Pemerintah Taiwan resmi menyetujui rencana Nvidia untuk membangun kantor pusat lokal barunya di Beitou-Shilin Technology Park, Taipei. Persetujuan ini diberikan oleh Ministry of Economic Affairs (MOEA) dengan nilai investasi mencapai NT$3,3 miliar atau sekitar US$105 juta, sebuah lonjakan signifikan dibandingkan rencana awal Nvidia yang sebelumnya hanya bernilai NT$1 miliar.
Persetujuan tersebut diumumkan hanya sehari sebelum CEO Nvidia Jensen Huang tiba di Taiwan untuk menghadiri perayaan Tahun Baru Imlek bersama karyawan dalam acara tradisional weiya. Menurut laporan CNA, entitas baru ini akan beroperasi dengan nama Nvidia Iconic Taiwan Co., menandai penguatan kehadiran strategis Nvidia di ekosistem teknologi Taiwan yang selama ini menjadi tulang punggung industri semikonduktor global.
Lahan yang akan digunakan Nvidia awalnya dialokasikan untuk sebuah perusahaan asuransi lokal yang memenangkan tender publik. Namun, sejak 2021 lahan tersebut dibiarkan kosong tanpa pembangunan berarti.

Pemerintah Kota Taipei kemudian menegosiasikan pemutusan kontrak, membuka jalan bagi Nvidia untuk mengambil alih lokasi strategis tersebut. Kontrak final dengan Nvidia disebut akan ditandatangani sebelum libur Tahun Baru Imlek yang dimulai pada pekan 16 Februari.
Lonjakan nilai investasi ini memunculkan tanda tanya. Hingga kini, belum ada penjelasan resmi mengapa Nvidia menaikkan komitmen dananya lebih dari tiga kali lipat hanya dalam hitungan bulan. Namun, langkah ini sejalan dengan ekspansi agresif Nvidia di bidang AI, data center, dan komputasi berperforma tinggi, yang semakin bergantung pada rantai pasok dan talenta teknik di Taiwan.
Meski belum ada konfirmasi resmi terkait mitra industri yang akan hadir dalam acara weiya, media lokal menyebut sejumlah partner Nvidia diperkirakan ikut meramaikan agenda tersebut. Pembangunan kantor pusat ini mempertegas posisi Taiwan bukan sekadar basis manufaktur, melainkan juga pusat strategis bagi perencanaan dan pengembangan teknologi Nvidia di Asia.

