Langsung ke konten utama

Review EZVIZ H6c Pro 2K⁺: Mirip Bola Baseball, Performa Patut Diacungi Jempol

EZVIZ kembali meluncurkan kamera keamanan indoor terbaru ke Indonesia di awal tahun 2024 ini yaitu EZVIZ H6c Pro 2K⁺ dengan beragam fitur unggulan. Mulai dari resolusi kamera 2K+, Smart Human Shape Detection, Panoramic View, Patrol Mode, Smart Color Night Vision, Auto-Zoom Tracking dan banyak lagi.

Sebenarnya masih banyak fitur unggulan dari EZVIZ H6c Pro 2K⁺. Untuk menelusuri berbagai fitur unggulan dari EZVIZ H6c Pro 2K⁺, kami melakukan review dari CCTV indoor terbaru EZVIZ ini.

Desain Mirip Bola Baseball
Mungil seukuran kurang lebih seperti bola sepak takraw adalah kesan pertama kami saat melihat EZVIZ H6c Pro 2K⁺. CCTV mungil ini memiliki dimensi 88mm x 88.2 mm x 119mm dan bobot 252g. Sehingga cukup ringan dan bisa dipegang dengan satu tangan saat kami memindahkan CCTV ini untuk diletakkan di mana saja di dalam ruangan.



Karena ditujukan untuk di dalam ruangan, CCTV ini bisa dipasang di sudut atap dalam rumah atau bahkan diletakkan di atas meja. EZVIZ H6c Pro 2K⁺ dibalut warna putih di hampir seluruh tubuhnya dikombinasikan warna hitam pada bagian depan. Sehingga terlihat seperti bola baseball dengan ukuran yang lebih besar sedikit.

Bulatan warna hitam pada bagian depan EZVIZ H6c Pro 2K⁺ ini menjadi wadah lensa kamera, LED Indicator, MIC. Jika wadah lensa kamera ini digeser ke bawah, terdapat slot Micro SD Card, dan tombol reset.

Beralih ke bagian belakang, disematkan speaker, port ethernet dan port charger. Lanjut ke bagian bawah, terdapat QR Code dan mounting untuk pemasangan baut.

Untuk proses instalasi EZVIZ H6c Pro 2K⁺ cukup mudah, berikut ulasannya.

Cara Memasang EZVIZ H6c Pro 2K⁺

  • Sebelum menginstal kamera, sebaiknya tentukan lokasi pemasangan EZVIZ H6c Pro 2K⁺. Kamera dapat diletakkan di meja atau dipasang di langit-langit dalam rumah.
  • Jika ingin memasang EZVIZ H6c Pro 2K⁺ di langit-langit, pastikan langit-langit cukup kuat untuk menahan berat kamera.
  • Hindari menempatkan kamera di area yang terkena cahaya langsung.
  • Gunakan template bor untuk menandai tempat pemasangan kamera.
  • Bor lubang sebanyak tiga lubang untuk dinding atau beton saja.
  • Lalu masukkan tiga penjepit.
  • Gunakan tiga sekrup untuk pemasangan EZVIZ H6c Pro 2K⁺ di langit-langit.
  • Setelah kamera terpasang kuat, putar searah jarum jam hingga terkunci.
  • Jika kamu tidak ingin memasang CCTV tersebut di langit-langit rumah, kamu bisa meletakkannya di meja, rak buku, di atas lemari dan lainnya. Jadi tidak perlu mengikuti langkah di atas. Karena CCTV ini memiliki permukaan bawah yang datar, sehingga bisa didudukkan di meja, rak buku, di atas lemari dan tempat lainnya.
  • Setelah memasang kamera atau meletakkannya di meja, nyalakan kamera, lalu hubungkan kamera dengan aplikasi EZVIZ mobile.

Menyalakan Kamera

  • Sebelum menyalakan kamera, pastikan jarak kamera dengan router Wi-Fi dan stop kontak listrik berdekatan.
  • Sambungkan kabel daya ke kamera dan colokkan adaptor daya ke stop kontak listrik.
  • Jika lampu LED berkedip cepat berwarna biru menandakan bahwa kamera telah dinyalakan dan siap untuk dikonfigurasi menggunakan Wi-Fi.

