Langsung ke konten utama

Wi-Fi 7 Akan Hadir dengan Kecepatan Sampai 40Gbps

Tahukah Anda bahwa ada berbagai versi Wi-Fi? Seperti diketahui, jika ada yang memiliki beberapa perangkat yang memiliki dukungan Wi-Fi, tidak berarti semuanya adalah perangkat Wi-Fi yang mendukung teknologi yang sama.

Bisa jadi, perangkat yang mereka miliki tersebut menggunakan teknologi, generasi atau versi WiFi yang berbeda seperti yang Anda temukan di perangkat lain. Sebagai contoh, perangkat yang lebih baru, seperti yang mendukung versi Wi-Fi 6, cenderung menawarkan kecepatan yang lebih cepat dibandingkan dengan versi yang lebih lama.


Meskipun demikian, tampaknya Wi-Fi generasi berikutnya dapat menjadi sesuatu yang dinanti-nantikan. Perangkat baru tersebut akan menggunakan teknologi yang saat ini dikenal sebagai Wi-Fi 7. Seperti apa?

Sebuah uji coba demonstrasi baru-baru ini dilakukan oleh MediaTek. Dalam uji coba tersebut, mereka memamerkan teknologi Wi-Fi versi lebih baru yang menurut Wi-Fi Alliance, berpotensi mencapai kecepatan hingga 40Gbps!


Sebagai gambaran, pada tanggal 22 Januari kemarin, MediaTek baru saja mengumumkan telah melakukan demo secara langsung teknologi Wi-Fi terbarunya yaitu Wi-Fi 7 di San Jose, Amerika Serikat. 

Demo ini dilakukan di depan konsumen setia dan kolaborator kunci produk terbarunya. Wi-Fi terbaru ini digadang-gadang akan menjadi yang pertama di dunia yang akan menunjukan kapabilitas Filogic yang akan segera digarap.

MediaTek pun memperlihatkan bahwa teknologi Wi-Fi 7 dari Filogic bisa mencapai kecepatan maksimum yaitu IEEE 802.11be yang merupakan standar yang sedangkan dikembangkan dan kemungkinan yang akan disebut dengan Wi-Fi 7.


Baca juga:


Saat ini Wi-Fi 6 mampu memiliki kecepatan 9,6Gbps dan diakui sangat cepat. Tetapi jika potensi dari Wi-Fi 7 sudah hadir dan benar-benar bisa mencapai 40Gbps, gebrakan tersebut bisa membuka lebih banyak pintu Wi-Fi ketingkatan berikutnya. 

Ini karena 40Gbps cukup setara dengan koneksi kabel seperti Thunderbolt 3. Jadi jika Wi-Fi 7 dapat mencapai kecepatan tersebut, kita dapat melihat lebih banyak periferal nirkabel yang dapat berfungsi sebaik rekan-rekan kabelnya tanpa terjadi pelambatan.


Menurut MediaTek, saat ini produksi Wi-Fi 7 masih digarap dan baru akan hadir pada tahun 2023. Sayangnya, selain kecepatan yang jauh lebih tinggi, belum diketahui kelebihan apa lagi yang ditawarkan oleh Wi-Fi 7. 

Namun perlu diingat. Kecepatan konektivitas dapat dipengaruhi oleh hal-hal lain selain perangkatnya itu sendiri. Sebagai contoh, jika paket internet Anda dibatasi pada koneksi 1Gbps, perangkat Wi-Fi 7 tidak akan secara ajaib bisa menawarkan lompatan kecepatan ke 40Gbps lho ya.

Postingan Populer

Download Windows 10 ISO versi Lite Alias Ringan

Anda kesal karena laptop atau PC desktop Anda lemot padahal punya spek yang tidak jelek? Jangan dulu membuang laptop atau upgrade komponen PC desktop tersebut. Siapa tau yang membuatnya berat adalah sistem operasi Windows 10-nya yang kegemukan. Selain format dan install ulang, ada cara lain yang lebih efektif dalam membuat komputer kita bekerja seperti layaknya baru beli. Caranya adalah download Windows 10 ISO versi ringan. Lho, apa bedanya? Kalau kita memilih untuk download Windows 10 ISO versi ringan dan instalasikan di PC kita, maka fitur-fitur, fungsi atau aplikasi yang jarang digunakan, sudah ditiadakan. Selain lebih hemat ruang di harddisk, dibuangnya fitur-fitur yang tidak berguna tersebut akan membuat PC atau laptop spek rendah pun bisa menjalankan Windows 10 dengan lancar. Download Windows 10 Terbaru October 2020 Update Lalu, apa saja yang ada di Windows 10 versi Lite alias versi Ringan tersebut? Nah ini dia: Windows 10 SuperLite Compact (Gaming Edition) x64 – ...

