Langsung ke konten utama

Hands On Laptop Acer Kini Bisa Dilakukan di Mangga Dua Mall

Anda fans berat laptop keluaran Acer? Ada kabar gembira untuk Anda, khususnya Anda yang sedang mencari laptop Acer terbaru dan ingin menjajal alias hands on terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk membeli model yang mana.

Pertengahan pekan lalu, tepatnya pada tanggal 10 Februari 2022, produsen laptop raksasa asal Taiwan tersebut baru saja meresmikan gerai Acer Experience Zone mereka.


Sebagai informasi, Acer Experience Zone tersebut bertempat di salah satu pusat perbelanjaan di Jakarta Utara, Atrium Mangga Dua Mall. Dan tak hanya meresmikan pembukaan toko experience mereka, Acer juga menyiapkan aktivitas seru.


Kegiatan-kegiatan seperti live streaming podcast sampai photo competition untuk para pengunjung digelar. Tak lupa, ada juga promo-promo menarik untuk produk-produk terbaik Acer yang digelar di sana.


Acer mengklaim, Experience Zone menawarkan pengalaman berbelanja yang lengkap, di mana pelanggan dapat mendapatkan informasi terbaru, menjajal, dan membeli lini produk Acer.

Perangkat-perangkat mutakhir, mulai dari Swift X, Swift 3 Infinity 4, ataupun Aspire Vero hingga laptop gaming anyar dari Acer yang telah diperkuat dengan prosesor Intel Core i9 Generasi ke-11, Predator Helios 300 dan Nitro 5.

Menurut Leny Ng, Sales Director Acer Indonesia, Acer Experience Zone adalah wujud komitmen pihaknya dalam memberikan pelayanan terbaik bagi pelanggan.

Acer Experience Zone sendiri dibuat agar para pelanggan dapat melihat, merasakan langsung kekuatan yang ditawarkan, hingga membeli laptop andalan dari Acer dengan promo menarik, mulai dari lini Swift hingga Predator yang didukung fitur dan performa unggulan di kelasnya.

“Hadirnya Acer Experience Zone juga mengambil peran dalam menyampaikan informasi terkait teknologi terkini yang diusung oleh produk-produk kami. Pengalaman inilah yang ingin kami bawa ke masyarakat,” Sebut Leny.

Tampil dengan konsep berbeda, peluncuran Acer Experience Zone dimeriahkan dengan Live Streaming Podcast yang disiarkan di YouTube resmi Acer Indonesia bersama para bintang di bidangnya.


Baca juga:


Reviewer terkemuka seperti Kohcun dan The Lazy Monday, serta Bro Pasta selaku caster ikonik yang multitalenta hadir meramaikan. 

Pada kesempatan tersebut, para influencer dan KOL mengangkat topik yang sedang hangat di industri laptop saat ini, yakni tentang laptop sustainable dan eco-friendly, serta cara yang tepat untuk memilih laptop gaming yang sesuai.


Dalam rangka memeriahkan Grand Opening Acer Experience Zone, Acer juga mempersiapkan photo competition untuk para pengunjung dengan hadiah laptop dan headset gaming dari Acer.

Tak ketinggalan, ada beragam promo juga yang disiapkan oleh Acer yang tak boleh dilewatkan seperti cashback sampai dengan Rp500 ribu untuk setiap pembelian produk non-gaming, gratis mouse gaming untuk produk gaming tertentu, hingga gratis Acer Exclusive Merchandise untuk pembelian seluruh lini produk Acer.

Postingan Populer

Review Lenovo ThinkPad E14 Gen 7. Laptop Bisnis di Era Efisiensi dan Mobilitas

Industri laptop bisnis tengah mengalami pergeseran signifikan. Jika sebelumnya performa dan skalabilitas menjadi tolok ukur utama, kini efisiensi daya, mobilitas, keamanan, dan keberlanjutan justru menjadi faktor penentu. Perusahaan semakin menuntut perangkat yang ringkas, tahan lama, mudah dikelola, namun tetap cukup bertenaga untuk produktivitas. Tren kerja hybrid juga turut mengubah prioritas desain laptop bisnis. Bobot ringan, daya tahan baterai memadai, konektivitas lengkap, serta fitur keamanan berlapis kini menjadi standar baru. Produsen pun berlomba menghadirkan perangkat yang tidak sekadar kuat di atas kertas, tetapi relevan dengan kebutuhan kerja modern. Lenovo melalui lini ThinkPad E-Series mencoba menjawab tantangan tersebut. Buktinya, ThinkPad E14 Gen 7   hadir sebagai opsi entry-level hingga menengah untuk profesional dan pelaku bisnis yang membutuhkan laptop tangguh, fleksibel, dan ekonomis tanpa meninggalkan DNA ThinkPad yang legendaris. Desain Lenovo ThinkPad E14 G...

