Langsung ke konten utama

Oppo A92 Hadir dengan Spesifkasi Kamera 48MP

Oppo Indonesia baru saja meresmikan kehadiran smartphone seri terbarunya yakni seri A92. Model terbaru ini membawa beberapa fitur kekinian yang tidak didapat pada seri Oppo A91, yang merupakan generasi sebelumnya.

Meski akan sangat sulit untuk membedakan satu seri dengan seri lainnya jika hanya mengandalkan tampilan desain saja, tetapi seri yang satu ini membawa wajah baru nan segar.


Pertama, desain notch waterdrop untuk menempatkan kamera selfie kali ini tidak lagi diusungnya. Selain itu, Oppo A92 menggunakan lubang pada layar barunya itu yang disebut Neo Display. Meski melubangi layar, bezel kameranya dirancang tipis untuk memberikan pengalaman menikmati layar yang tak kalah menarik daripada layar berukuran 6,5 inci.

Uniknya, jika aplikasi kamera depan telah diaktifkan, maka akan ada tampilan berupa animasi yang mengitari kamera selfie-nya.

Dari sisi desain, Oppo A92 tampaknya masih mengoptimalkan kelengkungan pada bodi smartphone untuk mendapatkan bentuk yang ergonomis agar nyaman digenggam.



Selain itu, Oppo juga mengenalkan tampilan baru pada back cover A92. Sekilas jika dilirik, back cover Oppo A92 dapat memberikan tampilan yang indah pada saat terpapar cahaya dari berbagai sudut. Untuk varian dari ini berwarna putih dengan gradasi kebiruan atau Shining White. Tetapi Oppo memiliki satu warna lagi yakni Black yang tak kalah menawan.

Baca Juga:



Dibanding sebelumnya, terdapat sedikit perubahan pada material seri barunya. Dan juga pada desain kameranya. Jumlahnya memang masih empat buah, namun desain dan susunannya berbeda. Jika A91 susunan kamera utamanya diletakkan sebaris, A92 membawa desain kamera yang disusun menyerupai huruf L dan disematkan pada housing yang sama dengan LED flashnya.


Inovasi dari kamera pada Oppo A92 ini juga akan didukung kemampuan AI untuk menghasilkan foto yang baik. Dan juga tombol menarik berupa desain tombol daya yang dirancang agak rata, tidak menonjol seperti seri Oppo lainnya.

Keempat kamera tersebut masing-masing beresolusi 48MP, 8MP (ultrawide), 2MP (depth sensor) dan 2MP (monokrom). Baterainya sendiri terbilang raksasa, yakni 5.000mAh dan sudah mendukung pengisian cepat 18 watt lewat port USB Type-C.

Dari sisi sistem operasi, Oppo A92 menjalankan OS Android 10 yang dilapisi dengan tampilan antarmuka ColorOS 7.1.


Alih-alih mengubah desain, Oppo juga menyematkan fitur pemindai sidik jari pada tombol daya tersebut. Posisinya juga diletakkan sesuai dengan posisi natural ibu jari ketika menggenggam smartphone. Salah satu cara untuk membuka Lock Screen.

Di Indonesia, smartphone dengan layar IPS LCD 6,5 inci resolusi FullHD+ 2.400 x 1.080p dengan RAM 8GB dan storage 128GB ini dipasarkan di harga Rp4,199,000. Harga yang cukup menarik mengingat prosesor yang digunakan pun cukup bertenaga, yakni Qualcomm Snapdragon 665.

Postingan Populer

Perbandingan Intel Iris Xe Graphics dengan Iris Xe Max

Laptop VGA onboard? Kesannya low end dan low performance ya? Tapi jangan salah. Konsep itu kini sudah tidak tepat. Ya, laptop dengan VGA onboard pun kini punya performa yang bukan kaleng-kaleng. Sebagai informasi, sejak Intel menghadirkan prosesor Core generasi ke-11 mereka, performa VGA onboard yang dimilikinya semakin meningkat pesat. Khususnya untuk seri Core i5 dan Core i7 yang diperkuat oleh Intel Xe Graphics. Di sisi lain, jangan anggap sepele juga. Menurut data Lembaga riset terkemuka GfK, per kuartal pertama 2021 lalu, pangsa pasar VGA di Indonesia dikuasai Intel onboard secara signifikan yakni 54 persen lebih. Barulah setelah itu dikuasai oleh AMD onboard serta juga AMD Radeon discrete dengan 25 persen. Nvidia sendiri hanya punya pasar sebesar 16 persen sekian. Jadi, terlihat kan betapa signifikan peranan VGA onboard dalam kehidupan komputasi masa kini? Intel Iris Xe Max Graphics Nah, kali ini kita akan bahas performa VGA “onboard” lebih baru lagi dari Intel yakni Intel ...

