidak jelek? Jangan dulu membuang laptop atau upgrade komponen PC desktop tersebut. Siapa tau yang membuatnya berat adalah sistem operasi Windows 10-nya yang kegemukan. Selain format dan install ulang, ada cara lain yang lebih efektif dalam membuat komputer kita bekerja seperti layaknya baru beli. Caranya adalah download Windows 10 ISO versi ringan. Lho, apa bedanya? Kalau kita memilih untuk download Windows 10 ISO versi ringan dan instalasikan di PC kita, maka fitur-fitur, fungsi atau aplikasi yang jarang digunakan, sudah ditiadakan. Selain lebih hemat ruang di harddisk, dibuangnya fitur-fitur yang tidak berguna tersebut akan membuat PC atau laptop spek rendah pun bisa menjalankan Windows 10 dengan lancar. Download Windows 10 Terbaru October 2020 Update Lalu, apa saja yang ada di Windows 10 versi Lite alias versi Ringan tersebut? Nah ini dia: Windows 10 SuperLite Compact (Gaming Edition) x64 – ...

Harga Mobil Segera Naik Akibat Kelangkaan RAM

Krisis pasokan RAM atau yang mulai disebut RAMageddon tidak hanya mengancam harga laptop, smartphone, dan perangkat elektronik. Industri otomotif juga berpotensi terkena dampaknya karena mobil modern semakin bergantung pada mikroprosesor dan memori untuk menjalankan sistem infotainment, fitur bantuan pengemudi, hingga berbagai fungsi berbasis software. Menurut The Atlantic, kebutuhan teknologi tersebut kini sudah menjadi bagian dari biaya dasar kendaraan. Karl Brauer, executive analyst iSeeCars, mengatakan setiap mobil baru membutuhkan tingkat teknologi tertentu sehingga terdapat pula biaya teknologi minimum yang harus ditanggung konsumen. Masalahnya, harga rata-rata mobil baru di Amerika Serikat sudah mendekati US$50.000, sebelum kenaikan harga RAM ikut diperhitungkan. Ketika perusahaan AI terus menyerap pasokan memori untuk membangun pusat data, tekanan terhadap industri otomotif berpotensi semakin besar. Sam Abuelsamid, analis Telemetry sekaligus mantan insinyur otomotif, memperkira...

Intel Siapkan Prosesor Panther Lake Murah untuk Gaming Handheld

Intel dilaporkan sedang menyiapkan varian prosesor Panther Lake yang lebih terjangkau untuk perangkat gaming handheld. Langkah ini menarik karena pasar handheld PC saat ini semakin ramai, tetapi sebagian perangkat dengan performa tinggi masih dibanderol cukup mahal akibat biaya prosesor, memori, dan penyimpanan. Saat ini, lini Arc G3 dan G3 Extreme menjadi salah satu solusi SoC Intel paling bertenaga untuk gaming handheld. Keduanya menawarkan konfigurasi hingga 14-core CPU yang dipadukan dengan GPU terintegrasi Xe3. Arc G3 menggunakan 10-core Xe3, sedangkan G3 Extreme membawa 12-core Xe3, dengan GPU masing-masing dikenal sebagai Arc B370 dan Arc B390. Namun, performa tinggi tersebut datang dengan konsekuensi harga. Sejumlah handheld berbasis platform tersebut bahkan dapat menembus harga US$1.000. Kondisi ini membuka ruang bagi Intel untuk menghadirkan varian yang lebih murah, terutama ketika harga perangkat handheld ikut terdorong oleh mahalnya komponen memori. Menurut informasi dari t...

Review Asus ExpertBook B3 B3404CVA. Laptop Kerja Fleksibel untuk Pendukung Bisnis

Industri laptop bisnis sedang mengalami pergeseran yang cukup signifikan. Jika dulu perusahaan hanya mencari perangkat yang “cukup bisa dipakai”, kini standar berubah menjadi efisiensi, keamanan, dan daya tahan jangka panjang. Tekanan untuk bekerja hybrid, meningkatnya ancaman siber, serta kebutuhan multitasking membuat laptop bisnis harus lebih dari sekadar alat kerja. Ia harus menjadi fondasi produktivitas. Di sisi lain, tidak semua perusahaan siap mengalokasikan budget untuk perangkat flagship. Di sinilah segmen laptop bisnis menengah menjadi menarik. Pasalnya, laptop bisnis kelas menengah menawarkan keseimbangan antara harga, fitur, dan performa. Namun, kompromi tentunya selalu ada dibanding seri flagship, dan di sinilah evaluasi kritis menjadi penting. Sebagai contoh, Asus mencoba mengisi celah segmen laptop bisnis menengah lewat Asus ExpertBook B3 B3404CVA . Laptop bisnis ini ditujukan untuk perusahaan yang membutuhkan perangkat kerja solid dengan fitur enterprise, tetapi tetap r...

GPU 16GB Jadi Primadona, Kartu Grafis 8GB Mulai Ditinggalkan

Pembeli kartu grafis di Jerman tampaknya semakin sadar bahwa kapasitas VRAM bukan sekadar angka di lembar spesifikasi. Data penjualan Mindfactory untuk Juli 2026 menunjukkan GPU dengan VRAM 16GB menjadi pilihan yang jauh lebih menarik dibandingkan model 8GB. Berdasarkan data yang dibagikan TechEpiphany di X, Radeon RX 9070 XT menjadi kartu grafis terlaris di retailer Jerman tersebut sepanjang Juli. GPU AMD itu mencatat penjualan hampir 725 unit dan menyumbang hampir 33 persen dari total penjualan kartu grafis di Mindfactory selama periode tersebut. Angka tersebut cukup menarik karena RX 9070 XT bukanlah GPU kelas murah. Namun, konsumen tampaknya tetap bersedia membayar lebih untuk kartu grafis yang menawarkan kapasitas VRAM besar dan lebih siap menghadapi kebutuhan game generasi terbaru. Radeon RX 9060 XT 16GB Ikut Mendapat Momentum Radeon RX 9060 XT berada di belakang RX 9070 XT dalam daftar penjualan. Salah satu faktor yang membuat kartu grafis ini menarik adalah tersedianya varian d...