Langsung ke konten utama

Laptop HP Ryzen 3 Termurah, HP 14 DK0028WM

Dominasi Intel di industri laptop semakin goyah. Selain Lenovo, Acer dan HP kini semakin banyak menghadirkan produk terbaru yang diperkuat oleh prosesor seri Ryzen besutan AMD tersebut. Bahkan Asus, produsen yang sebelumnya hanya memandang sebelah mata platform AMD, kini sudah berubah.

Produsen yang merajai pasar laptop di Indonesia tersebut sudah menggelontorkan banyak varian laptop AMD termasuk Ryzen. Mulai dari yang harganya paling murah sampai yang premium, di seri ZenBook.


Sebagai pemain utama di industri laptop global, HP tentu tak ingin kalah set. Di platform Ryzen, mereka sudah cukup lama mencoba mendominasi pasar dan meraih perhatian pengguna dengan platform AMD Ryzen mereka. Salah satu buktinya adalah dengan menghadirkan produk laptop HP Ryzen 3 Termurah, HP 14 DK0028WM. Seperti apa performanya? Baguskah laptop HP yang satu ini?


Sebagai gambaran, kami mendapatkan laptop HP 14 DK0028WM ini di Tokopedia dengan harga RP4,950,000. Di harga yang sama, rata-rata laptop lain dipasarkan dengan prosesor Intel Celeron, Intel Core i3-6006U ataupun AMD A9. Melihat CPU yang ditawarkan, tentunya opsi laptop Ryzen 3 ini sangatlah menarik.

Desain
Dari sisi desain, laptop ini tampak premium. Kalau saja logo HP di bagian depannya bisa menyala (lighted), mungkin sepintas akan tampak seperti laptop Apple MacBook Pro. Namun feel tersebut akan berbeda saat Anda menyentuh permukaan body atau mengangkatnya, karena material plastik yang digunakan.


Sebagai sebuah laptop “murah meriah” tidak ada yang terlalu istimewa dari desain laptop HP yang satu ini. Ya, HP 14 DK0028WM menggunakan material plastik di seluruh part chassis-nya. Unit yang kami dapatkan berwarna silver. Namun di area display dan area keyboard-nya, HP menggunakan warna hitam.

Di area layar yang berukuran 14 inci tersebut, bezel sisi kiri dan kanan sudah didesain tipis. Meski demikian, frame bagian atas dan juga bawah masih cukup tebal. Akan tetapi, manfaat frame yang tebal ini adalah HP masih dapat menyimpan kamera web rasio 16:9 HD dengan resolusi hingga 1280x720p. Untuk menayangkan video, ia mendukung kualitas 720p di 30fps.


Ini sangat penting. Di era wabah Corona yang belum tuntas sampai saat ini, kita disarankan untuk melakukan aktivitas apapun terkait pekerjaan ataupun sekolah dari rumah. Tatap muka pun dilakukan secara online lewat video call ataupun conference. Nah, kamera web resolusi bagus pada laptop murah meriah seperti ini tentunya merupakan nilai plus tersendiri.

Layar pada HP 14 DK0028WM tersambung ke body laptop dengan engsel yang desainnya memanjang nyaris di seluruh bagian belakang area laptop. Desain engsel seperti ini tentu sangat baik dan juga jauh lebih awet daripada engsel yang hanya tersedia di sisi kiri dan kanan.



Yang jadi masalah, penempatan engsel ini menghalangi udara keluar yang ditiupkan dari body laptop ke arah belakang. Meski udara panas dari dalam laptop tidak menghembus ke arah pengguna, namun pelepasan udara panas menghantam monitor dan tidak menuju langsung ke udara bebas.

Area belakang bagian belakang laptop pun tidak terangkat saat laptop ini dibuka dan digunakan. Ini membuat laptop tetap dalam posisi flat saat penggunanya akan mengetik. Dari sisi kenyamanan, ini tentunya agak kurang. Meski demikian, pengguna tentu bisa memasang aksesoris tambahan untuk membuat aktivitas mengetik menjadi lebih memuaskan.

