Langsung ke konten utama

Dahsyat. Handheld Gaming Ayaneo 3 Pakai AMD Ryzen AI 9 HX 370

Ayaneo, produsen konsol handheld yang semakin populer, resmi mengumumkan produk unggulan terbaruya, Ayaneo 3. Mengikuti jejak kesuksesan pendahulunya, Ayaneo 3 mempertahankan desain bentuk dan tata letak tombol yang serupa namun hadir dengan peningkatan signifikan pada perangkat kerasnya.

Yang menarik, dalam situs resminya, Ayaneo menyebutkan bahwa Ayaneo 3 akan tersedia dalam dua opsi prosesor, yakni AMD Ryzen 7 8840U dan AMD Ryzen AI 9 HX 370 yang lebih bertenaga. 

Konsol ini juga dilengkapi dengan layar LCD atau OLED HDR berukuran tujuh inci dengan refresh rate tinggi, yang memberikan pengalaman visual lebih imersif bagi para penggunanya. Selain itu, Ayaneo menambahkan dua tombol tambahan di bagian belakang konsol untuk meningkatkan opsi kontrol yang lebih fleksibel.



Sayangnya, hingga saat ini Ayaneo belum memberikan informasi lebih lanjut terkait spesifikasi RAM, kapasitas penyimpanan, maupun harga resmi Ayaneo 3. 

Sebagai perbandingan, pendahulunya, Ayaneo 2, tersedia dengan opsi RAM 16GB atau 32GB serta kapasitas penyimpanan mulai dari 512GB, 1TB, hingga 2TB, dengan harga yang berkisar antara $1.099 hingga $1.549 untuk model edisi terbatas. Mengingat hal ini, diperkirakan Ayaneo 3 akan menawarkan pilihan serupa dengan kenaikan harga sedikit lebih tinggi.

Ayaneo 3 sendiri digadang-gadang akan menjadi salah satu konsol handheld pertama yang menggunakan prosesor AMD Ryzen AI 9 HX 370. Meski saat ini sebagian besar game belum mengoptimalkan penggunaan unit pemrosesan AI (NPU) yang ada di dalamnya, prosesor ini tetap memberikan daya ekstra dengan arsitektur Zen 5, empat inti tambahan, dan GPU terintegrasi AMD Radeon 890M. 

Dengan spesifikasi ini, Ayaneo 3 dipastikan lebih kuat dibandingkan sebagian besar konsol gaming PC yang ada saat ini, yang umumnya mengandalkan prosesor Ryzen Z1 Extreme seperti ASUS ROG Ally X ataupun Lenovo Legion Go.

Peluncuran Ayaneo 3 sendiri dilakukan di tengah pasar konsol handheld yang semakin kompetitif. Sejumlah pesaing kuat, seperti ROG Ally 2, MSI Claw 8 AI+, dan Lenovo Legion Go Gen Two, diperkirakan akan hadir pada awal sampai pertengahan 2025. Banyak pihak ingin melihat bagaimana Ayaneo 3 akan bersaing dan memberikan pengalaman berbeda bagi para penggemar konsol handheld saat ini.

Postingan Populer

Xbox Mode, Upaya Microsoft Gabungkan PC dan Konsol

Microsoft resmi memulai rollout fitur baru “Xbox Mode” untuk Windows 11, sebuah langkah yang secara strategis mengarah pada penyatuan pengalaman gaming antara PC dan konsol. Fitur ini dirancang untuk menghadirkan antarmuka yang lebih ringan, responsif, dan berorientasi pada kontroler, mendekati pengalaman khas Xbox. Secara fungsional, Xbox Mode mengubah Windows 11 menjadi lingkungan gaming yang lebih fokus. Antarmuka dipangkas dari elemen-elemen desktop tradisional yang sering menjadi distraksi, lalu digantikan dengan tampilan yang menonjolkan library game, judul terakhir dimainkan, serta akses cepat ke katalog Xbox Game Pass. Ini bukan sekadar kosmetik, tetapi upaya nyata untuk mengurangi friction saat berpindah dari kerja ke bermain. Namun, langkah ini juga mengungkap masalah lama Windows sebagai platform gaming. Selama ini, Windows dikenal fleksibel tetapi tidak pernah benar-benar optimal untuk pengalaman plug-and-play seperti konsol. Xbox Mode bisa dilihat sebagai pengakuan implisi...

Skor Benchmark Intel Core 5 330 Mulai Muncul. Prosesor Terbaik Intel?

