Langsung ke konten utama

Review Acer Aspire 3 Slim A314-23M Ryzen 7000

Menjelang akhir tahun, sejumlah produsen elektronik termasuk produsen laptop berlomba-lomba mengampanyekan produk andalan mereka untuk menarik perhatian pengguna. Di sisi lain, pengguna pun banyak yang mencari perangkat terbaru untuk mereka manfaatkan di tahun depan.

Di industri komputer, khususnya segmen laptop entry level, produsen laptop terkemuka pun menggelontorkan sejumlah produk beserta dengan harga yang sangat menarik. Namun tentunya dengan perangkat yang berkualitas dan performa memadai.

Salah satu produk yang tersedia di pasaran, khususnya untuk laptop entry dengan performa modern adalah dari Acer dengan varian Aspire 3 Slim. Laptop yang satu ini sudah menggunakan prosesor kencang AMD Ryzen 3 7000 series. Berikut ini ulasan singkat kami mengenai laptop yang bersangkutan.


Desain

Acer memperkenalkan Aspire 3 Slim Ryzen 7000 sebagai salah satu pilihan laptop entry terbaru untuk konsumen di Indonesia. Didesain untuk berbagai kalangan, termasuk pelajar dan pekerja, laptop ini hadir dengan spesifikasi dan fitur yang mendukung beragam kebutuhan.

Yang menarik, desain laptop ini termasuk dalam kategori ultra-tipis, menandakan desainnya yang ramping dan ringan. Keunggulan utamanya terletak pada mobilitas, memudahkan pengguna untuk membawa laptop ini dengan mudah ke mana pun dibutuhkan.

Acer Aspire 3 Slim ini dilapisi dengan material metal pada bagian cover-nya. Penggunaan material ini membuat laptop lebih tahan lama, ringan, dan terasa premium. Dengan berat hanya 1,4kg dan ketebalan 1,8cm, membawa laptop ini ke tempat lain terasa sangat mudah dan tidak merepotkan.

Ia tersedia dalam dua pilihan warna, Pure Silver dan Rose Sakura, memberikan opsi tampilan elegan atau berbeda sesuai preferensi pengguna. Kebetulan yang kami coba kali ini adalah versi Pure Silver.


Fitur

Dari sisi fitur, laptop 14 inci yang satu ini menggunakan layar TN dengan resolusi yang sayangnya masih HD1366 x 768 dengan teknologi Acer ComfyView. Namun demikian, laptop ini cocok digunakan untuk segmen pengguna yang dituju yakni pelajar dan pekerja harian.

Ya, hadirnya fitur eksklusif Acer PurifiedVoiceTM dengan AI Noise Reduction memudahkan Anda  selama melakukan meeting dan belajar online. Fitur ini dapat secara aktif mengurangi noise dari latar belakang pengguna serta kompatibel dengan headphone maupun mikrofon eksternal.

Sementara Acer Temporal Noise Reduction (TNR) terbaru mampu menampilkan gambar dengan kualitas lebih baik dengan mendeteksi noise gambar dan kemudian memprosesnya agar kualitas gambar meningkat, bahkan pada kondisi minim cahaya sekalipun.

Terbukti saat kami melakukan meeting online, hasil video dan suaranya jauh lebih jernih. Kualitasnya benar-benar kami apresiasi, bagaimana Acer bisa menyajikan keunggulan yang menarik di laptop ini. Benar-benar berguna untuk Anda yang banyak melakukan meeting online atau conference call.

Aspire 3 Slim dilengkapi dengan berbagai port, termasuk HDMI 2.1, USB 3.2 Type C (full function), 2x USB 3.2 Type A Gen1, jack audio 3,5 mm, dan Kensington Lock. Port USB Type-C dapat digunakan untuk mengisi daya laptop dan smartphone, serta berbagi layar ke perangkat eksternal.


Performa

Secara model, Acer menghandirkan laptop ini dalam dua varian prosesor, AMD Ryzen 3 7320U Quad Core dan AMD Ryzen 5 7520U Quad Core, dengan performa multi-core hingga 24% lebih baik dibandingkan Ryzen 3 3250U.

