Langsung ke konten utama

Acer: Oversupply Notebook Segera Terjadi

Kabar gembira guys, atau kabar buruk? Seperti diketahui, Covid membuat permintaan atas PC desktop dan laptop baik dari kalangan personal ataupun bisnis meningkat pesat. Produsen PC pun mengalami kendala untuk memproduksi barang dengan jumlah yang dibutuhkan pasar.

Sialnya, saat gerai-gerai toko computer dan laptop kini sudah mulai mendapatkan pasokan stok, permintaan akan PC desktop dan laptop menurun. Penyebabnya adalah inflasi dan ketidakpastian ekonomi karena perang di Ukraina.


Melihat kenyataan yang ada, Chairman Acer, Jason Chen memperingatkan industry bahwa oversupply laptop akan segera terjadi di pasar.



Seperti diketahui, meningkatnya harga energi, makanan dan bahan pokok lainnya telah membuat tingkat inflasi rata-rata mencapai rekor baru, di banyak negara di seluruh dunia. Hasilnya, banyak orang yang mempertimbangkan Kembali pengeluaran mereka dan memangkas anggaran pembelian perangkat teknologi.


Secara umum, dalam beberapa bulan terakhir kondisinya kurang menguntungkan untuk penjualan PC di sektor consumer. Menurut laporan DigiTimes, Acer, Asus dan HP memberikan sinyal dalam beberapa minggu terakhir bahwa pasar consumer menunjukkan tanda-tanda pelemahan dan permintaan pun mengalami penurunan.

“Dari sisi demand, kami memperkirakan akan adanya peningkatan yang cukup kuat dari sisi permintaan pasar sektor commercial, sementara di sektor consumer, akan terjadi pelemahan demand,” sebut Enrique Lores, President and CEO HP.

Adapun dari sisi pasokan, Lores menambahkan, pihaknya juga melihat akan terjadi kendala dalam dua kuartal ke depan. “Pertama adalah shortage yang terjadi di seluruh industry yang akan terus berlanjut hingga tahun 2022 dan kedua adalah gangguan terkait Covid di China, yang akan berpengaruh besar mulai pada Q3,” sebutnya.

Bisnis PC commercial HP sendiri naikn 18 persen di Q2 2022 lalu dibandingkan setahun sebelumnya. Di saat yang sama, bisnis consumer mereka turun cukup banyak.

Meski demikian, dari sisi kategori produk, kenaikan harga dan peningkatan penjualan tipe premium berhasil mendongkrak pendapatan notebook HP sebesar 3%, pendapatan PC desktop sebesar 28% dan HP juga berhasil mendongkrak penjualan workstation mereka hingga 21 persen.

Menurut IDC, pelemahan permintaan di sektor consumer PC akan menurunkan penjualan PC di tahun 2022 ini hingga 8,2 persen dibanding tahun sebelumnya. Sebagai gambaran, tahun 2021 lalu, penjualan desktop dan laptop mencapai 348,8 juta unit. Artinya di tahun ini, diperkirakan hanya akan ada penjualan sebanyak 321,2 juta unit PC saja.

Inventori Menjadi Beban
Sejak demand PC melampaui supply di Q2 2020, produsen PC telah berupaya keras untuk mendapatkan komponen dan melakukan penumpukan inventori untuk memenuhi kebutuhan. Produsen PC besar seperti Acer, Dell dan HP telah membeli chip dari produsen dan menimbunnya untuk mengurangi gangguan terhadap supply chain mereka.

Sekarang, saat permintaan akan consumer PC menurun, meski tidak ke titik pra-pandemi, inventori tersebut telah menjadi beban. Adapun oversupply akan mengarah ke penurunan harga. Ini merupakan kabar baik untuk end user, namun bukan berita bagus untuk dunia bisnis.

Bahkan Chairman Acer sendiri sudah menyatakan bahwa pasokan laptop saat ini sudah jauh lebih besar dari permintaan.

