Langsung ke konten utama

Apa itu LinkedIn? Bagaimana Cara Mencari Lowongan Pekerjaan di LinkedIn?

Apa itu Linkedln? Bagaimana Cara Mencari Lowongan Pekerjaan di LinkedIn - Pertanyaan-pertanyaan ini kerap muncul di benak kita saat kita berselancar di Internet. Seperti diketahui, Perkembangan teknologi semakin mempermudah orang-orang. Kita ambil contoh, para mahasiswa yang baru saja lulus dari perkuliahan dan sedang mencari pekerjaan.


Para lulusan atau para pencari kerja tersebut tidak perlu menulis berlembar-lembar surat lamaran kerja atapun melakukan banyak mobilitas yang tidak penting dengan mendatangi langsung perusahaan. Cukup dengan melamar kerja melalui berbagai platform penyedia lowongan kerja.

Nah, saat ini banyak sekali dijumpai platform-platform pencari kerja yang menyediakan lowongan kerja. Salah satu di antaranya adalah Linkedln. Aplikasi ini telah memiliki lebih dari 500 juta pengguna yang tersebar di 200 negara. 

Dan selain mencari lowongan kerja, banyak sekali orang yang memanfaatkan platform ini dalam rangka membangun networking baik bagi kalangan professional maupun pemula, sampai mencari prospek klien untuk perusahaan ataupun bisnisnya.


Apa itu LinkedIn?
LinkedIn sendiri merupakan sebuah situs jejaring sosial yang khusus dirancang bagi komunitas bisnis ataupun professional.

Tujuan utamanya adalah untuk memungkinkan para anggotanya membangun serta mengabadikan koneksi dari orang-orang yang dikenal ataupun dipercaya secara professional. Proses pendaftaran untuk menjadi anggota Linkedln dapat dilakukan secara gratis, namun fitur yang lebih lengkap tersedia untuk akun premium.

Berikut ini adalah manfaat yang diperoleh dengan mendaftar Linkedln. Beberapa di antaranya adalah:

Membuat serta membangun profil professional. Hal yang perlu dilakukan adalah melengkapi halaman profil mencakup data diri, foto, riwayat pendidikan, ketrampilan, pekerjaan hingga daftar riwayat hidup. 

Memperluas jaringan. Setelah memiliki profil professional, hal yang harus dilakukan adalah menambah koneksi dengan orang-orang yang memiliki bidang kerja ataupun minat yang sama.

Memperoleh informasi serta inspirasi terkait pekerjaan. Dalam rangka pengembangan diri dan menambah wawasan, Anda dapat mencarinya melalui halaman utama Linkedln yang berisi informasi dari orang-orang.

Memudahkan dalam mencari dan melamar kerja. Dengan adanya fitur search jobs, maka semakin mudah bagi para pencari kerja untuk menemukan pekerjaan impiannya. Cakupan perusahaannya juga sangat luas baik dari perusahaan kecil, menengah ataupun besar sehingga tidak memakan waktu, tenaga serta biaya.

Membuka peluang perekrutan. Banyak sekali perusahaan memanfaatkan kemudahan akses melihat data professional seseorang untuk merekrut karyawan melalui platform ini.

Menghubungkan dengan teman lama. Platform ini juga menyediakan fitur untuk menemukan teman lama. Misalnya teman satu sekolah, teman kampus, ataupun teman di perusahaan tempat bekerja sebelumnya.

Memperlihatkan keahlian. Dengan fitur chat maka Anda dapat melakukan komunikasi dengan orang lain, pertanyaan terbuka dari seseorang tersebut akan memperlihatkan keahlian serta sangat berpengaruh terhadap citra diri Anda.


Baca juga:


Cara mencari lowongan pekerjaan di Linkedln:
Beberapa cara yang dapat ditempuh dalam upaya menemukan pekerjaan di Linkedln adalah:

Menemukan bidang yang ingin ditekuni. Dengan memilih bidang yang ingin ditekuni akan memudahkan dalam melakukan pengisian profil yang akan menghubungkan langsung dengan para perekrut.

