Langsung ke konten utama

Apa itu Clamshell Design pada Laptop dan Handphone?

Clamshell design adalah bentuk desain perangkat elektronik seperti laptop, handphone, konsol game atau komputer portabel yang terdiri dari dua bagian yang dihubungkan oleh engsel. Masing-masing bagian berisi layar datar atau keyboard/alphanumeric keypad, yang dapat dilipat bersama-sama seperti membentuk cangkang kerang.

Di dunia handphone, clamshell design juga sering disebut sebagai flip phone, terutama jika engselnya berada di sisi pendek. Jika engselnya berada di sisi panjang, perangkat tersebut lebih mungkin disebut sebagai clamshell daripada flip phone. 

Desain lain pada handphone atau smartphone adalah candybar. Smartphone dengan design candybar ini artinya lurus-lurus saja, tidak bisa dilipat, sama seperti iPhone atau Android yang saat ini umum beredar di pasaran.

Sejarah clamshell design sendiri dimulai dari fiksi ilmiah, di mana sebuah episode Star Trek tahun 1964 menampilkan alat bernama Communicator. Perangkat tersebut menjadi alat yang sering digunakan dan kemudian membawa pengaruh pada teknologi dunia nyata di masa depan. 

Contoh awal penggunaan bentuk clamshell desain dalam elektronik adalah radio Brionvega TS 502 tahun 1963, telepon Grillo yang muncul pertama kali di Italia pada pertengahan tahun 1960-an, dan Soundbook portable radio cassette player yang diperkenalkan pada tahun 1974.

Pada tahun 1983, laptop Ampere WS 1 menggunakan desain clamshell modern. Model Motorola pertama yang mendukung desain clamshell adalah MicroTAC, yang dibuat pada tahun 1989.



Keuntungan dari desain clamshell adalah komponen antarmuka seperti tombol dan layar dapat disimpan di dalam clamshell tertutup, melindungi mereka dari kerusakan dan penggunaan tidak sengaja sekaligus membuat perangkat lebih pendek atau lebih sempit sehingga lebih mudah dibawa-bawa.

Selain itu, membuka clamshell menawarkan area permukaan yang lebih besar daripada saat perangkat tertutup, memungkinkan komponen antarmuka menjadi lebih besar dan mudah digunakan daripada pada perangkat yang tidak dapat dibuka.

Baca juga:


Saat ini, hampir semua laptop dan handphone menggunakan desain clamshell, meskipun ada juga variasi seperti tablet yang dapat dilipat atau laptop yang dapat diputar layarnya. Desain clamshell telah menjadi standar industri untuk komputer portabel selama beberapa dekade dan masih terus berkembang seiring dengan perkembangan teknologi.

Perkembangan clamshell design pada laptop kini membuat engselnya bisa dibuka hingga 180 derajat atau bahkan hingga 360 derajat yang pada akhirnya disebut sebagai fiappable laptop. Atau laptop layar lipat.

Ada pula konsep laptop lainnya di mana layarnya bisa dilepas (detachable) menjadi sebuah tablet yang terpisah dengan keyboard laptop yang bersangkutan.

Bagaimana guys? Semoga penjelasan di atas cukup informatif dan Anda menjadi lebih paham tentang apa itu clamshell design pada laptop dan handphone. Anda suka yang mana? Selamat memilih.

Postingan Populer

Adu Laptop Tipis Kelas Atas 2026. Harga Selangit, Tapi Adakah yang Benar-Benar Sempurna?

ASUS ExpertBook Ultra B9406, Apple MacBook Air M5, dan Lenovo ThinkPad X1 Carbon Gen 14 Aura Edition sama-sama mengklaim jadi laptop tipis kelas atas terbaik tahun ini. Setelah dicek satu per satu ke spesifikasi resmi dan sejumlah hasil pengujian independen, gambarannya ternyata tidak sesederhana tabel spesifikasi di atas kertas. Ya, tahun 2026 jadi momentum ramai bagi laptop tipis kelas premium. Intel akhirnya menuntaskan peluncuran Panther Lake ke segmen korporat, Apple menyegarkan MacBook Air dengan chip M5, dan Lenovo kembali memoles formula ThinkPad X1 Carbon lewat Aura Edition generasi ke-14. Ketiganya diklaim produsennya masing masing sebagai puncak rekayasa laptop tipis tahun ini. Ketiganya sama sama berbodi 13 sampai 14 inci dan berbobot di bawah 1,25kg, tetapi menyasar pembeli yang cukup berbeda. ASUS ExpertBook Ultra dan Lenovo ThinkPad X1 Carbon membidik pembeli korporat dan kalangan C-level, sementara Apple MacBook Air M5 lebih menyasar profesional kreatif dan pengguna lif...

