Langsung ke konten utama

Hp Oppo Murah 5G Diperkenalkan sebagai Oppo A92s

Akhirnya Oppo memperkenalkan smartphone mainstream mereka yang sudah mendukung teknologi 5G. Meski baru diungkapkan di negeri asalnya yakni Tiongkok, namun smartphone yang baru ini tampak sangat menjanjikan.

Pasalnya, Oppo A92s hadir dengan 6 kamera yang dibawa serta kemampuan fast charging VOOC Flash Charge 4.0. Ini adalah salah satu line-up andalan seri A yang dilengkapi dengan segudang fitur serta teknologi unggulan pada kelas mid-range.


Salah satu sorotan utama yang dimiliki oleh smartphone ini adalah dukungan layar dengan refresh rate tinggi hingga 120Hz. Ditambah lagi dengan konektivitas yang dibawanya. Bukan hanya itu, smartphone ini juga disebut-sebut sebagai lini A-series pertama dengan konektivitas 5G.

Oppo A92s juga mempunyai layar dengan ukuran 6,57 inci. Layar ini mengusung tipe IPS AMOLED capacitive touchscreen. Sehingga layar yang dimiliki responsif dan gerakan animasinya akan lebih mulus. Serta memiliki perlindungan berupa Corning Gorilla Glass 5.


Kekuatan AMOLED yang dibawanya membuat perangkat ini dapat menampilkan warna yang tajam serta akurasi yang lebih baik. Resolusi layarnya 1080 x 2400 pixels. Dengan demikian, perangkat ini sudah sangat mumpuni untuk kebutuhan gaming hingga hiburan yang lainya.

Bodi Hape Oppo A92s yang cukup ringkas bezel yang ada pada bagian layarnya juga tipis. Pada sisi perangkat ini, ada dua tombol fisik yang kemungkinan merupakan tombol power dan juga tombol volume.

Sementara itu, pada bagian fiturnya, perangkat ini hadir dengan berbagai fitur menarik seperti port USB 3.1 atau Type-C, Bluetooth 5.0, dan Wi-Fi 802.11 b/g/n. Dan uniknya dari Oppo A92s ini adalah tersedianya sensor sidik jari yang berada di luar layar. Sensor biometrik ini letaknya berada di sisi kanan perangkat.


Baca Juga:

Seperti yang disebutkan di awal tadi, HP Oppo A92s ini dibekali dengan 6 buah kamera. Sebanyak 4 kamera berada di bagian belakang serta 2 kamera lain berada di bagian depan layar. Smartphone ini telah mengandalkan modul render quad kamera.



Masing-masing lensa mempunyai sensor kamera sebesar 48MP pada bagian lensa utama. Ditambah dengan 8MP pada lensa ultra-wide. Didukung pula dengan dual kamera 2 MP pada lensa macro dan juga depth. Lensa kamera belakang Oppo A92s ini mempunyai desain yang unik.

Beralih ke bagian depan, kamera yang dimiliki oleh Oppo A92s ini masing masing beresolusi 16MP dan 2MP. Hal ini membuat perangkat ini sangat baik untuk bisa mengambil foto selfie. Posisi kamera depan ini berada di pojok kiri atas layar dengan susunan horizontal.



Performa dari dapur pacunya mengandalkan chipset MediaTek Dimensity 800 5G. Seperti namanya, chipset ini telah mendukung konektivitas berupa jaringan 5G. Ditambah dengan perpaduan GPU Mali-G72 MP3. Dukungan memori besar 8GB RAM dan juga 12GB memori internal. RAM yang luas membuat smartphone ini dapat bereaksi dengan lancar.

Sistem operasi yang dimiliki Oppo A92s ini adalah OS Android 10.0 yang terbaru. Ia dilengkapi juga dengan privasi yang canggih dalam versi Android pendahulunya. Bagian antarmuka HP Oppo A92s ini menggunakan ColorOS 7 yang ideal dengan ponsel yang berbasis Android 10.0.

Kinerja OS7 ini lebih kuat dan efisien untuk memenuhi kebutuhan para penggunanya. Seperti tersedianya fitur dark mode sehingga perangkatnya irit dari daya baterai dan memiliki layar sentuh yang responsif.


Untuk daya tahan, kapasitas penyimpanan daya yang dimiliki Oppo A92s sebesar 4000 mAh. Diperkuat dengan Fast charging 30W. Termasuk VOOC Flash Charge 4.0 yang bisa mengisi baterai HP Oppo A92s 50% hanya dalam waktu 20 menit saja.

Oppo A92s tersedia dalam varian warna hitam dan ungu. Ponsel tersebut dipasarkan di harga 2.199 yuan (sekitar Rp 4,8 juta) untuk varian 6GB/128 GB dan 2.499 yuan (sekitar Rp 5,4 juta) untuk model 8GB/128 GB. Ponsel kelas menengah terbaru dari Oppo ini akan tersedia di pasaran China mulai tanggal 29 April mendatang.

Sampai saat ini, belum ada informasi apakan smartphone ini akan tersedia di pasaran Indonesia atau tidak.

Postingan Populer

Review Asus ExpertBook P1403CVA. Laptop Bisnis Terjangkau untuk Jangka Panjang

Dalam beberapa bulan terakhir, industri laptop menghadapi tantangan besar akibat kenaikan harga komponen, terutama RAM dan SSD. Permintaan global terhadap memori dan penyimpanan meningkat seiring transformasi digital, cloud computing, serta tren kerja hybrid.  Situasi tersebut diperparah oleh ketidakstabilan rantai pasok, sehingga harga komponen menjadi fluktuatif. Dampaknya, banyak produsen laptop harus melakukan penyesuaian konfigurasi, bahkan di segmen premium sekalipun. Menariknya, kondisi tersebut justru mempercepat pertumbuhan pasar laptop bisnis. Banyak perusahaan dan profesional mulai beralih dari laptop consumer ke perangkat profesional yang dirancang lebih tahan lama.  Fokus tidak lagi pada spesifikasi tinggi di awal, melainkan efisiensi investasi dalam jangka panjang. Laptop bisnis menawarkan daya tahan, keamanan, serta fleksibilitas upgrade yang menjadi semakin penting. Kenaikan harga RAM dan SSD juga membuat konsep modular menjadi nilai utama. Laptop bisnis sepert...

