Langsung ke konten utama

Mito W1, Spesifikasi Oke di Harga 1 Jutaan

Ada angin segar dari salah satu produsen smartphone lokal. Setelah bertubi-tubi habis dikeroyok oleh produsen global, khususnya produsen asal China, ternyata masih ada nafas yang dihembuskan. Ya, produsen smartphone lokal belum mati total.

Adalah Mito, salah satu produsen lokal yang masih tersisa dan baru saja merilis smartphone terbarunya. Dengan Mito W1, mereka menawarkan sebuah smartphone dengan harga Rp1 jutaan, tetapi punya fitur kekinian. Apa saja?

Pada smartphone ini, ada beberapa hal yang ditonjolkan. Pertama tentunya adalah desain stylish dengan waterdrop display, dual camera, dan kapasitas memori besar RAM 4GB. Dengan desain stylish dan waterdrop yang kekinian, tentunya Mito W1 tampak memukau di kelasnya.


Layar smartphone dengan notch kecil itu sendiri berukuran 5,71 inci, memiliki resolusi HD+ 1520x720 pixel, dan dengan panel IPS yang sanggup mereproduksi warna yang natural sekaligus akurat dengan viewing angle yang luas. Bermain game, melihat foto-foto di Instagram dan menonton video streaming di YouTube pun menjadi sangat menyenangkan.

Performa Lancar
Dari sisi performa, Mito mengklaim Performanya pun diklaim mulus untuk menjalankan berbagai aplikasi dan game kekinian. Dapur pacunya sudah diperkuat dengan prosesor octa core berkecepatan hingga 1,6GHz. Smartphone ini pun sudah menjalankan sistem operasi terbaru Android 9 Pie.

Baca juga:

Menurut pihak Mito, RAM berkapasitas besar sangat penting karena saat ini banyak aplikasi untuk berbagai kebutuhan. Mulai dari media sosial, transportasi online, video streaming, dompet digital Office, dan sebagainya. Dengan prosesor octa core dan RAM 4GB, Mito menyatakan bahwa seri W1 dijamin punya performa yang lancar untuk menjalankan berbagai aplikasi untuk mendukung aktivitas pengguna.

Dari sisi penyimpanan, untuk menyimpan berbagai koleksi foto, video, dokumen dan lainnya, tersedia internal storage sebesar 32GB. Jika masih kurang, bisa menambahkan dengan slot microSD hingga kapasitas 64GB. Pengguna juga bisa backup data secara online dengan memanfaatkan Google Drive dan Google Photos secara gratis.

Dual Camera
Bagi penggemar fotografi, Mito W1 menyediakan konfigurasi dual camera di bagian belakang dengan konfigurasi VGA + 13 MP. Kamera utama mampu menangkap setiap detail obyek dengan sangat baik. Sedangkan kamera sekunder memberikan efek bokeh (depth of field) pada foto portrait atau wajah.

Kamera juga diilengkapi LED Flash dan autofocus. Fitur autofocus berguna untuk mendapatkan hasil foto yang terlihat lebih tajam. Adapun LED Flash membantu pencahayaan saat kondisi gelap. Untuk yang tiap hari tidak lepas dari selfie, terdapat kamera 5MP yang menghasilkan foto wajah berkualitas.

Fingerprint
Fitur lain yang tak kalah penting dan tersedia pada Mito W1 adalah fingerprint. Dengan sensor sidik jari, pengguna bisa mengakses ponsel secara lebih aman dan mudah. Teknologi keamanan ini juga disematkan di dalam Mito W1 sebagai secured access ke dalam smartphone.

Mito W1 mampu memindai sidik jari secara akurat dengan sangat cepat. Tinggal menempelkan jari ke penampang sidik jari yang berada di body bagian belakang, maka dalam sekejap ponsel akan terbuka.

Ponsel ini dibanderol dengan harga Rp1,299 dan bisa dibeli secara online di situs resmi milik Mito dan sejumlah ecommerce. Serta bisa juga dibeli secara offline di berbagai toko ponsel di seluruh Indonesia.

Postingan Populer

Awas, Google Chrome Tanam AI Lokal Tanpa Izin!

Google kembali bikin geger setelah Google Chrome ketahuan diam-diam mengunduh model AI lokal Gemini Nano berukuran sekitar 4 GB ke PC pengguna tanpa izin jelas. File raksasa itu muncul di folder “OptGuideOnDeviceModel” dengan nama “weights.bin”, dan diduga dipakai untuk fitur AI seperti scam detection hingga AI writing assistance. Temuan ini diungkap peneliti privasi Alexander Hanff dari blog That Privacy Guy. Yang bikin panas, proses unduhan berlangsung otomatis di latar belakang tanpa notifikasi maupun persetujuan eksplisit pengguna.  Chrome hanya mendeteksi apakah hardware cukup kuat menjalankan AI lokal, lalu langsung menginstal model tersebut. Masalahnya bukan cuma soal privasi. Di tengah harga SSD yang makin tidak masuk akal akibat ledakan AI datacenter, Google justru seenaknya “memakan” 4GB storage pengguna untuk fitur yang bahkan belum tentu dipakai. Pada laptop dengan SSD 256GB, angka itu jelas bukan kecil. Lebih parah lagi, beberapa pengguna melaporkan file tersebut muncu...