Mengganti headline atau jabatan. Hal ini yang akan memudahkan para perekrut untuk melakukan identifikasi, sehingga headline harus berisi posisi yang diinginkan ataupun tengah dijabat.

Membangun elevator pitch. Berisi rangkuman pengalaman dan latar belakang dalam rangka melakukan persuasi kepada para perekrut, bagian ini diletakkan pada kolom summary profil.

Menyertakan portofolio maupun website. Hal ini akan menjadi daya tarik dan memberikan nilai lebih yang membuat para perekrut melirik Anda.

Profil dan informasi yang diberikan konsisten. Semua informasi yang disajikan harus benar dan jelas karena para perekrut profesional yang berpengalaman dapat mengetahui jika ada kebohongan pada CV Anda.


Endorsement. Bagian ini dapat Anda kumpulkan dari atasan, teman ataupun klien sehingga dapat meyakinkan perekrut kerja.

Memilih kata kunci yang sesuai. Kata kunci harus sesuai dengan bidang yang digeluti sehingga perekrut akan mudah menemukan

Mengatur profil. Mengaktifkan pengaturan pada profil menunjukkan pada perekrut bahwa Anda tengah mencari peluang kerja baru.

Selalu update profil. Pastikan untuk selalu mengupdate pelatihan, pengalaman kerja ataupun pencapaian yang baru diperoleh.

Nah, di atas adalah penjelasan tentang apa itu LinkedIn, manfaat LinkedIn dan cara mencari lowongan pekerjaan di LinkedIn. Anda sudah punya LinkedIn atau belum? Kalau belum, langsung bikin ya!

Postingan Populer

Download Windows 10 ISO versi Lite Alias Ringan

Anda kesal karena laptop atau PC desktop Anda lemot padahal punya spek yang tidak jelek? Jangan dulu membuang laptop atau upgrade komponen PC desktop tersebut. Siapa tau yang membuatnya berat adalah sistem operasi Windows 10-nya yang kegemukan. Selain format dan install ulang, ada cara lain yang lebih efektif dalam membuat komputer kita bekerja seperti layaknya baru beli. Caranya adalah download Windows 10 ISO versi ringan. Lho, apa bedanya? Kalau kita memilih untuk download Windows 10 ISO versi ringan dan instalasikan di PC kita, maka fitur-fitur, fungsi atau aplikasi yang jarang digunakan, sudah ditiadakan. Selain lebih hemat ruang di harddisk, dibuangnya fitur-fitur yang tidak berguna tersebut akan membuat PC atau laptop spek rendah pun bisa menjalankan Windows 10 dengan lancar. Download Windows 10 Terbaru October 2020 Update Lalu, apa saja yang ada di Windows 10 versi Lite alias versi Ringan tersebut? Nah ini dia: Windows 10 SuperLite Compact (Gaming Edition) x64 – ...

AI Bisa Hasilkan 617 Juta Ton Limbah Elektronik hingga 2050

Ledakan investasi kecerdasan buatan (AI) tidak hanya meningkatkan kebutuhan terhadap chip dan pusat data, tetapi juga berpotensi menciptakan persoalan lingkungan baru. Laporan Basel Action Network (BAN) memperkirakan peralatan terkait AI yang sudah tidak digunakan dapat menghasilkan antara 395 juta hingga 617 juta ton limbah elektronik (e-waste) pada 2025–2050. Jumlah tersebut setara dengan sekitar 23 juta kontainer kargo berukuran 40 kaki. Jika seluruh kontainer itu disusun memanjang, panjangnya diperkirakan cukup untuk mengelilingi Bumi sekitar enam kali. Perhitungan BAN juga mencoba melihat persoalan e-waste AI secara lebih luas. Estimasi sebelumnya cenderung berfokus pada server dan GPU, sementara BAN memasukkan berbagai infrastruktur pendukung pusat data. Komponennya mencakup perangkat distribusi listrik, sistem pendingin, sumber daya cadangan, hingga perangkat jaringan. Pendekatan tersebut penting karena perangkat AI tidak berdiri sendiri. Setiap pusat data membutuhkan infrastruk...