Hp Oppo Murah Ini Cuma 1 Jutaan

Oppo belum lama ini menggelar smartphone terbarunya ke pasaran Indonesia. Spesifikasinya mengagumkan, apalagi fitur kameranya. Ya, Oppo Reno 10x Zoom menawarkan kemampuan fotografi yang mumpuni, sekaligus performa perangkat yang hebat. Meski demikian, ada harga ada rupa. Smartphone tersebut dipasarkan dengan harga yang tidak murah, yakni Rp12,999 juta untuk versi dengan RAM 8GB dan storage 256GB. Mahal? Tentu saja tidak, jika melihat spesifikasi yang disediakan di dalamnya. Sayangnya, tidak semua pengguna mampu membeli smartphone Oppo dengan harga yang tergolong fantastis tersebut. Cukup banyak di antara kita yang ingin membeli hp Oppo murah yang harganya kalau bisa di bawah Rp1 juta. Kalau tidak ada pun, kalau bisa harganya masih Rp1 jutaan. Alias di bawah Rp2 juta. Nah, kalau sudah begitu, apa pilihan yang bisa kita dapatkan? Berikut ini pilihannya: Harga HP Oppo Murah di 2019: Untuk smartphone alias hp Oppo murah di harga 1 jutaan, dipastikan Anda sudah mendapatkan pe...

Valve Rilis SteamOS 3.8 Preview, Siap Dukung Handheld Baru dan Steam Machine Modern

Valve mulai memperluas ambisinya di ranah gaming hardware lewat perilisan preview SteamOS 3.8, yang tak hanya berfokus pada peningkatan performa handheld, tetapi juga memberi sinyal kuat arah ekosistem Steam ke depan. Dalam pembaruan ini, Valve menghadirkan dukungan awal untuk perangkat generasi berikutnya di luar Steam Deck. Langkah ini mengindikasikan bahwa Valve tengah menyiapkan fondasi bagi ekspansi hardware yang lebih luas, termasuk kemungkinan kebangkitan lini Steam Machine, konsep lama yang kini berpotensi hadir kembali dengan spesifikasi modern. Dari sisi performa, SteamOS 3.8 membawa sejumlah peningkatan signifikan. Valve mengklaim berhasil menekan latency input controller, sebuah faktor krusial dalam pengalaman gaming handheld. Selain itu, kompatibilitas dengan perangkat handheld pihak ketiga juga diperluas, membuka peluang bagi lebih banyak vendor untuk mengadopsi SteamOS sebagai platform utama. Update ini juga mencakup driver grafis terbaru yang menjanjikan peningkatan sta...

Harga CPU Intel Terancam Naik 10%, Dampak AI Inference Mulai Tekan Pasar PC

Kenaikan harga CPU tampaknya tinggal menunggu waktu. Intel dilaporkan bersiap menaikkan harga prosesor konsumen hingga sekitar 10 persen, didorong oleh lonjakan permintaan dari sektor AI, khususnya inference, yang mulai “menyedot” kapasitas produksi. Perubahan lanskap ini cukup signifikan. Jika sebelumnya GPU menjadi pusat perhatian dalam boom AI, kini workload inference justru lebih banyak bergantung pada CPU. Akibatnya, produsen x86 seperti Intel mulai kewalahan memenuhi permintaan, terutama dari hyperscaler dan data center yang siap membeli dalam volume besar. Dampaknya? Konsumen PC berpotensi jadi korban berikutnya. Intel sendiri sudah memberi sinyal bahwa untuk menjaga pasokan ke segmen enterprise, sebagian kapasitas harus “diambil” dari lini produk konsumen. Ini bukan sekadar penyesuaian kecil, melainkan realokasi prioritas industri. Masalahnya, timing-nya buruk. Pasar PC saat ini sudah tertekan oleh kenaikan harga komponen lain seperti DRAM dan GPU. Jika CPU ikut naik, maka teka...

Qualcomm Siapkan 6G. Tapi Bukan untuk Manusia

Qualcomm mulai memposisikan 6G bukan sekadar evolusi jaringan, melainkan fondasi bagi era baru berbasis AI yang mereka sebut “agent economy”. Dalam ajang Mobile World Congress, CEO Cristiano Amon menyatakan bahwa masa depan perangkat akan bergantung pada komunikasi antar AI. Bukan lagi sekadar interaksi manusia. Menurut Qualcomm, 6G akan memungkinkan berbagai perangkat, mulai dari smartphone hingga kacamata pintar, untuk saling “berbicara” melalui agen AI yang bekerja di latar belakang. CFO sekaligus COO Akash Palkhiwala bahkan menyebut jaringan generasi berikutnya ini sebagai “AI-native wireless network” pertama, di mana trafik utama bukan lagi video atau media sosial, melainkan komunikasi antar agen digital. Perubahan ini diklaim akan menggeser paradigma dari “app economy” ke “agent economy”, di mana satu asisten AI menangani berbagai kebutuhan pengguna. Mulai dari memesan tiket hingga transportasi, tanpa perlu berpindah aplikasi. Namun narasi ini juga menimbulkan pertanyaan kritis. ...