Langsung ke konten utama

Laptop HP Terbaik di 2022

Tahun 2022 sudah dimulai. Rencana, tugas-tugas dan tumpukan pekerjaan sudah menanti untuk diselesaikan. Buat Anda yang membutuhkan bantuan laptop untuk beraktivitas dan butuh mengganti laptop jadul Anda, berikut ini kami buatkan daftar laptop HP terbaik di 2022.

Laptop yang kami pilihkan ini semuanya sudah tersedia di pasaran Indonesia, di berbagai ecommerce terkemuka dan juga di offline store. Harga yang kami cantumkan adalah harga paling update di awal tahun 2022 ini.


Kenapa laptop HP? Seperti diketahui, HP adalah produsen laptop global yang berkantor pusat di Amerika Serikat. Meski sama seperti sebagian besar produsen lainnya yang memproduksi unitnya di pabrik di China, namun tentunya mereka menghadirkan produk-produk berkualitas dan dijual di harga yang pantas. Lalu, apa saja laptop HP terbaik di 2022?



Rp4-5 Jutaan
Buat Anda yang mencari laptop di kisaran harga ini, ada dua model yang kami referensikan. Pertama adalah HP Stream 11 yang dijual di harga sangat terjangkau, Rp4.299.000 atau laptop HP 14 N4500 yang dijual di harga Rp4.799.000.


HP Stream 11 menarik karena ia menggunakan layar ringkas 11,6 inci dengan resolusi HD 1366x768. Ia dilengkapi dengan Windows 10 Home S mode, RAM 4GB onboard dan storage sebesar 160GB yang terdiri dari eMMC dan SD Card. Prosesornya sendiri menggunakan Intel Celeron N4000 yang bisa berjalan hingga 2,6GHz. Laptop ini cocok untuk adik-adik kita ataupun mereka yang tidak butuh laptop kencang, yang penting bisa mudah bekerja online di mana-mana.

Buat Anda yang butuh layar lebih besar, yakni 14 inci, kami merekomendasikan HP 14 N4500. Sesuai namanya, laptop ini punya prosesor yang lebih bertenaga yakni Intel Celeron N4500, RAM 4GB dan storage 128GB. Menariknya, laptop berbasis Windows 10 ini juga sudah dilengkapi dengan Microsoft Office 365 gratis untuk satu tahun.

Rp6-7 Jutaan
Di kisaran harga ini, Anda punya pilihan yang lebih luas, khususnya dari sisi spesifikasi laptop yang bersangkutan. Tapi dari sekian banyak opsi laptop HP harga 7 jutaan, kami memilih HP 14 Camo Special yang cukup banyak dipasarkan di e-commerce Tokopedia.

Laptop ini sudah menggunakan prosesor generasi terbaru yakni Intel Core i3 11th Gen, RAM sebesar 8GB dan SSD sebesar 256GB. Artinya, dari sisi performa untuk mengerjakan tugas-tugas harian Anda, tidak ada yang perlu diragukan.

Hadir dengan layar HD 14" serta Windows 10, laptop ini menawarkan baterai yang sanggup bertahan hingga 9 jam. O ya, harddisk SSD-nya sudah jenis NVMe yang kencang. RAM 8GB-nya pun dual channel 4GB x 2. Artinya? Performa pasti responsif.

Rp8-9 Jutaan
Laptop HP harga 8 jutaan sampai 9 jutaan terbaik menurut kami adalah HP 14 Ryzen. Laptop ini juga sudah menggunakan prosesor AMD Ryzen dan grafis Vega terbaru yang punya kinerja tinggi.

Prosesor yang terpasang di dalamnya adalah Ryzen 5 5500 dengan Radeon Vega 7 yang performanya mumpuni dan ditemani oleh RAM DDR4 3200MHz sebesar 8GB. Storage yang terpasang pun jenis SSD NVMe berkapasitas 256GB serta sudah menggunakan layar 14 inci jenis IPS resolusi Full HD.


Baca juga:


Laptop HP 14 Ryzen 5 5500 ini cocok untuk Anda yang profesional yang membutuhkan laptop performa kencang dan tampilan layar yang berkualitas.

Rp10 Jutaan
Buat Anda yang punya budget 10 juta, ada pilihan lain yang menarik. HP 14s CF2500TX. Laptop yang satu ini menggunakan kombinasi prosesor Intel Core i5 yang kencang, dan grafis AMD Radeon 530 yang juga lebih bertenaga dibandingkan dengan Intel HD graphics biasa.

Selain menawarkan performa kencang, laptop ini juga sudah menggunakan sistem operasi Windows 10 dan gratis microsoft office Home and Student seumur hidup. Cocok buat Anda yang membutuhkan laptop kerja serba bisa.


Akhir kata, untuk memilih laptop terbaik sebenarnya mudah saja. Harga yang paling tinggi yang mereka jual, tentunya punya performa super tinggi, fitur super lengkap dan kemampuan dahsyat. Tapi, apakah itu yang terbaik untuk Anda? Belum tentu. Inilah alasannya kita membagi kategori laptop HP terbaik berdasarkan harganya.

Jadi? Berapa budget yang Anda miliki?