Perusahaan seperti Acer, Asus, Gigabyte dan MSI biasanya fokus melakukan penjualan ke consumer. Artinya, mereka akan sangat terdampak akibat melemahnya permintaan, khususnya pada perangkat entry level sampai midrange.


Baca juga:


DigiTimes melaporkan, berdasarkan neraca keuangan kuartal pertama, nilai inventori dari Acer, Asus, MSI dan Gigabyte telah meningkat 26,59 persen, 79,51 persen, 77,62 persen dan 64,59 persen.

Penumpukan inventori ini bisa membawa manfaat kalau ada permintaan. Namun berhubung permintaan melemah, inventori bisa menjadi keruigan karena komponen dan spare parts akan segera mengalami penurunan nilai.

Meski demikian, tidak semua produsen PC menderita akibat turunnya permintaan pasar ataupun kelebihan pasokan. Sebagai cotoh, kalau Anda mengincar MacBook Pro 14/16 dari Apple hari ini (di pasar AS ataupun Eropa), mereka baru bisa menyediakannya untuk Anda di kisaran Agustus mendatang.


Serba salah ya guys? Oversupply, harga laptop bisa jadi murah, tapi produsen PC bisa merugi. Dan pantas saja saat ini banyak laptop baru yang dirilis produsen tapi masih menggunakan chip lama. Kelihatannya ini penyebabnya.

Postingan Populer

Download Windows 10 ISO versi Lite Alias Ringan

Anda kesal karena laptop atau PC desktop Anda lemot padahal punya spek yang tidak jelek? Jangan dulu membuang laptop atau upgrade komponen PC desktop tersebut. Siapa tau yang membuatnya berat adalah sistem operasi Windows 10-nya yang kegemukan. Selain format dan install ulang, ada cara lain yang lebih efektif dalam membuat komputer kita bekerja seperti layaknya baru beli. Caranya adalah download Windows 10 ISO versi ringan. Lho, apa bedanya? Kalau kita memilih untuk download Windows 10 ISO versi ringan dan instalasikan di PC kita, maka fitur-fitur, fungsi atau aplikasi yang jarang digunakan, sudah ditiadakan. Selain lebih hemat ruang di harddisk, dibuangnya fitur-fitur yang tidak berguna tersebut akan membuat PC atau laptop spek rendah pun bisa menjalankan Windows 10 dengan lancar. Download Windows 10 Terbaru October 2020 Update Lalu, apa saja yang ada di Windows 10 versi Lite alias versi Ringan tersebut? Nah ini dia: Windows 10 SuperLite Compact (Gaming Edition) x64 – ...

Absen di Mobile Legends, Hours Watched RRQ Tetap Naik 44%

RRQ mencatat pertumbuhan Hours Watched sebesar 44 persen secara year-over-year (YoY) pada Esports World Cup (EWC) 2026 dibandingkan tahun sebelumnya. Menariknya, pencapaian ini terjadi tanpa kehadiran RRQ Hoshi dari divisi Mobile Legends: Bang Bang (MLBB). Pada EWC 2026, RRQ tetap tampil melalui lima game, yakni PUBG Mobile, Free Fire, Apex Legends, VALORANT, dan TrackMania. Berdasarkan data Esports Charts, partisipasi RRQ di main event menghasilkan 18.449.197 jam tontonan, dengan Peak Viewers 804.934 dan Average Viewers 319.467. Namun, angka tersebut perlu dibaca secara kritis. PUBG Mobile menyumbang 46,7 persen Hours Watched, disusul Free Fire 28 persen dan Apex Legends 24,2 persen. Sementara itu, VALORANT hanya berkontribusi 0,8 persen dan TrackMania 0,3 persen. Dengan demikian, sekitar 98,9 persen Hours Watched RRQ berasal dari tiga game battle royale. Kondisi ini penting karena mekanisme penghitungan viewership pada battle royale berbeda dengan pertandingan head-to-head. Jam tonto...

