Langsung ke konten utama

Beredar, Laptop HP Gaming dengan Latar WQHD dan RTX 3070

Segmen laptop gaming sedang meningkat pesat. Tak henti-hentinya produsen laptop merilis laptop-laptop gaming berkualitas tinggi untuk dimiliki pengguna. Terbaru, HP kembali meng-update lini produk laptop game mereka di pasaran Indonesia.

Ya, dengan seri Omen 16 B0171TX, HP menjajal peruntungan di pasar gaming kelas ultimate. Sebagi buktinya, laptop ini hadir dengan duet prosesor Intel Core i7-11800H generasi Tiger Lake H45 yang sangat bertenaga dan dipadankan dengan chip grafis Nvidia GeForce RTX 3070 berbasis arsitektur Ampere.


Kombinasi dua komponen utama yang powerful tersebut membuat HP Omen 16 B0171TX sebagai salah satu laptop gaming kencang dan handal di kisaran harga Rp30 jutaan. Seperti apa detailnya?

Dari sisi layar, laptop gaming HP Omen 16 B0171TX ini menggunakan layar berukuran 16 inci dengan resolusi WQHD yang menawarkan pengalaman visual yang detail dan ditandemkan refresh rate 165Hz yang smooth.


Display lega berukuran 16 inci saat ini memang sedang menjadi tren dan telah diadopsi oleh beberapa vendor laptop karena menawarkan pengalaman visual yang lebih lega dan imersif.

Panelnya sendiri merupakan panel IPS (In-Plane Switching) didukung WLED (White Light Emiting Diode) backlight dengan resolusi WQHD 2560 x 1440 piksel. Tingkat kecerahannya mencapai 300 nits yang mampu menghasilkan sudut pandang yang luas dan warna yang kaya dengan 100% sRGB color gamut.

Saat bermain, refresh rate layar yang mencapai 165Hz memungkinkan animasi game tampil dengan smooth atau mulus di layar tanpa ada gejala screen tearing atau stuttering yang mengganggu.

Desain layar dengan 3-side micro-edge membuat bezel sekitar layar menjadi lebih tipis. Hal ini membuat dimensi laptop gaming besutan HP ini dibuat dalam bentuk yang lebih ringkas. Tak hanya itu, layar yang diusung oleh HP Omen 16 B0171TX ini dilengkapi fasilitas anti-glare dan Low Blue Light agar mata tak lekas lelah saat bermain game dalam waktu lama.

Masih dari sisi desain, laptop gaming HP Omen 16 B0171TX tampil minimalis yang terlihat elegan balutan casing yang terbuat dari material ramah lingkungan berwarna Shadow Black.

Anda juga  tak perlu khawatir dengan performa laptop gaming ini di masa datang. HP Omen 16 B0171TX sudah hadir dengan sistem operasi Windows 11 Home dan Microsoft Office Home & Student 2021 asli besutan Microsoft yang terinstal di dalamnya.

Ini berarti gamer dapat langsung menggunakan Omen 16 B0171TX tanpa harus repot membeli lisensi dan menginstal sistem operasi Windows versi baru nantinya karena sudah otomatis mendapatkan Windows versi mutakhir.


Baca juga:


Untuk input, laptop hadir dengan touchpad yan akurat dan keyboard gaming yang memiliki 4-zone lighting RGB backlit yang dapat dikostumisasi melalui Omen Gaming Hub. Selain itu, keyboardnya mendukung teknologi 26-Key Rollover Anti-Ghosting Key dengan tombol WSAD yang didesain agak menonjol.

Dari sisi cooling, HP Omen 16 B0171TX didukung sistem pendinginan Omen Tempest Cooling yang terdiri dari 3 buah ventilasi dan ditandemkan dengan five-way airflow dengan kipas powerful berdaya 12V.


Selain itu, laptop gaming ini dilengkapi dengan aplikasi Omen Gaming Hub yang memungkinkan pengguna mengontrol performa, kostumisasi lighting, undervolting, dan banyak lagi

Terakhir, HP Omen 16 B0171TX diperkuat baterai berkapasitas 6-cell 83 Whrs Lithium ion polymer untuk memenuhi kebutuhan daya gamer saat mobile. HP mengklaim, baterai tersebut mampu bertahan hingga 7 jam 45 menit untuk penggunaan komputasi standar.

Menarik bukan? Di Indonesia, harga HP Omen 16 B0171TX adalah mulai dari Rp31,999 jutaan di e-commerce lokal.

Postingan Populer

Review Asus ExpertBook P1403CVA. Laptop Bisnis Terjangkau untuk Jangka Panjang

Dalam beberapa bulan terakhir, industri laptop menghadapi tantangan besar akibat kenaikan harga komponen, terutama RAM dan SSD. Permintaan global terhadap memori dan penyimpanan meningkat seiring transformasi digital, cloud computing, serta tren kerja hybrid.  Situasi tersebut diperparah oleh ketidakstabilan rantai pasok, sehingga harga komponen menjadi fluktuatif. Dampaknya, banyak produsen laptop harus melakukan penyesuaian konfigurasi, bahkan di segmen premium sekalipun. Menariknya, kondisi tersebut justru mempercepat pertumbuhan pasar laptop bisnis. Banyak perusahaan dan profesional mulai beralih dari laptop consumer ke perangkat profesional yang dirancang lebih tahan lama.  Fokus tidak lagi pada spesifikasi tinggi di awal, melainkan efisiensi investasi dalam jangka panjang. Laptop bisnis menawarkan daya tahan, keamanan, serta fleksibilitas upgrade yang menjadi semakin penting. Kenaikan harga RAM dan SSD juga membuat konsep modular menjadi nilai utama. Laptop bisnis sepert...

