Langsung ke konten utama

Review ASUS Zenbook 14X OLED Space Edition

ASUS baru saja meresmikan kehadiran seri Zenbook 14X OLED Space Edition di pasaran Indonesia. Laptop ini merupakan generasi penerus ASUS P6300 yang terpilih untuk berangkat ke stasiun luar angkasa MIR pada tahun 1998 lalu.

Ketika itu, ASUS P6300 berhasil menjalankan misi selama 600 hari di luar angkasa tanpa masalah sedikitpun. Dan di tahun 2022 ini, ASUS "membangkitkan kembali" laptop legendarisnya dengan desain, hardware, dan fitur yang lebih modern.


Diberi nama Zenbook 14X OLED Space Edition, atau disingkat Zenbook SPACE EDITION, laptop terbaru ASUS kali ini bukan hanya sekadar tampil sebagai perangkat seremonial semata, tetapi juga menegaskan konsistensi ASUS sebagai produsen laptop yang tetap fokus pada inovasi dan kualitas di setiap produknya.


Zenbook SPACE EDITION berbeda dengan laptop pada umumnya. Laptop edisi spesial ini telah mengantongi sertifikasi lolos uji ketahanan berstandar space-grade dari US Space System Command (SMC-S-016A) serta military-grade (MIL-STD 810H).


Selain itu, Zenbook SPACE EDITION juga tampil dengan desain eksklusif serta dibekali ZenVision, yaitu layar kedua dengan tampilan unik yang dapat dikustomasi.

Dari sisi hardware, Zenbook SPACE EDITION tentunya juga sudah sangat mengikuti zaman. Tidak tanggung-tanggung, ASUS bahkan membekali laptop ini dengan prosesor 12th Gen Intel Core H-Series yang biasanya disematkan di laptop gaming. Dengan demikian, performa Zenbook SPACE EDITION sudah bisa dipastikan lebih kencang dari ultrabook premium sekelasnya.

Keunikan Zenbook SPACE EDITION juga tidak hanya sampai di situ. Mari kita bahas satu-persatu.



Desain Masa Depan
Hal pertama yang membuat Zenbook SPACE EDITION menarik adalah desain dan tampilannya. Tidak seperti saudaranya yang lain, Zenbook SPACE EDITION tampil dengan desain bodi yang sangat futuristik. 

Bagian belakang layarnhya terdapat guratan yang menggabungkan kode morse dengan desain ala kokpit pesawat luar angkasa. Di bagian lain juga terdapat berbagai macam tulisan yang menunjukkan bahwa laptop ini merupakan perangkat edisi spesial yang tidak dijual sembarangan.

Zenbook SPACE EDITION juga dibalut dengan warna yang berbeda dari laptop lainnya. Zenbook SPACE EDITION menggunakan warna Zero-G Titanium, yaitu warna yang biasa digunakan di wahana antariksa. Yang paling menarik dari Zenbook SPACE EDITION adalah kehadiran ZenVision, yaitu layar kedua yang dapat dikonfigurasikan untuk menampilkan berbagai macam konten.


ZenVision memiliki ukuran layar 3,5-inci dengan panel OLED monochrome dan ditempatkan di belakang layar utama Zenbook SPACE EDITION. ZenVision merupakan fitur yang dapat membuat Zenbook SPACE EDITION terasa semakin personal. 

Melalui aplikasi MyASUS, pengguna Zenbook SPACE EDITION dapat mengatur tampilan ZenVision. Tidak hanya sekadar menampilkan teks berjalan, ZenVision juga bisa menampilkan gambar, animasi, hingga QR code. Ini membuat ZenVision dan Zenbook SPACE EDITION secara keseluruhan menjadi sangat unik dan berbeda dari semua laptop yang pernah ada.

Durabilitas Tinggi
Selain desainnya unik dan futuristik, Zenbook SPACE EDITION juga memiliki durabilitas yang lebih baik dibandingkan laptop sekelasnya. 

Seluruh bodinya menggunakan bahan aluminium alloy yang tidak hanya tangguh, tetapi juga ringan. Zenbook SPACE EDITION bahkan telah mengantongi berbagai sertifikasi lolos uji ketahanan ekstrem.

ASUS memang telah banyak sekali menghadirkan laptop yang mengantongi sertifikasi lolos uji ketahanan berstandar militer AS (MIL-STD 810H). Sebagai bagian dari keluarga laptop premium, Zenbook SPACE EDITION tentu juga sudah mengantongi sertifikasi tersebut. 

Tidak hanya itu, Zenbook SPACE EDITION juga mengantongi sertifikasi lolos uji ketahanan berstandar US Space System Command (SMC-S016A) sehingga dapat dikatakan sebagai laptop space-grade. 

