Langsung ke konten utama

AMD RDNA3+ dan Ryzen Strix Point Segera Dirilis!

Kabar gembira bagi AMD fanboys. Dr. Lisa Su, CEO AMD, memperkenalkan prosesor "AMD Ryzen generasi berikutnya" dalam presentasinya di Beijing AI PC Innovation Summit. Pengumuman tersebut menegaskan bahwa teknologi grafis RDNA 3+ dari AMD akan diluncurkan bersamaan dengan prosesor AMD Ryzen Strix Point.

Pengumuman ini sekaligus menegaskan komitmen AMD untuk meluncurkan produk andalannya dalam waktu yang telah direncanakan. Selain itu, AMD telah memperkenalkan prosesor mobile "Hawk Point" Ryzen 8040 generasi saat ini, serta prosesor desktop 8000G (AM5) di pasar China. 

Tak hanya itu, tim kunci AMD juga telah memperkenalkan berbagai produk di sana, termasuk memberikan opsi anggaran spesifik untuk wilayah tersebut.



Pada kesempatan tersebut, David Wang, SVP Teknologi GPU dan R&D Engineering AMD, memberikan penjelasan tentang arsitektur RDNA 3+ dan XDNA 2. Dikutip dari TechPowerUp, ia menyoroti prosesor "Hawk Point" generasi saat ini. GFX1150, yang dikaitkan dengan "RDNA 3.5", merupakan bagian dari teknologi AMD Ryzen Strix Point. 

Informasi ini sebagian besar diperoleh dari pemberitahuan patch AMD yang dilihat oleh publik. Aktivitas terbaru dalam rekayasa perangkat lunak AMD juga menunjukkan bahwa pengaktifan CPU Zen 5 semakin mendekati tahap penyelesaian.

Selain itu, AMD juga menegaskan bahwa RDNA 3+ akan menjadi bagian integral dari strategi produk mereka. Ini menunjukkan bahwa AMD terus berinovasi dan berkomitmen untuk memberikan kinerja grafis yang unggul kepada pengguna.

Pengenalan RDNA 3+ bersama dengan prosesor AMD Ryzen Strix Point menunjukkan visi AMD dalam menghadirkan solusi komputasi yang kuat dan inovatif. Dengan integrasi teknologi grafis terbaru ini, diharapkan pengguna dapat menikmati pengalaman bermain game dan kinerja komputasi yang lebih baik daripada sebelumnya.

Selain itu, AMD juga berencana untuk terus memperluas jangkauan produk mereka di pasar global. Dengan peluncuran produk-produk terbaru ini, AMD bertujuan untuk memperkuat posisinya sebagai pemimpin industri dalam hal inovasi dan kinerja.

Dengan demikian, pengumuman di atas menandai langkah maju yang signifikan bagi AMD dalam menghadirkan teknologi terbaru dan terbaik kepada pengguna di seluruh dunia. Para penggemar dan pengguna produk AMD dapat menantikan peningkatan kinerja yang signifikan dengan kedatangan prosesor "AMD Ryzen generasi berikutnya" dan teknologi grafis RDNA 3+.

Menarik untuk disimak sejauh mana peningkatan performa yang ditawarkan dibandingkan dengan generasi yang ada saat ini.

Postingan Populer

GPU Intel Arc Tidak Didukung oleh Game Baru Ini

Peluncuran Crimson Desert justru menyisakan masalah serius bagi sebagian gamer PC. Developer Pearl Abyss secara resmi mengonfirmasi bahwa game ini tidak mendukung GPU Intel Arc, bahkan tidak bisa dijalankan sama sekali di platform tersebut. Masalahnya bukan sekadar performa atau optimasi yang buruk. Sejumlah pengguna melaporkan game gagal launch dengan pesan error “graphics device is currently not supported.” Artinya, ini adalah isu kompatibilitas total, bukan sekadar bug minor yang bisa ditambal lewat patch awal. Dalam FAQ resminya, Pearl Abyss menyatakan bahwa Crimson Desert “saat ini tidak mendukung Intel Arc” dan yang lebih mengkhawatirkan, tidak ada komitmen untuk memperbaikinya. Tidak ada roadmap, tidak ada janji update. Praktis menutup harapan pengguna Intel Arc dalam waktu dekat. Dampaknya cukup luas. Tidak hanya pengguna GPU diskrit, tetapi juga sistem dengan iGPU berbasis Arc, termasuk platform terbaru Intel ikut terdampak. Ini berpotensi mematikan kompatibilitas game dengan ...

