Pengguna kartu grafis Nvidia yang mengalami penurunan performa atau gangguan visual dalam beberapa pekan terakhir disarankan untuk memeriksa apakah mereka telah menginstal update Windows 11 KB5074109.
Patch keamanan kritis yang dirilis Microsoft pada Januari 2026 ini sebelumnya sudah menuai kontroversi karena berbagai bug serius, dan kini dituding menjadi penyebab baru masalah pada GPU Nvidia.
Update Patch Tuesday Januari 2026 sejatinya diharapkan menjadi pembaruan besar yang stabil karena membawa lebih dari 100 perbaikan keamanan. Namun kenyataannya berbanding terbalik. Sejumlah pengguna melaporkan penurunan performa grafis signifikan, mulai dari kehilangan 15–20 fps, hingga munculnya flickering, shadow artifacts, error pada frame generation, dan glitch visual lainnya.

Awalnya, masalah tersebut dikira berasal dari driver Nvidia yang dirilis pada bulan yang sama.
Situasi berubah ketika administrator Nvidia mengonfirmasi bahwa perusahaannya tengah menyelidiki keterkaitan antara masalah GPU dan update Windows KB5074109. Nvidia bahkan menyarankan pengguna yang terdampak untuk menghapus update tersebut sebagai langkah mitigasi sementara.
Hingga kini, Microsoft belum memberikan tanggapan resmi terkait isu performa GPU Nvidia ini.
Untuk mengecek update yang terpasang, pengguna dapat membuka Settings > Windows Update > Update history, lalu memilih opsi uninstall di bagian bawah halaman jika KB5074109 terdeteksi. Meski demikian, langkah ini menjadi dilema karena update tersebut bersifat wajib dan berkaitan langsung dengan keamanan sistem.
Masalah KB5074109 tidak berhenti pada GPU. Update ini juga dilaporkan menyebabkan Remote Desktop ke Azure dan Microsoft 365 gagal, perangkat dengan Secure Launch mengalami reboot loop, Outlook tidak bisa dibuka, serta berbagai gangguan visual lainnya.
Microsoft telah merilis beberapa update darurat (out-of-band), sementara perbaikan menyeluruh dijanjikan hadir pada update kumulatif Februari 2026.
Menariknya, hingga saat ini pengguna GPU AMD belum melaporkan masalah serupa. Ketidakpastian pun muncul: apakah Patch Tuesday berikutnya akan memulihkan performa GPU Nvidia, atau justru menambah daftar panjang masalah Windows 11.
Di tengah tekanan ini, Microsoft dikabarkan mulai memprioritaskan stabilitas dan performa dibanding fitur baru. Banyak pengguna menilai fokus agresif Microsoft pada integrasi AI di Windows turut memperburuk kualitas update, meski belum ada bukti langsung bahwa praktik “vibe coding” menjadi akar masalah.

