Langsung ke konten utama

Acer Indonesia Dukung Creators Datangkan Penghasilan

Anda seorang content creator yang ingin serius di bidangnya? Ada kabar gembira untuk Anda. Acer baru-baru ini menggelar project untuk mendukung kreator konten di Indonesia.

Dalam rangkaian MoreUp Creator Campaign “From Creation To Profession”, Acer menggelar sejumlah workshop online yang akan memandu cara untuk menjalankan hobi kreasi menjadi profesi menjanjikan yang akan mendatangkan penghasilan.


Dalam acara tersebut, Acer mengundang 4 (empat) kreator konten profesional dari berbagai bidang untuk berbagi ilmu mengenai pengembangan konten, membangun brand/kanal kreator secara profesional.

Pada kesempatan tersebut, Acer juga menghadirkan rangkaian produk anyar untuk kreator seperti Acer Swift X, Predator Helios 300, ConceptD 3 Ezel Pro, dan Acer Aspire 7 Ryzen 5000.


Rangkaian MoreUp kembali dihadirkan dalam menjawab antusiasme besar para peserta periode sebelumnya, sekaligus memberikan wawasan lanjutan kepada kreator konten Tanah Air yang ingin menekuni hobinya berkreasi dan menjadikannya profesi yang mendatangkan penghasilan.

Rangkaian workshop online MoreUp “From Creation to Profession” dapat diikuti oleh peminat yang mendaftarkan diri di halaman https://acerid.com/creator. Workshop ini diselenggarakan Acer tanpa dipungut biaya, serta menyediakan e-certificate untuk para pesertanya.

Kreator konten merupakan profesi yang marak ditekuni di Indonesia. Dilansir dari data Sociobuzz, terjadi peningkatan jumlah kreator konten yang signifikan hingga 3 (tiga) kali lipat selama tahun 2019 hingga 2020, hampir 46 persen pada kaum milenial dan hampir 52 persen pada kaum Gen Z.

Acer sebagai merek teknologi dengan portofolio produk lengkap, mendukung pertumbuhan kreator konten di Indonesia, salah satunya dengan kembali mengadakan MoreUp “From Creation to Profession” bersama dengan 4 (empat) kreator profesional.

Dengan mengundang kreator ternama seperti Faiz Sadad, Anjas Maradita, Andy Rahman, dan Artodipro, workshop online #MoreUp kali ini akan diadakan pada Desember 2021 hingga Januari 2022. Calon peserta sudah dapat melakukan pendaftaran yang dibuka mulai 8 Desember 2021.

“Melalui penyelenggaraan MoreUp “From Creation to Profession”, kami harap para kreator bisa mendapatkan ilmu yang berguna dari para kreator profesional dalam pembuatan konten yang lebih berkualitas,” kata Fransisca Maya Head of Marketing Acer Indonesia.

Fransisca menambahkan, ilmu strategi pengembangan konten, dan promosi personal brand/kanal creator juga disediakan sehingga dapat menjadikan kreator sebagai profesi yang dapat memberikan penghasilan menjanjikan ke depannya.

Pada workshop, keempat narasumber akan membawakan materi sesuai dengan keahlian masing-masing mulai dari video editing hingga virtual production.


Baca juga:


Para narasumber menggunakan produk Acer dari lini untuk kreator konten seperti laptop tipis Acer Swift X yang digunakan oleh Faiz Sadad, Predator Helios 300 yang digunakan oleh Anjas Maradita, ConceptD 3 Ezel Pro yang digunakan oleh Andy Rahman, dan Aspire 7 Ryzen 5000 yang akan digunakan oleh Artodipro.

Tertarik bergabung? Berikut adalah jadwal rangkaian workshop #MoreUp “From Creation to Profession”:

Workshop dengan Faiz Sadad – kreator konten dan YouTuber dengan 1,1 juta pengikut, pada Kamis, 16 Desember 2021 dengan topik: “Berkreasi di Mana Saja Tidak Jadi Masalah, Yang Penting Jadi Duit!”


Workshop dengan Anjas Maradita  kreator konten, pada Sabtu, 18 Desember 2021 dengan topik: “Special Effect & Virtual Production”

Workshop dengan Andy Rahman  Arsitek, Founder Andyrahman Architect, pada bulan Januari 2022 dengan topik: “Tips Menumpahkan Ide dengan Baik di Kanvas Kerja Kamu”

Workshop dengan Artodipro Fotografer, pada bulan Januari 2022 dengan topik: “Bikin Foto dan Video Jadi Luar Biasa dengan Trik-Trik Editing Bersama Artodipro!”

Postingan Populer

Adu Laptop Tipis Kelas Atas 2026. Harga Selangit, Tapi Adakah yang Benar-Benar Sempurna?

ASUS ExpertBook Ultra B9406, Apple MacBook Air M5, dan Lenovo ThinkPad X1 Carbon Gen 14 Aura Edition sama-sama mengklaim jadi laptop tipis kelas atas terbaik tahun ini. Setelah dicek satu per satu ke spesifikasi resmi dan sejumlah hasil pengujian independen, gambarannya ternyata tidak sesederhana tabel spesifikasi di atas kertas. Ya, tahun 2026 jadi momentum ramai bagi laptop tipis kelas premium. Intel akhirnya menuntaskan peluncuran Panther Lake ke segmen korporat, Apple menyegarkan MacBook Air dengan chip M5, dan Lenovo kembali memoles formula ThinkPad X1 Carbon lewat Aura Edition generasi ke-14. Ketiganya diklaim produsennya masing masing sebagai puncak rekayasa laptop tipis tahun ini. Ketiganya sama sama berbodi 13 sampai 14 inci dan berbobot di bawah 1,25kg, tetapi menyasar pembeli yang cukup berbeda. ASUS ExpertBook Ultra dan Lenovo ThinkPad X1 Carbon membidik pembeli korporat dan kalangan C-level, sementara Apple MacBook Air M5 lebih menyasar profesional kreatif dan pengguna lif...

