Lonjakan harga memori DDR5 tampaknya mulai mengubah strategi Intel dan para produsen motherboard. Setelah sebelumnya beredar kabar bahwa sejumlah vendor kembali memproduksi motherboard berbasis DDR4, kini muncul laporan yang menyebut Intel juga akan meningkatkan pasokan prosesor generasi lama untuk mendukung platform tersebut.
Menurut laporan ITHome yang mengutip dokumen strategi penjualan kuartal ketiga 2026, Intel berencana kembali memasok prosesor Core Generasi ke-13 dan ke-14 (Raptor Lake dan Raptor Lake Refresh) dalam jumlah lebih besar, khususnya untuk pasar China.
Bahkan, laporan lain menyebut prosesor Core Generasi ke-10 Comet Lake dan Generasi ke-12 Alder Lake juga akan kembali dipasarkan guna memenuhi permintaan sistem berbasis DDR4 yang lebih terjangkau.

Kembalinya platform DDR4 menunjukkan bahwa transisi menuju DDR5 tidak berjalan semulus yang diperkirakan industri. Di tengah ledakan permintaan memori untuk pusat data AI, produsen DRAM lebih memprioritaskan produksi High Bandwidth Memory (HBM) dan memori server yang menawarkan margin keuntungan lebih tinggi. Akibatnya, pasokan DDR5 untuk pasar PC menjadi semakin terbatas dan harganya terus meningkat.
Di sisi lain, Intel tetap menyiapkan generasi prosesor baru melalui Raptor Lake Next yang kabarnya akan dipasarkan bersamaan dengan Nova Lake. Strategi ini memperlihatkan bahwa Intel tidak hanya mengandalkan platform terbaru, tetapi juga berupaya mempertahankan ekosistem DDR4 sebagai solusi ekonomis hingga kondisi pasar memori kembali stabil.
Bagi konsumen, langkah tersebut dapat menjadi alternatif menarik untuk mendapatkan performa tinggi tanpa harus menanggung mahalnya biaya migrasi ke DDR5.

