Langsung ke konten utama

Rover Curiosity NASA Temukan Hal Baru di Planet Mars

Rover Curiosity milik NASA merupakan robot penjelajah Planet Mars yang diluncurkan sebagai bagian dari misi Mars Science Laboratory (MSL). Rover ini diluncurkan pada 26 November 2011 dan mendarat di Kawah Gale di Mars pada 6 Agustus 2012. Curiosity dirancang untuk mengeksplorasi permukaan Mars dan mempelajari apakah planet tersebut pernah memiliki kondisi lingkungan yang mampu mendukung kehidupan mikroba. Dilengkapi dengan berbagai instrumen ilmiah, rover ini melakukan analisis batuan, tanah, dan atmosfer untuk mencari tanda-tanda kimiawi dari kehidupan masa lalu, serta untuk memahami geologi dan iklim Mars

Sejak Oktober 2023, kendaraan rover ini telah menjelajahi wilayah Mars yang kaya akan sulfat, sejenis garam yang mengandung belerang dan terbentuk saat air menguap. Namun, batu planet Mars yang baru-baru ini dibelah Curiosity ternyata terbuat dari unsur belerang (murni). Tidak jelas apa hubungannya dengan mineral berbasis belerang lainnya di daerah tersebut.



Sementara orang mengasosiasikan belerang dengan bau dari telur busuk (hasil dari gas hidrogen sulfida), unsur belerang murni sebenarnya tidak berbau. Unsur ini terbentuk hanya dalam rentang kondisi yang sempit yang belum pernah dikaitkan oleh para ilmuwan dengan sejarah lokasi ini. Rover Curiosity menemukan banyak sekali bebatuan terang yang terlihat mirip dengan batu belereng yang sebelumnya dihancurkan.

“Menemukan bidang batu yang terbuat dari belerang murni seperti menemukan oasis di padang pasir,” kata ilmuwan proyek Curiosity, Ashwin Vasavada dari Jet Propulsion Laboratory NASA di California Selatan. “Seharusnya tidak ada di sana, jadi sekarang kita harus menjelaskannya. Menemukan hal-hal aneh dan tak terduga adalah hal yang membuat eksplorasi planet begitu menarik.”

Ini adalah salah satu dari beberapa penemuan yang telah dibuat Curiosity saat melakukan off-road di dalam saluran Gediz Vallis, sebuah alur yang berkelok-kelok di bagian Gunung Sharp 5 kilometer, yang merupakan puncak gunung yang telah didaki oleh rover ini sejak tahun 2014. Setiap lapisan pada gunung Gediz Vallis mewakili periode yang berbeda dalam sejarah Mars. Misi Curiosity adalah untuk mempelajari di mana dan kapan medan kuno planet ini dapat menyediakan nutrisi yang dibutuhkan untuk kehidupan mikroba alien.

Kristal Belereng di Planet Mars

Terlihat dari luar angkasa beberapa tahun sebelum peluncuran Curiosity, saluran Gediz Vallis adalah salah satu alasan utama tim sains ingin mengunjungi bagian Mars ini. Para ilmuwan menduga bahwa saluran ini diukir oleh aliran air cair dan puing-puing yang meninggalkan punggungan batu-batu besar dan endapan yang memanjang disepanjang gunung tersebut.

Tujuannya adalah untuk mengembangkan pemahaman yang lebih baik tentang bagaimana lanskap ini berubah miliaran tahun yang lalu. Meskipun hasilnya sampai saat ini belum terlalu mengungkap secara gamblang bagaimana planet Mars terbentuk.

Sejak kedatangan Curiosity di saluran tersebut awal tahun ini, para ilmuwan telah mempelajari apakah air banjir purba atau tanah longsor yang membangun gundukan puing-puing besar yang menjulang dari dasar saluran di sini. Petunjuk terbaru dari Curiosity menunjukkan bahwa keduanya berperan: Beberapa tumpukan kemungkinan ditinggalkan oleh aliran air dan puing-puing yang deras, sementara yang lain tampaknya merupakan hasil dari tanah longsor lokal.