Laptop Googlebook Resmi Meluncur, Harga Mulai dari Rp16 Jutaan

Google akhirnya meluncurkan lini Googlebook Laptop setelah diperkenalkan sekitar empat bulan lalu. Perangkat ini hadir melalui lima mitra OEM, yakni Asus, Acer, Dell, HP, dan Lenovo, dengan harga mulai US$899 atau sekitar Rp16 jutaan. Seluruh Googlebook menggunakan Googlebook OS dan dibekali paket layanan seperti Google AI Pro selama 12 bulan dengan penyimpanan cloud hingga 5 TB, Gemini Advanced Tools, tiga bulan YouTube Premium, serta Adobe Photoshop. Salah satu fitur utama sistem operasi ini adalah Magic Pointer. Pengguna dapat mengaktifkan mode Gemini dengan menggoyangkan pointer, kemudian memanfaatkan AI untuk berbagai tugas. Gemini juga dapat membantu menjadwalkan aktivitas ke Google Calendar, menganalisis email mencurigakan, hingga menggabungkan sejumlah gambar menjadi visual baru. Pengguna bahkan dapat membuat widget sendiri melalui Gemini. Googlebook juga mendukung aplikasi Android secara native. Namun, untuk gaming, dukungannya masih menjadi catatan. Game mobile dapat dimainka...

AMD Pangkas Beban Ray Tracing hingga 47 Kali dengan Tetrahedral Cage

AMD memperkenalkan teknik ray tracing yang diklaim mampu memangkas kebutuhan memori dan waktu pembaruan Bounding Volume Hierarchy (BVH) saat menangani geometri animasi dalam jumlah sangat besar. Teknik ini didemonstrasikan AMD Fellow Holger Gruen menggunakan adegan berisi sekitar 25.000 tanaman yang dianimasikan secara independen. Pada tingkat detail maksimum, vegetasi tersebut mencapai sekitar 2,8 miliar segitiga. Setelah proses level-of-detail, sistem masih harus melakukan ray tracing terhadap sekitar 500 juta segitiga animasi setiap frame. AMD menyebut demonstrasi tersebut mampu berjalan di atas 60 FPS pada 1080p menggunakan Radeon RX 9070 XT. Kunci teknik tersebut adalah tetrahedral cage, yakni struktur sederhana yang membungkus geometri kompleks. Pada ray tracing konvensional, objek yang bergerak harus mempertahankan dan memperbarui BVH masing-masing. Ketika jumlah objek dan segitiga meningkat, proses tersebut membutuhkan memori serta waktu komputasi yang besar. AMD justru membuat...

Review Asus ExpertBook B3 B3404CVA. Laptop Kerja Fleksibel untuk Pendukung Bisnis

Industri laptop bisnis sedang mengalami pergeseran yang cukup signifikan. Jika dulu perusahaan hanya mencari perangkat yang “cukup bisa dipakai”, kini standar berubah menjadi efisiensi, keamanan, dan daya tahan jangka panjang. Tekanan untuk bekerja hybrid, meningkatnya ancaman siber, serta kebutuhan multitasking membuat laptop bisnis harus lebih dari sekadar alat kerja. Ia harus menjadi fondasi produktivitas. Di sisi lain, tidak semua perusahaan siap mengalokasikan budget untuk perangkat flagship. Di sinilah segmen laptop bisnis menengah menjadi menarik. Pasalnya, laptop bisnis kelas menengah menawarkan keseimbangan antara harga, fitur, dan performa. Namun, kompromi tentunya selalu ada dibanding seri flagship, dan di sinilah evaluasi kritis menjadi penting. Sebagai contoh, Asus mencoba mengisi celah segmen laptop bisnis menengah lewat Asus ExpertBook B3 B3404CVA . Laptop bisnis ini ditujukan untuk perusahaan yang membutuhkan perangkat kerja solid dengan fitur enterprise, tetapi tetap r...