Langsung ke konten utama

Garansi After Sales Service Acer Kini Diprioritaskan untuk High End

Kabar gembira untuk pengguna Acer. Dari informasi resmi di situs Acer Indonesia, produsen PC dan laptop terkemuka asal Taiwan tersebut meningkatkan kualitas layanan purna jual mereka.

Khususnya bagi pengguna high end, mereka akan mendapatkan prioritas khusus. Ya, Acer Indonesia memperkenalkan layanan perbaikan baru bernama Acer Priority Care yang bisa dimanfaatkan oleh pengguna laptop Acer dengan model tertentu.


Pengguna laptop kelas high end, mulai dari Acer Swift 3/X/5/7, Acer Spin 3/5/7, Acer Nitro, dan Predator series, akan mendapatkan layanan prioritas.



Acer Priority Care beserta layanan perlindungan utama yang diberikan mencakup apabila kondisi laptop rusak akibat terkena cairan, retak akibat benturan, dan fungsi listrik pada laptop mengalami gangguan.


Di situs resminya, Acer Indonesia menyatakan, program tersebut dihadirkan untuk memudahkan pelanggan dalam melindungi perangkat dari kerusakan yang tidak diinginkan. Selain itu, lewat Acer Priority Care, pengguna bisa memiliki akses cepat dan prioritas antrean saat menunggu di service center.

Namun demikian, serupa dengan VIP Perfect Warranty yang ditawarkan oleh Asus, perlindungan ini pun hanya dapat digunakan selama satu kali satu tahun pertama.

Layanan garansi khusus ini juga berlaku bagi pelanggan yang membeli produk selama periode tanggal 1 Januari sampai 31 Maret 2022. Adapun untuk mengetahui laptop Acer yang digunakan masuk dalam kategori layanan perlindungan Acer Priority Care maka bisa mengunjungi tautan ini untuk memasukkan data yang dibutuhkan.

Jika pengguna sudah memiliki akun resmi, mereka bisa log in langsung. Setelah itu, pilih menu e-Warranty dan daftarkan laptop yang dimiliki. Halaman akan menunjukkan label bahwa Serial Number (SN) tersebut  dalam program Acer Priority Care.


Baca juga:


Yang menarik, layanan ini memiliki perlindungan maksimal dengan memberikan 100 persen garansi yang mana biaya akan dibebankan oleh Acer Indonesia. Jaminan perlindungan hanya berlaku di Indonesia dan tidak termasuk di dalamnya perlindungan terhadap charger, baterai, dan aksesoris.

Sebelum mendapatkan program ini, tim service center Acer akan memeriksa data aktivasi pada sistem dan secara langsung melakukan validasi waktu pembelian produk. Acer akan melakukan pengecekan sebelum pengguna dapat mengklaim program Acer Priority Care.


Namun jika sistem tidak menemukan bukti, pengguna dapat menunjukan nota pembelian sebagai bukti tanggal pembelian produk yang akan diklaim. Tak lupa, Acer Priority Care hanya berlaku pada produk yang dibeli langsung di distributor resmi Acer di Indonesia dan hanya bisa diklaim di service center resmi Acer di Indonesia.

Bagaimana? Menarik bukan guys?

Postingan Populer

Hp Oppo Murah Ini Cuma 1 Jutaan

Oppo belum lama ini menggelar smartphone terbarunya ke pasaran Indonesia. Spesifikasinya mengagumkan, apalagi fitur kameranya. Ya, Oppo Reno 10x Zoom menawarkan kemampuan fotografi yang mumpuni, sekaligus performa perangkat yang hebat. Meski demikian, ada harga ada rupa. Smartphone tersebut dipasarkan dengan harga yang tidak murah, yakni Rp12,999 juta untuk versi dengan RAM 8GB dan storage 256GB. Mahal? Tentu saja tidak, jika melihat spesifikasi yang disediakan di dalamnya. Sayangnya, tidak semua pengguna mampu membeli smartphone Oppo dengan harga yang tergolong fantastis tersebut. Cukup banyak di antara kita yang ingin membeli hp Oppo murah yang harganya kalau bisa di bawah Rp1 juta. Kalau tidak ada pun, kalau bisa harganya masih Rp1 jutaan. Alias di bawah Rp2 juta. Nah, kalau sudah begitu, apa pilihan yang bisa kita dapatkan? Berikut ini pilihannya: Harga HP Oppo Murah di 2019: Untuk smartphone alias hp Oppo murah di harga 1 jutaan, dipastikan Anda sudah mendapatkan pe...