Baca juga:

Di sudut kiri atas area keyboard, terdapat tombol power yang posisinya dijamin tidak akan membuat penggunanya salah menekan tombol karena ditempatkan terpisah. Namun kekurangannya, bentuk tombolnya yang pipih dan tidak tactile.

Fitur
Dari sisi kelengkapan port-port input/output, sebagai sebuah laptop entry mainstream, HP 14 ini cukup unik. Di sisi kanan, terdapat konektor daya, sebuah port RJ-45 LAN, HDMI berukuran penuh, dua buah port USB 3.1 serta audio jack 3,5 milimeter.


Nah, di sisi kiri ini yang unik. Di sana terdapat port Kensington Lock, satu buah port USB Type-C, dan juga dummy slot SD card. Kenapa kami sebut dummy? Tak lain tak bukan adalah karena port tersebut port mati, tidak bisa kita gunakan untuk memasang SD card. Mengapa begitu?


Tak lain tak bukan karena port tersebut sudah terisi dan permanen. Kita tidak bisa melepas SD card yang sudah terpasang di dalamnya atau menggantinya dengan SD card lain dengan kapasitas yang lebih besar misalnya.


Untuk mengetik, keyboard jenis chiclet yang disediakan menawarkan travel distance yang cukup baik. Namun tentunya, sama seperti laptop entry level mainstream pada umumnya, HP 14 DK0028WM ini tidak menyediakan LED backlit.

Area touchpad laptop ini juga cukup lebar. HP menyediakan dua tombol fisik untuk klik kiri dan kanan. Tombol ini terasa mantap saat ditekan. Namun touchpad-nya terasa sedikit kesat dan kadang terasa kurang sensitif.

Untuk mengetik sendiri, keyboard yang digunakan pada HP 14 DK0028 ini cukup membal dan empuk. Meski demikian, feel atas tombol-tombol tersebut terasa kurang karena material plastik keyboardnya sangat terasa saat disentuh.


Berhubung menggunakan material plastik, laptop ini menjadi sangat ringan bobotnya. Beratnya hanya 1,47Kg. Dimensinya pun tidak terlalu tebal. Dapat Anda lihat pada gambar, laptop yang satu ini relatif tipis, tidak sampai 2 centimeter tebalnya.


Performa
Laptop murah yang tak sampai Rp5 juta ini sangatlah worth to buy. Dengan harga tersebut, Anda akan mendapatkan sebuah laptop yang diperkuat kombinai prosesor AMD Ryzen 3 dan Radeon Vega 3 graphics di dalamnya. Dan duet CPU-GPU ini bukan kombinasi ecek-ecek.

Dibandingkan dengan Asus VivoBook M409DA yang sempat kita bahas beberapa waktu lalu, performa laptop ini bisa dibilang setara, karena menggunakan platform dan komponen utama yang sama, tetapi harganya jauh lebih terjangkau. 


Ya, Asus VivoBook M409DA dengan Ryzen 3 dan RAM 4GB dijual di harga Rp5,799 juta atau sekitar Rp850 ribu lebih murah. Lalu, seberapa jauh performanya?

Sebelum membahas lebih lanjut, berikut ini spesifikasi teknis HP 14 DK0028WM yang kita bahas kali ini:


Seperti yang sudah disebutkan di atas, dari HP Indonesia, laptop ini dipasarkan dengan storage berbasis SSD berkapasitas 128GB. Meski demikian, saat kami membeli dari salah satu online shop di Tokopedia, online shop tersebut menyatakan bahwa storage yang disediakan memiliki kapasitas 256GB. Ternyata benar saja, 256GB tetapi kombinasi SSD dan SD card berkapasitas 128GB yang dipasang permanen.

Hal unik lainnya dari spesifikasi tersebut adalah penggunaan sistem operasi Windows 10 Home S Mode dalam laptop ini. Ini relatif jarang kita temukan pada laptop lain di pasaran. Apa bedanya?

Windows 10 S Mode merupakan versi Windows 10 yang didesain khusus untuk fokus pada security dan performa. Di saat yang sama, ia tetap menawarkan pengalaman penggunaan yang sama seperti versi Windows 10 yang lainnya.

