Langsung ke konten utama

Asus AIO A5 (A5402), All-In-One PC Lengkap untuk di Rumah

Asus kembali memperbarui Asus AIO A5, sebuah komputer all-in-one yang menggabungkan fungsi dan estetika dengan desain yang ramping. PC yang satu ini cocok untuk berbagai keperluan, baik itu untuk produktivitas maupun hiburan. 

Perangkat ini menawarkan performa terdepan di kelasnya berkat adopsi prosesor terbaru dan kemampuan memori yang dapat ditingkatkan. Konektivitas yang komprehensif, baik secara kabel maupun nirkabel, menjadikannya pilihan yang serbaguna.

Tidak hanya itu, pengalaman multimedia yang luar biasa dengan kualitas audio premium, teknologi noise-cancellation AI, speaker stereo, subwoofer kelas atas, dan dukungan Dolby Atmos membuat Asus AIO A5 menjadi pilihan ideal untuk segala keperluan, baik itu hiburan maupun profesionalisme.



"Inovasi Asus tidak hanya berfokus pada laptop tetapi juga pada PC all-in-one, dan Asus AIO A5 adalah contoh nyata dari upaya inovasi kami," ujar Jimmy Lin, Direktur Regional Asus untuk Asia Tenggara. "Asus AIO A5 telah dilengkapi dengan teknologi terkini dan dirancang untuk memberikan kenyamanan dalam berbagai skenario penggunaan, menjadikannya pilihan yang tepat untuk produktivitas dan hiburan."

Paduan Fungsi dan Estetika
Asus AIO A5 memiliki desain yang ramping dan minimalis, memberikan kesan modern dan profesional. Tampilannya yang elegan memungkinkan perangkat ini dapat ditempatkan dengan mudah di berbagai sudut ruangan. 

Dengan layar berukuran 23,8 inci, Asus AIO A5 memberikan gambar yang jernih untuk segala keperluan, mulai dari pekerjaan hingga hiburan. Layar ini juga telah teruji dan disertifikasi oleh TÜV Rheinland untuk memastikan kenyamanan mata pengguna dalam penggunaan jangka panjang.

Meskipun demikian, Asus AIO A5 tetap menyertakan fitur-fitur yang memberikan kenyamanan dan kemudahan bagi pengguna. Untuk pengalaman video konferensi yang lebih jelas, Asus AIO A5 dilengkapi dengan kamera FHD, meningkatkan kualitas visual untuk komunikasi yang lebih baik. Dari segi konektivitas, Asus AIO A5 didukung oleh Wi-Fi 6E untuk koneksi internet yang lebih stabil dan Bluetooth 5 untuk koneksi nirkabel yang lebih efisien.

Selain itu, dengan adanya Built-In VESA Mount, Asus AIO A5 dapat dipasang di dinding, memberikan fleksibilitas dalam pengaturan ruang kerja. Kombinasi dari desain yang elegan, fitur yang lengkap, dan konektivitas yang canggih menjadikan Asus AIO A5 pilihan yang tepat untuk kebutuhan produktivitas dan hiburan.

Performa Unggul
Asus AIO A5 juga unggul dalam hal performa. PC all-in-one ini telah ditenagai oleh prosesor generasi terbaru, yaitu 13th Gen Intel® Core™ i7-1360P. Prosesor ini menawarkan kinerja komputasi yang cepat untuk segala kebutuhan, mulai dari pekerjaan harian hingga hiburan digital.

Tidak hanya itu, Asus AIO A5 juga dilengkapi dengan memori DDR4 3200MHz berkapasitas 16GB yang masih dapat ditingkatkan. Dengan dua slot SO-DIMM yang tersedia, memori dapat ditingkatkan hingga kapasitas 32GB. Selain itu, Asus AIO A5 juga dilengkapi dengan sistem penyimpanan ganda yang memungkinkan pengguna untuk menyimpan data dengan aman dan efisien.

