5 Cara Atasi Cemas Saat Menerima Informasi Buruk dari Internet

Dunia sudah memiliki teknologi yang canggih dalam hal persebaran informasi. Terkadang berita yang sangat hangat 30 menit lalu sudah dapat tersebar bahkan sampai dengan seluruh dunia dan beberapa adalah berita yang buruk. 



Berita buruk terkadang mengubah mood serta emosi Anda. Terkadang ketika mood sedang jatuh membaca tentang keluarga penguin yang lucu di kebun binatang atau sekedar melihat review beberapa gadget terbaru yang dikeluarkan dapat membuat mood Anda membaik.


Akhir-akhir ini lingkungan informasi di sekitar kita menjadi sangat toxic karena kejadian baru-baru ini seperti pandemic ataupun kerusuhan. Kita harus benar-benar menggali lebih dalam untuk menemukan berita yang tidak akan membuat kita sedih dan kecewa. 

Melepaskan diri dari informasi yang mengganggu Anda sudah lama menjadi keterampilan yang kita semua kembangkan untuk tetap waras. Nah untuk itu mari kita bedah beberapa langkah yang bisa kita ambil untuk mulai mengurangi informasi negative disekitar kita




1. Jangan membaca pembaruan saat Anda merasa cemas.
Membaca berita adalah sesuatu yang mirip dengan lubang kelinci. Semakin banyak kita membaca, semakin kita cemas dan semakin kita ingin terus membaca. Tentunya, ini tidak membantu ketika Anda terserang perasaan lelah dan tertekan. Pada titik tertentu, siklus ini perlu diputus.

Solusinya: Pilihlah untuk membaca buku yang bagus, bermeditasi atau hanya melakukan latihan pernapasan yang akan membantu Anda tenang. Lakukan segala sesuatu yang akan membantu Anda mengalihkan pikiran dari berita buruk dan informasi toxic. Cobalah menjadikannya kebiasaan, sehingga di masa depan Anda dapat melakukannya dengan mudah.

2. Temukan topik lain ketika berdiskusi
Berita adalah salah satu hal favorit umat manusia untuk dibahas. Lagipula, apa lagi yang harus kita bicarakan selain perkembangan terbaru dunia? Tetapi ketika kita jenuh dan penat ubahlah topik pembicaraan menjadi suatu topic yang menyenangkan.

Solusi: Mulai buku atau klub film dengan teman dan kolega Anda. Mainkan permainan online, golf, Mad Libs on Zoom - apa pun untuk memperluas kumpulan topik Anda.




3. Berhenti sejenak dari media sosial.
Dari mana Anda mendapatkan berita? Banyak yang lebih suka mendapatkannya dari media social seperti Facebook dan Twitter yang menyebarkan berita dengan cara yang sangat singkat dan tepat , persis apa yang kita butuhkan. Tapi itu justru bahayanya, karena memungkinkan adanya informasi buruk yang didapatkan dalam satu kali swipe saja. 

Solusi: Dikatakan cukup sering hari ini, "Matikan media sosial Anda." Orang yang kurang aktif di media sosial lebih produktif dan umumnya merasa lebih baik tentang kehidupan mereka setelah mereka menonaktifkan akun mereka. Jika Anda tidak ingin berhenti sama sekali, setidaknya kurangi penggunaannya dan istirahat sejenak.

4. Terima situasinya.
Khawatir tentang hal-hal yang tidak dapat kita ubah adalah salah satu alasan paling umum untuk  mendapat serangan kelelahan dan kecemasan. Kita tidak bisa menerima situasi di sekitar kita dan, akibatnya, kita tidak bisa berhenti memikirkannya.

Solusi: Terima saja. Ya itu benar. Tidak ada gunanya mengkhawatirkan hal-hal yang tidak bisa Anda ubah. Menerima fakta dan merelakannya adalah satu-satunya hal yang dapat kita lakukan tanpa merusak kesehatan mental kita.

Baca Juga :




5. Temukan keseimbangan.
Tidak mungkin untuk hidup tanpa mengetahui apa yang sedang terjadi di dunia atau setidaknya di negara kita sendiri dan mayoritas informasi yang akan Anda dapatkan adalah informasi yang buruk. Seperti kenaikan harga cabai, kenaikan inflasi rupiah dan lainnya.

Solusi: Temukan keseimbangan antara yang baik dan yang buruk. Ikhlaslah bahwa semua berita adalah bagian dari hidup kita, tetapi pada saat yang sama, jangan biarkan hanya satu dari mereka yang membanjiri pikiran Anda. Seimbangkan informasi toxic dengan berita baik. Ini akan membantu Anda untuk tidak lepas kendali dan jatuh ke dalam kecemasan.

Ya benar, kita akan selalu menemukan berita yang mengecewakan. Bahkan beberapa diantaranya akan sangat mengganggu bagi sebagian orang. Yang bisa kita lakukan adalah menjaga diri kita sendiri, membatasi asupan informasi buruk dan toxic lalu membentuk cangkang keras yang akan melindungi kita dari hal-hal negatif yang kita lihat di berita.

Tidak ada komentar