Namun demikian, demi keamanan, ia hanya memungkinkan pengguna untuk menginstalasikan aplikasi-aplikasi yang ada di Microsoft Store saja dan membutuhkan Microsoft Edge untuk browsing yang lebih aman.

Nah, tidak semua laptop bisa menggunakan Windows 10 S Mode. Hanya pengguna yang memiliki perjanjian khusus dengan Microsoft terkait volume lisensi yang dimiliki, ataupun perangkat yang masuk kualifikasi Microsoft saja yang bisa menjalankan Windows 10 S Mode. Opsi lain, minta partner Microsoft untuk memasang Windows 10 S Mode saat Anda membeli laptop yang bersangkutan.

Lalu, bagaimana kalau kita ingin menginstalasikan aplikasi lain di luar yang ada di Microosft Store? Jangan khawatir. Anda bisa memilih untuk keluar dari Windows 10 S Mode secara permanen. Setelah keluar, Anda bisa menginstalasikan aplikasi apapun sesuka hati Anda. Namun demikian, sekali keluar, Anda tidak bisa kembali masuk ke dalam Windows 10 S Mode tadi.


Ok, cukup membahas aplikasi, mari kita mengulas performa laptop yang bersangkutan. Untuk itu, kami melakukan serangkaian uji coba sederhana menggunakan aplikasi-aplikasi benchmark yang umum digunakan. Kami juga coba menjalankan aplikasi game 3D pada laptop ini. Seperti apa kinerjanya?




Dari sisi CPU dan sistem secara keseluruhan, tampak performa Ryzen 3 yang tertanam pada notebook ini menawarkan kinerja yang sudah cukup mumpuni untuk kebutuhan komputasi masa kini. Meski demikian, performa prosesor yang digunakan pada laptop ini tampak tidak maksimal.

Sebagai gambaran, Asus VivoBook 14 M409DA yang kami review beberapa waktu lalu berhasil meraih performa yang lebih baik, padahal menggunakan CPU yang sama dan konfigurasi RAM sama-sama 4GB. Meski demikian, HP 14 DK0028WM ini unggul dari performa sistem keseluruhan karena penggunaan SSD.

Bagimana dengan performa grafisnya?






Performa AMD Ryzen Vega 3 pada laptop ini juga sudah cukup lumayan untuk aplikasi multimedia. Namun performanya dalam gaming tentunya tidak seberapa. Wajar karena GPU ini bukanlah GPU kelas performa, namun lebih ke solusi untuk grafis hemat energi.

Yang sedikit mengganjal adalah, performanya pun rasanya tidak optimal. Lagi-lagi dibanding VivoBook M409 yang kami bahas beberapa waktu lalu, performanya lebih rendah. Padahal, laptop ini hanya menjalankan benchmark pada resolusi HD 1366x768, tidak pada resolusi Full HD 1920x1080 seperti kompetitornya tersebut.


Dari sisi performa storage, berhubung HP 14 DK0028WM sudah menggunakan penyimpanan berbasis SSD, maka performanya pun cukup gegas. Kecepatan baca/tulisnya mencapai lebih dari 500MB/s untuk baca dan mendekati 300MB/s untuk tulis.

Namun demikian, performa storage kedua yang digunakan di dalamnya, yang masih menggunakan SD card, cukup jauh kedodoran bahkan dibandingkan dengan kecepatan baca tulis harddisk SATA pada umumnya. Meski demikian, tentunya ia menawarkan kelebihan tersendiri. Dari sisi keamanan data, storage ini jauh lebih tahan terhadap guncangan, benturan ataupun gangguan elektrikal.


Saat digunakan untuk bekerja, termasuk saat sistem sedang bekerja secara full load, suhu prosesor stabil di 52 sampai 80 derajat Celsius. Yang menarik, suhu ini jauh lebih baik dibandingkan dengan temperatur prosesor milik VivoBook M409 yang bisa menembus lebih dari 90 derajat Celsius saat full load.

Bagaimana dengan ketahanan baterainya? Ini yang menarik.