Konektivitas yang Lengkap
Asus AIO A5 memiliki konektivitas yang sangat lengkap, baik secara kabel maupun nirkabel. Untuk konektivitas nirkabel, Asus AIO A5 didukung oleh Wi-Fi 6E untuk koneksi internet yang lebih stabil dan Bluetooth 5.3 untuk koneksi nirkabel yang lebih cepat dan handal.

Sementara untuk konektivitas melalui kabel, Asus AIO A5 dilengkapi dengan berbagai port termasuk USB Type-A dan Type-C, HDMI out, RJ45 gigabit ethernet, 3.5mm combo audio jack, dan port USB Type-C Thunderbolt™ 4. Asus AIO A5 juga dilengkapi dengan port HDMI in yang memungkinkan pengguna untuk menggunakan perangkat ini sebagai monitor eksternal.

Audio Berkualitas Tinggi
Asus AIO A5 menawarkan pengalaman multimedia terbaik di kelasnya, terutama dalam hal audio. Dilengkapi dengan fitur Two-Way AI Noise-Cancellation, Asus AIO A5 memastikan kualitas suara yang jernih bahkan dalam lingkungan yang bising.

Speaker stereo terintegrasi menghasilkan suara yang kaya dan detail, sementara subwoofer premium menambah kedalaman pada bass. Dukungan Dolby Atmos memastikan pengalaman mendengarkan yang lebih imersif dan realistis.

Postingan Populer

RRQ Kembali Masuk Program Esports World Cup 2026, Validasi Global atau Sekadar Branding?

Team RRQ kembali masuk dalam Esports World Cup Foundation Club Partner Program 2026, memperpanjang statusnya sebagai salah satu organisasi esports yang dianggap relevan secara global. Ini adalah tahun kedua berturut-turut RRQ terpilih dalam program bernilai total US$20 juta tersebut, yang dirancang untuk mendorong pertumbuhan bisnis dan eksposur internasional klub esports. Secara angka, program ini terlihat impresif. Hanya 40 organisasi terpilih dari seluruh dunia, dengan total jangkauan lebih dari 300 juta penggemar. RRQ menjadi salah satu dari sedikit perwakilan Asia Tenggara, indikasi bahwa pasar regional mulai diperhitungkan dalam peta esports global.  Namun di balik angka besar itu, pertanyaan yang lebih penting adalah, seberapa strategis dampak program ini bagi keberlanjutan industri? Pendanaan hingga US$1 juta per klub memang memberi dorongan signifikan, terutama untuk penguatan brand dan operasional. Tetapi perlu dicatat, ini bukan tiket langsung ke panggung Esports World C...

AMD Tak Peduli dengan Pengguna Radeon Jadul. Tak Dapat Upgrade

AMD akhirnya membuat keputusan yang terasa terlalu tegas. Pemilik GPU Radeon RX 6000 Series dan Radeon RX 7000 Series secara efektif ditinggalkan dari FSR 4 dan FSR 4.1. Padahal, FSR bukan sekadar fitur kosmetik, ia adalah lompatan penting dalam kualitas upscaling berbasis AI. FSR 4 membawa peningkatan nyata yakni rekonstruksi gambar lebih stabil, edge lebih bersih, dan scaling performa yang akhirnya kompetitif. Namun semua itu “dikunci” untuk GPU Radeon RX 9000 Series berbasis RDNA 4, dengan dalih kebutuhan arsitektur baru dan dukungan FP8. Secara teknis masuk akal, tapi terasa terlalu nyaman sebagai alasan. Masalahnya, RDNA 2 dan RDNA 3 bukan perangkat usang. Dukungan INT8 yang mereka miliki masih relevan untuk banyak workload AI ringan. Ini membuat keputusan AMD terlihat bukan murni batasan teknis, melainkan strategi segmentasi produk yang agresif, atau lebih tepat, dorongan upgrade yang dipaksakan. Bandingkan dengan Nvidia. Mereka memang membatasi fitur seperti frame generation di ...

