Langsung ke konten utama

Mengulas Acer Aspire 7 Gaming: Laptop Gaming Rasa Consumer!

Acer Indonesia kembali membawa laptop gaming terbarunya ke tanah air belum lama ini yaitu laptop Acer Aspire 7 Gaming. Namun yang berbeda kali ini, laptop gaming ini hadir dalam lini Aspire bukan Predator  maupun Nitro Series.

Biasanya, laptop Aspire Series masuk dalam lini Consumer Acer, ditujukan bagi para pekerja dan pebisnis untuk sekedar mengetik dokumen, browsing internet dan kegiatan lainnya. Kali ini laptop Aspire 7 Gaming memiliki spesifikasi dan fitur yang telah ditingkatkan dibandingkan Aspire 7 biasa. Laptop ini pun menyasar kalangan dengan jangkauan lebih luas seperti para konten kreator dan gamer.

Peningkatan spesifikasi tersebut diantaranya Intel® Core™ i5-12450H Processor dan dukungan kartu grafis NVIDIA® GeForce GTX 1650, layar Full HD, dan konektivitas tercepat. Lalu, apa cuma itu saja fitur dan spesifikasi andalan dari Aspire 7 Gaming? Untuk menguji spesifikasi dan fitur andalan dari laptop Aspire 7 Gaming, Berikut ulasan lengkapnya.



Desain nan Ringkas, Tidak Seperti Laptop Gaming pada Umumnya
Dari segi desain, memang tidak ada yang berubah dari Aspire 7 Gaming, dibandingkan dengan saudaranya. Nuansa Aspire Series yang terlihat ringkas dan ringan juga melekat pada laptop gaming yang satu ini. Warna hitam yang digunakan pada Aspire 7 Series juga masih membalut seluruh tubuh laptop gaming ini.

Biasanya, laptop gaming Acer dalam lini Predator maupun Nitro memiliki bobot yang agak berat dan terlihat lebih lebar. Aspire 7 Gaming ini memiliki dimensi 363 x 254 x 22.86 mm dan bobot 2.15kg yang cukup mudah saat dibawa bepergian untuk ke kantor atau cafe.

Pada bagian depan laptop, terbentang layar IPS berukuran 15,6 inci dan sebuah webcam. Webcam ini beresolusi 1280 x 720p dan dapat merekam video hingga kualitas 720p HD serta didukung teknologi Super high dynamic range imaging (SHDR).

Selain itu, webcam ini juga didukung Acer PurifiedVoice™ yang dapat membantu mengurangi noise mengandalkan teknologi AI. Dengan begitu, suara akan terdengar lebih jelas dan jernih selama melakukan meeting online.

Tepat di bawah webcam dan layar, terdapat keyboard dan touchpad yang sangat empuk dan responsif saat sedang gunakan untuk bermain game, mengetik dokumen dan kegiatan lainnya. Apalagi laptop ini sudah diinstal Windows 11 Home 64 bit dan Office Home Student 2021 dalam setiap pembelian laptop gaming ini.

Beralih ke sisi kanan, kiri dan belakang laptop terdapat beberapa port. Mulai dari port HDMI, jack audio 3,5mm audio, sebuah port USB Type-C, port Thunderbolt 4, 2 port USB 3.2 serta sebuah port USB 2.0 yang juga berfungsi sebagai port charging. Port Thunderbolt 4 membuat transfer data 8x lebih cepat dari port USB 3.0 serta dapat tersambung dengan perangkat external seperti external GPU, ataupun dua layar monitor berbeda beresolusi tinggi sekalipun. 



Sementara port USB Type-A mampu mendukung penggunaan periferal seperti mouse, keyboard, flash drive, dan beragam perangkat lainnya. Keberadaan port HDMI juga memudahkan saat akan menyambungkan perangkat dengan monitor tambahan untuk ruang kerja lebih lapang dan fleksibel.



Layar Beresolusi Tinggi, Tetap Asyik Buat Gaming
Dengan layar IPS berukuran 15,6 inci dengan resolusi Full HD menyuguhkan kualitas visual tinggi yang dapat dinikmati dari segala sudut pandang. Bingkai layar atau bezel yang tipis hingga 81,67% tidak hanya memberikan laptop Aspire 7 Gaming bentuk ringkas, namun juga pengalaman menonton yang jauh lebih luas.

Kontras layar yang baik dan kecerahan warna semakin baik berkat dukungan dari Acer ExaColor untuk tuning temperatur warna, saturasi, dan gamma secara real-time. Sehingga saat bermain game, edit video dan foto, desain animasi 3D, serta menikmati konten hiburan dan rutinitas lainnya, layar laptop ini cukup memanjakan mata.

Menatap layar dalam waktu lama untuk menyelesaikan beragam rutinitas, mata tidak terasa lelah berkat hadirnya teknologi eksklusif Acer BlueLightShield™. Acer BlueLightShield ini dapat mengurangi paparan sinar biru sehingga mampu menjaga kesehatan mata pengguna, meski dalam jangka waktu penggunaan yang cukup lama.