Saat laptop disimulasikan untuk bekerja secara non-stop menjalankan aplikasi-aplikasi office modern, terbukti bahwa laptop ini mampu bertahan hingga 8 jam 43 menit. Jika penggunaan Anda tidak terlalu intens, rasanya bekerja selama 10 jam atau bahkan lebih bisa dilakukan pada notebook dengan kapasitas baterai 41 WHr yang satu ini.


Kesimpulan
HP 14 DK0028WM merupakan laptop yang sangat menarik untuk dimiliki. Dengan banderol harga yang sangat murah untuk ukuran laptop dengan prosesor AMD Ryzen 3 3000 series, Anda akan mendapatkan sebuah laptop yang punya daya tahan baterai hebat dan juga sudah memakai storage berbasis SSD yang ngebut dan tahan banting.

Memang jika dibandingkan dengan laptop AMD Ryzen 3 lain tampak performanya lebih rendah, namun jika menilik lagi harganya yang bisa terpaut hingga Rp800 ribuan, laptop yang satu ini tetap jadi salah satu opsi terbaik.

Kekurangannya, misalnya layar yang masih resolusi HD, tidak ada backlit keyboard dan storage yang relatif sempit, masih bisa dimaklumi. Yang pasti, dibandingkan dengan laptop yang dijual di harga yang sama tetapi masih menggunakan prosesor Intel Celeron ataupun AMD A9 series, HP 14 DK0028WM merupakan juaranya.



Postingan Populer

Review Lenovo ThinkPad E14 Gen 7. Laptop Bisnis di Era Efisiensi dan Mobilitas

Industri laptop bisnis tengah mengalami pergeseran signifikan. Jika sebelumnya performa dan skalabilitas menjadi tolok ukur utama, kini efisiensi daya, mobilitas, keamanan, dan keberlanjutan justru menjadi faktor penentu. Perusahaan semakin menuntut perangkat yang ringkas, tahan lama, mudah dikelola, namun tetap cukup bertenaga untuk produktivitas. Tren kerja hybrid juga turut mengubah prioritas desain laptop bisnis. Bobot ringan, daya tahan baterai memadai, konektivitas lengkap, serta fitur keamanan berlapis kini menjadi standar baru. Produsen pun berlomba menghadirkan perangkat yang tidak sekadar kuat di atas kertas, tetapi relevan dengan kebutuhan kerja modern. Lenovo melalui lini ThinkPad E-Series mencoba menjawab tantangan tersebut. Buktinya, ThinkPad E14 Gen 7   hadir sebagai opsi entry-level hingga menengah untuk profesional dan pelaku bisnis yang membutuhkan laptop tangguh, fleksibel, dan ekonomis tanpa meninggalkan DNA ThinkPad yang legendaris. Desain Lenovo ThinkPad E14 G...

Acer Predator dan Acer Nitro Terbaru Andalkan Performa AI dan Desain Tipis

Acer memperluas portofolio laptop gaming berbasis AI melalui peluncuran Predator Helios Neo 16S AI dan pembaruan lini Nitro Series, menegaskan fokus perusahaan pada performa tinggi yang dikemas dalam desain semakin tipis dan portabel.  Di tengah tren laptop gaming yang mulai menggabungkan kapabilitas AI, efisiensi daya, dan mobilitas, Acer mencoba menjangkau spektrum pengguna yang lebih luas, dari gamer kompetitif hingga pengguna kasual yang mengutamakan value. Predator Helios Neo 16S AI (PHN16S-I51) menjadi sorotan utama. Laptop ini ditenagai prosesor Intel Core Ultra 9 386H dan GPU Laptop Nvidia GeForce RTX 5070 berbasis arsitektur Blackwell. Kombinasi ini tidak hanya menyasar performa gaming kelas atas, tetapi juga beban kerja kreatif dan AI modern.  Dukungan Nvidia DLSS 4 menjanjikan lonjakan performa signifikan dengan kualitas visual yang tetap terjaga, menjadikan laptop ini relevan untuk game generasi terbaru maupun rendering berbasis AI. Dari sisi desain, Helios Neo 16S...