Review Asus Chromebook 14 CM1405. Efisien untuk Produktivitas Modern

Pasar laptop Chromebook diam-diam terus berkembang. Segmen ini hadir sebagai alternatif serius bagi laptop Windows, terutama di segmen pendidikan, UMKM, dan perusahaan yang mengedepankan efisiensi, keamanan, serta kemudahan manajemen perangkat.  Dengan sistem operasi ChromeOS yang berbasis cloud, Chromebook menawarkan pengalaman komputasi yang ringan, cepat, dan minim perawatan. Berbeda dari ekosistem Windows yang lebih kompleks dan menuntut spesifikasi yang relatif jauh lebih tinggi. Dalam beberapa tahun terakhir, adopsi Chromebook juga meningkat di lingkungan enterprise dan institusi pendidikan. Semua didorong oleh kebutuhan kerja hybrid, kolaborasi berbasis web, serta keamanan data yang terintegrasi langsung di level sistem.  Sebagai gambaran, ChromeOS dikenal memiliki booting cepat, update otomatis, serta proteksi bawaan terhadap malware. Kemampuan ini menjadikannya solusi praktis untuk pengguna yang aktivitasnya terfokus pada browser, aplikasi Android, dan layanan Google ...

Review Lenovo ThinkPad E14 Gen 7. Laptop Bisnis di Era Efisiensi dan Mobilitas

Industri laptop bisnis tengah mengalami pergeseran signifikan. Jika sebelumnya performa dan skalabilitas menjadi tolok ukur utama, kini efisiensi daya, mobilitas, keamanan, dan keberlanjutan justru menjadi faktor penentu. Perusahaan semakin menuntut perangkat yang ringkas, tahan lama, mudah dikelola, namun tetap cukup bertenaga untuk produktivitas. Tren kerja hybrid juga turut mengubah prioritas desain laptop bisnis. Bobot ringan, daya tahan baterai memadai, konektivitas lengkap, serta fitur keamanan berlapis kini menjadi standar baru. Produsen pun berlomba menghadirkan perangkat yang tidak sekadar kuat di atas kertas, tetapi relevan dengan kebutuhan kerja modern. Lenovo melalui lini ThinkPad E-Series mencoba menjawab tantangan tersebut. Buktinya, ThinkPad E14 Gen 7   hadir sebagai opsi entry-level hingga menengah untuk profesional dan pelaku bisnis yang membutuhkan laptop tangguh, fleksibel, dan ekonomis tanpa meninggalkan DNA ThinkPad yang legendaris. Desain Lenovo ThinkPad E14 G...

Ikut Australia, Perancis Larang Ponsel di Sekolah

Mengikuti langkah Australia, Prancis bergerak tegas membatasi akses anak terhadap teknologi digital. Majelis Nasional Prancis resmi menyetujui rancangan undang-undang yang melarang anak di bawah usia 15 tahun mengakses media sosial, sekaligus memberlakukan larangan total penggunaan ponsel di sekolah menengah atas.  RUU tersebut kini menunggu pembahasan di Senat sebelum ditandatangani menjadi undang-undang oleh Presiden Emmanuel Macron. Rancangan ini disahkan lewat pemungutan suara 130 banding 21, sebuah konsensus langka di tengah parlemen Prancis yang biasanya terpolarisasi. Mayoritas anggota parlemen lintas partai sepakat bahwa pembatasan ini diperlukan untuk melindungi anak dari perundungan siber, kecanduan digital, serta paparan konten yang tidak sesuai usia. Presiden Macron, yang secara aktif mendorong regulasi ini, menyebut keputusan tersebut sebagai “langkah besar” demi kesehatan mental dan keselamatan anak-anak Prancis. Dalam pernyataannya di televisi nasional, Macron menega...

Apa Beda QLED dan OLED? Mana yang Lebih Bagus di Antaranya?

Saat memilih TV baru, konsumen kerap dihadapkan pada istilah teknis seperti HDR, refresh rate 120Hz, hingga HDMI generasi terbaru. Namun, dua istilah yang paling sering membingungkan adalah QLED dan OLED.  Keduanya sering diposisikan sebagai teknologi layar kelas atas, padahal secara fundamental, QLED dan OLED bekerja dengan cara yang sangat berbeda. OLED adalah singkatan dari organic light-emitting diode. Teknologi ini bersifat emissive, artinya setiap piksel dapat memancarkan cahaya sendiri tanpa memerlukan lampu latar. Karena itu, OLED mampu mematikan piksel sepenuhnya saat menampilkan warna hitam, menghasilkan kontras nyaris tak terbatas dan tingkat hitam yang sangat pekat. Inilah alasan utama mengapa TV OLED seperti LG OLED C3, LG G3, atau Samsung S95C QD-OLED sering dianggap memiliki kualitas gambar terbaik di kelasnya. Sebaliknya, QLED merupakan pengembangan dari TV LCD LED konvensional. QLED adalah singkatan dari quantum dot LED, di mana lapisan quantum dot digunakan untuk ...