Restrukturisasi Gagal, Ubisoft Rugi Besar

Ubisoft mengubah rencana restrukturisasi menjadi kehancuran pasar dalam satu pagi. Saham penerbit Assassin’s Creed itu anjlok tajam di bursa Paris setelah perusahaan mengumumkan pembatalan proyek, penutupan studio, dan pemangkasan proyeksi kinerja keuangan. Saham Ubisoft sempat jatuh 28 persen ke level €4,75 pada pukul 09.18 waktu setempat sebelum perdagangan dihentikan. Ini menjadi penurunan intraday terburuk sejak Oktober 2019, sebuah rekor yang lebih mencerminkan krisis kepercayaan ketimbang dinamika pasar biasa. Perusahaan memperkirakan kerugian sebelum bunga dan pajak (EBIT) sebesar €1 miliar pada tahun fiskal 2025-2026, sebagian besar dipicu oleh writedown satu kali sekitar €650 juta. Angka tersebut secara implisit mengakui bahwa sebagian besar aset pengembangan Ubisoft tidak lagi layak dipertahankan di neraca. Restrukturisasi mencakup penutupan studio di Stockholm dan Halifax, Kanada, serta target pemangkasan biaya tetap minimal €100 juta pada Maret mendatang, satu tahun lebih c...

Microsoft Mulai Lupakan NPU?

Fokus besar-besaran terhadap Copilot+ PC di CES 2026 kini justru menimbulkan pertanyaan mendasar. Apakah saat ini industri PC sedang mengejar strategi AI yang sudah mulai ditinggalkan oleh Microsoft sendiri? Seperti diketahui, beberapa bulan lalu, Microsoft menegaskan bahwa semua PC Windows 11 adalah “AI PC”, termasuk perangkat non-Copilot+. Namun di lantai pameran CES, narasi yang dominan justru seolah kembali ke era awal Copilot+, dengan fokus besar pada NPU dan angka TOPS. Masalahnya, Microsoft kini tampak kurang antusias terhadap NPU. Dengan hadirnya Windows AI Foundry yang memungkinkan inferensi AI berjalan di CPU, GPU, maupun NPU, peran NPU tidak lagi eksklusif seperti saat Copilot Runtime pertama kali diperkenalkan. Di sisi pengguna, manfaat nyata NPU juga masih minim. Fitur Copilot+ PC yang tersedia saat ini seperti Windows Studio Effects, Recall, atau Click To Do, belum cukup kuat untuk mendorong adopsi massal atau membuat konsumen benar-benar peduli pada spesifikasi NPU. Iron...

Hp Oppo Murah Ini Cuma 1 Jutaan

Oppo belum lama ini menggelar smartphone terbarunya ke pasaran Indonesia. Spesifikasinya mengagumkan, apalagi fitur kameranya. Ya, Oppo Reno 10x Zoom menawarkan kemampuan fotografi yang mumpuni, sekaligus performa perangkat yang hebat. Meski demikian, ada harga ada rupa. Smartphone tersebut dipasarkan dengan harga yang tidak murah, yakni Rp12,999 juta untuk versi dengan RAM 8GB dan storage 256GB. Mahal? Tentu saja tidak, jika melihat spesifikasi yang disediakan di dalamnya. Sayangnya, tidak semua pengguna mampu membeli smartphone Oppo dengan harga yang tergolong fantastis tersebut. Cukup banyak di antara kita yang ingin membeli hp Oppo murah yang harganya kalau bisa di bawah Rp1 juta. Kalau tidak ada pun, kalau bisa harganya masih Rp1 jutaan. Alias di bawah Rp2 juta. Nah, kalau sudah begitu, apa pilihan yang bisa kita dapatkan? Berikut ini pilihannya: Harga HP Oppo Murah di 2019: Untuk smartphone alias hp Oppo murah di harga 1 jutaan, dipastikan Anda sudah mendapatkan pe...

Facebook Tutup Metaverse for Work. Virtual Reality Tidak Jadi Realitas?

Meta secara resmi mengakhiri salah satu simbol paling ambisius, sekaligus paling problematis, dari era awal metaverse-nya. Horizon Workrooms, aplikasi VR yang sempat dipromosikan Mark Zuckerberg sebagai “kantor masa depan”, akan dihentikan sebagai aplikasi mandiri mulai 16 Februari 2026. Bersamaan dengan itu, Meta juga akan menghentikan penjualan layanan Horizon managed services serta SKU komersial Meta Quest pada 20 Februari 2026. Keputusan ini secara efektif menutup buku pada narasi “metaverse untuk dunia kerja” yang digaungkan Zuckerberg hanya dua bulan sebelum Facebook berganti nama menjadi Meta. Saat itu, Horizon Workrooms dijual sebagai ruang kolaborasi virtual yang memungkinkan karyawan bekerja, rapat, dan berinteraksi tanpa meninggalkan sofa mereka. Realitanya, adopsi nyaris tak pernah mendekati janji. Penutupan ini terjadi tak lama setelah Meta memangkas sekitar 10 persen tenaga kerja di divisi Reality Labs, setara lebih dari 1.000 karyawan. Di saat yang sama, laporan menyebut...