Prosesor ini tidak hanya efisien energi, tetapi juga dilengkapi dengan pengolahan grafis AMD Radeon untuk pengalaman produktivitas dan hiburan terbaik. Adapun untuk kali ini, varian yang kami coba adalah seri Acer Aspire 3 Slim A314-23M yang menggunakan prosesor AMD Ryzen 3 7320U dengan RAM 8GB onboard non upgradable dan storage 512GB. 

Baca juga:


Berikut ini spesifikasi teknis laptop yang kita bahas kali ini:


Berikut hasil uji performa laptop menggunakan beberapa aplikasi benchmark baik untuk benchmark CPU (Cinebench), benchmark GPU (3DMark) dan benchmark storage (CrystalDiskMark).


Dari hasil pengujian singkat yang kami lakukan, kita bisa dapat gambaran bahwa laptop ini menawarkan kinerja yang memadai untuk aplikasi masa kini. Prosesornya sudah cukup mumpuni untuk menjalankan aplikasi kantoran secara mulitasking sederhana, dan grafisnya pun masih oke untuk menjalankan aplikasi game kasual.

Storage-nya pun relatif cepat. Artinya, pengguna bisa lebih produktif karena tidak perlu menunggu terlalu lama saat loading aplikasi dan membuka data.



Kesimpulan

Jika Anda mencari laptop yang akan digunakan untuk sekolah, kuliah atau bekerja sehari-hari, Acer Aspire 3 Slim A314-23M sudah cukup memadai. RAM-nya yang sebesar 8GB saat ini masih cukup untuk menjalankan Windows 11 dan aplikasi kantoran.

Namun kalau kebutuhan Anda adalah yang sanggup menjalankan multitasking dengan banyak aplikasi, tampaknya Anda perlu memilih varian yang punya RAM 16GB atau lebih. Pasalnya, RAM pada laptop ini soldered, tidak bisa di-upgrade. Akan tetapi, saat ini untuk harganya yang hanya sekitar Rp4,6 juta, laptop ini sangat worth it.

Postingan Populer

Review Lenovo ThinkPad E14 Gen 7. Laptop Bisnis di Era Efisiensi dan Mobilitas

Industri laptop bisnis tengah mengalami pergeseran signifikan. Jika sebelumnya performa dan skalabilitas menjadi tolok ukur utama, kini efisiensi daya, mobilitas, keamanan, dan keberlanjutan justru menjadi faktor penentu. Perusahaan semakin menuntut perangkat yang ringkas, tahan lama, mudah dikelola, namun tetap cukup bertenaga untuk produktivitas. Tren kerja hybrid juga turut mengubah prioritas desain laptop bisnis. Bobot ringan, daya tahan baterai memadai, konektivitas lengkap, serta fitur keamanan berlapis kini menjadi standar baru. Produsen pun berlomba menghadirkan perangkat yang tidak sekadar kuat di atas kertas, tetapi relevan dengan kebutuhan kerja modern. Lenovo melalui lini ThinkPad E-Series mencoba menjawab tantangan tersebut. Buktinya, ThinkPad E14 Gen 7   hadir sebagai opsi entry-level hingga menengah untuk profesional dan pelaku bisnis yang membutuhkan laptop tangguh, fleksibel, dan ekonomis tanpa meninggalkan DNA ThinkPad yang legendaris. Desain Lenovo ThinkPad E14 G...

Review Asus Chromebook 14 CM1405. Efisien untuk Produktivitas Modern

Pasar laptop Chromebook diam-diam terus berkembang. Segmen ini hadir sebagai alternatif serius bagi laptop Windows, terutama di segmen pendidikan, UMKM, dan perusahaan yang mengedepankan efisiensi, keamanan, serta kemudahan manajemen perangkat.  Dengan sistem operasi ChromeOS yang berbasis cloud, Chromebook menawarkan pengalaman komputasi yang ringan, cepat, dan minim perawatan. Berbeda dari ekosistem Windows yang lebih kompleks dan menuntut spesifikasi yang relatif jauh lebih tinggi. Dalam beberapa tahun terakhir, adopsi Chromebook juga meningkat di lingkungan enterprise dan institusi pendidikan. Semua didorong oleh kebutuhan kerja hybrid, kolaborasi berbasis web, serta keamanan data yang terintegrasi langsung di level sistem.  Sebagai gambaran, ChromeOS dikenal memiliki booting cepat, update otomatis, serta proteksi bawaan terhadap malware. Kemampuan ini menjadikannya solusi praktis untuk pengguna yang aktivitasnya terfokus pada browser, aplikasi Android, dan layanan Google ...