Review Asus ExpertBook B3 B3404CVA. Laptop Kerja Fleksibel untuk Pendukung Bisnis

Industri laptop bisnis sedang mengalami pergeseran yang cukup signifikan. Jika dulu perusahaan hanya mencari perangkat yang “cukup bisa dipakai”, kini standar berubah menjadi efisiensi, keamanan, dan daya tahan jangka panjang. Tekanan untuk bekerja hybrid, meningkatnya ancaman siber, serta kebutuhan multitasking membuat laptop bisnis harus lebih dari sekadar alat kerja. Ia harus menjadi fondasi produktivitas. Di sisi lain, tidak semua perusahaan siap mengalokasikan budget untuk perangkat flagship. Di sinilah segmen laptop bisnis menengah menjadi menarik. Pasalnya, laptop bisnis kelas menengah menawarkan keseimbangan antara harga, fitur, dan performa. Namun, kompromi tentunya selalu ada dibanding seri flagship, dan di sinilah evaluasi kritis menjadi penting. Sebagai contoh, Asus mencoba mengisi celah segmen laptop bisnis menengah lewat Asus ExpertBook B3 B3404CVA . Laptop bisnis ini ditujukan untuk perusahaan yang membutuhkan perangkat kerja solid dengan fitur enterprise, tetapi tetap r...

Kabar Gembira. Hape untuk AI 100B Parameter Hadir di 2028

CEO Qualcomm Cristiano Amon memperkirakan smartphone pada 2028 akan mampu menjalankan large language model (LLM) dengan 100 miliar parameter secara berkelanjutan. Dalam wawancara dengan Fireside Alpha, Amon juga mengungkapkan bahwa sejumlah perusahaan AI sedang mengembangkan smartphone dengan kemampuan tersebut. Namun, ia tidak menyebutkan nama perusahaan maupun mengungkap peta jalan teknis untuk mewujudkannya. Tantangan terbesarnya adalah kapasitas memori. Di tengah kenaikan harga dan keterbatasan pasokan DRAM, sejumlah produsen smartphone justru menahan pengembangan model dengan RAM lebih besar. Padahal, menjalankan LLM 100 miliar parameter membutuhkan kapasitas memori jauh melampaui konfigurasi smartphone saat ini. Sebagai gambaran, model 100B dengan kuantisasi 4-bit membutuhkan sekitar 50GB memori hanya untuk bobot model, belum termasuk sistem operasi, aplikasi, dan KV cache untuk konteks percakapan. Bahkan, kuantisasi 2-bit masih memerlukan sekitar 25GB untuk bobot model saja. Keb...

RTX 5090 Stop Diproduksi, Gamer Cukup dengan RTX 5080 24GB

Nvidia dikabarkan berencana menghentikan produksi GeForce RTX 5090 dan mengalihkan pasokan chip grafis GB202 ke lini kartu grafis profesional RTX PRO. Sebagai alternatif bagi gamer yang membutuhkan kapasitas memori besar, perusahaan tersebut disebut sedang menyiapkan GeForce RTX 5080 dengan VRAM 24GB. Namun, kedua kabar ini belum dikonfirmasi secara resmi oleh Nvidia. RTX 5090 diluncurkan pada Januari 2025 dan menggunakan GPU Blackwell GB202 dengan VRAM GDDR7 32GB. Chip yang sama juga digunakan pada sejumlah kartu grafis profesional, termasuk RTX PRO 6000 berkapasitas memori 96GB. Menurut laporan yang beredar, meningkatnya permintaan akselerator AI serta mahalnya DRAM dapat mendorong Nvidia memprioritaskan produk profesional yang menawarkan nilai bisnis lebih tinggi. Tekanan harga juga terlihat di pasar konsumen. Laporan sumber menyebut RTX 5090 telah dijual dengan harga di atas US$6.000, jauh melampaui posisi harga yang lazim untuk kartu grafis gaming. Sementara itu, harga kartu RTX P...

Kado Pengantin Terbaik untuk Pria. Asus ROG Astral RTX 5090!

Mengharukan. Sebuah video yang beredar di media sosial memperlihatkan momen emosional seorang pengantin pria di China ketika menerima hadiah pernikahan berupa kartu grafis Asus ROG Astral GeForce RTX 5090. Bukan kartu grafis biasa, GPU kelas flagship tersebut diklaim bernilai hingga US$12.000 atau lebih dari empat kali lipat harga peluncurannya. Video yang dibagikan sejumlah akun di platform X, termasuk @RT_Visual_on_X, menunjukkan reaksi haru sang pengantin saat menerima hadiah dari istrinya. Setelah menangis, ia kemudian memamerkan kartu grafis tersebut kepada para tamu seperti sebuah trofi. Meski demikian, belum ada konfirmasi apakah peristiwa itu baru terjadi atau berlangsung beberapa bulan sebelumnya. Nilai hadiah tersebut tidak terlepas dari kondisi pasar kartu grafis kelas atas. Ketika diluncurkan, Asus ROG Astral RTX 5090 dibanderol sekitar US$2.799. Namun, menurut laporan sumber, harganya kini melonjak hingga US$12.000. Kelangkaan pasokan dan tingginya permintaan GPU untuk keb...