Langsung ke konten utama

Update PUBG Mobile versi 1.3, Cara Menggunakan Mode Hundred Rhythms

PUBG mobile telah merilis update patch 1.3 untuk server global. Patch mutakhir ini tenunya menyediakan sejumlah fitur terbaru dari game dengan genre fist person shoot tersebut. 

Sebagai informasi, pembaruan ini datang beberapa hari setelah PUBG Mobile season 1.2 berakhir. Dan yang menarik, PUBG Mobile 1.3 mode Hundred Rhythms, patch terbaru yang dirilis, memperkenalkan berbagai kemampuan super yang memanfaatkan kekuatan musik.


Kabarnya, PUBG Mobile 1.3 Hundred Rhythms juga hanya akan tersedia di dalam peta Erangel. Intinya, mode Hundred Rhythms ini merupakan eletronik music festival yang hadir dengan memberikan special skill. Apa saja?



Versi baru ini menghadirkan beberapa keterampilan dan gameplay berdasarkan musik. Jadi mungkin itulah yang dimaksud pembuatnya ketika mereka mengatakan mode ini akan menjadi festival musik.


Dalam update terbaru tersebut, pemain nantinya dapat memilih salah satu skill dari tiga spesial skill yang terdapat dalam mode ini. 

Ketiga skill tersebut di ntaranya adalah Camouflage Armband, Recon Armband dan Guardian Armband. Salah satu armband  memberi pemain kemampuan aktif yang kuat sementara dua lainnya pasif. 

Penting untuk memiliki ketiga armband dalam satu skuad. Ketika pemain mendarat di peta Erangel, mereka akan berada di level satu dengan hanya skill aktif yang tidak terkunci. 

Pemain harus mencari kaset yang tersebar di seluruh Erangel untuk meningkatkan level hingga level tiga. Setelah di level ini, dua kemampuan pasif lainnya akan terbuka.

Nantinya juga akan ada tiga kotak musik elektronik yang muncul di Erangel dalam mode baru tersebut. Salah satunya akan berada di spawn island, sedangkan dua lainnya akan berada di lokasi acak. 

Kotak-kotak ini menawarkan jarahan yang lebih baik dan peluang lebih tinggi untuk mendapatkan kaset yang dapat meningkatkan skill.

Baca juga:


Nah, inilah beberapa kemampuan yang dapat kamu dapatkan dari ketiga special skill yang terdapat dalam PUBG Mobile mode Hundre Rhythms:


Guardian Armband
Music Barrier - Skill ini merupakan keahlian aktif. Saat skill ini digunakan, kolom semi-transparan dihasilkan di sekitar pemain yang mengurangi kerusakan yang disebabkan oleh peluru musuh. Skill ini tentunya akan memberikan penghalang pertahanan yang baik bagi tim.

Music Conversation - Merupakan kamampuan pasif. Keterampilan ini mengaktifkan fitur interaktif untuk generator penghalang. Fitur ini dapat digunakan untuk menonaktifkan penghalang dan memulihkan energi sekutu dalam jangkauan area.

Pop Metal - Merupakan kamampuan pasif. Pemain dan sekutunya akan mengalami penurunan waktu muat ulang atau reload time saat mereka berada di dalam penghalang.

Recon Armband
Sonic Scan - Skill ini merupakan keahlian aktif. Skill ini memungkinkan pemain untuk melempar perangkat pemindai ke depan untuk memindai dan menandai musuh.

Encore -  Merupakan kamampuan pasif. Encore membantu pemain memulihkan health setelah melumpuhkan musuh yang ditandai.

Sound Burst -  Merupakan kamampuan pasif. Ketika ada musuh yang ditandai, amunisi yang Anda tembak akan membawa muatan listrik yang memberikan kerusakan seiring waktu kepada musuh yang terkena.

Camouflage Armband
Stealth - Skill Aktif. Saat digunakan memungkinkan pemain berganti pakaian menjadi Ghillie Suit untuk waktu yang singkat. Senjata dan ransel di punggung pemain juga akan disembunyikan.

Surveillance - Merupakan skill pasif. Indikator berupa tip dalam game akan muncul di layar jika ada musuh di dekatnya.

Breathing Easy - Skill pasif.  Jika pemain belum mengalami kerusakan apa pun, mereka secara bertahap akan memulihkan health secara bertahap.


Untuk mengupdate PUBG Mobile patch 1.3 ini, Anda akan membutuhkan kapasitas storage sebesar 640MB untuk Android dan 1,55GB untuk pengguna iOS. Jadi, pemain harus mengosongkan terlebih dahulu memori smartphonenya ya. 

Selain mode Hundred Rhythms, update kali ini juga menghadirkan senjata dan kendaraan terbaru di dalam game PUBG tersebut. Menarik bukan?

Postingan Populer

Download Windows 10 ISO versi Lite Alias Ringan

Anda kesal karena laptop atau PC desktop Anda lemot padahal punya spek yang tidak jelek? Jangan dulu membuang laptop atau upgrade komponen PC desktop tersebut. Siapa tau yang membuatnya berat adalah sistem operasi Windows 10-nya yang kegemukan. Selain format dan install ulang, ada cara lain yang lebih efektif dalam membuat komputer kita bekerja seperti layaknya baru beli. Caranya adalah download Windows 10 ISO versi ringan. Lho, apa bedanya? Kalau kita memilih untuk download Windows 10 ISO versi ringan dan instalasikan di PC kita, maka fitur-fitur, fungsi atau aplikasi yang jarang digunakan, sudah ditiadakan. Selain lebih hemat ruang di harddisk, dibuangnya fitur-fitur yang tidak berguna tersebut akan membuat PC atau laptop spek rendah pun bisa menjalankan Windows 10 dengan lancar. Download Windows 10 Terbaru October 2020 Update Lalu, apa saja yang ada di Windows 10 versi Lite alias versi Ringan tersebut? Nah ini dia: Windows 10 SuperLite Compact (Gaming Edition) x64 – ...