Performa Maksimal Hadir untuk Gaming dan Kegiatan Multimedia
Untuk mendukung gaming dan multimedia, laptop Aspire 7 gaming ini telah ditenagai Intel® Core™ i5-12450H Processor dengan 8 cores dan 12 threads. Prosesor ini sanggup menjalankan berbagai software, termasuk game AAA hingga 25% lebih cepat dibandingkan dengan laptop generasi sebelumnya. 



Prosesor ini juga didukung GPU NVIDIA® GeForce GTX 1650 yang menyajikan visual terbaik ray tracing saat bermain game AAA seperti Monster Hunter Rise dan Uncharted: Legacy of Thieves Collection serta mengedit video menggunakan Adobe Premiere Pro. Game Monster Hunter Rise dan Uncharted: Legacy of Thieves Collection sanggup dilibas habis oleh laptop ini dengan lancar dan tampilan lebih smooth.

Begitupun saat mengedit video menggunakan Adobe Premiere Pro sangat mulus, terutama pada saat proses rendering. Selanjutnya, kami juga membuat animasi 3D menggunakan software Autodesk Maya 2022, hasilnya pun nyaris sempurna.

Tak lepas dari peranan RAM DDR4 berkapasitas 8GB dan NVME SSD 512GB up to 1TB. RAM dan ROM tersebut juga dapat diupgrade dengan mudah. Khususnya RAM dapat di upgrade dengan dual SODIMM slot DDR4.

Tak hanya game offline, bermain game online pun koneksi internet sangat cepat yang telah mengalami peningkatan latensi koneksi secara signifikan, sehingga responsivitas Wi-Fi lebih baik dan instan. Untuk melindungi data pun, laptop Aspire 7 Gaming juga sudah mendukung opsi login via biometric dengan adanya built-in fingerprint reader. 

Baca juga:


Kesimpulan
Dari segi desain, laptop gaming ini memang terasa seperti jajaran laptop Consumer Acer yang ringkas dan mudah dibawa ke kantor atau cafe. Hadir dengan kombinasi Intel® Core™ i5-12450H Processor, dan GPU NVIDIA® GeForce GTX 1650 game AAA seperti Monster Hunter Rise dan Uncharted: Legacy of Thieves Collection serta software edit video Adobe Premiere Pro berjalan mulus di laptop ini dengan tampilan lebih halus.

Visual juga terasa lebih tajam berkat dukungan layar IPS berukuran 15,6 inci dengan resolusi Full HD pada laptop ini. Saat kami bermain game online, streaming video, download file pun terasa cepat berkat dukungan Wi-Fi 6E.

Dari serangkaian pengujian tersebut, memang terbukti Aspire 7 Gaming cocok digunakan oleh para konten kreator dan gamer untuk bermain game, kegiatan multimedia dan lainnya. Laptop Aspire 7 Gaming dapat dibeli dengan harga mulai dari Rp10.499.000 di Acer Official Store Indonesia secara online maupun offline.

Untuk pembelian online, kalian bisa mengunjungi Acer Online Store Indonesia di tautan berikut https://store.acer.com/en-id/aspire-7-gaming-a715-76g-54xs-nh-qmesn-001. Dalam setiap pembelian laptop Aspire 7 Gaming sudah dilengkapi garansi yang berlaku selama 3 tahun yang mencakup garansi parts selama 2 tahun dan 1 tahun Accidental Damage Protection untuk melindungi laptop dari ketumpahan air, jatuh, dan korsleting listrik ataupun hal tak terduga lainnya.

Postingan Populer

Daftar Sekolah di Indonesia yang Ada Program Esports

Meskipun sejarah esports di Indonesia telah dimulai sejak tahun 2002, ketika World Cyber Games (WCG) pertama kali diadakan di Indonesia, esports baru mulai dikenal oleh masyarakat luas di luar komunitas gaming berkat gelaran Grand Final MPL Indonesia Season 1 di Mall Taman Anggrek pada tahun 2018. Pasca acara tersebut, esports menjadi perbincangan dan tren baru, tidak hanya di kalangan masyarakat awam, tetapi juga di industri non-endemik. Namun, saat itu, sekolah yang dapat menjadi wadah untuk regenerasi pemain profesional, pembentukan karakter, dan komunitas yang solid, masih menunggu dan mencari tahu apakah esports benar-benar bisa memberikan dampak positif bagi generasi muda dan institusi pendidikan mereka. Untungnya, kini banyak sekolah di Indonesia yang cepat beradaptasi dan melihat bahwa esports memang bisa memberikan pengaruh positif jika dikelola dengan baik. Recardus Eko Prasetyo, S.Ag., Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMA Xaverius 1 Palembang, berbagi cerita tentang pen...