Laptop Asus ProArt PZ14 Hadir dengan Snapdragon X2 Elite 18 Core

Pada ajang CES 2026, Asus memperkenalkan perangkat inovatif berupa tablet detachable 14 inci bernama Asus ProArt PZ14. Perangkat ini diposisikan sebagai tablet kreator paling bertenaga yang pernah dirilis Asus, dengan mengandalkan platform terbaru Qualcomm Snapdragon X2 Elite.  Mengusung desain unibody aluminium hasil CNC machining dengan finishing Nano Black, ProArt PZ14 tampil premium sekaligus ringkas, dengan bobot hanya 0,79 kg dan ketebalan 9 mm. Asus ProArt PZ14 ditenagai prosesor Snapdragon X2 Elite 18-core yang dibekali NPU hingga 80 TOPS, memungkinkan pemrosesan AI secara lokal untuk berbagai kebutuhan kreatif. Tablet ini dipadukan dengan RAM 32 GB LPDDR5X serta penyimpanan hingga 1 TB PCIe 4.0 SSD, menjanjikan performa tinggi untuk editing, ilustrasi digital, hingga workflow berbasis AI, tanpa mengorbankan efisiensi daya dan daya tahan baterai seharian. Salah satu daya tarik utama ProArt PZ14 terletak pada layarnya. Tablet ini menggunakan panel Asus Lumina Pro OLED 3K (28...

Laptop ROG Kini Hadir dengan Dua Layar 16 Inci Berukuran Penuh

Laptop gaming terbaik dengan dua layar bukanlah hal yang baru. Tetapi di ajang CES 2026 kali ini, Asus menghadirkan laptop gaming terbaik mereka, yakni ROG Zephyrus Duo 16 (GX651) dengan dua buah layar berukuran 16 inci. Ya, ROG Zephyrus Duo 16 (GX651) kembali menegaskan posisi Asus di segmen laptop gaming dan kreator kelas atas dengan pendekatan desain yang berani dan fungsional. Di tengah tren laptop performa tinggi yang semakin tipis namun serba kompromi, Zephyrus Duo 16 justru memilih jalur berbeda: memaksimalkan fleksibilitas melalui konfigurasi layar ganda tanpa mengorbankan performa inti.  Perangkat ini ditujukan bagi pengguna yang menuntut produktivitas dan hiburan tingkat lanjut dalam satu mesin. Daya tarik utama Zephyrus Duo 16 terletak pada dua layar sentuh 3K ROG Nebula HDR OLED ber-refresh rate 120Hz dengan waktu respons 0,2 ms. Kombinasi ini menghadirkan visual yang sangat mulus, bebas tearing, dan kaya kontras, baik untuk gaming kompetitif maupun pekerjaan kreat...

Tablet Windows Terbaik dari Asus untuk AI dan Creator Profesional

Asus ProArt PZ14 (HT7407) menegaskan ambisi Asus untuk memperluas ekosistem perangkat kreator portabel di era komputasi berbasis AI. Tablet yang diperkenalkan di ajang CES 2026 ini diposisikan sebagai perangkat paling bertenaga di lini ProArt, menyasar kreator yang membutuhkan fleksibilitas tinggi tanpa harus berkompromi pada performa.  Di tengah tren kerja mobile dan produksi konten lintas platform, ProArt PZ14 hadir sebagai solusi “studio berjalan” yang semakin relevan. Dari sisi performa, Asus ProArt PZ14 ditenagai prosesor Snapdragon X2 Elite dengan konfigurasi 18-core dan kemampuan pemrosesan AI hingga 80 TOPS. Angka ini menempatkannya di kelas atas perangkat Copilot+ PC berbasis ARM. Untuk alur kerja kreatif modern, mulai dari editing visual, ilustrasi digital, hingga pemrosesan konten berbasis AI, kombinasi performa CPU dan akselerasi NPU memberikan respons yang cepat dan efisien. Dukungan Copilot+ PC serta aplikasi Asus Creator Apps seperti StoryCube dan MuseTree memperkuat...