Bidik Gamer hingga Pengguna Rumahan, Acer Hadirkan Aspire G 3D 16 dan Aspire S

Acer memperkenalkan dua solusi komputasi mainstream terbaru untuk gamer, kreator, dan pengguna rumahan melalui konferensi pers global next@Acer di Berlin dalam ajang IFA 2026. Produk yang diperkenalkan mencakup Aspire G 3D 16 serta PC all-in-one (AIO) Aspire S 27 dan Aspire S 24. Aspire G 3D 16 menjadi produk paling menarik karena membawa teknologi 3D tanpa kacamata ke laptop mainstream. Perangkat ini menggunakan layar IPS 16 inci beresolusi hingga 3840 x 2400, refresh rate 120Hz, cakupan warna 100% DCI-P3, serta rasio 16:10. Acer juga mengklaim teknologi tersebut mampu mengubah konten 2D menjadi visual 3D melalui dua kamera pelacak. Dari sisi performa, Aspire G 3D 16 mengandalkan AMD Ryzen AI Max+ 395 dengan kemampuan hingga 126 TOPS dan GPU Radeon 8060S. Konfigurasinya dapat dipadukan dengan memori LPDDR5x-8000 hingga 128GB serta SSD M.2 hingga 2TB. Laptop ini juga membawa baterai 99,9Wh, Wi-Fi 7, Bluetooth 5.4, serta dua port USB 4.0 Type-C. Untuk mendukung pengalaman 3D, Acer memas...

Perbandingan Intel Core 10th Gen vs 11th Gen

Intel akhirnya memperkenalkan prosesor generasi terbarunya yakni Intel Core generasi ke-11 yang disebut dengan TigerLake. Meski tidak terlalu signifikan dibandingkan dengan prosesor mutakhir dari AMD yang sudah menggunakan metode fabrikasi 7 nanometer, namun prosesor 10 nanometer baru Intel tersebut menjanjikan lompatan performa yang lumayan. Ya, prosesor yang dibuat dengan teknologi yang disebut dengan SuperFin 10 nanometer tersebut menghadirkan kecepatan clock yang lebih tinggi dan menghadirkan kenaikan performa hingga 20 persen. Yang menarik, Intel juga akhirnya menghadirkan upgrade signifikan pada chip grafisnya. GPU terintegrasi Intel HD, yang biasanya jadi bulan-bulanan, memang mendapatkan upgrade di seri 10th Gen lalu dengan Iris graphics. Tetapi tampak performanya belum terlalu memuaskan.  Semua berubah ketika TigerLake menyerang. Performa Iris Xe Graphics kini boleh diadu dengan grafis terdedikasi sekelas Nvidia GeForce MX350 sekalipun. Lumayan bukan? Kali ini kita akan...

Review Asus ExpertBook B3 B3404CVA. Laptop Kerja Fleksibel untuk Pendukung Bisnis

Industri laptop bisnis sedang mengalami pergeseran yang cukup signifikan. Jika dulu perusahaan hanya mencari perangkat yang “cukup bisa dipakai”, kini standar berubah menjadi efisiensi, keamanan, dan daya tahan jangka panjang. Tekanan untuk bekerja hybrid, meningkatnya ancaman siber, serta kebutuhan multitasking membuat laptop bisnis harus lebih dari sekadar alat kerja. Ia harus menjadi fondasi produktivitas. Di sisi lain, tidak semua perusahaan siap mengalokasikan budget untuk perangkat flagship. Di sinilah segmen laptop bisnis menengah menjadi menarik. Pasalnya, laptop bisnis kelas menengah menawarkan keseimbangan antara harga, fitur, dan performa. Namun, kompromi tentunya selalu ada dibanding seri flagship, dan di sinilah evaluasi kritis menjadi penting. Sebagai contoh, Asus mencoba mengisi celah segmen laptop bisnis menengah lewat Asus ExpertBook B3 B3404CVA . Laptop bisnis ini ditujukan untuk perusahaan yang membutuhkan perangkat kerja solid dengan fitur enterprise, tetapi tetap r...