Hubungkan EZVIZ H6c Pro 2K⁺ ke aplikasi EZVIZ

  • Kalau kamu belum menggunakan aplikasi EZVIZ, kamu bisa mendownload aplikasi EZVIZ untuk smartphone berbasis Android dan iOS di Play Store dan App Store.
  • Kalau kamu belum login di aplikasi EZVIZ bisa login menggunakan gmail, kalau sudah login, aplikasi EZVIZ langsung bisa digunakan.
  • Selanjutnya, di layar Utama, tap "+" di sudut kanan atas untuk masuk ke antarmuka Scan QR Code.
  • Sekarang scan QR code pada bagian belakang EZVIZ H6c Pro 2K⁺.
  • Seterusnya, ikuti segala panduan aplikasi EZVIZ untuk menambahkan perangkat EZVIZ H6c Pro 2K⁺ pada aplikasi EZVIZ.
  • Lalu, pilih untuk menghubungkan ke Wi-Fi yang terkoneksi dengan ponsel kamu. Selain Wi-Fi, kamu juga bisa menggunakan kabel LAN untuk menghubungkan kamera ke router. Kamu dapat menghubungkan kamera ke band 2.4 atau 5 GHz untuk memastikan sinyal Wi-Fi yang kuat.
  • Setelah itu, kamera ini sudah terhubung dengan aplikasi EZVIZ dan bisa langsung digunakan.
  • Namun, jika kamu mengalami kendala saat menghubungkan kamera dengan Wi-Fi dan aplikasi, kamu bisa tekan dan tahan tombol atur ulang selama sekitar 5 detik untuk memulai ulang kamera dan mengembalikan semua parameter ke pengaturan standar. Ini juga berlaku saat kamu ingin menghubungkan kamera ke jaringan Wi-Fi lain.
  • Setelah terhubung dengan aplikasi EZVIZ mobile, kamu dapat mengontrol EZVIZ H6c Pro 2K⁺, melihat notifikasi, melihat video dan foto tangkapan kamera, dan banyak lagi.

Kemampuan EZVIZ H6c Pro 2K⁺ dalam Mengamankan Rumah
EZVIZ H6c Pro 2K⁺ membawa kemudahan dan kecerdasan keamanan dalam ruangan rumah kami. Kamera ini secara otomatis berputar untuk mendeteksi setiap gerakan manusia, dan suara keras. Mengandalkan teknologi AI, CCTV ini mampu mendeteksi, memperbesar, dan mengikuti objek yang bergerak.



Kamera ini memiliki kemampuan untuk secara otomatis memperbesar hingga 4 kali untuk mengikuti pergerakan seseorang sehingga kami dapat melihat detail dan mendapatkan gambaran keseluruhan secara bersamaan. Disamping itu, kami juga dapat mengaktifkan opsi AI untuk mendeteksi dan melacak gerakan manusia secara khusus.

Disokong fitur Patrol Mode, H6c Pro 2K⁺ secara otomatis berputar untuk menghilangkan blind spot. Patrol Mode ini bisa kami sesuaikan dengan luas rumah kami. Sehingga setiap sudut rumah dapat tertangkap jelas di kamera.

Dengan lensa 2K⁺-nya, CCTV ini mampu menangkap gambar dan video dengan resolusi tinggi serta memastikan setiap sudut ruangan rumah kami terlihat jelas. Apalagi CCTV ini didukung fitur Panoramic View yang mampu menangkap gambar dan video dengan sudut pandang 360 derajat. Sehingga mampu menangkap semua objek yang berada di dalam ruangan rumah.

Meski dalam keadaan minim cahaya, seperti lampu dimatikan pada malam hari, CCTV ini tetap dapat menangkap foto dan video dengan hasil yang jernih dan detail. Ini berkat dukungan fitur Smart Color Night Vision dengan jarak hingga 5 meter serta Nighttime Imaging dengan jarak maksimal 10 meter.

Selain itu, kamera ini juga dapat memperhatikan keselamatan keluarga kami secara keseluruhan. Kamera ini akan memberi peringatan jika tingkat kebisingan tiba-tiba berubah, seperti suara anak-anak menangis, dan tertawa atau alarm berbunyi.

Selain itu, orang-orang yang kami sayangi dapat menghubungi kami, langsung dari samping kamera dengan hanya mengetuk tombol panggilan. Ini merupakan salah satu cara termudah untuk melakukan panggilan video dengan keluarga, teman dan orang terdekat kami.

Kamera ini juga menawarkan perlindungan 24 jam. Sehingga kami tidak perlu khawatir saat terjadi sesuatu di malam hari, seperti bayi menangis, ada pencuri masuk ke rumah dan lainnya.

Hasil video yang lancar juga ditentukan oleh koneksi internet yang stabil yang kami gunakan. Kemudian hasil video tersebut ditampilkan melalui aplikasi EZVIZ mobile.

Tak hanya itu, aplikasi EZVIZ menampilkan notifikasi jika terjadi sesuatu, setelah CCTV mendeteksi gerakan manusia. Kami juga bisa memilih notifikasi untuk mendapatkan peringatan hanya ketika seseorang terdeteksi di kamera.