Postingan Populer

Review Asus ExpertBook P1403CVA. Laptop Bisnis Terjangkau untuk Jangka Panjang

Dalam beberapa bulan terakhir, industri laptop menghadapi tantangan besar akibat kenaikan harga komponen, terutama RAM dan SSD. Permintaan global terhadap memori dan penyimpanan meningkat seiring transformasi digital, cloud computing, serta tren kerja hybrid.  Situasi tersebut diperparah oleh ketidakstabilan rantai pasok, sehingga harga komponen menjadi fluktuatif. Dampaknya, banyak produsen laptop harus melakukan penyesuaian konfigurasi, bahkan di segmen premium sekalipun. Menariknya, kondisi tersebut justru mempercepat pertumbuhan pasar laptop bisnis. Banyak perusahaan dan profesional mulai beralih dari laptop consumer ke perangkat profesional yang dirancang lebih tahan lama.  Fokus tidak lagi pada spesifikasi tinggi di awal, melainkan efisiensi investasi dalam jangka panjang. Laptop bisnis menawarkan daya tahan, keamanan, serta fleksibilitas upgrade yang menjadi semakin penting. Kenaikan harga RAM dan SSD juga membuat konsep modular menjadi nilai utama. Laptop bisnis sepert...

Hp Oppo Murah Ini Cuma 1 Jutaan

Oppo belum lama ini menggelar smartphone terbarunya ke pasaran Indonesia. Spesifikasinya mengagumkan, apalagi fitur kameranya. Ya, Oppo Reno 10x Zoom menawarkan kemampuan fotografi yang mumpuni, sekaligus performa perangkat yang hebat. Meski demikian, ada harga ada rupa. Smartphone tersebut dipasarkan dengan harga yang tidak murah, yakni Rp12,999 juta untuk versi dengan RAM 8GB dan storage 256GB. Mahal? Tentu saja tidak, jika melihat spesifikasi yang disediakan di dalamnya. Sayangnya, tidak semua pengguna mampu membeli smartphone Oppo dengan harga yang tergolong fantastis tersebut. Cukup banyak di antara kita yang ingin membeli hp Oppo murah yang harganya kalau bisa di bawah Rp1 juta. Kalau tidak ada pun, kalau bisa harganya masih Rp1 jutaan. Alias di bawah Rp2 juta. Nah, kalau sudah begitu, apa pilihan yang bisa kita dapatkan? Berikut ini pilihannya: Harga HP Oppo Murah di 2019: Untuk smartphone alias hp Oppo murah di harga 1 jutaan, dipastikan Anda sudah mendapatkan pe...

Valve Rilis SteamOS 3.8 Preview, Siap Dukung Handheld Baru dan Steam Machine Modern

Valve mulai memperluas ambisinya di ranah gaming hardware lewat perilisan preview SteamOS 3.8, yang tak hanya berfokus pada peningkatan performa handheld, tetapi juga memberi sinyal kuat arah ekosistem Steam ke depan. Dalam pembaruan ini, Valve menghadirkan dukungan awal untuk perangkat generasi berikutnya di luar Steam Deck. Langkah ini mengindikasikan bahwa Valve tengah menyiapkan fondasi bagi ekspansi hardware yang lebih luas, termasuk kemungkinan kebangkitan lini Steam Machine, konsep lama yang kini berpotensi hadir kembali dengan spesifikasi modern. Dari sisi performa, SteamOS 3.8 membawa sejumlah peningkatan signifikan. Valve mengklaim berhasil menekan latency input controller, sebuah faktor krusial dalam pengalaman gaming handheld. Selain itu, kompatibilitas dengan perangkat handheld pihak ketiga juga diperluas, membuka peluang bagi lebih banyak vendor untuk mengadopsi SteamOS sebagai platform utama. Update ini juga mencakup driver grafis terbaru yang menjanjikan peningkatan sta...

Harga CPU Intel Terancam Naik 10%, Dampak AI Inference Mulai Tekan Pasar PC

Kenaikan harga CPU tampaknya tinggal menunggu waktu. Intel dilaporkan bersiap menaikkan harga prosesor konsumen hingga sekitar 10 persen, didorong oleh lonjakan permintaan dari sektor AI, khususnya inference, yang mulai “menyedot” kapasitas produksi. Perubahan lanskap ini cukup signifikan. Jika sebelumnya GPU menjadi pusat perhatian dalam boom AI, kini workload inference justru lebih banyak bergantung pada CPU. Akibatnya, produsen x86 seperti Intel mulai kewalahan memenuhi permintaan, terutama dari hyperscaler dan data center yang siap membeli dalam volume besar. Dampaknya? Konsumen PC berpotensi jadi korban berikutnya. Intel sendiri sudah memberi sinyal bahwa untuk menjaga pasokan ke segmen enterprise, sebagian kapasitas harus “diambil” dari lini produk konsumen. Ini bukan sekadar penyesuaian kecil, melainkan realokasi prioritas industri. Masalahnya, timing-nya buruk. Pasar PC saat ini sudah tertekan oleh kenaikan harga komponen lain seperti DRAM dan GPU. Jika CPU ikut naik, maka teka...

Qualcomm Siapkan 6G. Tapi Bukan untuk Manusia

Qualcomm mulai memposisikan 6G bukan sekadar evolusi jaringan, melainkan fondasi bagi era baru berbasis AI yang mereka sebut “agent economy”. Dalam ajang Mobile World Congress, CEO Cristiano Amon menyatakan bahwa masa depan perangkat akan bergantung pada komunikasi antar AI. Bukan lagi sekadar interaksi manusia. Menurut Qualcomm, 6G akan memungkinkan berbagai perangkat, mulai dari smartphone hingga kacamata pintar, untuk saling “berbicara” melalui agen AI yang bekerja di latar belakang. CFO sekaligus COO Akash Palkhiwala bahkan menyebut jaringan generasi berikutnya ini sebagai “AI-native wireless network” pertama, di mana trafik utama bukan lagi video atau media sosial, melainkan komunikasi antar agen digital. Perubahan ini diklaim akan menggeser paradigma dari “app economy” ke “agent economy”, di mana satu asisten AI menangani berbagai kebutuhan pengguna. Mulai dari memesan tiket hingga transportasi, tanpa perlu berpindah aplikasi. Namun narasi ini juga menimbulkan pertanyaan kritis. ...