Langsung ke konten utama

Bocoran Spek Qualcomm Snapdragon 7 Series SoC

Ada kabar yang menarik nih guys. Diam-diam Qualcomm telah meluncurkan chipset kelas menengah terbarunya. Diberi nama Snapdragon 782G, System on Chip (SoC) ini menggantikan Qualcomm Snapdragon 778G Plus yang sudah dirilis tahun lalu.

Seperti diketahui, chipset Snapdragon 778G merupakan salah satu chipset terpopuler dari Qualcomm yang dipasangkan di smartphone-smartphone kelas mainstream ke atas. Ia menawarkan performa dan fitur yang sangat mantap di kelasnya.


Yang menarik, chipset terbarunya ini membawa sedikit peningkatan kinerja dibanding sebelumnya. Apa saja yang kali ini ditawarkan oleh Qualcomm untuk pengguna setianya?

Sesuai namanya, chipset ini merupakan seri terbaru dari Snapdragon 7 series. Snapdragon 782G merupakan chipset 6nm yang memiliki CPU dengan octa-core dan GPU Adreno 642L.


Chip ini memiliki tata letak inti yang sama dengan Snapdragon 778G Plus, dengan satu inti utama atau Prime Core berbasis ARM Cortex-A78, tiga inti kinerja (Performance Core) berbasis ARM Cortex-78, dan empat inti efisiensi (Efficient Core) berbasis ARM Cortex-A55.

Qualcomm telah meningkatkan kecepatan Prime Core sebesar 200MHz, dan sekarang memiliki clock 2.7GHz. Kecepatan ini merupakan peningkatan lima persen dalam kinerja CPU. 

Tak hanya dari sisi CPU, Qualcomm juga mengklaim bahwa GPU terbaru mereka yakni Adreno 642L pada chipset mutakhir tersebut menawarkan kinerja yang 10 persen lebih cepat daripada GPU yang dimiliki oleh chip Snapdragon 778G Plus.


Baca juga:


Secara umum, chip Snapdragon 782G adalah Snapdragon 778G Plus dengan beberapa tambahan. Fitur-fitur lainnya adalah, ia dilengkapi dengan modem Snapdragon X53 5G, Qualcomm FastConnect 6700, ISP Spectra 570L dengan dukungan kamera tunggal hingga 200MP.

Dari sisi display, chipset juga mendukung layar 4K HDR10+ hingga 4K 60Hz atau FHD+ 144Hz.


Sejauh ini Qualcomm belum mengungkapkan kapan perangkat yang menampilkan Snapdragon 782G ini akan memasuki pasar atau mitra mana yang tertarik untuk menggunakannya. Namun tentunya, tidak lama lagi akan ada banyak produsen smartphone yang memakai chipset baru ini di dalamnya. Menarik untuk ditunggu nih guys!

Postingan Populer

Rekomendasi Laptop Mahasiswa Baru 2026, Budget di Bawah Rp8 Juta

Musim tahun ajaran baru kuliah sudah di depan mata, dan kalau kamu atau adikmu baru mau masuk kuliah, urusan cari laptop pasti jadi salah satu yang bikin pusing. Apalagi harga laptop belakangan ini cenderung naik mengikuti tren kenaikan harga komponen RAM, SSD dan prosesor.  Tapi tenang, dengan bujet di bawah 8 juta, kamu masih punya cukup banyak opsi laptop yang layak dipakai selama kuliah, asalkan tahu jenis apa yang benar-benar kamu butuhkan. Kuliah non-desain: prioritaskan kenyamanan dan daya tahan Kalau jurusanmu lebih banyak berurusan dengan dokumen, presentasi, riset, dan browsing, misalnya jurusan ekonomi, hukum, komunikasi, atau ilmu sosial lainnya, kamu sebenarnya tidak butuh laptop dengan spesifikasi tinggi.  Yang lebih penting justru kenyamanan pemakaian harian. Keyboard yang enak diketik untuk mengerjakan tugas berjam-jam, baterai yang tahan lama untuk kelas seharian tanpa colokan, dan bobot yang ringan supaya nyaman dibawa bolak-balik kampus.  Di kisaran har...

Vivobook vs Zenbook 2026: Mana yang Lebih Cocok Buat Kamu?