Beragam pilihan penyimpanan video
EZVIZ H6c Pro 2K⁺ ditunjang teknologi H.265 yang mampu mengurangi ukuran file video hingga 50%. Dibandingkan dengan teknologi kompresi video H.264 konvensional, H.265 menciptakan pengalaman menonton yang lebih lancar dengan hasil video beresolusi 2K⁺. Dengan begitu, kami tidak perlu khawatir jika banyak file video besar yang memakan banyak ruang penyimpanan.

EZVIZ menawarkan beberapa pilihan penyimpanan untuk menyimpan file di kamera ini seperti lewat memori ponsel yang terhubung melalui aplikasi EVIZ, slot MicroSD Card hingga 512 GB dan EZVIZ CloudPlay.

Kami sendiri menyimpan file melalui memori ponsel. Jika memori ponsel kamu sudah penuh atau memiliki kartu MicroSD, kamu memasang kartu MicroSD pada kamera EZVIZ H6c Pro 2K⁺. Pasalnya, dalam setiap pembelian EZVIZ H6c Pro 2K⁺ tidak disertakan kartu MicroSD.

Berikut cara memasang kartu MicroSD di kamera EZVIZ H6c Pro 2K⁺.

  • Geser wadah lensa kamera ke atas hingga kamu melihat slot kartu.
  • Selanjutnya, masukkan kartu Micro SD ke dalam slot sesuai dengan arah yang ditunjukkan.
  • Setelah memasang kartu, inisialisasi kartu dalam aplikasi EZVIZ sebelum menggunakannya.

Kamu juga bisa berlangganan EZVIZ CloudPlay untuk mendapatkan kapasitas penyimpanan lebih besar. Tidak hanya kualitas produk saja, EZVIZ juga berkomitmen untuk melindungi data dan privasi kami dengan enkripsi transmisi data TLS dan enkripsi data AES-128. EZVIZ juga telah mendapatkan penghargaan dari DNV untuk keamanan informasi (ISO/IEC 27001:2013), perlindungan data pribadi (ISO/IEC 27701:2019), cloud security (CSA STAR), dan lainnya. 

Baca juga:


Kelengkapan kotak
Di dalam sebuah box EZVIZ H6c Pro 2K⁺ berisi sebuah kamera EZVIZ H6c Pro 2K⁺, kabel USB Type-C, adaptor charger, Drill Template, Mounting Plate, EZVIZ Screw Kit, buku panduan, dan Regulatory Information.



Kesimpulan
Dengan semua fitur pintar dan kemudahan yang ditawarkan oleh EZVIZ H6c Pro 2K⁺, kami selalu merasa aman dan nyaman selama 24 jam. Kamera ini tidak hanya memberikan perlindungan penuh, tetapi juga memastikan kami selalu terhubung dengan keluarga kami, meski kami sedang bepergian.

Apalagi harga yang ditawarkan EZVIZ H6c Pro 2K⁺, sangat terjangkau, mulai dari Rp 600 ribuan saja. EZVIZ DB2 Pro dapat dibeli secara online di EZVIZ Official Store yang ada di Tokopedia, Shopee, Lazada atau EZVIZ Store terdekat di kotamu.

Postingan Populer

Review Lenovo ThinkPad E14 Gen 7. Laptop Bisnis di Era Efisiensi dan Mobilitas

Industri laptop bisnis tengah mengalami pergeseran signifikan. Jika sebelumnya performa dan skalabilitas menjadi tolok ukur utama, kini efisiensi daya, mobilitas, keamanan, dan keberlanjutan justru menjadi faktor penentu. Perusahaan semakin menuntut perangkat yang ringkas, tahan lama, mudah dikelola, namun tetap cukup bertenaga untuk produktivitas. Tren kerja hybrid juga turut mengubah prioritas desain laptop bisnis. Bobot ringan, daya tahan baterai memadai, konektivitas lengkap, serta fitur keamanan berlapis kini menjadi standar baru. Produsen pun berlomba menghadirkan perangkat yang tidak sekadar kuat di atas kertas, tetapi relevan dengan kebutuhan kerja modern. Lenovo melalui lini ThinkPad E-Series mencoba menjawab tantangan tersebut. Buktinya, ThinkPad E14 Gen 7   hadir sebagai opsi entry-level hingga menengah untuk profesional dan pelaku bisnis yang membutuhkan laptop tangguh, fleksibel, dan ekonomis tanpa meninggalkan DNA ThinkPad yang legendaris. Desain Lenovo ThinkPad E14 G...