AI Bisa Hasilkan 617 Juta Ton Limbah Elektronik hingga 2050

Ledakan investasi kecerdasan buatan (AI) tidak hanya meningkatkan kebutuhan terhadap chip dan pusat data, tetapi juga berpotensi menciptakan persoalan lingkungan baru. Laporan Basel Action Network (BAN) memperkirakan peralatan terkait AI yang sudah tidak digunakan dapat menghasilkan antara 395 juta hingga 617 juta ton limbah elektronik (e-waste) pada 2025–2050. Jumlah tersebut setara dengan sekitar 23 juta kontainer kargo berukuran 40 kaki. Jika seluruh kontainer itu disusun memanjang, panjangnya diperkirakan cukup untuk mengelilingi Bumi sekitar enam kali. Perhitungan BAN juga mencoba melihat persoalan e-waste AI secara lebih luas. Estimasi sebelumnya cenderung berfokus pada server dan GPU, sementara BAN memasukkan berbagai infrastruktur pendukung pusat data. Komponennya mencakup perangkat distribusi listrik, sistem pendingin, sumber daya cadangan, hingga perangkat jaringan. Pendekatan tersebut penting karena perangkat AI tidak berdiri sendiri. Setiap pusat data membutuhkan infrastruk...

Laptop Googlebook Resmi Meluncur, Harga Mulai dari Rp16 Jutaan

Google akhirnya meluncurkan lini Googlebook Laptop setelah diperkenalkan sekitar empat bulan lalu. Perangkat ini hadir melalui lima mitra OEM, yakni Asus, Acer, Dell, HP, dan Lenovo, dengan harga mulai US$899 atau sekitar Rp16 jutaan. Seluruh Googlebook menggunakan Googlebook OS dan dibekali paket layanan seperti Google AI Pro selama 12 bulan dengan penyimpanan cloud hingga 5 TB, Gemini Advanced Tools, tiga bulan YouTube Premium, serta Adobe Photoshop. Salah satu fitur utama sistem operasi ini adalah Magic Pointer. Pengguna dapat mengaktifkan mode Gemini dengan menggoyangkan pointer, kemudian memanfaatkan AI untuk berbagai tugas. Gemini juga dapat membantu menjadwalkan aktivitas ke Google Calendar, menganalisis email mencurigakan, hingga menggabungkan sejumlah gambar menjadi visual baru. Pengguna bahkan dapat membuat widget sendiri melalui Gemini. Googlebook juga mendukung aplikasi Android secara native. Namun, untuk gaming, dukungannya masih menjadi catatan. Game mobile dapat dimainka...

AMD Pangkas Beban Ray Tracing hingga 47 Kali dengan Tetrahedral Cage

AMD memperkenalkan teknik ray tracing yang diklaim mampu memangkas kebutuhan memori dan waktu pembaruan Bounding Volume Hierarchy (BVH) saat menangani geometri animasi dalam jumlah sangat besar. Teknik ini didemonstrasikan AMD Fellow Holger Gruen menggunakan adegan berisi sekitar 25.000 tanaman yang dianimasikan secara independen. Pada tingkat detail maksimum, vegetasi tersebut mencapai sekitar 2,8 miliar segitiga. Setelah proses level-of-detail, sistem masih harus melakukan ray tracing terhadap sekitar 500 juta segitiga animasi setiap frame. AMD menyebut demonstrasi tersebut mampu berjalan di atas 60 FPS pada 1080p menggunakan Radeon RX 9070 XT. Kunci teknik tersebut adalah tetrahedral cage, yakni struktur sederhana yang membungkus geometri kompleks. Pada ray tracing konvensional, objek yang bergerak harus mempertahankan dan memperbarui BVH masing-masing. Ketika jumlah objek dan segitiga meningkat, proses tersebut membutuhkan memori serta waktu komputasi yang besar. AMD justru membuat...

Review Asus ExpertBook B3 B3404CVA. Laptop Kerja Fleksibel untuk Pendukung Bisnis

Industri laptop bisnis sedang mengalami pergeseran yang cukup signifikan. Jika dulu perusahaan hanya mencari perangkat yang “cukup bisa dipakai”, kini standar berubah menjadi efisiensi, keamanan, dan daya tahan jangka panjang. Tekanan untuk bekerja hybrid, meningkatnya ancaman siber, serta kebutuhan multitasking membuat laptop bisnis harus lebih dari sekadar alat kerja. Ia harus menjadi fondasi produktivitas. Di sisi lain, tidak semua perusahaan siap mengalokasikan budget untuk perangkat flagship. Di sinilah segmen laptop bisnis menengah menjadi menarik. Pasalnya, laptop bisnis kelas menengah menawarkan keseimbangan antara harga, fitur, dan performa. Namun, kompromi tentunya selalu ada dibanding seri flagship, dan di sinilah evaluasi kritis menjadi penting. Sebagai contoh, Asus mencoba mengisi celah segmen laptop bisnis menengah lewat Asus ExpertBook B3 B3404CVA . Laptop bisnis ini ditujukan untuk perusahaan yang membutuhkan perangkat kerja solid dengan fitur enterprise, tetapi tetap r...