Review Asus ExpertBook B3 B3405CVA. Laptop Kerja Fleksibel untuk Pendukung Bisnis

Industri laptop bisnis sedang mengalami pergeseran yang cukup signifikan. Jika dulu perusahaan hanya mencari perangkat yang “cukup bisa dipakai”, kini standar berubah menjadi efisiensi, keamanan, dan daya tahan jangka panjang. Tekanan untuk bekerja hybrid, meningkatnya ancaman siber, serta kebutuhan multitasking membuat laptop bisnis harus lebih dari sekadar alat kerja. Ia harus menjadi fondasi produktivitas. Di sisi lain, tidak semua perusahaan siap mengalokasikan budget untuk perangkat flagship. Di sinilah segmen laptop bisnis menengah menjadi menarik. Pasalnya, laptop bisnis kelas menengah menawarkan keseimbangan antara harga, fitur, dan performa. Namun, kompromi tentunya selalu ada dibanding seri flagship, dan di sinilah evaluasi kritis menjadi penting. Sebagai contoh, Asus mencoba mengisi celah segmen laptop bisnis menengah lewat Asus ExpertBook B3 B3405CVA . Laptop bisnis ini ditujukan untuk perusahaan yang membutuhkan perangkat kerja solid dengan fitur enterprise, tetapi tetap r...

GPU Intel Arc Pro B70 dan Arc Pro B65 Bidik Segmen Profesional

Intel resmi memperluas portofolio GPU workstation melalui peluncuran Arc Pro B70 dan Arc Pro B65. Keduanya dibangun di atas arsitektur Xe2 “Battlemage”, menargetkan segmen profesional yang kini semakin didorong oleh kebutuhan AI compute, visualisasi kompleks, dan pengembangan software berbasis akselerasi GPU. Arc Pro B70 menjadi varian paling ambisius. Dengan 32 Xe core, 256 XMX engine, dan 32 ray tracing unit, GPU ini diposisikan sebagai mesin kerja serius untuk workload berat. Kapasitas memori 32GB GDDR6 pada bus 256-bit dengan bandwidth 608 GB/s memberikan fondasi kuat untuk dataset besar dan model AI.  Intel bahkan mengklaim performa hingga 367 TOPS (INT8), angka yang secara langsung menyasar kebutuhan inference modern. Dukungan API lengkap, mulai dari DirectX 12 Ultimate hingga Vulkan 1.3, membuatnya fleksibel untuk berbagai pipeline profesional. Di bawahnya, Arc Pro B65 hadir dengan konfigurasi lebih ramping: 24 Xe core dan 160 XMX engine. Meski begitu, menariknya tetap memba...

Qualcomm Snapdragon Terbaru Loncat ke 2nm TSMC

Qualcomm kembali jadi sorotan setelah bocoran terbaru mengungkap dua kode model yakni SM8975 dan SM8950. Kedua chip baru tersebut diyakini sebagai Snapdragon 8 Elite Gen 6 Pro dan Snapdragon 8 Elite Gen 6. Jika rumor ini akurat, chip tersebut bukan hanya akan menjadi sekadar refresh tahunan, melainkan lompatan teknologi yang cukup agresif. Mengapa? Rumor paling menarik adalah penggunaan proses fabrikasi 2nm dari TSMC. Ini akan menjadi pertama kalinya Qualcomm masuk ke node tersebut, melampaui generasi sebelumnya seperti Snapdragon 8 Elite Gen 5 yang masih bertumpu pada 3nm. Secara teori, 2nm menawarkan efisiensi daya lebih baik, suhu lebih terkendali, dan potensi peningkatan performa, kombinasi ideal untuk smartphone modern yang semakin berat beban kerjanya, dari gaming hingga AI on-device. Namun, seperti biasa, angka node sering kali lebih terdengar impresif di atas kertas dibanding di dunia nyata. Kompetitor seperti Apple dengan chip A18 dan A18 Pro juga masih berada di 3nm, sehingga...