Langsung ke konten utama

Intel Tigerlake Generasi ke-11, Gebrakan untuk Saingi AMD Ryzen?

Intel secara resmi memperkenalkan jajaran prosesor mobile terbaru mereka, yang dikenal dengan kode nama Tigerlake. Dengan prosesor mobile terbaru ini, mereka secara terbuka menantang AMD, karenakan Intel yakin bahwa produk terbaru mereka saat ini dapat menang melawan musuh bebuyutannya itu. Kenapa bisa begitu?

Seperti diketahui, prosesor tersebut hadir dengan dukungan Thunderbolt 4, WiFi 6, serta peningkatan besar dari performa dan daya tahan.

Kabarnya, Intel Tigerlake menggunakan core berbasis Willow Cove, yang merupakan arsitektur terbaru dari Intel. Meski demikian, arsitektur inti Willow Cove masih didasarkan pada pondasi yang sama dengan arsitektur Sunny Cove, yang digunakan pada prosesor Intel generasi sebelumnya.

Intel Tigerlake sendiri merupakan entri ke-11 dari keluarga Intel “Core i” mobile series. Fabrikasinya memang masih menggunakan teknologi 10 nanometer, belum 7 nanometer seperti milik AMD Ryzen 4000 series.

Meski demikian, teknologi yang disebut dengan "10nm SuperFin" tersebut diklaim memiliki performa yang lebih baik dibanding generasi sebelumnya (generasi ke-10/Ice Lake), khususnya di mode konsumsi daya rendah. 

Beberapa model prosesor Tiger Lake ini juga dibekali dengan kartu grafis (GPU) terintegrasi anyar yang disebut "Intel Iris Xe". Intel mengklaim, kartu grafis ini lebih bertenaga dibanding Intel UHD Graphics generasi sebelumnya lantaran memiliki 80 - 96 execution units (EUs) dan kecepatan mencapai 1,35GHz. 

Meski demikian, Intel Iris Xe hanya bisa ditemui di model Intel Core i5 dan i7 saja (UP3 dan UP4). Sedangkan model Intel Core i3, baik seri UP3 atau UP4, hanya akan kebagian GPU Intel UHD Graphics yang memiliki 48 EU.

Baca juga:

 

Intel mengumumkan deretan prosesor (CPU) Intel Core U-series (UP3) dan Y-series (UP4) terbaru yang dirancang untuk perangkat laptop. Mereka mengklaim bahwa seri ini merupakan prosesor terbaik untuk laptop yang hadir dengan bentuk tipis dan ringan.

Seperti diketahui, Intel juga menghadirkan beberapa varian dari prosesor generasi ke-11 ini yaitu prosesor Intel Core i3, i5, hingga i7 dengan menghadirkan Intel Core i7-1185G7 untuk versi tertingginya sementara varian terendahnya yaitu Core i3-1110G4.

Untuk Core i7-1185G7, prosesor tersebut hadir dengan grafis Intel Iris Xe dengan kecepatan 3.0GHz, kecepatan turbo single core 4,8GHz, dan all core  turbo sebesar 4,3GHz. Performa yang dihasilkan ini hanya membutuhkan daya sebesar 12 sampai 28W.

Ada pula dukungan display dengan resolusi mencapai 8K HDR, dengan opsi penggunaan empat buah layar beresolusi 4K HDR secara bersamaan. 

Deretan prosesor Intel Core generasi ke-11 ini diprediksi bakal meluncur di sekitar 150 perangkat komputer portabel bikinan para vendor ternama, seperti Acer, Asus, Dell, HP, Lenovo, MSI, Razer, Samsung, dan lain sebagainya, dalam waktu dekat.

Kemungkinan besar, produk-produk berbasis prosesor Intel mobile 11th gen akan mendarat di pasaran di kuartal keempat atau awal kuartal pertama 2021 mendatang. Menarik nih guys!

Postingan Populer

Adu Laptop Tipis Kelas Atas 2026. Harga Selangit, Tapi Adakah yang Benar-Benar Sempurna?

ASUS ExpertBook Ultra B9406, Apple MacBook Air M5, dan Lenovo ThinkPad X1 Carbon Gen 14 Aura Edition sama-sama mengklaim jadi laptop tipis kelas atas terbaik tahun ini. Setelah dicek satu per satu ke spesifikasi resmi dan sejumlah hasil pengujian independen, gambarannya ternyata tidak sesederhana tabel spesifikasi di atas kertas. Ya, tahun 2026 jadi momentum ramai bagi laptop tipis kelas premium. Intel akhirnya menuntaskan peluncuran Panther Lake ke segmen korporat, Apple menyegarkan MacBook Air dengan chip M5, dan Lenovo kembali memoles formula ThinkPad X1 Carbon lewat Aura Edition generasi ke-14. Ketiganya diklaim produsennya masing masing sebagai puncak rekayasa laptop tipis tahun ini. Ketiganya sama sama berbodi 13 sampai 14 inci dan berbobot di bawah 1,25kg, tetapi menyasar pembeli yang cukup berbeda. ASUS ExpertBook Ultra dan Lenovo ThinkPad X1 Carbon membidik pembeli korporat dan kalangan C-level, sementara Apple MacBook Air M5 lebih menyasar profesional kreatif dan pengguna lif...