Review Asus ExpertBook B3 B3404CVA. Laptop Kerja Fleksibel untuk Pendukung Bisnis

Industri laptop bisnis sedang mengalami pergeseran yang cukup signifikan. Jika dulu perusahaan hanya mencari perangkat yang “cukup bisa dipakai”, kini standar berubah menjadi efisiensi, keamanan, dan daya tahan jangka panjang. Tekanan untuk bekerja hybrid, meningkatnya ancaman siber, serta kebutuhan multitasking membuat laptop bisnis harus lebih dari sekadar alat kerja. Ia harus menjadi fondasi produktivitas. Di sisi lain, tidak semua perusahaan siap mengalokasikan budget untuk perangkat flagship. Di sinilah segmen laptop bisnis menengah menjadi menarik. Pasalnya, laptop bisnis kelas menengah menawarkan keseimbangan antara harga, fitur, dan performa. Namun, kompromi tentunya selalu ada dibanding seri flagship, dan di sinilah evaluasi kritis menjadi penting. Sebagai contoh, Asus mencoba mengisi celah segmen laptop bisnis menengah lewat Asus ExpertBook B3 B3404CVA . Laptop bisnis ini ditujukan untuk perusahaan yang membutuhkan perangkat kerja solid dengan fitur enterprise, tetapi tetap r...

Kado Pengantin Terbaik untuk Pria. Asus ROG Astral RTX 5090!

Mengharukan. Sebuah video yang beredar di media sosial memperlihatkan momen emosional seorang pengantin pria di China ketika menerima hadiah pernikahan berupa kartu grafis Asus ROG Astral GeForce RTX 5090. Bukan kartu grafis biasa, GPU kelas flagship tersebut diklaim bernilai hingga US$12.000 atau lebih dari empat kali lipat harga peluncurannya. Video yang dibagikan sejumlah akun di platform X, termasuk @RT_Visual_on_X, menunjukkan reaksi haru sang pengantin saat menerima hadiah dari istrinya. Setelah menangis, ia kemudian memamerkan kartu grafis tersebut kepada para tamu seperti sebuah trofi. Meski demikian, belum ada konfirmasi apakah peristiwa itu baru terjadi atau berlangsung beberapa bulan sebelumnya. Nilai hadiah tersebut tidak terlepas dari kondisi pasar kartu grafis kelas atas. Ketika diluncurkan, Asus ROG Astral RTX 5090 dibanderol sekitar US$2.799. Namun, menurut laporan sumber, harganya kini melonjak hingga US$12.000. Kelangkaan pasokan dan tingginya permintaan GPU untuk keb...

RTX 5090 Stop Diproduksi, Gamer Cukup dengan RTX 5080 24GB

Nvidia dikabarkan berencana menghentikan produksi GeForce RTX 5090 dan mengalihkan pasokan chip grafis GB202 ke lini kartu grafis profesional RTX PRO. Sebagai alternatif bagi gamer yang membutuhkan kapasitas memori besar, perusahaan tersebut disebut sedang menyiapkan GeForce RTX 5080 dengan VRAM 24GB. Namun, kedua kabar ini belum dikonfirmasi secara resmi oleh Nvidia. RTX 5090 diluncurkan pada Januari 2025 dan menggunakan GPU Blackwell GB202 dengan VRAM GDDR7 32GB. Chip yang sama juga digunakan pada sejumlah kartu grafis profesional, termasuk RTX PRO 6000 berkapasitas memori 96GB. Menurut laporan yang beredar, meningkatnya permintaan akselerator AI serta mahalnya DRAM dapat mendorong Nvidia memprioritaskan produk profesional yang menawarkan nilai bisnis lebih tinggi. Tekanan harga juga terlihat di pasar konsumen. Laporan sumber menyebut RTX 5090 telah dijual dengan harga di atas US$6.000, jauh melampaui posisi harga yang lazim untuk kartu grafis gaming. Sementara itu, harga kartu RTX P...

Kabar Gembira. Hape untuk AI 100B Parameter Hadir di 2028

CEO Qualcomm Cristiano Amon memperkirakan smartphone pada 2028 akan mampu menjalankan large language model (LLM) dengan 100 miliar parameter secara berkelanjutan. Dalam wawancara dengan Fireside Alpha, Amon juga mengungkapkan bahwa sejumlah perusahaan AI sedang mengembangkan smartphone dengan kemampuan tersebut. Namun, ia tidak menyebutkan nama perusahaan maupun mengungkap peta jalan teknis untuk mewujudkannya. Tantangan terbesarnya adalah kapasitas memori. Di tengah kenaikan harga dan keterbatasan pasokan DRAM, sejumlah produsen smartphone justru menahan pengembangan model dengan RAM lebih besar. Padahal, menjalankan LLM 100 miliar parameter membutuhkan kapasitas memori jauh melampaui konfigurasi smartphone saat ini. Sebagai gambaran, model 100B dengan kuantisasi 4-bit membutuhkan sekitar 50GB memori hanya untuk bobot model, belum termasuk sistem operasi, aplikasi, dan KV cache untuk konteks percakapan. Bahkan, kuantisasi 2-bit masih memerlukan sekitar 25GB untuk bobot model saja. Keb...