Acer memperluas portofolio smart mobility dengan memperkenalkan Predator ES Thunder Pro, e-Scooter terbaru yang menggabungkan performa, keamanan, dan konektivitas pintar. Produk ini diperkenalkan dalam konferensi pers global next@acer di Berlin, Jerman, pada 8 September 2026.
Predator ES Thunder Pro menjadi e-Scooter paling bertenaga dalam lini Predator. Perangkat ini menggunakan motor penggerak roda belakang dengan daya 500 W dan output puncak hingga 1.600 W, serta torsi maksimum 32 Nm. Konfigurasi tersebut memungkinkan e-Scooter menaklukkan tanjakan hingga 28 persen dan menawarkan akselerasi yang lebih responsif.
Untuk meningkatkan stabilitas, Acer membekali perangkat dengan Traction Control System (TCS) yang menyesuaikan output tenaga secara real-time berdasarkan kondisi permukaan jalan. Sistem ini dipadukan dengan ban off-road tubeless pneumatic 10 inci, suspensi rocker dengan spring shock di bagian depan dan belakang, serta rem cakram depan dan belakang dengan eABS.

Predator ES Thunder Pro juga memiliki rating ketahanan air IPX6, daytime running lights, lampu rem, lampu sein, serta RGB ambient lighting. Baterai 48V 13Ah berkapasitas 624 Wh diklaim mampu memberikan jarak tempuh hingga 70 kilometer dalam sekali pengisian. Kecepatan maksimum mencapai 20 atau 25 km/jam, tergantung regulasi setempat, dengan kapasitas beban hingga 120 kg.
Dari sisi konektivitas, e-Scooter ini terintegrasi dengan aplikasi Acer eMobility untuk memantau lokasi, baterai, dan data berkendara secara real-time. Pengguna juga dapat mengaktifkan electronic lock, mengatur pencahayaan, serta memanfaatkan perintah suara berbasis AI melalui smartphone atau smartwatch. Fitur Find My dan Find Hub turut membantu pelacakan kendaraan.
Acer belum mengungkap harga dan jadwal ketersediaan Predator ES Thunder Pro di Indonesia. Perusahaan menyebut informasi tersebut akan berbeda berdasarkan wilayah.
