Langsung ke konten utama

Asus Rilis Zenbook 14 OLED UX3405, Laptop Tipis Berbasis AI

Asus melakukan refresh terhadap seri Zenbook klasiknya di awal 2024. Model yang dirilis, yakni Zenbook 14 OLED UX3405 merupakan laptop tipis inovatif yang menjadi pionir dalam mengadopsi prosesor Intel® Core™ Ultra Series, yang ditenagai oleh kecerdasan buatan (AI) untuk optimalitas dan efisiensi daya.

Laptop tersebut menonjol dengan layar Asus Lumina OLED resolusi 3K. Dibanding sebelumnya, tipe terbaru ini memberikan resolusi tinggi, daya tahan baterai seharian, serta desain premium yang ringkas dengan bobot 1,2kg dan ketebalan 14,9mm, alias 2mm lebih tipis dibanding seri terdahulu.

Sebagai perangkat pendukung produktivitas dan mobilitas, Zenbook 14 OLED UX3405 juga memperoleh sertifikasi ketahanan militer AS MIL-STD-810H. Sertifikasi tersebut, menunjukkan kekuatan dan daya tahan yang tinggi. 



Dilengkapi Office Pre-Installed
Nikmati semua manfaat dengan PC yang lengkap – PC sudah termasuk Office Home & Student 2021. Aplikasi Office versi lengkap (Word, Excel dan PowerPoint) memberikan semua fungsi yang dibutuhkan dan diharapkan oleh penggunanya.
 
Penggunaan aplikasi Office seumur hidup dapat memastikan Anda untuk selalu memiliki akses ke fitur yang Anda kenal dan sukai. Dilengkapi dengan 100% aplikasi Office asli, software juga akan terus mendapatkan pembaruan keamanan yang rutin untuk melindungi perangkat, program dan data Anda.

Asus juga memberikan perhatian khusus pada sustainability, dengan mendesain laptop ini secara ramah lingkungan, menawarkan jejak karbon 50% lebih rendah dibandingkan laptop sekelasnya.

Desain premium Zenbook 14 OLED UX3405 menawarkan kekompakan dengan ketebalan 14,9mm, memberikan ukuran 10% lebih kecil daripada generasi sebelumnya. Baterai khusus dengan kapasitas 75Wh dan siklus pengisian daya 20% lebih cepat menjamin pengguna mendapatkan pengalaman penggunaan sepanjang hari dengan laptop ini.

Performa Terbaik untuk AI
Performa premium diwujudkan melalui prosesor Intel® Core™ Ultra dengan Neural Processing Unit (NPU) untuk pemrosesan aplikasi berbasis AI. Didukung oleh penyimpanan SSD sebesar 1TB, RAM hingga 32GB, dan WiFi 6E (802.11ax), Zenbook 14 OLED UX3405 menjadi pilihan unggul dalam kategori laptop ultraportable premium.

Layar Asus Lumina OLED 3K di Zenbook 14 OLED UX3405 menawarkan pengalaman visual yang luar biasa dengan tingkat kecerahan hingga 600-nits, rasio layar 16:10, dan bezel ultra-tipis. Meskipun ringkas, laptop ini menyediakan berbagai port modern, termasuk Thunderbolt 4, USB 3.2 Gen 1 Type-A, HDMI 2.1, dan jack audio 3.5 mm, menjadikannya praktis tanpa memerlukan dongle tambahan.

Baca juga:


Pengalaman pengguna ditingkatkan melalui sistem audio yang kuat dengan speaker super-linear yang disertifikasi oleh Harman Kardon. Asus ErgoSense Keyboard memberikan kenyamanan mengetik yang maksimal, sementara IR camera dan mikrofon dengan noise-cancellation berbasis AI menambahkan lapisan keamanan dan fungsionalitas.

Keunggulan Zenbook 14 OLED UX3405 terlihat pula dalam daya tahan premium, teruji dengan sertifikasi militer AS. Selain itu, kesadaran lingkungan dipertimbangkan dengan jejak karbon yang rendah dan kemasan yang dapat didaur ulang sepenuhnya.

Di Indonesia, laptop ini tersedia dengan harga mulai dari Rp17.299.000 melalui berbagai saluran distribusi offline maupun e-commerce.

Postingan Populer

Review Asus ExpertBook P1403CVA. Laptop Bisnis Terjangkau untuk Jangka Panjang

Dalam beberapa bulan terakhir, industri laptop menghadapi tantangan besar akibat kenaikan harga komponen, terutama RAM dan SSD. Permintaan global terhadap memori dan penyimpanan meningkat seiring transformasi digital, cloud computing, serta tren kerja hybrid.  Situasi tersebut diperparah oleh ketidakstabilan rantai pasok, sehingga harga komponen menjadi fluktuatif. Dampaknya, banyak produsen laptop harus melakukan penyesuaian konfigurasi, bahkan di segmen premium sekalipun. Menariknya, kondisi tersebut justru mempercepat pertumbuhan pasar laptop bisnis. Banyak perusahaan dan profesional mulai beralih dari laptop consumer ke perangkat profesional yang dirancang lebih tahan lama.  Fokus tidak lagi pada spesifikasi tinggi di awal, melainkan efisiensi investasi dalam jangka panjang. Laptop bisnis menawarkan daya tahan, keamanan, serta fleksibilitas upgrade yang menjadi semakin penting. Kenaikan harga RAM dan SSD juga membuat konsep modular menjadi nilai utama. Laptop bisnis sepert...