Ikut Australia, Perancis Larang Ponsel di Sekolah

Mengikuti langkah Australia, Prancis bergerak tegas membatasi akses anak terhadap teknologi digital. Majelis Nasional Prancis resmi menyetujui rancangan undang-undang yang melarang anak di bawah usia 15 tahun mengakses media sosial, sekaligus memberlakukan larangan total penggunaan ponsel di sekolah menengah atas.  RUU tersebut kini menunggu pembahasan di Senat sebelum ditandatangani menjadi undang-undang oleh Presiden Emmanuel Macron. Rancangan ini disahkan lewat pemungutan suara 130 banding 21, sebuah konsensus langka di tengah parlemen Prancis yang biasanya terpolarisasi. Mayoritas anggota parlemen lintas partai sepakat bahwa pembatasan ini diperlukan untuk melindungi anak dari perundungan siber, kecanduan digital, serta paparan konten yang tidak sesuai usia. Presiden Macron, yang secara aktif mendorong regulasi ini, menyebut keputusan tersebut sebagai “langkah besar” demi kesehatan mental dan keselamatan anak-anak Prancis. Dalam pernyataannya di televisi nasional, Macron menega...

Download Windows 10 ISO versi Lite Alias Ringan

Anda kesal karena laptop atau PC desktop Anda lemot padahal punya spek yang tidak jelek? Jangan dulu membuang laptop atau upgrade komponen PC desktop tersebut. Siapa tau yang membuatnya berat adalah sistem operasi Windows 10-nya yang kegemukan. Selain format dan install ulang, ada cara lain yang lebih efektif dalam membuat komputer kita bekerja seperti layaknya baru beli. Caranya adalah download Windows 10 ISO versi ringan. Lho, apa bedanya? Kalau kita memilih untuk download Windows 10 ISO versi ringan dan instalasikan di PC kita, maka fitur-fitur, fungsi atau aplikasi yang jarang digunakan, sudah ditiadakan. Selain lebih hemat ruang di harddisk, dibuangnya fitur-fitur yang tidak berguna tersebut akan membuat PC atau laptop spek rendah pun bisa menjalankan Windows 10 dengan lancar. Download Windows 10 Terbaru October 2020 Update Lalu, apa saja yang ada di Windows 10 versi Lite alias versi Ringan tersebut? Nah ini dia: Windows 10 SuperLite Compact (Gaming Edition) x64 – ...

Intel Core Ultra 7 356H Performanya Menarik. Tapi?

Bocoran awal performa Intel Core Ultra 7 356H mulai beredar menjelang peluncuran resmi lini Panther Lake untuk laptop. Prosesor mobile ini disebut akan membawa konfigurasi 16-core (4 P-core dan 12 E-core), dan diposisikan sebagai salah satu tulang punggung Intel untuk menghadapi tekanan AMD di segmen laptop performa tinggi 2026. Hasil benchmark yang beredar berasal dari akun X @realVictor_M dan masih belum terverifikasi secara independen. Meski demikian, angka-angkanya memberi gambaran awal yang cukup menarik. Tapi, tidak semuanya positif.  Dalam Cinebench R23, Core Ultra 7 356H mencetak 2.013 poin single-core dan 20.721 poin multi-core. Secara multi-core, ini memang lebih tinggi dibanding pendahulunya, Core Ultra 7 255H, yang rata-rata berada di kisaran 18.600 poin. Peningkatan ini tampaknya berasal dari fokus Intel pada E-core yang lebih banyak. Namun di sisi single-core, performanya nyaris stagnan. Skor 2.013 poin justru sedikit di bawah rata-rata Core Ultra 7 255H yang berada d...