Jawaban Singkat: Asus Vivobook cocok untuk kamu yang butuh laptop harian dengan harga lebih terjangkau untuk browsing, kuliah, dan kerja kantoran ringan. Asus Zenbook lebih pas untuk profesional mobile, content creator, atau siapa pun yang butuh performa tinggi dalam bodi premium yang tipis dan ringan. Perdebatan Vivobook vs Zenbook sebenarnya bukan soal mana yang “lebih bagus”, tapi mana yang paling sesuai dengan kebutuhan dan budget kamu. Berikut perbandingan lengkapnya berdasarkan lini terbaru laptop Asus 2026. Desain dan Material: Plastik Modern vs Aluminium Premium Asus Vivobook mengusung desain plastik atau kombinasi plastik-metal dengan pilihan warna yang lebih variatif, cocok untuk kamu yang suka tampilan segar dan kasual. Asus Zenbook naik kelas dengan konstruksi aluminium unibody yang memberi kesan elegan dan solid, plus bodi setipis 1,1cm pada beberapa model, menjadikannya pilihan yang lebih “profesional” saat dibawa ke meeting klien. Performa dan Chip AI: Cukup vs Maksimal ...

Review Asus ExpertBook B3 B3404CVA. Laptop Kerja Fleksibel untuk Pendukung Bisnis

Industri laptop bisnis sedang mengalami pergeseran yang cukup signifikan. Jika dulu perusahaan hanya mencari perangkat yang “cukup bisa dipakai”, kini standar berubah menjadi efisiensi, keamanan, dan daya tahan jangka panjang. Tekanan untuk bekerja hybrid, meningkatnya ancaman siber, serta kebutuhan multitasking membuat laptop bisnis harus lebih dari sekadar alat kerja. Ia harus menjadi fondasi produktivitas. Di sisi lain, tidak semua perusahaan siap mengalokasikan budget untuk perangkat flagship. Di sinilah segmen laptop bisnis menengah menjadi menarik. Pasalnya, laptop bisnis kelas menengah menawarkan keseimbangan antara harga, fitur, dan performa. Namun, kompromi tentunya selalu ada dibanding seri flagship, dan di sinilah evaluasi kritis menjadi penting. Sebagai contoh, Asus mencoba mengisi celah segmen laptop bisnis menengah lewat Asus ExpertBook B3 B3404CVA . Laptop bisnis ini ditujukan untuk perusahaan yang membutuhkan perangkat kerja solid dengan fitur enterprise, tetapi tetap r...

Cara Hemat Baterai HP Android Biar Awet Seharian Penuh

Baterai HP tiba-tiba tekor padahal baru dipakai setengah hari? Ini keluhan yang hampir semua pengguna Android pernah rasakan. Kabar baiknya, sebagian besar masalah boros baterai sebenarnya bisa diatasi dengan pengaturan sederhana yang jarang disadari orang.  Berikut langkah-langkah yang bisa langsung kamu coba hari ini. Atur layar, sumber boros nomor satu Layar adalah komponen yang paling banyak menyedot daya baterai, jauh di atas komponen lain. Turunkan tingkat kecerahan layar ke level yang masih nyaman di mata, atau aktifkan kecerahan otomatis supaya HP menyesuaikan sendiri sesuai kondisi cahaya sekitar.  Kalau HP-mu punya layar AMOLED, aktifkan dark mode, karena di layar jenis ini, warna hitam benar-benar mematikan piksel sehingga lebih hemat daya dibanding tampilan terang. Jangan lupa juga perpendek waktu screen timeout, misalnya jadi 15-30 detik, supaya layar tidak menyala percuma saat HP tidak dipakai. Kendalikan aplikasi yang jalan di background Banyak aplikasi yang tet...

Review Asus ExpertBook P3. Laptop Bisnis yang Mengutamakan Produktivitas

Laptop bisnis memiliki kebutuhan yang berbeda dibanding laptop konsumen. Selain performa yang stabil, perangkat di segmen ini dituntut menawarkan daya tahan baterai panjang, desain yang kokoh, fitur keamanan lengkap, serta kenyamanan penggunaan dalam jangka waktu lama. Untuk melihat kemampuannya secara langsung, tim redaksi TeknoReview.net menggunakan Asus ExpertBook sebagai perangkat kerja utama selama beberapa minggu. Khususnya Asus ExpertBook P3 P3405CVA. Berikut review Asus ExpertBook P3 versi kami. Dalam pengujian sehari-hari, laptop ini digunakan untuk berbagai aktivitas produktivitas seperti membuka puluhan tab browser, mengolah dokumen, mengedit spreadsheet, mengikuti rapat virtual, hingga menjalankan berbagai aplikasi komunikasi secara bersamaan.  Hasilnya menunjukkan bahwa Asus ExpertBook memang dirancang untuk memenuhi kebutuhan profesional yang mengutamakan efisiensi dan stabilitas dibanding sekadar mengejar angka benchmark. Desain Asus ExpertBook langsung memberikan ke...