AMD kembali memperluas lini prosesor AI mobile melalui peluncuran Ryzen AI Max 400 Series, sebuah penyegaran dari platform Strix Halo yang kini diarahkan lebih agresif ke workstation AI portabel dan pengembangan large language model (LLM) secara lokal.
Berbeda dari generasi laptop konvensional yang masih mengandalkan cloud untuk inferensi AI, platform terbaru ini justru mencoba membawa beban kerja AI skala besar langsung ke perangkat mobile.
Ryzen AI Max 400 Series tetap mengusung konfigurasi hingga 16-core/32-thread berbasis arsitektur Zen 5, dipadukan dengan GPU terintegrasi RDNA 3.5 hingga 40 Compute Unit. Namun perubahan paling signifikan ada pada dukungan memori LPDDR5X yang kini meningkat drastis dari maksimum 128GB menjadi 192GB.
AMD bahkan memungkinkan alokasi unified memory hingga 160GB langsung ke iGPU, sebuah pendekatan yang sangat tidak biasa di segmen laptop.
Secara teknis, strategi unified memory tersebut membuat platform ini mampu menjalankan model AI berukuran 300 miliar parameter secara lokal tanpa GPU diskret kelas server. Ini menjadi sinyal bahwa AMD mulai serius menyerang pasar AI workstation ringan yang sebelumnya praktis dikuasai NVIDIA melalui ekosistem CUDA dan GPU RTX kelas atas.
Di sektor AI acceleration, AMD menyematkan NPU generasi baru dengan performa hingga 55 TOPS. Angka ini menempatkan Ryzen AI Max 400 sebagai salah satu platform x86 mobile dengan kemampuan AI lokal paling agresif saat ini. Clock CPU kini juga meningkat hingga 5,20GHz, sementara GPU boost mencapai 3,00GHz.
Lini ini terdiri dari Ryzen AI Max+ PRO 495, Ryzen AI Max PRO 490, dan Ryzen AI Max PRO 485. Model tertinggi hadir dengan GPU 40 CU penuh dan NPU 55 TOPS, sementara dua model lainnya sedikit dipangkas namun tetap menawarkan performa AI hingga 50 TOPS.
Menariknya, AMD secara terang-terangan memosisikan platform ini bukan sekadar untuk produktivitas biasa, melainkan untuk pengembangan agentic AI, edge AI, hingga workstation AI enterprise. HP dan Lenovo disebut akan menjadi OEM pertama yang menghadirkan perangkat berbasis Ryzen AI Max PRO 400 pada kuartal ketiga 2026. Menarik pula untuk ditunggu kehadirannya pada solusi dari Asus, Dell dan sejumlah produsen lain.


