Western Digital kembali menegaskan bahwa hard disk drive (HDD) belum mendekati akhir hayatnya. Di tengah dominasi SSD untuk komputasi konsumen, perusahaan ini justru memaparkan peta jalan agresif untuk mendorong kapasitas HDD hingga 60TB dalam waktu dekat, bahkan melampaui 140TB pada dekade 2030-an.
Target ini secara jelas diarahkan untuk menjawab kebutuhan penyimpanan masif dari beban kerja AI dan cloud berskala besar.
Dalam pernyataan resminya, Western Digital mengungkapkan bahwa mereka akan mulai memproduksi massal HDD komersial berbasis heat-assisted magnetic recording (HAMR) pada 2026. Generasi awal akan hadir dengan kapasitas 40TB berbasis CMR dan 44TB berbasis SMR, sebelum volume produksinya meningkat pada 2027.
Pendekatan ini menandai transisi penting dari ePMR menuju HAMR sebagai fondasi jangka panjang peningkatan kapasitas.

Kunci utama strategi ini terletak pada inovasi laser. Selama ini, industri HDD mengandalkan edge-emitting laser pada teknologi HAMR, namun menurut Chief Product Officer Western Digital, Ahmed Shihab, pendekatan tersebut memiliki keterbatasan efisiensi energi, tinggi fisik komponen, serta tingkat yield manufaktur yang kurang ideal.
Laser jenis ini sulit diuji di tingkat wafer dan baru divalidasi di tahap akhir perakitan head, yang berdampak pada biaya dan konsistensi produksi.
Sebagai solusi, Western Digital mengembangkan laser vertikal berpaten yang memancarkan cahaya langsung ke permukaan platter. Laser ini lebih pendek secara dimensi, lebih efisien dalam menyalurkan energi, dan memungkinkan jarak antar platter dipersempit.
Hasilnya, kepadatan areal dapat melonjak dari sekitar 4TB per platter saat ini menjadi 10TB per platter pada 2028. Teknologi ini, menurut Shihab, bukan konsep teoretis, melainkan sudah diuji di laboratorium.
Di sisi mekanik, Western Digital juga menyiapkan platform HDD dengan hingga 14 platter. Versi 12 platter akan menjadi basis HDD 60TB pada 2028, sementara kombinasi 14 platter dengan HAMR diproyeksikan menghasilkan drive 140TB di awal 2030-an, tanpa mengubah form factor 3,5 inci maupun profil daya.
Tak hanya kapasitas, performa turut digenjot melalui desain Dual Pivot dual-actuator yang diklaim mampu menggandakan bandwidth dan IOPS sekuensial. Pesannya jelas: Western Digital ingin pelanggan berhenti mengutak-atik perilaku storage dan fokus mengoptimalkan pipeline AI.
Dalam konteks pusat data modern, HDD berkapasitas raksasa tampaknya masih akan memainkan peran krusial, setidaknya untuk satu dekade ke depan.