OnePlus Tinggalkan Pasar, Akhir Sebuah Era Sang "Flagship Killer"

OnePlus dikabarkan akan segera menghentikan kehadirannya di pasar Eropa dan sejumlah wilayah lain. Kabar tersebut menandai berakhirnya perjalanan salah satu merek smartphone yang pernah mengubah peta persaingan Android melalui konsep "flagship killer".  Meski belum menjadi pemain terbesar, OnePlus berhasil membangun reputasi sebagai produsen yang menawarkan performa kelas atas dengan harga jauh lebih terjangkau dibandingkan para pesaingnya. Sejak meluncurkan OnePlus One pada 2014, perusahaan ini langsung menarik perhatian industri. Smartphone tersebut hadir dengan desain premium, material sandstone yang khas, performa tinggi, serta sistem operasi CyanogenOS yang saat itu menawarkan pengalaman Android lebih ringan dan fleksibel.  Harga sekitar US$300 membuat OnePlus menjadi ancaman nyata bagi Samsung dan Apple, terutama bagi pengguna yang menginginkan spesifikasi flagship tanpa harus membayar mahal. Strategi pemasaran OnePlus juga berbeda. Perusahaan sempat menerapkan siste...

HWMonitor 1.65.1 Perbaiki Pembacaan Hotspot GPU, Kini Lebih Akurat

CPUID kembali merilis pembaruan untuk aplikasi pemantau perangkat keras HWMonitor melalui versi 1.65.1. Update ini berfokus pada perbaikan pembacaan suhu hotspot pada kartu grafis NVIDIA GeForce RTX 50 Series yang sebelumnya memunculkan sejumlah keluhan dari pengguna setelah hadir di versi 1.65. Pada pembaruan sebelumnya, HWMonitor akhirnya menambahkan dukungan pembacaan GPU Hotspot untuk seri RTX 50, fitur yang telah lama dinantikan pengguna. Namun, versi 1.65 juga menampilkan dua sensor hotspot sekaligus. Selain hotspot utama pada GPU, aplikasi juga menampilkan pembacaan hotspot kedua yang diduga berasal dari VRM (Voltage Regulator Module). Kehadiran dua sensor tersebut justru menimbulkan kebingungan karena nilai suhu yang ditampilkan sering kali tidak konsisten. Sejumlah pengguna melaporkan bahwa pembacaan hotspot pada versi 1.65 mengalami fluktuasi yang cukup besar dan bahkan menunjukkan suhu yang lebih tinggi dibandingkan aplikasi pemantauan lain seperti HWiNFO maupun AIDA64. Akib...

Download Windows 10 ISO versi Lite Alias Ringan

Anda kesal karena laptop atau PC desktop Anda lemot padahal punya spek yang tidak jelek? Jangan dulu membuang laptop atau upgrade komponen PC desktop tersebut. Siapa tau yang membuatnya berat adalah sistem operasi Windows 10-nya yang kegemukan. Selain format dan install ulang, ada cara lain yang lebih efektif dalam membuat komputer kita bekerja seperti layaknya baru beli. Caranya adalah download Windows 10 ISO versi ringan. Lho, apa bedanya? Kalau kita memilih untuk download Windows 10 ISO versi ringan dan instalasikan di PC kita, maka fitur-fitur, fungsi atau aplikasi yang jarang digunakan, sudah ditiadakan. Selain lebih hemat ruang di harddisk, dibuangnya fitur-fitur yang tidak berguna tersebut akan membuat PC atau laptop spek rendah pun bisa menjalankan Windows 10 dengan lancar. Download Windows 10 Terbaru October 2020 Update Lalu, apa saja yang ada di Windows 10 versi Lite alias versi Ringan tersebut? Nah ini dia: Windows 10 SuperLite Compact (Gaming Edition) x64 – ...

Produsen RAM Korea dan AS Kejar Cuan, Kabar Gembira untuk China

Produsen memori asal Tiongkok, ChangXin Memory Technology (CXMT), dilaporkan berada dalam posisi yang semakin kuat di tengah krisis pasokan DRAM global. Permintaan yang terus melonjak membuat kapasitas produksi perusahaan tersebut dikabarkan telah habis dipesan hingga akhir 2027.  Kabar ini menandakan bahwa tekanan terhadap industri memori masih belum mereda. Namun di sisi lain, produsen RAM asal China tersebut mendapatkan peluang pasar. Laporan DigiTimes yang mengutip sumber rantai pasok menyebutkan seluruh produsen PC besar telah menyelesaikan proses validasi modul DRAM buatan CXMT. Namun, memperoleh pasokan kini menjadi tantangan tersendiri.  CXMT disebut memprioritaskan alokasi untuk pelanggan terbesar seperti Dell, HP, Lenovo, dan Apple, sementara vendor PC berskala lebih kecil berisiko kesulitan mendapatkan kuota pasokan. Lonjakan permintaan ini dipicu oleh dua faktor utama. Pertama, membaiknya hubungan Amerika Serikat dan Tiongkok membuat pemerintah AS dikabarkan menund...