Langsung ke konten utama

Fitur Unggulan Acer VG240Y yang Bikin Sesi Gaming Makin Optimal

Tidak hanya laptop atau PC saja yang memiliki “embel-embel” gaming, tetapi juga perangkat monitor. Penamaan monitor gaming ini jelas merujuk pada peruntukan dan fitur-fitur gaming yang dimilikinya.

Acer merupakan salah satu brand teknologi yang memiliki portofolio monitor gaming. Salah satu monitor gaming yang mereka sediakan adalah Acer Nitro VG240Y dan sudah selesai kami review.


Berikut ini kami sudah merangkum berbagai fitur menarik dan kelebihan yang dimiliki oleh monitor Acer Nitro VG240Y.

Layar dengan Resolusi dan Refresh Rate Tinggi
Acer Nitro VG240Y hadir dengan layar yang seolah tidak memiliki bezel. Bagian ini begitu kami suka yang membuat visual dari monitor ini begitu elegan. Layarnya memiliki luas 23,8 inci dan beresolusi Full HD.


Untuk kebutuhan gaming, tentu tidak cukup sekadar layar dengan resolusi yang tinggi dan jernih. Di sini Acer memberikan refresh rate 75Hz dan response time 1ms yang menghasilkan transisi gambar lebih smooth saat bermain game atau menonton film.

Monitor ini juga didukung dengan fitur AMD FreeSync yang membuat gambar yang ditampilkan lebih sinkron dan menghindari terjadinya gambar yang patah-patah. Saat kami coba, layarnya sangat bisa memanjakan mata, apalagi jika bermain game yang membutuhkan respon cepat, seperti game-game kompetitif atau fast paced.


Lebih Nyaman dengan Acer ComfyView dan Acer Eye Protect
Selain memberikan visual yang memuaskan untuk bermain game, Acer tidak ketinggalan menyertakan fitur yang membuat mata pengguna monitor ini lebih nyaman. Karena bermain game tentu akan membuat Anda lebih lama berada di depan layar.

Dukungan fitur Acer Eye Protect mampu mengurangi kedipan pada layar yang tentunya bikin pandangan terganggu. Kondisi ini diminimalkan sehingga mata bisa lebih nyaman saat menatap monitor.

Fitur khas Acer ComfyView juga diselipkan di monitor ini. Kemampuan fitur ini adalah untuk membuat layar monitor tidak akan memantulkan cahaya dari arah sebaliknya.


Baca juga:


Acer nitro VG240Y didukung dengan 6-Axis Color Adjustment yang membuat kualitas warna yang diperlihatkan oleh monitor sangat mirip dengan warna aslinya. Teknologi ini memungkinkan Anda untuk melakukan pengaturan personal untuk tingkat saturation (kejenuhan warna), hue (kepekatan warna), dan enam warna (red, green, blue, cyan, magenta, dan yellow) dengan mudah.

Built in Speaker
Selain menampilkan dapat menampilkan visual yang ciamik, monitor ini juga bisa menyemburkan suara tanpa bantuan speaker internal. Dalam laptop ini sudah tertanam (2Wx2) yang berjenis stereo yang membuat suara terdengar lebih mantap.

Mengenai kualitas suaranya tergolong standar. Suaranya cukup empuk tetapi tidak ada yang spesial dari bass ataupun treblenya.


Acer Monitor VG240Y dijual dengan harga mulai dari Rp 2 jutaan yang dapat dicek pada link https://store.acer.com/en-id/nitro-vg-240-y. Menariknya di sini Acer memberikan garansi panjang untuk monitornya ini selama 3 tahun untuk sparepart, servis dan panel.

Postingan Populer

Download Windows 10 ISO versi Lite Alias Ringan

Anda kesal karena laptop atau PC desktop Anda lemot padahal punya spek yang tidak jelek? Jangan dulu membuang laptop atau upgrade komponen PC desktop tersebut. Siapa tau yang membuatnya berat adalah sistem operasi Windows 10-nya yang kegemukan. Selain format dan install ulang, ada cara lain yang lebih efektif dalam membuat komputer kita bekerja seperti layaknya baru beli. Caranya adalah download Windows 10 ISO versi ringan. Lho, apa bedanya? Kalau kita memilih untuk download Windows 10 ISO versi ringan dan instalasikan di PC kita, maka fitur-fitur, fungsi atau aplikasi yang jarang digunakan, sudah ditiadakan. Selain lebih hemat ruang di harddisk, dibuangnya fitur-fitur yang tidak berguna tersebut akan membuat PC atau laptop spek rendah pun bisa menjalankan Windows 10 dengan lancar. Download Windows 10 Terbaru October 2020 Update Lalu, apa saja yang ada di Windows 10 versi Lite alias versi Ringan tersebut? Nah ini dia: Windows 10 SuperLite Compact (Gaming Edition) x64 – ...

