Asus Indonesia mengumumkan peningkatan layanan purna jual untuk beberapa produk laptop Asus andalannya. Langkah ini menunjukkan upaya perusahaan untuk memperkuat kepercayaan konsumen di tengah pasar laptop yang semakin kompetitif. Tidak
hanya menyasar pengguna laptop premium, peningkatan layanan garansi laptop Asus tersebut juga ditujukan bagi pengguna produk entry-level agar seluruh segmen mendapatkan pengalaman yang setara.
“Kami ingin memastikan setiap pengguna memiliki kualitas laptop yang dapat diandalkan dalam jangka panjang. Tidak hanya kuat secara hardware, kami juga memperkuat layanan purna jual kami untuk memberikan ketenangan pikiran total bagi pengguna kami,” ujar Lenny Lin, Country Manager Asus Indonesia. Pernyataan ini mencerminkan strategi Asus untuk mengedepankan nilai jangka panjang, bukan sekadar spesifikasi.
Mulai 2026, pengguna lini Zenbook, ProArt, Vivobook Pro, Vivobook S, dan Vivobook Flip akan mendapatkan garansi laptop internasional selama tiga tahun serta perlindungan Accidental Damage Protection (ADP) tiga tahun.
Sementara itu, lini ROG, TUF Gaming, Asus Gaming, Vivobook Go, dan Classic memperoleh dua tahun garansi internasional dengan ADP tiga tahun. ADP mencakup kerusakan akibat kelalaian seperti tumpahan cairan hingga layar pecah, dengan klaim tanpa biaya tambahan.
Asus juga menegaskan bahwa garansi laptop Asus secara internasional dapat diklaim di 113 negara. Di Indonesia sendiri, pengguna dapat mengakses 141 service center resmi. Perusahaan menekankan bahwa seluruh perbaikan ditangani teknisi berpengalaman dengan suku cadang asli, sebuah faktor penting untuk menjaga performa dan umur perangkat.
Selain itu, Asus menghadirkan layanan premium bagi pengguna seri high-end seperti ROG, Zenbook, dan ProArt. Layanan garansi laptop Asus tipe ini meliputi fasilitas antar-jemput perangkat di wilayah tertentu, pembersihan laptop, hingga prioritas antrean.
Pendekatan tersebut memperlihatkan fokus Asus pada diferensiasi layanan sebagai nilai tambah, bukan hanya inovasi produk. Di tengah kompetisi yang ketat, strategi garansi laptop Asus tersebut bisa menjadi kunci untuk mempertahankan loyalitas pengguna.


