Langsung ke konten utama

ASUS ROG Strix G15CF, PC Kencang dengan Intel Core 12th Gen

Bagi kaum mending rakit PC untuk bermain game, tampaknya masa-masa menggembirakan sudah hadir. Harga VGA yang tadinya selangit, kini sudah membumi. Demikian pula harga komponen seperti prosesor dan lainnya.

Harga-harga komponen yang kini beranjak turun dan tersedia secara luas sehingga memilih komponen untuk merakit dan membangun PC ideal menjadi sangat menyenangkan. Tapi buat pengguna yang tak ingin repot, solusi juga tentu tersedia.


Selain tak perlu hunting satu-satu komponen jeroan PC, kalau ada trouble pun, kita cukup mendatangi pusat perbaikan lewat satu pintu saja. Opsinya adalah dengan PC gaming built up atau PC branded. Contohnya seperti ASUS ROG Strix G15CF.



ASUS ROG Strix G15CF tentu sudah menggunakan komponen-komponen terkini didalamnya mulai dari motherboard, prosesor, kartu grafis, RAM dan sebagainya. Racikan komponen pada ASUS ROG Strix G15CF ini tentu saja siap menjawab kebutuhan para gamers untuk menjalankan game-game yang ingin dimainkannya dengan nyaman.


Tak hanya dari sisi komponen, desain dari ASUS ROG Strix G15CF juga sudah memenuhi standar PC gaming saat ini dimana sudah dilengkapi dengan lampu RGB yang bisa dikostumisasi sesuai dengan keinginan para gamers.

Desain Stealth Style
Sebagai PC gaming, ASUS ROG Strix G15CF tentu saja harus memiliki desain yang telah memenuhi keinginan para gamers saat ini. ASUS ROG Strix G15CF mengusung desain "Stealth Style" yang berfokus terhadap peningkatan kinerja pendinginan pada PC. Case dari ASUS ROG Strix G15CF memiliki banyak ventilasi yang bisa mengarahkan banyak udara dingin melalui sistem pendingin internal. 


 
Udara dingin yang masuk melalui ventilasi pada case dirancang multi zona. Artinya, setiap komponen penting pada PC seperti CPU, kartu grafis, dan juga power supply memiliki asupan pendingin yang terpisah demi meminimalisir gangguan termal serta suhu yang jauh lebih rendah. Dengan begitu, kinerja dari komponen tersebut bisa didorong jauh lebih baik demi menghasilkan peforma maksimal.

Di sisi kiri terdapat pelindung kaca yang memungkinkan pengguna dari PC ini untuk melihat komponen PC bertenaga tinggi sedang bekerja. Dari sisi ini, pengguna bisa melihat berbagai kostumisasi yang bisa dilakukan pada lampu LED RGB. Terdapat beberapa mode yang bisa dipilih mulai dari Static, Breathing, Strobing, Color Cycle, Raibow, Music, Smart dan Starry Night. Cara kostumisasinya juga cukup mudah yaitu melalui aplikasi Armoury Crate.

Tak hanya unggul di sistem pendinginan, desain case PC ini juga unik karena dilengkapi handle dan juga headphone hook. Handle ini membuatnya mudah diangkat dan dibawa kemana-mana terutama ketika sang pemilik ingin membawa PC ini untuk mengikuti turnamen dan lainnya. Set up meja kamu juga akan jauh lebih rapi berkat hadirnya headphone hook pada ASUS ROG Strix G15CF.

Konektivitas yang Lengkap
Konektivitas lengkap tentu menjadi salah satu hal penting yang wajib ada pada PC gaming. Pada PC ini terdapat port Type-C dengan bandwith hingga 10Gbps. Untuk menyambungkan dengan layar beresolusi 4k, bisa disambungkan melalui port HDMI 2.0. Atau bagi para pemain game Esports yang membutuhkan penggunaan monitor dengan refresh rate tinggi, bisa menggunakan DisplayPort 1.4.
 
Di sisi belakang terdapat Display Port 1.4a, 1x HDMI 1.4, 2x USB 2.0, 4x USB 3.2 Gen 2 Type A, 1x USB 3.2 Gen 2 Type C, Wi-Fi 6, 3-in-1 Audio Jacks, HDMI 2.1 dan Display Port 1.4a. Sedangkan pada bagian atas terdapat Mic in / Headphone Out, USB Type C serta USB 3.2 Gen 1 Type A.

Dilengkapi WiFi Antena
Agar koneksi Wi-Fi 6 bisa lebih maksimal, dalam paket penjualan ASUS ROG Strix G15CF juga dilengkapi Wi-Fi Antena. Desain Wi-Fi antena sangat ekslusif dan senada dengan desain case. Antena ini membuat PC ASUS ROG Strix G15CF bisa mendapatkan sinyal Wi-Fi jauh lebih baik lagi sehingga PC yang kamu gunakan tidak akan mengalami lag meskipun menggunakan sinyal nirkabel.

