Pasar smartphone refurbished dan bekas menunjukkan pertumbuhan yang semakin kuat. Nilai pasar global diperkirakan mencapai US$34,8 miliar pada 2026 dan berpotensi meningkat menjadi US$66 miliar pada 2035, dengan pertumbuhan tahunan gabungan 7,3 persen.
Tren ini didorong oleh harga yang lebih terjangkau, kualitas perangkat refurbished yang membaik, serta meningkatnya kesadaran terhadap isu limbah elektronik.
Salah satu daya tarik terbesar adalah selisih harga. Konsumen dapat memperoleh smartphone flagship dengan harga lebih rendah dibandingkan unit baru. Pada 2023, sekitar 70 persen pembeli disebut lebih memilih perangkat refurbished dibandingkan smartphone baru kelas pemula karena menawarkan fitur lebih baik dengan harga yang lebih rendah. Harga jual rata-rata perangkat refurbished juga turun 12 persen antara 2022 dan 2023
Namun, harga murah tidak otomatis berarti pilihan lebih aman. Kesehatan baterai, garansi, dan kondisi perangkat masih menjadi kekhawatiran utama.
Data dalam laporan menunjukkan 28 persen calon pembeli mengurungkan niat karena khawatir terhadap kerusakan tersembunyi. Tidak adanya standar grading yang seragam juga dapat menyebabkan kualitas antarperangkat berbeda, bahkan sekitar 15 persen pengembalian dikaitkan dengan masalah fungsional.
Dari sisi lingkungan, smartphone refurbished menawarkan manfaat yang cukup jelas. Perangkat bekas membantu memperpanjang usia produk sekaligus mengurangi kebutuhan produksi perangkat baru dan limbah elektronik. Lebih dari 40 persen konsumen disebut mempertimbangkan aspek keberlanjutan ketika memilih smartphone refurbished.
Meski demikian, pasar ini menghadapi kompetisi serius dari smartphone baru berharga murah. Pada 2023, lebih dari 180 juta smartphone di bawah US$200 terjual secara global. Merek seperti Xiaomi dan Realme juga semakin agresif menawarkan spesifikasi tinggi dengan harga terjangkau.
Dengan demikian, smartphone refurbished memang menawarkan value for money yang menarik, tetapi konsumen tetap perlu memeriksa kondisi baterai, garansi, reputasi penjual, dan standar sertifikasi sebelum membeli.