2026, Nvidia Prioritaskan RTX 50 Series 8GB

Nvidia tampaknya mulai mengambil langkah defensif di tengah tekanan biaya produksi yang terus meningkat, khususnya pada komponen memori. Laporan terbaru dari Tiongkok mengindikasikan bahwa perusahaan telah menyesuaikan rencana pasokan GPU GeForce RTX 50-series untuk 2026, dengan kembali memprioritaskan model berkapasitas VRAM lebih kecil, terutama varian 8GB.  Langkah ini muncul seiring melonjaknya harga chip memori yang mulai menggerus fleksibilitas harga di segmen GPU konsumen. Pada pertengahan 2025, kartu grafis dengan VRAM 8GB nyaris dianggap usang oleh pasar, terutama untuk kebutuhan gaming modern yang semakin rakus memori. Namun situasinya kini berubah. Dengan biaya memori berkapasitas besar kian mahal, konfigurasi VRAM tinggi justru mulai dipandang sebagai fitur premium yang sulit dijaga marginnya. Dalam konteks ini, 8GB kembali menjadi kompromi yang “masuk akal” bagi produsen, meski belum tentu bagi konsumen. Sumber industri Board Channels menyebutkan bahwa Nvidia dikabarka...

Hape Layar Sentuh Sudah Mentok. Keyboard Qwerty Hidup Kembali?

Ponsel dengan keyboard fisik QWERTY tampaknya belum sepenuhnya punah. Setelah hampir dua dekade didominasi layar sentuh kapasitif ala iPhone, tanda-tanda kebangkitan perangkat dengan tombol fisik mulai kembali terlihat, menantang arus utama desain smartphone modern yang sejak lama dianggap final. Sejak Apple memperkenalkan iPhone dan menyingkirkan keyboard fisik dari peta industri, pengguna dipaksa beradaptasi dengan papan ketik virtual. Meski semakin canggih, keyboard layar sentuh tetap memiliki keterbatasan, terutama bagi pengguna yang mengandalkan kecepatan dan presisi mengetik.  Tidak mengherankan jika dalam beberapa tahun terakhir muncul komunitas yang memodifikasi BlackBerry lawas dengan spesifikasi lebih modern, mulai dari prosesor lebih cepat, RAM lebih besar, baterai berkapasitas tinggi, hingga port USB-C. Fenomena ini tidak hanya didorong nostalgia, tetapi juga kekecewaan terhadap pengalaman mengetik di layar sentuh. Di CES 2026, sinyal kebangkitan QWERTY semakin jelas. C...

Hp Oppo Murah Ini Cuma 1 Jutaan

Oppo belum lama ini menggelar smartphone terbarunya ke pasaran Indonesia. Spesifikasinya mengagumkan, apalagi fitur kameranya. Ya, Oppo Reno 10x Zoom menawarkan kemampuan fotografi yang mumpuni, sekaligus performa perangkat yang hebat. Meski demikian, ada harga ada rupa. Smartphone tersebut dipasarkan dengan harga yang tidak murah, yakni Rp12,999 juta untuk versi dengan RAM 8GB dan storage 256GB. Mahal? Tentu saja tidak, jika melihat spesifikasi yang disediakan di dalamnya. Sayangnya, tidak semua pengguna mampu membeli smartphone Oppo dengan harga yang tergolong fantastis tersebut. Cukup banyak di antara kita yang ingin membeli hp Oppo murah yang harganya kalau bisa di bawah Rp1 juta. Kalau tidak ada pun, kalau bisa harganya masih Rp1 jutaan. Alias di bawah Rp2 juta. Nah, kalau sudah begitu, apa pilihan yang bisa kita dapatkan? Berikut ini pilihannya: Harga HP Oppo Murah di 2019: Untuk smartphone alias hp Oppo murah di harga 1 jutaan, dipastikan Anda sudah mendapatkan pe...

Gigabyte Incar Pasar Handheld Gaming PC

Gigabyte mulai memberi sinyal ketertarikan untuk masuk ke pasar handheld gaming yang semakin padat. Dalam wawancara dengan PCWorld di ajang CES 2026, CEO Gigabyte Eddie Lin mengungkapkan bahwa perusahaannya sedang mempertimbangkan pengembangan perangkat handheld gaming, namun dengan satu syarat utama: produk tersebut harus memiliki keunikan yang benar-benar membedakannya dari para pesaing. Ketertarikan ini sejatinya tidak mengejutkan. Pasar handheld gaming dalam beberapa tahun terakhir mengalami pertumbuhan pesat, didorong oleh kesuksesan Steam Deck dan diikuti oleh berbagai pemain besar seperti Asus, Lenovo, MSI, hingga sejumlah merek asal Tiongkok. Di tengah kondisi tersebut, Gigabyte tentu melihat peluang, sekaligus tantangan, untuk ikut ambil bagian. Menurut Eddie Lin, dari sisi teknis, membuat handheld gaming bukanlah perkara sulit. Ia menegaskan bahwa banyak produsen di Tiongkok sudah mampu memproduksi perangkat sejenis dengan relatif cepat. Tantangan sesungguhnya justru terletak...