Apa Itu NPU, GPU, dan CPU? Ini Bedanya dan Mana yang Penting untuk Laptop AI

Belakangan ini istilah NPU makin sering muncul di brosur laptop, sejajar dengan CPU dan GPU yang sudah lebih akrab di telinga kita. Buat kamu yang bingung apa bedanya, tenang, nggak perlu latar belakang teknik buat paham konsep dasarnya. Yuk kita bedah pakai analogi sederhana. CPU: Si Otak yang Serba Bisa Anggap CPU (Central Processing Unit) itu seperti manajer yang bisa ngerjain hampir semua jenis tugas kantor, dari bikin laporan, balas email, sampai atur jadwal. Fleksibel, tapi karena harus bisa segalanya, dia nggak selalu paling cepat di satu tugas spesifik. Di laptop, CPU inilah yang jalanin sistem operasi, aplikasi office, browser, dan tugas-tugas umum lainnya. GPU: Spesialis Gambar dan Data Paralel GPU (Graphics Processing Unit) awalnya dirancang khusus buat ngolah grafis—makanya penting buat gaming dan editing video. Bayangkan GPU seperti tim yang isinya ratusan pekerja yang masing-masing ngerjain potongan kecil pekerjaan secara bersamaan. Cocok buat tugas yang bisa dipecah-peca...

Intel Core Ultra vs AMD Ryzen AI 2026: Mana Lebih Ngebut untuk Kerja & Gaming?

Kalau kamu lagi cari laptop baru di 2026, kemungkinan besar kamu bakal dihadapkan pada dua pilihan chip utam. Intel Core Ultra atau AMD Ryzen AI. Keduanya sama-sama mengklaim jago di urusan AI on-device dan efisiensi daya, tapi masing-masing punya kekuatan yang beda pendekatan.  Yuk kita bahas biar kamu nggak bingung pas milih. Intel Core Ultra: Ekosistem Luas dan Efisiensi Baru Intel Core Ultra, termasuk varian H dan HX buat laptop performa tinggi, dikenal punya ekosistem paling luas di industri laptop. Hampir semua merek laptop populer di Indonesia punya varian dengan chip Intel, jadi soal ketersediaan pilihan, opsi mereka lebih beragam. Generasi terbaru Intel juga banyak berbenah soal efisiensi daya, yang artinya laptop bisa lebih adem dan awet baterainya dibanding generasi-generasi sebelumnya. Buat kamu yang kerjaannya banyak multitasking office, browser dengan puluhan tab, atau software produktivitas umum, platform ini biasanya jadi pilihan yang stabil dan minim drama kompatib...

Rekomendasi Laptop Editing Video atau Foto di Bawah 12 Juta 2026

Jadi kreator konten nggak selalu butuh laptop mahal jutaan puluh. Dengan budget di bawah 12 juta di 2026, kamu sebenarnya sudah bisa dapat laptop yang cukup mumpuni buat editing video dan foto, asal tahu spesifikasi apa yang benar-benar penting dan mana yang cuma "nice to have".  Tapi in this economy, di harga tersebut kemungkinan Anda hanya akan mendapatkan laptop second atau laptop bekas contohnya seperti ini . Tapi jangan khawatir, berikut ini rekomendasi laptop editing video atau foto di bawah 12 juta di tahun 2026 versi kami. Yang Benar-Benar Penting buat Editing Banyak orang salah fokus dan cuma lihat prosesornya doang. Padahal buat editing video dan foto, ada tiga hal yang jauh lebih menentukan pengalaman kerjamu sehari-hari. RAM jadi prioritas nomor satu. Software editing seperti Premiere Pro, DaVinci Resolve, atau Lightroom itu rakus RAM, apalagi kalau kamu kerja dengan banyak layer atau file RAW berukuran besar. Minimal 16GB itu wajib, dan kalau budget memungkinkan,...

Review Asus ExpertBook B3 B3404CVA. Laptop Kerja Fleksibel untuk Pendukung Bisnis

Industri laptop bisnis sedang mengalami pergeseran yang cukup signifikan. Jika dulu perusahaan hanya mencari perangkat yang “cukup bisa dipakai”, kini standar berubah menjadi efisiensi, keamanan, dan daya tahan jangka panjang. Tekanan untuk bekerja hybrid, meningkatnya ancaman siber, serta kebutuhan multitasking membuat laptop bisnis harus lebih dari sekadar alat kerja. Ia harus menjadi fondasi produktivitas. Di sisi lain, tidak semua perusahaan siap mengalokasikan budget untuk perangkat flagship. Di sinilah segmen laptop bisnis menengah menjadi menarik. Pasalnya, laptop bisnis kelas menengah menawarkan keseimbangan antara harga, fitur, dan performa. Namun, kompromi tentunya selalu ada dibanding seri flagship, dan di sinilah evaluasi kritis menjadi penting. Sebagai contoh, Asus mencoba mengisi celah segmen laptop bisnis menengah lewat Asus ExpertBook B3 B3404CVA . Laptop bisnis ini ditujukan untuk perusahaan yang membutuhkan perangkat kerja solid dengan fitur enterprise, tetapi tetap r...