Samsung dan SK Hynix Bersaing di Standar RAM Masa Depan

Samsung dan SK Hynix kini tidak lagi sekadar bersaing soal kapasitas produksi memori. Di tengah ledakan industri AI global, keduanya mulai bertarung menentukan fondasi teknologi DRAM generasi berikutnya.  Persaingan ini menjadi semakin krusial karena AI data center modern tidak hanya haus GPU, tetapi juga sangat bergantung pada pasokan HBM dan DRAM berkecepatan tinggi yang kini mulai memasuki fase kritis. Lonjakan kebutuhan AI membuat rantai pasok memori semakin tertekan. HBM, DRAM, hingga NAND kini berebut material produksi yang sama, mulai dari wafer silikon sampai bahan kimia litografi. Situasi ini membuat produsen memori harus mencari cara baru untuk meningkatkan densitas chip tanpa menghancurkan efisiensi produksi. Samsung dilaporkan mengambil pendekatan yang cukup agresif dengan mempertimbangkan penggunaan teknologi Gate-All-Around FET atau GAAFET untuk DRAM generasi baru. Teknologi ini sebelumnya populer di prosesor modern karena mampu meningkatkan efisiensi dan kontrol aru...

Qualcomm Hadirkan Chipset Baru untuk Entry - Mid Level

Qualcomm resmi memperkenalkan dua chipset baru untuk pasar smartphone kelas menengah dan entry-level, yakni Snapdragon 6 Gen 5 dan Snapdragon 4 Gen 5. Kedua platform ini dirancang untuk menghadirkan peningkatan performa gaming, efisiensi daya, dan responsivitas sistem di tengah persaingan pasar mobile yang semakin agresif. Snapdragon 6 Gen 5 menjadi lini yang difokuskan untuk smartphone mid-range dengan fitur yang mulai mendekati kelas flagship. Qualcomm membawa peningkatan performa GPU hingga 21 persen, sekaligus menghadirkan Adaptive Performance Engine 4.0 untuk menjaga stabilitas performa saat menjalankan game berat dalam waktu lama. Chipset ini juga mulai mengadopsi fitur premium seperti dukungan Wi-Fi 7 dan teknologi AI untuk pemrosesan kamera. Qualcomm menyebut Snapdragon Smooth Motion UI sebagai salah satu fitur utama yang mampu mengurangi stutter pada animasi antarmuka dan meningkatkan kelancaran navigasi sistem. Pendekatan tersebut menunjukkan bahwa pengalaman pengguna kini me...

Review Asus ExpertBook B3 B3405CVA. Laptop Kerja Fleksibel untuk Pendukung Bisnis

Industri laptop bisnis sedang mengalami pergeseran yang cukup signifikan. Jika dulu perusahaan hanya mencari perangkat yang “cukup bisa dipakai”, kini standar berubah menjadi efisiensi, keamanan, dan daya tahan jangka panjang. Tekanan untuk bekerja hybrid, meningkatnya ancaman siber, serta kebutuhan multitasking membuat laptop bisnis harus lebih dari sekadar alat kerja. Ia harus menjadi fondasi produktivitas. Di sisi lain, tidak semua perusahaan siap mengalokasikan budget untuk perangkat flagship. Di sinilah segmen laptop bisnis menengah menjadi menarik. Pasalnya, laptop bisnis kelas menengah menawarkan keseimbangan antara harga, fitur, dan performa. Namun, kompromi tentunya selalu ada dibanding seri flagship, dan di sinilah evaluasi kritis menjadi penting. Sebagai contoh, Asus mencoba mengisi celah segmen laptop bisnis menengah lewat Asus ExpertBook B3 B3405CVA . Laptop bisnis ini ditujukan untuk perusahaan yang membutuhkan perangkat kerja solid dengan fitur enterprise, tetapi tetap r...

Kelebihan dan Kekurangan Xiaomi Black Shark 3

Akhirnya, setelah menggunakan selama beberapa minggu terakhir, kami berani menarik kesimpulan terhadap hape gaming keren yakni Black Shark 3. Seperti apa kesimpulan kami, apa kelebihan dan kekurangannya? Yuk kita ulas satu-satu. Seperti biasa, kita akan mulai dengan kelebihan Black Shark 3. Ini dia. Pertama, Performa Gahar . Seperti yang sudah pernah kita bahas sebelumnya, Black Shark 3 merupakan smartphone gaming kelas ultimate yang menawarkan performa tertinggi dan dipasarkan di harga yang merusak segmen flagship. Nah, sebagai penerus dari Black Shark 2, tentunya Black Shark 3 hadir dengan chipset yang sangat optimal untuk digunakan bermain game. Qualcomm Snapdragon 865 yang diusungnya pun menjadi salah satu chipset dengan performa tertinggi dan terbaik di dunia.   Semua jenis game berat seperti PUBG pun dapat dijalankan pada smartphone ini, dan tingkat frame rate-nya di atas rata-rata. Untuk pengaturan grafisnya, Black Shark 3 pun dapat dengan mudah menggunakan setting rata k...