Hp Oppo Murah Ini Cuma 1 Jutaan

Oppo belum lama ini menggelar smartphone terbarunya ke pasaran Indonesia. Spesifikasinya mengagumkan, apalagi fitur kameranya. Ya, Oppo Reno 10x Zoom menawarkan kemampuan fotografi yang mumpuni, sekaligus performa perangkat yang hebat. Meski demikian, ada harga ada rupa. Smartphone tersebut dipasarkan dengan harga yang tidak murah, yakni Rp12,999 juta untuk versi dengan RAM 8GB dan storage 256GB. Mahal? Tentu saja tidak, jika melihat spesifikasi yang disediakan di dalamnya. Sayangnya, tidak semua pengguna mampu membeli smartphone Oppo dengan harga yang tergolong fantastis tersebut. Cukup banyak di antara kita yang ingin membeli hp Oppo murah yang harganya kalau bisa di bawah Rp1 juta. Kalau tidak ada pun, kalau bisa harganya masih Rp1 jutaan. Alias di bawah Rp2 juta. Nah, kalau sudah begitu, apa pilihan yang bisa kita dapatkan? Berikut ini pilihannya: Harga HP Oppo Murah di 2019: Untuk smartphone alias hp Oppo murah di harga 1 jutaan, dipastikan Anda sudah mendapatkan pe...

Valve Rilis SteamOS 3.8 Preview, Siap Dukung Handheld Baru dan Steam Machine Modern

Valve mulai memperluas ambisinya di ranah gaming hardware lewat perilisan preview SteamOS 3.8, yang tak hanya berfokus pada peningkatan performa handheld, tetapi juga memberi sinyal kuat arah ekosistem Steam ke depan. Dalam pembaruan ini, Valve menghadirkan dukungan awal untuk perangkat generasi berikutnya di luar Steam Deck. Langkah ini mengindikasikan bahwa Valve tengah menyiapkan fondasi bagi ekspansi hardware yang lebih luas, termasuk kemungkinan kebangkitan lini Steam Machine, konsep lama yang kini berpotensi hadir kembali dengan spesifikasi modern. Dari sisi performa, SteamOS 3.8 membawa sejumlah peningkatan signifikan. Valve mengklaim berhasil menekan latency input controller, sebuah faktor krusial dalam pengalaman gaming handheld. Selain itu, kompatibilitas dengan perangkat handheld pihak ketiga juga diperluas, membuka peluang bagi lebih banyak vendor untuk mengadopsi SteamOS sebagai platform utama. Update ini juga mencakup driver grafis terbaru yang menjanjikan peningkatan sta...

Harga CPU Intel Terancam Naik 10%, Dampak AI Inference Mulai Tekan Pasar PC

Kenaikan harga CPU tampaknya tinggal menunggu waktu. Intel dilaporkan bersiap menaikkan harga prosesor konsumen hingga sekitar 10 persen, didorong oleh lonjakan permintaan dari sektor AI, khususnya inference, yang mulai “menyedot” kapasitas produksi. Perubahan lanskap ini cukup signifikan. Jika sebelumnya GPU menjadi pusat perhatian dalam boom AI, kini workload inference justru lebih banyak bergantung pada CPU. Akibatnya, produsen x86 seperti Intel mulai kewalahan memenuhi permintaan, terutama dari hyperscaler dan data center yang siap membeli dalam volume besar. Dampaknya? Konsumen PC berpotensi jadi korban berikutnya. Intel sendiri sudah memberi sinyal bahwa untuk menjaga pasokan ke segmen enterprise, sebagian kapasitas harus “diambil” dari lini produk konsumen. Ini bukan sekadar penyesuaian kecil, melainkan realokasi prioritas industri. Masalahnya, timing-nya buruk. Pasar PC saat ini sudah tertekan oleh kenaikan harga komponen lain seperti DRAM dan GPU. Jika CPU ikut naik, maka teka...

Qualcomm Siapkan 6G. Tapi Bukan untuk Manusia

Qualcomm mulai memposisikan 6G bukan sekadar evolusi jaringan, melainkan fondasi bagi era baru berbasis AI yang mereka sebut “agent economy”. Dalam ajang Mobile World Congress, CEO Cristiano Amon menyatakan bahwa masa depan perangkat akan bergantung pada komunikasi antar AI. Bukan lagi sekadar interaksi manusia. Menurut Qualcomm, 6G akan memungkinkan berbagai perangkat, mulai dari smartphone hingga kacamata pintar, untuk saling “berbicara” melalui agen AI yang bekerja di latar belakang. CFO sekaligus COO Akash Palkhiwala bahkan menyebut jaringan generasi berikutnya ini sebagai “AI-native wireless network” pertama, di mana trafik utama bukan lagi video atau media sosial, melainkan komunikasi antar agen digital. Perubahan ini diklaim akan menggeser paradigma dari “app economy” ke “agent economy”, di mana satu asisten AI menangani berbagai kebutuhan pengguna. Mulai dari memesan tiket hingga transportasi, tanpa perlu berpindah aplikasi. Namun narasi ini juga menimbulkan pertanyaan kritis. ...