Bot Kini Kuasai Internet. Manusia Resmi Tersalip

Internet tampaknya telah memasuki fase baru. Untuk pertama kalinya dalam sejarah, lalu lintas yang dihasilkan bot disebut telah melampaui aktivitas manusia. Klaim tersebut datang dari CEO Cloudflare, Matthew Prince, yang mengungkapkan bahwa gelombang agen AI berkembang jauh lebih cepat dibandingkan prediksi industri sebelumnya. Menurut Cloudflare, perubahan ini bukan disebabkan oleh bot tradisional seperti crawler mesin pencari, spam bot, atau skrip otomatis yang selama ini memenuhi internet. Lonjakan justru berasal dari generasi baru agen AI yang dirancang untuk bertindak atas nama pengguna manusia. Agen-agen tersebut kini mampu menjalankan berbagai tugas secara mandiri, mulai dari membandingkan harga produk, mencari tiket perjalanan, memesan makanan, hingga berinteraksi dengan layanan pelanggan. Dalam banyak kasus, pengguna bahkan tidak lagi perlu mengunjungi situs web secara langsung karena proses pencarian informasi dilakukan sepenuhnya oleh AI. Data Cloudflare menunjukkan bahwa se...

Review Asus ExpertBook B3 B3404CVA. Laptop Kerja Fleksibel untuk Pendukung Bisnis

Industri laptop bisnis sedang mengalami pergeseran yang cukup signifikan. Jika dulu perusahaan hanya mencari perangkat yang “cukup bisa dipakai”, kini standar berubah menjadi efisiensi, keamanan, dan daya tahan jangka panjang. Tekanan untuk bekerja hybrid, meningkatnya ancaman siber, serta kebutuhan multitasking membuat laptop bisnis harus lebih dari sekadar alat kerja. Ia harus menjadi fondasi produktivitas. Di sisi lain, tidak semua perusahaan siap mengalokasikan budget untuk perangkat flagship. Di sinilah segmen laptop bisnis menengah menjadi menarik. Pasalnya, laptop bisnis kelas menengah menawarkan keseimbangan antara harga, fitur, dan performa. Namun, kompromi tentunya selalu ada dibanding seri flagship, dan di sinilah evaluasi kritis menjadi penting. Sebagai contoh, Asus mencoba mengisi celah segmen laptop bisnis menengah lewat Asus ExpertBook B3 B3404CVA . Laptop bisnis ini ditujukan untuk perusahaan yang membutuhkan perangkat kerja solid dengan fitur enterprise, tetapi tetap r...

Intel Kian Serius Tantang AMD di Pasar Gaming

Intel akhirnya resmi memperkenalkan prosesor Arc G-Series, keluarga chip baru yang dirancang khusus untuk perangkat gaming handheld. Langkah ini menjadi upaya paling serius Intel untuk menembus pasar yang selama beberapa tahun terakhir didominasi AMD melalui berbagai perangkat populer seperti ROG Ally dan Legion Go. Berbeda dari pendekatan sebelumnya yang mengadaptasi prosesor laptop ke perangkat portabel, Arc G-Series dikembangkan secara khusus untuk kebutuhan handheld gaming. Intel menghadirkan dua varian utama, Arc G3 dan Arc G3 Extreme, yang dibangun di atas arsitektur Panther Lake dan diproduksi menggunakan proses manufaktur 18A, teknologi fabrikasi terbaru perusahaan. Kedua chip mengusung konfigurasi 14 inti yang terdiri dari dua Performance Core, delapan Efficient Core, dan empat Low-Power Efficient Core. Namun daya tarik utamanya terletak pada sektor grafis. Varian Arc G3 Extreme dipadukan dengan GPU Intel Arc B390 berbasis arsitektur Xe3 yang telah mendukung ray tracing hardwa...

Microsoft Kembangkan Perangkat Berbasis Android, Windows Ditinggalkan?

Microsoft diam-diam sedang menyiapkan babak baru dalam strategi perangkat keras berbasis AI. Menariknya, proyek yang dikenal sebagai Project Solara ini justru tidak dibangun di atas Windows, melainkan Android.  Keputusan tersebut memunculkan pertanyaan menarik. Apakah Microsoft melihat Windows dianggap kurang ideal untuk generasi perangkat AI berikutnya? Project Solara dirancang sebagai platform yang berfokus pada agen AI, bukan aplikasi konvensional. Microsoft bahkan telah memiliki dua purwarupa perangkat yang berfungsi penuh. Perangkat pertama berupa hub desktop yang dapat menerima perintah suara, mengenali pengguna melalui pemindaian wajah, hingga menampilkan informasi penting harian. Ketika dihubungkan ke monitor, perangkat tersebut dapat mengakses lingkungan Windows berbasis cloud. Perangkat kedua tampil lebih unik. Berbentuk lencana atau badge pintar, perangkat ini mengintegrasikan sensor sidik jari, kamera, serta kemampuan merekam dan mentranskripsi percakapan. Dalam demonst...