Langsung ke konten utama

Acer Masuk ke Bisnis Kartu Grafis Kelas Performa

Ada kabar gembira nih guys. Tak ada angin tak ada hujan, Acer mengumumkan bahwa mereka secara resmi memasuki pasar bisnis kartu grafis. Ya, dalam sebuah postingnya di akun Twitter, Acer mengumumkan produk GPU perdananya yakni Acer Predator BiFrost.

Yang mengejutkan, kartu grafis tersebut bukanlah kartu grafis dengan chip GPU dari Nvidia GeForce atau AMD Radeon. Melainkan kartu grafis yang memakai chip GPU flagship terbaru dari Intel yakni Arc A770.


Kartu grafisnya sendiri tampak sangat mencolok dengan desain dan fitur yang belum pernah ada di kartu grafis pada umumnya. Ia menggunakan kipas dengan model blower di bagian tengah dan sebuah kipas dengan desain non blower di bagian kanan.



Dengan desain seperti di atas, kartu grafis tersebut memiliki kesan estetika yang unik, tampil dengan dua buah kipas yang bentuknya berbeda untuk mendinginkan GPU yang bekerja keras di belakangnya.


Meskipun kemampuan model pendinginan tersebut belum diketahui secara publik, namun setidaknya arsitektur pendinginan unik ini akan membuat kartu grafis tersebut tampak lain dari yang lain. Ini tentunya sangat penting untuk Acer jika mereka berencana untuk meraih popularitas di pasar kartu grafis diskrit.

Meski tampak unik, kombinasi kipas berdesain blower dan non-blower ini bisa jadi menawarkan performa yang bagus.

Secara teoritis, kipas dengan gaya blower di bagian tengah bisa mendorong udara panas chip GPU ke bagian belakang casing PC desktop. Ini akan mereduksi suhu panas di sekitar chip GPU di dalam casing saat chip tersebut bekerja penuh. Dengan demikian, ia bisa membantu menjaga kartu grafis tetap dingin, dan juga komponen lainnya di dalam casing menjadi lebih adem.

Dari sisi estetik, kartu grafis tersebut memiliki pelindung dengan finishing hitam di keseluruhan bagian kartu grafis, membuatnya tampil lebih meyakinkan.


Baca juga:


Kedua kipas yang digunakan juga memiliki desain RGB lighting. Namun kipas di samping yang ukurannya lebih besar memiliki lighting RGB yang lebih signifikan dibandingkan dengan kipas yang lebih kecil yang ada di tengah. Tak hanya itu, logo Predator gaming yang ada di kartu grafis Acer ini juga memancarkan sinar RGB saat diaktifkan.

Adapun untuk menjalankan kartu grafis ini, pengguna perlu memasangkan konektor power 8-pin ke board.

Sayangnya, meskipun Acer telah mengumumkan nama kartu grafis dan gambarnya di akun Twitter resmi mereka, pihak Acer sendiri belum menyebutkan secara jelas spesifikasi kartu grafis tersebut. Hanya informasi soal chip yang digunakan adalah A770 dengan video RAM sebesar 16GB saja.


Intel sendiri sempat menyebutkan bahwa saat mereka merilis resmi chip GPU Arc A770 16GB mereka di 12 Oktober mendatang, chip tersebut akan dipasarkan di harga 349 dolar AS atau sekitar 5,3 jutaan.

Menarik sekali bukan guys? Semoga VGA card ini masuk ke pasaran Indonesia juga ya.

Postingan Populer

Download Windows 10 ISO versi Lite Alias Ringan

Anda kesal karena laptop atau PC desktop Anda lemot padahal punya spek yang tidak jelek? Jangan dulu membuang laptop atau upgrade komponen PC desktop tersebut. Siapa tau yang membuatnya berat adalah sistem operasi Windows 10-nya yang kegemukan. Selain format dan install ulang, ada cara lain yang lebih efektif dalam membuat komputer kita bekerja seperti layaknya baru beli. Caranya adalah download Windows 10 ISO versi ringan. Lho, apa bedanya? Kalau kita memilih untuk download Windows 10 ISO versi ringan dan instalasikan di PC kita, maka fitur-fitur, fungsi atau aplikasi yang jarang digunakan, sudah ditiadakan. Selain lebih hemat ruang di harddisk, dibuangnya fitur-fitur yang tidak berguna tersebut akan membuat PC atau laptop spek rendah pun bisa menjalankan Windows 10 dengan lancar. Download Windows 10 Terbaru October 2020 Update Lalu, apa saja yang ada di Windows 10 versi Lite alias versi Ringan tersebut? Nah ini dia: Windows 10 SuperLite Compact (Gaming Edition) x64 – ...

