Langsung ke konten utama

Adu Oppo A7 vs Samsung Galaxy M20 Segera Terlaksana!

Luar biasa memang persaingan di segmen smartphone mainstream. Demi mengganjal Redmi Note 7, Samsung sampai menghadirkan lini produk baru yakni Galaxy M dengan produk perdananya Galaxy M20 ke pasaran Indonesia. Tak ingin Samsung menggebuki Xiaomi sendirian, Oppo, sesama produsen smartphone asal negeri Tiongkok pun ikut campur.

Produsen yang terkenal dengan smartphone kamera selfie ini akan menghadirkan varian terbaru dari seri mid-end mereka yakni seri A, tepatnya A7. Smartphone yang satu ini hadir dengan RAM 3GB dan digadang-gadang, harganya akan menyaingi Samsung Galaxy M20. Dengan demikian, adu Oppo A7 vs Samsung Galaxy M20 pun dipastikan akan segera terlaksana.


Oppo Indonesia menyebutkan, pihaknya menghadirkan varian baru Oppo A7 dengan RAM 3GB agar konsumen dapat merasakan pengalaman teknologi kecerdasan buatan yang ada pada perangkat ini dengan harga lebih terjangkau. Fitur dual AI Camera, AI Album, Smart Sidebar dan Game Space kini bisa dinikmati lebih banyak kalangan.
Dari sisi desain, smartphone ini tidak ada perubahan dibandingkan dengan smartphone seri A yang sudah lebih dulu hadir di pasaran Indonesia. Menawarkan layar berukuran 6,2 inch dengan resolusi HD+. Terdapat notch tetesan air di bagian atasnya.

Baca juga:

Baterai yang dipunyai ponsel ini pun cukup besar. Daya tampungnya mencapai 4.230 mAh. Berkat fitur AI Baterai Management yang disediakan, teknologi tersebut membuat daya tahan baterai ini diklaim bisa bertahan hingga lebih dari satu hari.

Dari sisi dapur pacu, Oppo memperkuat smartphone tersebut dengan prosesor Qualcomm Snapdragon 450 serta RAM sebesar 3GB. Ada ruang penyimpanan internal yang cukup lega di dalamnya, yakni sebesar 64GB.

Untuk memotret, pada bagian belakang smartphone tersedia setup kamera ganda. Ukuran masing-masing kamera adalah 13MP dan 2MP untuk depth effect. Seperti biasa, smartphone Oppo ditujukan untuk selfie, dan di sana, tersedia kamera depan yang resolusinya lebih tinggi dari kamera belakang, yakni 16MP.


Dengan spesifikasi tersebut, Oppo melepas A7 versi RAM 3GB seharga Rp2,699 juta. Harga tersebut setara banderol Galaxy M20 saat flash sale di Indonesia. Jika Anda tertarik untuk memiliki Oppo A7 RAM 3GB tersebut, Anda bisa membelinya di Akulaku.com.

Postingan Populer

Download Windows 10 ISO versi Lite Alias Ringan

Anda kesal karena laptop atau PC desktop Anda lemot padahal punya spek yang tidak jelek? Jangan dulu membuang laptop atau upgrade komponen PC desktop tersebut. Siapa tau yang membuatnya berat adalah sistem operasi Windows 10-nya yang kegemukan. Selain format dan install ulang, ada cara lain yang lebih efektif dalam membuat komputer kita bekerja seperti layaknya baru beli. Caranya adalah download Windows 10 ISO versi ringan. Lho, apa bedanya? Kalau kita memilih untuk download Windows 10 ISO versi ringan dan instalasikan di PC kita, maka fitur-fitur, fungsi atau aplikasi yang jarang digunakan, sudah ditiadakan. Selain lebih hemat ruang di harddisk, dibuangnya fitur-fitur yang tidak berguna tersebut akan membuat PC atau laptop spek rendah pun bisa menjalankan Windows 10 dengan lancar. Download Windows 10 Terbaru October 2020 Update Lalu, apa saja yang ada di Windows 10 versi Lite alias versi Ringan tersebut? Nah ini dia: Windows 10 SuperLite Compact (Gaming Edition) x64 – ...