Tuning dan Kostumisasi Makin Mudah Lewat ASUS ROG Armoury Crate

Pengguna PC Desktop ASUS ROG Strix G15CF semakin dimanjakan dengan hadirnya software spesial bernama ASUS ROG Armoury Crate. Software ini bisa membantu para gamer mengatur PC gaming yang digunakan mulai dari pengaturan RGB pada PC hingga mengatur peformanya.

Berikut ini spesifikasi teknis dari ASUS ROG Strix G15CF:



Prosesor dan Kartu Grafis
 Output kualitas grafis yang halus dan cepat tanpa lag merupakan pengalaman utama yang bisa dijanjikan oleh ASUS ROG Strix G15CF. Keunggulan tersebut bisa hadir berkat penggunaan prosesor dan kartu grafis seri atas dan terbaru yang disematkan pada PC gaming ini.


Baca juga:


Penggunaan prosesor Intel i7 12700F tentu saja bisa memberi ASUS ROG Strix G15CF kekuatan yang cukup untuk menangani beberapa sekenario penggunaan mulai dari bermain game, streaming dan melakukan beberapa pekerjaan kreatif seperti editing video.

Kekuatan dari prosesor tersebut juga didukung dengan hadirnya kartu Grafis Nvidia GeForce RTX 3070 8GB DDR6 yang bisa memompa FPS pada game lebih maksimal. Tak sampai disitu, ASUS ROG Strix G15CF juga dilengkapi dengan RAM DDR4 3200 berkapasitas 16GB dengan konfigurasi dual channel. Dengan komponen ini, kenyamanan saat bermain game bukanlah hal yang tidak mungkin untuk dirasakan oleh gamers ketika menggunakan PC ini.

Berikut ini beberapa hasil benchmark yang kami lakukan untuk PC ASUS ROG Strix G15CF:



Storage
Untuk soal media penyimpanan, ASUS ROG Strix G15CF sudah menggunakan HDD 3.5 inch berkapasitas 1TB dengan kecepatan transfer 100MB/s serta SSD PCIE berkapasitas 512GB dengan kecepatan transfer 1GB/s yang tentu saja sangat bermanfaat bagi para gamers. Salah satunya adalah loading time game jadi lebih cepat.

Berikut ini hasil benchmark dari media penyimpanan yang ada di PC ASUS ROG Strix G15CF:

ASUS ROG Strix G15CF mampu memberikan pengalaman gaming yang terbilang future proof berkat spesifikasi yang ditawarkan. Bahkan, para pengguna bisa menikmati fitur ray tracing serta setting rata kanan di game favoritnya pada resolusi Full HD tanpa harus menghawatirkan FPS drop hingga dibawah 60FPS.

Dengan membeli PC Desktop ini, konsumen juga tidak perlu membuang waktu dan tenaga untuk memilih dan merakit PC sendiri. Sebab, PC ini sudah siap digunakan dan bahkan sudah dilengkapi dengan sistem operasi Windows 11 original. Harga yang ditawarkan juga bisa dibilang bersaing dengan PC rakitan yang memiliki spesifikasi setara.

Apalagi, ASUS juga memberikan garansi resmi bagi gamers yang membeli ASUS ROG Strix G15CF selama 3 tahun. Hal ini tentu saja sangat memudahkan bagi para gamers ketika menghadapi kerusakan yang dihadapi dikemudian hari.


Jika bisa disimpulkan, ASUS ROG Strix G15CF ini merupakan PC ideal untuk masa kini. Sudah menggunakan prosesor terbaru Intel, dilengkapi grafis mutakhir performa tinggi, dan juga komponen-komponen pendukung lain yang membuatnya pantas untuk kita gunakan bermain game untuk 3-4 tahun ke depan.

Postingan Populer

Review Lenovo ThinkPad E14 Gen 7. Laptop Bisnis di Era Efisiensi dan Mobilitas

Industri laptop bisnis tengah mengalami pergeseran signifikan. Jika sebelumnya performa dan skalabilitas menjadi tolok ukur utama, kini efisiensi daya, mobilitas, keamanan, dan keberlanjutan justru menjadi faktor penentu. Perusahaan semakin menuntut perangkat yang ringkas, tahan lama, mudah dikelola, namun tetap cukup bertenaga untuk produktivitas. Tren kerja hybrid juga turut mengubah prioritas desain laptop bisnis. Bobot ringan, daya tahan baterai memadai, konektivitas lengkap, serta fitur keamanan berlapis kini menjadi standar baru. Produsen pun berlomba menghadirkan perangkat yang tidak sekadar kuat di atas kertas, tetapi relevan dengan kebutuhan kerja modern. Lenovo melalui lini ThinkPad E-Series mencoba menjawab tantangan tersebut. Buktinya, ThinkPad E14 Gen 7   hadir sebagai opsi entry-level hingga menengah untuk profesional dan pelaku bisnis yang membutuhkan laptop tangguh, fleksibel, dan ekonomis tanpa meninggalkan DNA ThinkPad yang legendaris. Desain Lenovo ThinkPad E14 G...