Kesimpulan tersebut didasarkan pada batu-batu yang ditemukan di gundukan puing-puing: Sementara batu-batu yang terbawa oleh aliran air menjadi bulat seperti batu-batu sungai, beberapa gundukan puing-puing penuh dengan batu-batu bersudut yang mungkin diendapkan oleh longsoran kering.
Akhirnya, air meresap ke dalam semua material yang mengendap di sini. Reaksi kimia yang disebabkan oleh air memutihkan bentuk “lingkaran cahaya” putih pada beberapa batuan. Erosi dari angin dan pasir telah memperlihatkan bentuk lingkaran cahaya ini dari waktu ke waktu.

“Ini bukanlah periode yang tenang di Mars,” kata Becky Williams, seorang ilmuwan dari Planetary Science Institute di Tucson, Arizona, yang juga merupakan wakil penyelidik utama Kamera Tiang Curiosity, atau Mastcam. “Ada banyak sekali aktivitas yang menarik di sini. Kami melihat berbagai aliran di saluran, termasuk banjir yang energik dan aliran yang kaya akan batu-batu besar.”


Saat menjelajahi saluran Gediz Vallis pada bulan Mei, Curiosity milik NASA menangkap gambar bebatuan yang menunjukkan warna pucat di dekat tepinya. Cincin-cincin ini, yang juga disebut lingkaran cahaya, menyerupai tanda yang terlihat di Bumi ketika air tanah bocor ke dalam bebatuan di sepanjang rekahan, menyebabkan reaksi kimia yang mengubah warnanya. Kredit: NASA/JPL-Caltech/MSSS
Sebuah lubang di 41.

Semua bukti air ini terus menceritakan kisah yang lebih kompleks dari perkiraan awal tim, dan mereka sangat ingin mengambil sampel batuan dari saluran tersebut untuk mempelajari lebih lanjut. Pada tanggal 18 Juni, mereka mendapatkan kesempatan.

Postingan Populer

Penjualan Apple MacBook Melonjak 57%, Berkat Neo

Apple mencatat pertumbuhan penjualan MacBook yang impresif pada Mei 2026 dengan kenaikan 57 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Lonjakan tersebut terutama didorong oleh kehadiran MacBook Neo, yang sejak diperkenalkan pada Maret 2026 langsung menjadi kontributor terbesar dalam lini laptop Apple. Komposisi pengiriman MacBook juga menunjukkan perubahan signifikan. Hingga Mei 2026, MacBook Neo menyumbang sekitar 49 persen dari total pengiriman MacBook, menjadikannya model paling populer. Sementara itu, MacBook Air berkontribusi sekitar 35 persen, sedangkan MacBook Pro menyumbang sekitar 16 persen.  Stabilnya komposisi produk ini mengindikasikan bahwa MacBook Neo berhasil menjadi tulang punggung penjualan Apple hanya dalam beberapa bulan setelah peluncurannya. Meski Apple menikmati pertumbuhan yang kuat, kondisi pasar notebook global justru menunjukkan tren berbeda. Data penjualan ritel notebook di 47 negara hingga Mei 2026 masih mengalami penurunan sekitar 2 persen secara...

Windows 10 Dapat Update Keamanan. Atasi Bug File Exploder dan Secure Boot

Kabar gembira untuk pengguna Windows 10. Microsoft resmi merilis pembaruan KB5099539 untuk Windows 10 22H2, Windows 10 Enterprise LTSC 2021, dan Windows 10 IoT Enterprise LTSC 2021. Pembaruan ini berfokus pada peningkatan keamanan dengan menutup berbagai celah keamanan terbaru sekaligus memperbaiki sejumlah bug yang masih ditemukan pada sistem operasi tersebut. Setelah menginstal KB5099539, nomor build Windows 10 akan berubah menjadi 19045.7548. Berbeda dengan pembaruan Windows 11 yang membawa berbagai fitur baru, update kali ini hanya berisi patch keamanan dan peningkatan stabilitas sistem.  Microsoft juga akan mendistribusikan pembaruan ini secara otomatis melalui Windows Update sehingga pengguna tidak perlu mengunduhnya secara manual. >Selain menutup kerentanan keamanan, Microsoft juga memperbaiki beberapa masalah yang cukup mengganggu pengguna. Salah satunya adalah bug pada File Explorer yang menyebabkan pintasan OneDrive tidak dapat digunakan ketika File Explorer dijalankan me...