Bocoran Render Google Pixel 11. Warna Baru Curi Perhatian

Sepekan sebelum acara peluncuran resmi pada 12 Agustus, upaya Google menjaga kerahasiaan Pixel 11 kembali bocor. Kali ini, render resmi yang diklaim mencakup seluruh lini flagship. Ya, informasi mengenai Google Pixel 11, Pixel 11 Pro, dan Pixel 11 Pro XL beredar lewat MyMobiles, lengkap dengan seluruh pilihan warna. Jika otentik, gambar ini menjadi pratinjau paling jelas sejauh ini terhadap keluarga Pixel generasi berikutnya, sekaligus mengonfirmasi bocoran desain sebelumnya, bilah kamera berbentuk pil yang mengambang, rangka datar, sudut membulat, dan lubang kamera depan di tengah layar tetap dipertahankan di ketiga model, lengkap dengan sistem tiga kamera belakang. Google tampaknya memilih menyempurnakan bahasa desain yang sudah melekat pada Pixel, alih-alih merombak total tampilannya. Perubahan paling mencolok justru ada di palet warna. Pixel 11 standar dikabarkan hadir dalam empat pilihan, termasuk Fuchsia yang mencolok, biru lembut, hijau muted, dan Midnight yang lebih gelap. Adap...

Samsung Galaxy Z Fold8 Resmi Meluncur, Desain Lebih Ringkas dengan Layar 7,6 Inci

Samsung resmi memperkenalkan Galaxy Z Fold8 dalam ajang Galaxy Unpacked 2026 yang digelar di London, Inggris. Smartphone lipat generasi terbaru ini hadir dengan perubahan desain yang cukup signifikan. Berbeda dari pendahulunya yang cenderung memanjang, Galaxy Z Fold8 mengusung bodi yang lebih pendek dan lebar sehingga diklaim lebih nyaman digunakan, terutama saat dioperasikan dengan satu tangan. Dalam kondisi terlipat, Galaxy Z Fold8 memiliki dimensi 81,9 x 123,9 x 9,7 mm, sementara saat dibuka ukurannya menjadi 161,4 x 123,9 x 4,5 mm. Desain baru tersebut membuat perangkat ini memiliki bentuk menyerupai buku catatan kecil atau paspor, sekaligus memberikan pengalaman penggunaan yang lebih ergonomis dibanding generasi sebelumnya. Meski dimensinya lebih ringkas, Samsung tetap mempertahankan layar utama berukuran besar. Galaxy Z Fold8 menggunakan panel Dynamic AMOLED 2X seluas 7,6 inci dengan resolusi 1.848 x 2.448 piksel, refresh rate adaptif hingga 120Hz, serta tingkat kecerahan mencapa...

Review Asus ExpertBook B3 B3404CVA. Laptop Kerja Fleksibel untuk Pendukung Bisnis

Industri laptop bisnis sedang mengalami pergeseran yang cukup signifikan. Jika dulu perusahaan hanya mencari perangkat yang “cukup bisa dipakai”, kini standar berubah menjadi efisiensi, keamanan, dan daya tahan jangka panjang. Tekanan untuk bekerja hybrid, meningkatnya ancaman siber, serta kebutuhan multitasking membuat laptop bisnis harus lebih dari sekadar alat kerja. Ia harus menjadi fondasi produktivitas. Di sisi lain, tidak semua perusahaan siap mengalokasikan budget untuk perangkat flagship. Di sinilah segmen laptop bisnis menengah menjadi menarik. Pasalnya, laptop bisnis kelas menengah menawarkan keseimbangan antara harga, fitur, dan performa. Namun, kompromi tentunya selalu ada dibanding seri flagship, dan di sinilah evaluasi kritis menjadi penting. Sebagai contoh, Asus mencoba mengisi celah segmen laptop bisnis menengah lewat Asus ExpertBook B3 B3404CVA . Laptop bisnis ini ditujukan untuk perusahaan yang membutuhkan perangkat kerja solid dengan fitur enterprise, tetapi tetap r...

Harga Naik, Steam Deck Ditinggalkan Pembeli

Steam Deck selama ini dikenal sebagai perangkat handheld PC yang menawarkan kombinasi menarik antara performa dan harga terjangkau. Strategi tersebut menjadi salah satu faktor utama di balik kesuksesan Valve dalam membangun pasar handheld gaming berbasis PC.  Namun, kondisi itu tampaknya mulai berubah setelah harga Steam Deck mengalami kenaikan di tengah krisis komponen memori global. Analisis terbaru dari Boiling Steam memperkirakan penjualan Steam Deck turun hingga 82 persen setelah penyesuaian harga diberlakukan. Perkiraan tersebut memang bukan berasal dari data resmi Valve, melainkan berdasarkan perubahan posisi Steam Deck di daftar Steam Top Sellers.  Perangkat ini diketahui turun dari peringkat kelima menjadi posisi ke-14 setelah kembali dipasarkan dengan harga baru. Berdasarkan analisis tersebut, Steam Deck yang sebelumnya diperkirakan mampu terjual sekitar 11.000 hingga 18.000 unit per minggu, kini hanya berada di kisaran 1.400 hingga 3.000 unit. Dampaknya tidak hanya ...