Kemunculan prosesor Intel Core 5 330 di basis data benchmark kembali menegaskan arah strategi Intel dalam memperkuat segmen entry-level. Berdasarkan hasil uji di platform PassMark, chip ini mencatat skor 4.215 poin untuk single-thread dan 14.947 poin untuk multi-thread, angka yang secara praktis menempatkannya sejajar dengan varian saudaranya, Core 5 320. Secara arsitektural, Core 5 330 mengusung konfigurasi 6 core dan 6 thread dengan skema hybrid 2 Performance-core dan 4 LP-Efficient core. Pendekatan ini mencerminkan filosofi desain Wildcat Lake yang menitikberatkan efisiensi daya tanpa mengorbankan performa dasar.  Clock speed yang diusung berada di kisaran 1,5 GHz hingga 4,6 GHz untuk P-core dan 1,4 GHz hingga 3,4 GHz untuk LP-E core, menjadikannya cukup fleksibel untuk berbagai skenario penggunaan, mulai dari produktivitas ringan hingga multitasking moderat. Menariknya, meski membawa label “lebih tinggi”, Core 5 330 nyaris identik dengan Core 5 320 dari sisi spesifikasi teknis....

Review Asus ExpertBook P1403CVA. Laptop Bisnis Terjangkau untuk Jangka Panjang

Dalam beberapa bulan terakhir, industri laptop menghadapi tantangan besar akibat kenaikan harga komponen, terutama RAM dan SSD. Permintaan global terhadap memori dan penyimpanan meningkat seiring transformasi digital, cloud computing, serta tren kerja hybrid.  Situasi tersebut diperparah oleh ketidakstabilan rantai pasok, sehingga harga komponen menjadi fluktuatif. Dampaknya, banyak produsen laptop harus melakukan penyesuaian konfigurasi, bahkan di segmen premium sekalipun. Menariknya, kondisi tersebut justru mempercepat pertumbuhan pasar laptop bisnis. Banyak perusahaan dan profesional mulai beralih dari laptop consumer ke perangkat profesional yang dirancang lebih tahan lama.  Fokus tidak lagi pada spesifikasi tinggi di awal, melainkan efisiensi investasi dalam jangka panjang. Laptop bisnis menawarkan daya tahan, keamanan, serta fleksibilitas upgrade yang menjadi semakin penting. Kenaikan harga RAM dan SSD juga membuat konsep modular menjadi nilai utama. Laptop bisnis sepert...

Asus ExpertBook Ultra, Standar Baru Laptop Bisnis Terbaik di Era AI

Transformasi industri komputasi dalam dua tahun terakhir telah mengubah definisi laptop bisnis premium secara drastis. Jika sebelumnya kategori ini hanya berfokus pada desain tipis, daya tahan baterai, dan performa multitasking standar, kini perusahaan membutuhkan perangkat yang mampu menangani beban kerja berbasis AI, pemrosesan data lokal, keamanan enterprise modern, hingga kolaborasi hybrid dengan efisiensi tinggi.  Era AI-first computing membuat laptop bukan lagi sekadar alat kerja, melainkan node komputasi cerdas yang harus mampu menjalankan inferensi AI secara real-time tanpa bergantung penuh pada cloud. Di tengah perubahan tersebut, Asus menghadirkan Asus ExpertBook Ultra sebagai laptop bisnis flagship yang dirancang untuk menjawab kebutuhan komputasi generasi baru. Perangkat ini tidak sekadar menawarkan spesifikasi tinggi, tetapi mengadopsi pendekatan arsitektur heterogen modern yang mengintegrasikan CPU, GPU, dan NPU dalam satu platform komputasi adaptif.  Pendekatan...

Hp Oppo Murah Ini Cuma 1 Jutaan

Oppo belum lama ini menggelar smartphone terbarunya ke pasaran Indonesia. Spesifikasinya mengagumkan, apalagi fitur kameranya. Ya, Oppo Reno 10x Zoom menawarkan kemampuan fotografi yang mumpuni, sekaligus performa perangkat yang hebat. Meski demikian, ada harga ada rupa. Smartphone tersebut dipasarkan dengan harga yang tidak murah, yakni Rp12,999 juta untuk versi dengan RAM 8GB dan storage 256GB. Mahal? Tentu saja tidak, jika melihat spesifikasi yang disediakan di dalamnya. Sayangnya, tidak semua pengguna mampu membeli smartphone Oppo dengan harga yang tergolong fantastis tersebut. Cukup banyak di antara kita yang ingin membeli hp Oppo murah yang harganya kalau bisa di bawah Rp1 juta. Kalau tidak ada pun, kalau bisa harganya masih Rp1 jutaan. Alias di bawah Rp2 juta. Nah, kalau sudah begitu, apa pilihan yang bisa kita dapatkan? Berikut ini pilihannya: Harga HP Oppo Murah di 2019: Untuk smartphone alias hp Oppo murah di harga 1 jutaan, dipastikan Anda sudah mendapatkan pe...