ASUS ExpertBook P5 G2: Laptop AMD Terbaik untuk Laptop Bisnis SMB

Mencari laptop AMD yang juga mumpuni sebagai laptop bisnis untuk profesional hybrid dan pemimpin SMB? ASUS ExpertBook P5 G2 PM5406 hadir dalam dua pilihan layar, 14 inci IPS atau OLED, memadukan performa AI yang cepat, visual memukau, ketahanan setara standar militer, dan keamanan kelas enterprise dalam satu perangkat. “Segmen bisnis di Indonesia semakin mengandalkan teknologi AI untuk mempercepat produktivitas, baik di kantor maupun saat bekerja dari mana saja. Melalui ASUS ExpertBook P5 G2, kami menghadirkan solusi yang tidak hanya bertenaga, tetapi juga dirancang dengan standar keamanan dan ketahanan kelas dunia,” kata Eric Khoven, Commercial Director, ASUS Indonesia. Performa Laptop AMD yang Siap untuk Beban Kerja AI Sebagai laptop AMD, ExpertBook P5 G2 dipersenjatai prosesor hingga AMD Ryzen™ AI 9 HX 470 (55 NPU TOPS) untuk varian project, sementara unit ritel Indonesia memakai AMD Ryzen™ AI 7 445 (50 NPU TOPS). RAM dapat ditingkatkan hingga 64GB DDR5, dan penyimpanan hingga 3TB d...

Produsen RAM Korea dan AS Kejar Cuan, Kabar Gembira untuk China

Produsen memori asal Tiongkok, ChangXin Memory Technology (CXMT), dilaporkan berada dalam posisi yang semakin kuat di tengah krisis pasokan DRAM global. Permintaan yang terus melonjak membuat kapasitas produksi perusahaan tersebut dikabarkan telah habis dipesan hingga akhir 2027.  Kabar ini menandakan bahwa tekanan terhadap industri memori masih belum mereda. Namun di sisi lain, produsen RAM asal China tersebut mendapatkan peluang pasar. Laporan DigiTimes yang mengutip sumber rantai pasok menyebutkan seluruh produsen PC besar telah menyelesaikan proses validasi modul DRAM buatan CXMT. Namun, memperoleh pasokan kini menjadi tantangan tersendiri.  CXMT disebut memprioritaskan alokasi untuk pelanggan terbesar seperti Dell, HP, Lenovo, dan Apple, sementara vendor PC berskala lebih kecil berisiko kesulitan mendapatkan kuota pasokan. Lonjakan permintaan ini dipicu oleh dua faktor utama. Pertama, membaiknya hubungan Amerika Serikat dan Tiongkok membuat pemerintah AS dikabarkan menund...

Review Asus ExpertBook B3 B3404CVA. Laptop Kerja Fleksibel untuk Pendukung Bisnis

Industri laptop bisnis sedang mengalami pergeseran yang cukup signifikan. Jika dulu perusahaan hanya mencari perangkat yang “cukup bisa dipakai”, kini standar berubah menjadi efisiensi, keamanan, dan daya tahan jangka panjang. Tekanan untuk bekerja hybrid, meningkatnya ancaman siber, serta kebutuhan multitasking membuat laptop bisnis harus lebih dari sekadar alat kerja. Ia harus menjadi fondasi produktivitas. Di sisi lain, tidak semua perusahaan siap mengalokasikan budget untuk perangkat flagship. Di sinilah segmen laptop bisnis menengah menjadi menarik. Pasalnya, laptop bisnis kelas menengah menawarkan keseimbangan antara harga, fitur, dan performa. Namun, kompromi tentunya selalu ada dibanding seri flagship, dan di sinilah evaluasi kritis menjadi penting. Sebagai contoh, Asus mencoba mengisi celah segmen laptop bisnis menengah lewat Asus ExpertBook B3 B3404CVA . Laptop bisnis ini ditujukan untuk perusahaan yang membutuhkan perangkat kerja solid dengan fitur enterprise, tetapi tetap r...