Apa Bedanya Googlebook dengan Chromebook? Ini Perbedaan Hardware, OS dan Fiturnya

Googlebook dan Chromebook sama-sama menyasar pengguna laptop yang membutuhkan perangkat ringan dan terintegrasi dengan layanan Google. Namun, keduanya memiliki perbedaan mendasar, terutama pada sistem operasi, dukungan hardware, serta kemampuan kecerdasan buatan. Jika Chromebook dibangun di atas ChromeOS, Googlebook hadir dengan Googlebook OS yang dirancang dengan integrasi Gemini lebih dalam. Hardware Lebih Beragam Chromebook umumnya menggunakan prosesor kelas hemat daya seperti Intel Celeron, Pentium, Core, AMD Ryzen, MediaTek, hingga Snapdragon. Spesifikasinya sangat beragam dan banyak model berada di kelas entry-level hingga menengah. Googlebook memiliki pendekatan yang lebih dekat dengan laptop modern. Lini yang diperkenalkan Google menggunakan Intel Core Ultra Series 3, Qualcomm Snapdragon X Elite, dan SoC MediaTek. Konfigurasinya juga relatif tinggi, misalnya Acer Googlebook 14 menawarkan Core Ultra 5, RAM 16 GB, SSD 512 GB, serta layar OLED 2,8K. Artinya, Googlebook tampaknya d...

AMD Pangkas Beban Ray Tracing hingga 47 Kali dengan Tetrahedral Cage

AMD memperkenalkan teknik ray tracing yang diklaim mampu memangkas kebutuhan memori dan waktu pembaruan Bounding Volume Hierarchy (BVH) saat menangani geometri animasi dalam jumlah sangat besar. Teknik ini didemonstrasikan AMD Fellow Holger Gruen menggunakan adegan berisi sekitar 25.000 tanaman yang dianimasikan secara independen. Pada tingkat detail maksimum, vegetasi tersebut mencapai sekitar 2,8 miliar segitiga. Setelah proses level-of-detail, sistem masih harus melakukan ray tracing terhadap sekitar 500 juta segitiga animasi setiap frame. AMD menyebut demonstrasi tersebut mampu berjalan di atas 60 FPS pada 1080p menggunakan Radeon RX 9070 XT. Kunci teknik tersebut adalah tetrahedral cage, yakni struktur sederhana yang membungkus geometri kompleks. Pada ray tracing konvensional, objek yang bergerak harus mempertahankan dan memperbarui BVH masing-masing. Ketika jumlah objek dan segitiga meningkat, proses tersebut membutuhkan memori serta waktu komputasi yang besar. AMD justru membuat...

Asus ExpertBook P3 G1. Laptop Bisnis Intel Core Ultra, Harga Mulai Rp14 Jutaan

Asus ExpertBook P3 G1 (P3406CCAP) merupakan laptop bisnis terbaru Asus yang dirancang untuk profesional, pekerja hybrid, tenaga pendidik, dan perusahaan yang membutuhkan laptop kerja dengan performa, keamanan, serta daya tahan untuk penggunaan sehari-hari. Laptop bisnis Asus ini menawarkan prosesor hingga Intel Core Ultra 7 255H, RAM DDR5 hingga 64GB, dual SSD PCIe 4.0 hingga 2TB, serta bobot mulai 1,43 kg. Dengan kombinasi tersebut, Asus ExpertBook P3 G1 menyasar pengguna yang membutuhkan perangkat produktivitas dengan kemampuan upgrade dan fitur keamanan bisnis, tetapi tetap memperhatikan mobilitas serta efisiensi investasi. Spesifikasi Asus ExpertBook P3 G1 Asus ExpertBook P3 G1 tersedia dengan pilihan prosesor Intel Core Ultra 5 225H dan hingga Intel Core Ultra 7 255H. Kedua prosesor tersebut memiliki Intel AI Boost NPU hingga 13 TOPS untuk mendukung sejumlah aktivitas berbasis AI. Untuk multitasking, laptop ini mendukung RAM DDR5 hingga 64GB melalui dua slot SO-DIMM. Penyimpananny...

Review Asus ExpertBook B3 B3404CVA. Laptop Kerja Fleksibel untuk Pendukung Bisnis

Industri laptop bisnis sedang mengalami pergeseran yang cukup signifikan. Jika dulu perusahaan hanya mencari perangkat yang “cukup bisa dipakai”, kini standar berubah menjadi efisiensi, keamanan, dan daya tahan jangka panjang. Tekanan untuk bekerja hybrid, meningkatnya ancaman siber, serta kebutuhan multitasking membuat laptop bisnis harus lebih dari sekadar alat kerja. Ia harus menjadi fondasi produktivitas. Di sisi lain, tidak semua perusahaan siap mengalokasikan budget untuk perangkat flagship. Di sinilah segmen laptop bisnis menengah menjadi menarik. Pasalnya, laptop bisnis kelas menengah menawarkan keseimbangan antara harga, fitur, dan performa. Namun, kompromi tentunya selalu ada dibanding seri flagship, dan di sinilah evaluasi kritis menjadi penting. Sebagai contoh, Asus mencoba mengisi celah segmen laptop bisnis menengah lewat Asus ExpertBook B3 B3404CVA . Laptop bisnis ini ditujukan untuk perusahaan yang membutuhkan perangkat kerja solid dengan fitur enterprise, tetapi tetap r...