Beli AMD Ryzen 9 5950X di AliExpress, Malah Dikirimi AMD Athlon X4

Seorang pembeli yang memesan prosesor AMD Ryzen 9 5950X melalui AliExpress justru menerima AMD Athlon X4 yang jauh lebih tua dan memiliki nilai pasar yang berbeda. Kasus ini memicu sengketa pengembalian dana setelah penjual menolak permintaan refund, meskipun pembeli mengaku telah menyertakan bukti berupa foto prosesor yang diterima, label pengiriman, dan nomor seri. Pembeli yang menggunakan akun Reddit u/dannyrodriguez8 itu memesan Ryzen 9 5950X dari penjual bernama SZCPU. Namun, ketika paket dibuka, prosesor yang ditemukan adalah AMD Athlon X4 dengan nomor komponen AD950XAGM44AB. Prosesor tersebut menggunakan arsitektur Excavator dan dilaporkan diluncurkan untuk pasar OEM pada 2016. Berbeda dari Ryzen 9 5950X yang memiliki 16 core dan menggunakan platform AM4, Athlon X4 tersebut merupakan prosesor quad-core generasi lama. Setelah mengetahui ketidaksesuaian barang, pembeli langsung mengajukan sengketa melalui AliExpress. Ia menyertakan dokumentasi produk yang diterima beserta informas...

Harga Memori Naik, Penjualan Smartphone Global Anjlok 22%

Pasar smartphone global menghadapi tekanan besar akibat lonjakan harga komponen memori yang mendorong kenaikan harga perangkat dan mempersempit pilihan ponsel murah. Data IDC menunjukkan pengiriman smartphone dunia pada kuartal III 2026 mencapai 255,3 juta unit, turun 22% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Sementara itu, Omdia memperkirakan penurunan sebesar 20%, lebih dalam dibandingkan kontraksi 6% pada kuartal sebelumnya. Menurut IDC, biaya memori telah meningkat sekitar 350% dibandingkan tahun lalu. Kenaikan tersebut, ditambah tekanan dari komponen lain, membuat produsen semakin sulit mempertahankan harga jual tanpa mengorbankan margin keuntungan. Dampaknya paling terasa pada segmen smartphone terjangkau, yang memiliki ruang lebih terbatas untuk menyerap kenaikan biaya produksi. Direktur riset senior IDC untuk perangkat global, Nabila Popal, memperingatkan bahwa pasar belum tentu mencapai titik terendah. Kondisi ini menunjukkan bahwa tekanan industri bukan sekadar per...

Review Asus ExpertBook B3 B3404CVA. Laptop Kerja Fleksibel untuk Pendukung Bisnis

Industri laptop bisnis sedang mengalami pergeseran yang cukup signifikan. Jika dulu perusahaan hanya mencari perangkat yang “cukup bisa dipakai”, kini standar berubah menjadi efisiensi, keamanan, dan daya tahan jangka panjang. Tekanan untuk bekerja hybrid, meningkatnya ancaman siber, serta kebutuhan multitasking membuat laptop bisnis harus lebih dari sekadar alat kerja. Ia harus menjadi fondasi produktivitas. Di sisi lain, tidak semua perusahaan siap mengalokasikan budget untuk perangkat flagship. Di sinilah segmen laptop bisnis menengah menjadi menarik. Pasalnya, laptop bisnis kelas menengah menawarkan keseimbangan antara harga, fitur, dan performa. Namun, kompromi tentunya selalu ada dibanding seri flagship, dan di sinilah evaluasi kritis menjadi penting. Sebagai contoh, Asus mencoba mengisi celah segmen laptop bisnis menengah lewat Asus ExpertBook B3 B3404CVA . Laptop bisnis ini ditujukan untuk perusahaan yang membutuhkan perangkat kerja solid dengan fitur enterprise, tetapi tetap r...

Asus ExpertCenter P700 Mini Tower, PC Desktop Bisnis dengan Intel Core Ultra 9 dan RTX 5060

Asus memperkenalkan ExpertCenter P700 Mini Tower (P700ML), PC desktop bisnis berukuran 15 liter yang dirancang untuk menunjang kebutuhan profesional, kreator konten, engineer, hingga pelaku usaha kecil. Mengandalkan prosesor Intel Core Ultra Series 2 dan dukungan grafis diskrit hingga Nvidia GeForce RTX 5060, perangkat ini menawarkan kombinasi performa, keamanan, serta fleksibilitas ekspansi untuk lingkungan kerja modern. Dari sisi performa, ExpertCenter P700 Mini Tower tersedia dengan prosesor hingga Intel Core Ultra 9 275HX dan RAM DDR5 5600 MT/s hingga 32GB. Kapasitas penyimpanannya mendukung konfigurasi hybrid berupa dual SSD hingga 4TB ditambah HDD 2TB. Asus mengklaim kombinasi perangkat keras tersebut mampu meningkatkan performa sistem hingga 27% dibandingkan PC desktop standar di kelas harga yang sama. Untuk menjaga stabilitas ketika menjalankan beban kerja berat, Asus menyematkan sistem pendingin triple-channel copper heat pipe dan kipas belakang berukuran 13% lebih besar. Sist...