Langsung ke konten utama

Honor 8X, Smartphone dengan Hisilicon Kirin 710

Akhirnya kabar gembira hadir bagi para Honor fans di Indonesia. Smartphone unggulan Honor, produsen smartphone khusus generasi muda yang merupakan anak perusahaan dari Huawei, kini telah tersedia di pasaran Indonesia secara resmi. Peluncuran produk ini sendiri dilakukan beberapa bulan setelah perkenalan perdananya di pasar global.

Honor 8X, smartphone Android yang bersangkutan, merupakan perangkat kelas menengah yang hadir dengan mengunggulkan sektor kamera dan layar ukuran jumbo. Bentang layarnya sendiri mencapai 6,5 inci plus didukung bingkai (bezel) tipis selebar 4,25 mm. Bezel ini membuat layarnya lebih lega dengan rasio layar ke body sebesar 91 persen dan diklaim paling paling tipis dibanding flagship lain.


Demi memangkas bezel, Honor menggunakan teknologi yang disebut sebagai chip-on-film (COF) dan desain antena inovatif, di mana antenanya dipindah ke sisi samping ponsel.



Layar Honor 8X yang memiliki notch bagaikan smartphone Android kekinian lainnya mendukung display dengan resolusi full HD Plus 2340 x 1080 piksel dan memiliki rasio aspek 19,5:9. Seperti biasa, notch di ujung layar ini tersebut menampung kamera depan dan earpiece.

Baca juga:

Untuk sektor kamera tersebut, Honor 8X dibekali kamera depan dengan sensor beresolusi 16MP. Sementara kamera belakangnya ada dua, 20MP dan 2MP dengan bukaan f/1.8. Kamera ganda di belakang tersebut dipersiapkan untuk mengambil gambar dengan efek background blur alias bokeh.

Tak hanya itu, kamera Honor 8X juga didukung teknologi AI anti-shaking yang dijanjikan bisa membuat hasil jepretan lebih stabil dan tidak blur. Honor mengklaim hasil jepretan kamera Honor 8X juga mumpuni untuk menghasilkan foto malam hari yang tetap optimal dengan fitur Night Mode.

Honor 8X dilengkapi sensor pemindai sidik jari yang diletakkan di punggung ponsel. Meski begitu, Honor 8X tetap menyediakan fitur keamanan face unlock. Sebagai otak pemrosesan utama, Honor 8X ditenagai oleh chipset Kirin 710 dan dukungan GPU Turbo. Menurut Honor, teknologi ini bisa meningkatkan performa CPU single-core hingga 75 persen dan tetap hemat daya hingga 30 persen.

Yang menarik, smartphone ini juga memiliki fitur unik yaitu mode elevator yang memungkinkan perangkat mendapatkan sinyal 4G setelah tiga detik keluar dari lift. Ada pula fitur bernama noise concelation yang mengurangi suara bising, seperti angin, saat menelepon.

Di Indonesia, Honor 8X hadir dalam satu versi saja yakni dengan RAM 4GB serta memori internal 128GB. Honor 8X juga menyediakan dua slot untuk kartu SIM dan microSD. Ponsel ini dijalankan dengan sistem operasi Android 8.1 dilapisi antarmuka EMUI, serta ditunjang baterai berkapasitas 3.750 mAh. Ada tiga varian warna yang disediakan yakni hitam, merah, dan biru.


Untuk varian hitam dan biru mulai bisa dipesan secara online di Shopee pada 8 November pukul 12.00 WIB. Banderol harga Honor 8X mulai dari Rp 3.999.000 dengan paket bundling khusus. Sementara penjualan secara offline akan dimulai pada tanggal 10 November di sejumlah gerai mitra distribusi Honor di seluruh Indonesia.

Postingan Populer

GPU Intel Arc Pro B70 dan Arc Pro B65 Bidik Segmen Profesional

Intel resmi memperluas portofolio GPU workstation melalui peluncuran Arc Pro B70 dan Arc Pro B65. Keduanya dibangun di atas arsitektur Xe2 “Battlemage”, menargetkan segmen profesional yang kini semakin didorong oleh kebutuhan AI compute, visualisasi kompleks, dan pengembangan software berbasis akselerasi GPU. Arc Pro B70 menjadi varian paling ambisius. Dengan 32 Xe core, 256 XMX engine, dan 32 ray tracing unit, GPU ini diposisikan sebagai mesin kerja serius untuk workload berat. Kapasitas memori 32GB GDDR6 pada bus 256-bit dengan bandwidth 608 GB/s memberikan fondasi kuat untuk dataset besar dan model AI.  Intel bahkan mengklaim performa hingga 367 TOPS (INT8), angka yang secara langsung menyasar kebutuhan inference modern. Dukungan API lengkap, mulai dari DirectX 12 Ultimate hingga Vulkan 1.3, membuatnya fleksibel untuk berbagai pipeline profesional. Di bawahnya, Arc Pro B65 hadir dengan konfigurasi lebih ramping: 24 Xe core dan 160 XMX engine. Meski begitu, menariknya tetap memba...