Hp Oppo Murah Ini Cuma 1 Jutaan

Oppo belum lama ini menggelar smartphone terbarunya ke pasaran Indonesia. Spesifikasinya mengagumkan, apalagi fitur kameranya. Ya, Oppo Reno 10x Zoom menawarkan kemampuan fotografi yang mumpuni, sekaligus performa perangkat yang hebat. Meski demikian, ada harga ada rupa. Smartphone tersebut dipasarkan dengan harga yang tidak murah, yakni Rp12,999 juta untuk versi dengan RAM 8GB dan storage 256GB. Mahal? Tentu saja tidak, jika melihat spesifikasi yang disediakan di dalamnya. Sayangnya, tidak semua pengguna mampu membeli smartphone Oppo dengan harga yang tergolong fantastis tersebut. Cukup banyak di antara kita yang ingin membeli hp Oppo murah yang harganya kalau bisa di bawah Rp1 juta. Kalau tidak ada pun, kalau bisa harganya masih Rp1 jutaan. Alias di bawah Rp2 juta. Nah, kalau sudah begitu, apa pilihan yang bisa kita dapatkan? Berikut ini pilihannya: Harga HP Oppo Murah di 2019: Untuk smartphone alias hp Oppo murah di harga 1 jutaan, dipastikan Anda sudah mendapatkan pe...

GPU Intel Arc Tidak Didukung oleh Game Baru Ini

Peluncuran Crimson Desert justru menyisakan masalah serius bagi sebagian gamer PC. Developer Pearl Abyss secara resmi mengonfirmasi bahwa game ini tidak mendukung GPU Intel Arc, bahkan tidak bisa dijalankan sama sekali di platform tersebut. Masalahnya bukan sekadar performa atau optimasi yang buruk. Sejumlah pengguna melaporkan game gagal launch dengan pesan error “graphics device is currently not supported.” Artinya, ini adalah isu kompatibilitas total, bukan sekadar bug minor yang bisa ditambal lewat patch awal. Dalam FAQ resminya, Pearl Abyss menyatakan bahwa Crimson Desert “saat ini tidak mendukung Intel Arc” dan yang lebih mengkhawatirkan, tidak ada komitmen untuk memperbaikinya. Tidak ada roadmap, tidak ada janji update. Praktis menutup harapan pengguna Intel Arc dalam waktu dekat. Dampaknya cukup luas. Tidak hanya pengguna GPU diskrit, tetapi juga sistem dengan iGPU berbasis Arc, termasuk platform terbaru Intel ikut terdampak. Ini berpotensi mematikan kompatibilitas game dengan ...

2027, Aktivitas Bot Lampaui Manusia

Lalu lintas internet sedang menuju titik balik besar. Cloudflare memprediksi bahwa pada 2027, trafik bot berbasis AI akan melampaui aktivitas manusia di internet. Prediksi ini jauh lebih cepat dari yang banyak pihak perkirakan. Matthew Prince, CEO Cloudflare menilai, lonjakan ini didorong oleh perilaku agen AI yang jauh lebih “rakus” dibanding pengguna manusia. Jika seseorang hanya membuka beberapa situs untuk mencari produk, agen AI bisa mengunjungi ribuan halaman dalam waktu singkat untuk membandingkan data. Skala inilah yang mengubah pola trafik secara fundamental. Sebagai gambaran, sebelum era generative AI, bot sudah menyumbang sekitar 20 persen trafik internet, didominasi crawler seperti milik Google. Kini, dengan hadirnya agen AI yang terus aktif mengumpulkan dan memproses data, angka tersebut diperkirakan akan melonjak drastis hingga melampaui trafik manusia dalam dua tahun ke depan Dampaknya tidak sepele. Infrastruktur internet yang selama ini dirancang untuk aktivitas manusia...

Valve Rilis SteamOS 3.8 Preview, Siap Dukung Handheld Baru dan Steam Machine Modern

Valve mulai memperluas ambisinya di ranah gaming hardware lewat perilisan preview SteamOS 3.8, yang tak hanya berfokus pada peningkatan performa handheld, tetapi juga memberi sinyal kuat arah ekosistem Steam ke depan. Dalam pembaruan ini, Valve menghadirkan dukungan awal untuk perangkat generasi berikutnya di luar Steam Deck. Langkah ini mengindikasikan bahwa Valve tengah menyiapkan fondasi bagi ekspansi hardware yang lebih luas, termasuk kemungkinan kebangkitan lini Steam Machine, konsep lama yang kini berpotensi hadir kembali dengan spesifikasi modern. Dari sisi performa, SteamOS 3.8 membawa sejumlah peningkatan signifikan. Valve mengklaim berhasil menekan latency input controller, sebuah faktor krusial dalam pengalaman gaming handheld. Selain itu, kompatibilitas dengan perangkat handheld pihak ketiga juga diperluas, membuka peluang bagi lebih banyak vendor untuk mengadopsi SteamOS sebagai platform utama. Update ini juga mencakup driver grafis terbaru yang menjanjikan peningkatan sta...