Download Windows 10 ISO versi Lite Alias Ringan

Anda kesal karena laptop atau PC desktop Anda lemot padahal punya spek yang tidak jelek? Jangan dulu membuang laptop atau upgrade komponen PC desktop tersebut. Siapa tau yang membuatnya berat adalah sistem operasi Windows 10-nya yang kegemukan. Selain format dan install ulang, ada cara lain yang lebih efektif dalam membuat komputer kita bekerja seperti layaknya baru beli. Caranya adalah download Windows 10 ISO versi ringan. Lho, apa bedanya? Kalau kita memilih untuk download Windows 10 ISO versi ringan dan instalasikan di PC kita, maka fitur-fitur, fungsi atau aplikasi yang jarang digunakan, sudah ditiadakan. Selain lebih hemat ruang di harddisk, dibuangnya fitur-fitur yang tidak berguna tersebut akan membuat PC atau laptop spek rendah pun bisa menjalankan Windows 10 dengan lancar. Download Windows 10 Terbaru October 2020 Update Lalu, apa saja yang ada di Windows 10 versi Lite alias versi Ringan tersebut? Nah ini dia: Windows 10 SuperLite Compact (Gaming Edition) x64 – ...

Microsoft Mulai Lupakan NPU?

Fokus besar-besaran terhadap Copilot+ PC di CES 2026 kini justru menimbulkan pertanyaan mendasar. Apakah saat ini industri PC sedang mengejar strategi AI yang sudah mulai ditinggalkan oleh Microsoft sendiri? Seperti diketahui, beberapa bulan lalu, Microsoft menegaskan bahwa semua PC Windows 11 adalah “AI PC”, termasuk perangkat non-Copilot+. Namun di lantai pameran CES, narasi yang dominan justru seolah kembali ke era awal Copilot+, dengan fokus besar pada NPU dan angka TOPS. Masalahnya, Microsoft kini tampak kurang antusias terhadap NPU. Dengan hadirnya Windows AI Foundry yang memungkinkan inferensi AI berjalan di CPU, GPU, maupun NPU, peran NPU tidak lagi eksklusif seperti saat Copilot Runtime pertama kali diperkenalkan. Di sisi pengguna, manfaat nyata NPU juga masih minim. Fitur Copilot+ PC yang tersedia saat ini seperti Windows Studio Effects, Recall, atau Click To Do, belum cukup kuat untuk mendorong adopsi massal atau membuat konsumen benar-benar peduli pada spesifikasi NPU. Iron...

Ikut Australia, Perancis Larang Ponsel di Sekolah

Mengikuti langkah Australia, Prancis bergerak tegas membatasi akses anak terhadap teknologi digital. Majelis Nasional Prancis resmi menyetujui rancangan undang-undang yang melarang anak di bawah usia 15 tahun mengakses media sosial, sekaligus memberlakukan larangan total penggunaan ponsel di sekolah menengah atas.  RUU tersebut kini menunggu pembahasan di Senat sebelum ditandatangani menjadi undang-undang oleh Presiden Emmanuel Macron. Rancangan ini disahkan lewat pemungutan suara 130 banding 21, sebuah konsensus langka di tengah parlemen Prancis yang biasanya terpolarisasi. Mayoritas anggota parlemen lintas partai sepakat bahwa pembatasan ini diperlukan untuk melindungi anak dari perundungan siber, kecanduan digital, serta paparan konten yang tidak sesuai usia. Presiden Macron, yang secara aktif mendorong regulasi ini, menyebut keputusan tersebut sebagai “langkah besar” demi kesehatan mental dan keselamatan anak-anak Prancis. Dalam pernyataannya di televisi nasional, Macron menega...

Tantang AMD dan Intel, Nvidia Siapkan Prosesor untuk Data Center

Nvidia kembali mengguncang industri data center. CEO Nvidia Jensen Huang mengumumkan bahwa Vera CPU akan diluncurkan sebagai produk infrastruktur mandiri, bukan sekadar pendamping GPU. Ini menandai langkah strategis penting.  Untuk pertama kalinya, Nvidia menjual prosesor yang mampu menjalankan full computing stack secara independen. Dengan kata lain, Nvidia secara terbuka masuk ke wilayah yang selama puluhan tahun didominasi AMD dan Intel. Huang menyebut Vera sebagai prosesor “revolusioner”, dengan mitra awal seperti CoreWeave disebut sudah bersiap melakukan implementasi, bahkan sebelum pengumuman design win resmi. Pernyataan ini menegaskan bahwa Vera bukan eksperimen jangka pendek, melainkan bagian dari rencana besar Nvidia untuk menjadi penyedia silikon menyeluruh bagi AI dan komputasi performa tinggi. Secara teknis, Vera dirancang agresif. CPU ini mengusung 88 core Armv9.2 Olympus kustom dengan Spatial Multithreading, menghasilkan total 176 thread. Pilihan arsitektur Arm member...