RRQ Kembali Masuk Program Esports World Cup 2026, Validasi Global atau Sekadar Branding?

Team RRQ kembali masuk dalam Esports World Cup Foundation Club Partner Program 2026, memperpanjang statusnya sebagai salah satu organisasi esports yang dianggap relevan secara global. Ini adalah tahun kedua berturut-turut RRQ terpilih dalam program bernilai total US$20 juta tersebut, yang dirancang untuk mendorong pertumbuhan bisnis dan eksposur internasional klub esports. Secara angka, program ini terlihat impresif. Hanya 40 organisasi terpilih dari seluruh dunia, dengan total jangkauan lebih dari 300 juta penggemar. RRQ menjadi salah satu dari sedikit perwakilan Asia Tenggara, indikasi bahwa pasar regional mulai diperhitungkan dalam peta esports global.  Namun di balik angka besar itu, pertanyaan yang lebih penting adalah, seberapa strategis dampak program ini bagi keberlanjutan industri? Pendanaan hingga US$1 juta per klub memang memberi dorongan signifikan, terutama untuk penguatan brand dan operasional. Tetapi perlu dicatat, ini bukan tiket langsung ke panggung Esports World C...

Qualcomm Snapdragon Terbaru Loncat ke 2nm TSMC

Qualcomm kembali jadi sorotan setelah bocoran terbaru mengungkap dua kode model yakni SM8975 dan SM8950. Kedua chip baru tersebut diyakini sebagai Snapdragon 8 Elite Gen 6 Pro dan Snapdragon 8 Elite Gen 6. Jika rumor ini akurat, chip tersebut bukan hanya akan menjadi sekadar refresh tahunan, melainkan lompatan teknologi yang cukup agresif. Mengapa? Rumor paling menarik adalah penggunaan proses fabrikasi 2nm dari TSMC. Ini akan menjadi pertama kalinya Qualcomm masuk ke node tersebut, melampaui generasi sebelumnya seperti Snapdragon 8 Elite Gen 5 yang masih bertumpu pada 3nm. Secara teori, 2nm menawarkan efisiensi daya lebih baik, suhu lebih terkendali, dan potensi peningkatan performa, kombinasi ideal untuk smartphone modern yang semakin berat beban kerjanya, dari gaming hingga AI on-device. Namun, seperti biasa, angka node sering kali lebih terdengar impresif di atas kertas dibanding di dunia nyata. Kompetitor seperti Apple dengan chip A18 dan A18 Pro juga masih berada di 3nm, sehingga...

Hp Oppo Murah Ini Cuma 1 Jutaan

Oppo belum lama ini menggelar smartphone terbarunya ke pasaran Indonesia. Spesifikasinya mengagumkan, apalagi fitur kameranya. Ya, Oppo Reno 10x Zoom menawarkan kemampuan fotografi yang mumpuni, sekaligus performa perangkat yang hebat. Meski demikian, ada harga ada rupa. Smartphone tersebut dipasarkan dengan harga yang tidak murah, yakni Rp12,999 juta untuk versi dengan RAM 8GB dan storage 256GB. Mahal? Tentu saja tidak, jika melihat spesifikasi yang disediakan di dalamnya. Sayangnya, tidak semua pengguna mampu membeli smartphone Oppo dengan harga yang tergolong fantastis tersebut. Cukup banyak di antara kita yang ingin membeli hp Oppo murah yang harganya kalau bisa di bawah Rp1 juta. Kalau tidak ada pun, kalau bisa harganya masih Rp1 jutaan. Alias di bawah Rp2 juta. Nah, kalau sudah begitu, apa pilihan yang bisa kita dapatkan? Berikut ini pilihannya: Harga HP Oppo Murah di 2019: Untuk smartphone alias hp Oppo murah di harga 1 jutaan, dipastikan Anda sudah mendapatkan pe...

Review Asus ExpertBook B3 B3405CVA. Laptop Kerja Fleksibel untuk Pendukung Bisnis

Industri laptop bisnis sedang mengalami pergeseran yang cukup signifikan. Jika dulu perusahaan hanya mencari perangkat yang “cukup bisa dipakai”, kini standar berubah menjadi efisiensi, keamanan, dan daya tahan jangka panjang. Tekanan untuk bekerja hybrid, meningkatnya ancaman siber, serta kebutuhan multitasking membuat laptop bisnis harus lebih dari sekadar alat kerja. Ia harus menjadi fondasi produktivitas. Di sisi lain, tidak semua perusahaan siap mengalokasikan budget untuk perangkat flagship. Di sinilah segmen laptop bisnis menengah menjadi menarik. Pasalnya, laptop bisnis kelas menengah menawarkan keseimbangan antara harga, fitur, dan performa. Namun, kompromi tentunya selalu ada dibanding seri flagship, dan di sinilah evaluasi kritis menjadi penting. Sebagai contoh, Asus mencoba mengisi celah segmen laptop bisnis menengah lewat Asus ExpertBook B3 B3405CVA . Laptop bisnis ini ditujukan untuk perusahaan yang membutuhkan perangkat kerja solid dengan fitur enterprise, tetapi tetap r...