Review Asus ExpertBook P1403CVA. Laptop Bisnis Terjangkau untuk Jangka Panjang

Dalam beberapa bulan terakhir, industri laptop menghadapi tantangan besar akibat kenaikan harga komponen, terutama RAM dan SSD. Permintaan global terhadap memori dan penyimpanan meningkat seiring transformasi digital, cloud computing, serta tren kerja hybrid.  Situasi tersebut diperparah oleh ketidakstabilan rantai pasok, sehingga harga komponen menjadi fluktuatif. Dampaknya, banyak produsen laptop harus melakukan penyesuaian konfigurasi, bahkan di segmen premium sekalipun. Menariknya, kondisi tersebut justru mempercepat pertumbuhan pasar laptop bisnis. Banyak perusahaan dan profesional mulai beralih dari laptop consumer ke perangkat profesional yang dirancang lebih tahan lama.  Fokus tidak lagi pada spesifikasi tinggi di awal, melainkan efisiensi investasi dalam jangka panjang. Laptop bisnis menawarkan daya tahan, keamanan, serta fleksibilitas upgrade yang menjadi semakin penting. Kenaikan harga RAM dan SSD juga membuat konsep modular menjadi nilai utama. Laptop bisnis sepert...

Hp Oppo Murah Ini Cuma 1 Jutaan

Oppo belum lama ini menggelar smartphone terbarunya ke pasaran Indonesia. Spesifikasinya mengagumkan, apalagi fitur kameranya. Ya, Oppo Reno 10x Zoom menawarkan kemampuan fotografi yang mumpuni, sekaligus performa perangkat yang hebat. Meski demikian, ada harga ada rupa. Smartphone tersebut dipasarkan dengan harga yang tidak murah, yakni Rp12,999 juta untuk versi dengan RAM 8GB dan storage 256GB. Mahal? Tentu saja tidak, jika melihat spesifikasi yang disediakan di dalamnya. Sayangnya, tidak semua pengguna mampu membeli smartphone Oppo dengan harga yang tergolong fantastis tersebut. Cukup banyak di antara kita yang ingin membeli hp Oppo murah yang harganya kalau bisa di bawah Rp1 juta. Kalau tidak ada pun, kalau bisa harganya masih Rp1 jutaan. Alias di bawah Rp2 juta. Nah, kalau sudah begitu, apa pilihan yang bisa kita dapatkan? Berikut ini pilihannya: Harga HP Oppo Murah di 2019: Untuk smartphone alias hp Oppo murah di harga 1 jutaan, dipastikan Anda sudah mendapatkan pe...

AMD Ryzen 9 9950X3D2, Prosesor 16 Core 32 Thread 200 Watt

AMD kembali memanaskan pasar prosesor enthusiast dengan merilis Ryzen 9 9950X3D2 Dual Edition, sebuah chip yang membawa pendekatan ekstrem lewat implementasi dual 3D V-Cache. Ini bukan sekadar iterasi, melainkan eksperimen agresif untuk mendorong batas performa CPU desktop, khususnya di workload gaming dan cache-sensitive. Prosesor ini hadir dengan konfigurasi 16-core/32-thread dan total 192MB L3 cache, berkat 3D V-Cache yang kini ditempatkan di kedua CCD. Secara teori, pendekatan ini menghilangkan bottleneck antar-core yang sebelumnya muncul pada desain single-CCD cache stacking.  Namun, konsekuensinya langsung terlihat. Base clock 4.3GHz dan boost hingga 5.6GHz, sedikit lebih rendah dibanding Ryzen 9 9950X3D. Penurunan ini bukan kebetulan, melainkan kompromi terhadap kebutuhan daya dan thermal yang meningkat. Dengan TDP mencapai 200W, jelas bahwa efisiensi bukan lagi prioritas utama. AMD mencoba mengompensasi lewat penggunaan 2nd Gen 3D V-Cache yang diklaim lebih dingin dan lebih...

Valve Rilis SteamOS 3.8 Preview, Siap Dukung Handheld Baru dan Steam Machine Modern

Valve mulai memperluas ambisinya di ranah gaming hardware lewat perilisan preview SteamOS 3.8, yang tak hanya berfokus pada peningkatan performa handheld, tetapi juga memberi sinyal kuat arah ekosistem Steam ke depan. Dalam pembaruan ini, Valve menghadirkan dukungan awal untuk perangkat generasi berikutnya di luar Steam Deck. Langkah ini mengindikasikan bahwa Valve tengah menyiapkan fondasi bagi ekspansi hardware yang lebih luas, termasuk kemungkinan kebangkitan lini Steam Machine, konsep lama yang kini berpotensi hadir kembali dengan spesifikasi modern. Dari sisi performa, SteamOS 3.8 membawa sejumlah peningkatan signifikan. Valve mengklaim berhasil menekan latency input controller, sebuah faktor krusial dalam pengalaman gaming handheld. Selain itu, kompatibilitas dengan perangkat handheld pihak ketiga juga diperluas, membuka peluang bagi lebih banyak vendor untuk mengadopsi SteamOS sebagai platform utama. Update ini juga mencakup driver grafis terbaru yang menjanjikan peningkatan sta...