Review Asus ExpertBook B3 B3404CVA. Laptop Kerja Fleksibel untuk Pendukung Bisnis

Industri laptop bisnis sedang mengalami pergeseran yang cukup signifikan. Jika dulu perusahaan hanya mencari perangkat yang “cukup bisa dipakai”, kini standar berubah menjadi efisiensi, keamanan, dan daya tahan jangka panjang. Tekanan untuk bekerja hybrid, meningkatnya ancaman siber, serta kebutuhan multitasking membuat laptop bisnis harus lebih dari sekadar alat kerja. Ia harus menjadi fondasi produktivitas. Di sisi lain, tidak semua perusahaan siap mengalokasikan budget untuk perangkat flagship. Di sinilah segmen laptop bisnis menengah menjadi menarik. Pasalnya, laptop bisnis kelas menengah menawarkan keseimbangan antara harga, fitur, dan performa. Namun, kompromi tentunya selalu ada dibanding seri flagship, dan di sinilah evaluasi kritis menjadi penting. Sebagai contoh, Asus mencoba mengisi celah segmen laptop bisnis menengah lewat Asus ExpertBook B3 B3404CVA . Laptop bisnis ini ditujukan untuk perusahaan yang membutuhkan perangkat kerja solid dengan fitur enterprise, tetapi tetap r...

Kabar Gembira. Hape untuk AI 100B Parameter Hadir di 2028

CEO Qualcomm Cristiano Amon memperkirakan smartphone pada 2028 akan mampu menjalankan large language model (LLM) dengan 100 miliar parameter secara berkelanjutan. Dalam wawancara dengan Fireside Alpha, Amon juga mengungkapkan bahwa sejumlah perusahaan AI sedang mengembangkan smartphone dengan kemampuan tersebut. Namun, ia tidak menyebutkan nama perusahaan maupun mengungkap peta jalan teknis untuk mewujudkannya. Tantangan terbesarnya adalah kapasitas memori. Di tengah kenaikan harga dan keterbatasan pasokan DRAM, sejumlah produsen smartphone justru menahan pengembangan model dengan RAM lebih besar. Padahal, menjalankan LLM 100 miliar parameter membutuhkan kapasitas memori jauh melampaui konfigurasi smartphone saat ini. Sebagai gambaran, model 100B dengan kuantisasi 4-bit membutuhkan sekitar 50GB memori hanya untuk bobot model, belum termasuk sistem operasi, aplikasi, dan KV cache untuk konteks percakapan. Bahkan, kuantisasi 2-bit masih memerlukan sekitar 25GB untuk bobot model saja. Keb...

Download Windows 10 ISO versi Lite Alias Ringan

Anda kesal karena laptop atau PC desktop Anda lemot padahal punya spek yang tidak jelek? Jangan dulu membuang laptop atau upgrade komponen PC desktop tersebut. Siapa tau yang membuatnya berat adalah sistem operasi Windows 10-nya yang kegemukan. Selain format dan install ulang, ada cara lain yang lebih efektif dalam membuat komputer kita bekerja seperti layaknya baru beli. Caranya adalah download Windows 10 ISO versi ringan. Lho, apa bedanya? Kalau kita memilih untuk download Windows 10 ISO versi ringan dan instalasikan di PC kita, maka fitur-fitur, fungsi atau aplikasi yang jarang digunakan, sudah ditiadakan. Selain lebih hemat ruang di harddisk, dibuangnya fitur-fitur yang tidak berguna tersebut akan membuat PC atau laptop spek rendah pun bisa menjalankan Windows 10 dengan lancar. Download Windows 10 Terbaru October 2020 Update Lalu, apa saja yang ada di Windows 10 versi Lite alias versi Ringan tersebut? Nah ini dia: Windows 10 SuperLite Compact (Gaming Edition) x64 – ...

RTX 5090 Stop Diproduksi, Gamer Cukup dengan RTX 5080 24GB

Nvidia dikabarkan berencana menghentikan produksi GeForce RTX 5090 dan mengalihkan pasokan chip grafis GB202 ke lini kartu grafis profesional RTX PRO. Sebagai alternatif bagi gamer yang membutuhkan kapasitas memori besar, perusahaan tersebut disebut sedang menyiapkan GeForce RTX 5080 dengan VRAM 24GB. Namun, kedua kabar ini belum dikonfirmasi secara resmi oleh Nvidia. RTX 5090 diluncurkan pada Januari 2025 dan menggunakan GPU Blackwell GB202 dengan VRAM GDDR7 32GB. Chip yang sama juga digunakan pada sejumlah kartu grafis profesional, termasuk RTX PRO 6000 berkapasitas memori 96GB. Menurut laporan yang beredar, meningkatnya permintaan akselerator AI serta mahalnya DRAM dapat mendorong Nvidia memprioritaskan produk profesional yang menawarkan nilai bisnis lebih tinggi. Tekanan harga juga terlihat di pasar konsumen. Laporan sumber menyebut RTX 5090 telah dijual dengan harga di atas US$6.000, jauh melampaui posisi harga yang lazim untuk kartu grafis gaming. Sementara itu, harga kartu RTX P...