Dalam sertifikasi tersebut dijelaskan salah satunya bahwa Zenbook SPACE EDITION dapat beroperasi di lingkungan pada suhu -24°C hingga 61°C, serta tahan terhadap guncangan ekstrim berfrekuensi 20 – 2.000Hz. Luar biasa!

Fitur Lengkap
Zenbook SPACE EDITION tentunya telah dibekali dengan fitur penunjang aktivitas komputasi modern, salah satunya adalah konektivitas yang lengkap. Zenbook SPACE EDITION dilengkapi dengan berbagai port mulai dari USB 3.2 Gen2 Type-A, HDMI 2.1 TMDS, serta 3.5mm combo audio jack dan microSD card reader.

Selain port tersebut, Zenbook SPACE EDITION juga telah dibekali dengan dua port Thunderbolt™ 4. Port dengan interface USB Type-C tersebut tidak hanya memiliki kecepatan transfer data yang tinggi, tetapi juga mendukung fitur DisplayPort dan USB power delivery. 

Dengan kata lain, Zenbook SPACE EDITION dapat dihubungkan ke monitor eksternal menggunakan USB Type-C dengan dukungan resolusi hingga 8K. Selain itu, Zenbook SPACE EDITION juga dapat diisi daya baterainya menggunakan charger serta power bank USB Type-C sehingga meningkatkan mobilitasnya.

Zenbook SPACE EDITION tidak hanya tampil dengan desain yang sangat tangguh, tetapi juga nyaman digunakan berkat teknologi keyboard ASUS ErgoSense. Teknologi keyboard tersebut dirancang khusus agar aktivitas mengetik menjadi lebih nyaman dengan pengalaman seperti menggunakan keyboard PC desktop premium. 

ASUS ErgoSense memiliki jarak antar tombol yang tepat untuk mengetik, serta tombol yang permukaannya dirancang agar jari dapat menyentuh secara lebih akurat. Keyboard ASUS ErgoSense juga memiliki jarak tekan yang tepat, yaitu sejauh 1,4mm, sehingga memungkinkan penggunanya mendapatkan pengalaman mengetik terbaik.

Zenbook SPACE EDITION juga memiliki touchpad berukuran besar dengan permukaan yang dirancang khusus agar penggunanya dapat mengontrol laptop ini secara lebih nyaman sekaligus akurat. 

Tidak hanya itu, touchpad Zenbook SPACE EDITION juga dilengkapi dengan NumberPad 2.0, yaitu fitur yang memungkinkan touchpad berubah menjadi numpad hanya dengan satu sentuhan. NumberPad 2.0 membuat input angka menjadi lebih mudah pada laptop super ringkas seperti Zenbook SPACE EDITION.

Layar ASUS OLED
Zenbook SPACE EDITION tentu saja telah menggunakan layar berteknologi ASUS OLED, yaitu teknologi layar laptop terbaik. Layar sentuh Zenbook SPACE EDITION sendiri menggunakan resolusi 4K (16:10) dan telah dilengkapi dengan beragam fitur, teknologi serta inovasi.

Hasilnya, layar mampu menampilkan visual dengan warna yang sangat kaya, akurat, dan tidak merusak kesehatan mata. Layar sentuh pada Zenbook SPACE EDITION ini sudah mendukung 4096 pressure-level, dan dilengkapi dengan fitur ScreenXpert yang inovatif, dimana akan membuat pengalaman penggunaan layar sentuh yang lebih interaktif. 

Ditambah lagi, rasio layar pada Zenbook SPACE EDITION ini dapat menghadirkan ruang kerja lebih luas sehingga penggunanya dapat beraktivitas secara lebih produktif.

Setiap laptop yang menggunakan layar ASUS OLED telah dijamin mampu menghasilkan kualitas visual dengan warna yang sangat kaya dan akurat. Tidak tanggung-tanggung, ASUS OLED memiliki color gamut 100% DCI-P3 dan telah mengantongi sertifikasi PANTONE Validated Display.


ASUS OLED juga mendukung teknologi HDR dan telah tersertifikasi VESA DisplayHDR True Black. Singkatnya layar ASUS OLED dapat menampilkan kualitas visual dengan warna dan akurasi terbaik, serta mampu menampilkan warna hitam dengan sempurna. ASUS OLED merupakan jendela yang dapat menampilkan antariksa dengan warna yang sangat kaya, detail, dan akurat.

Baca juga:


Tak hanya hardware, ASUS OLED juga dibekali fitur bernama Eye Care. Fitur tersebut memungkinkan spektrum cahaya biru yang berbahaya untuk mata dikurangi secara drastis tanpa mengorbankan kualitas visual. 

Inovasi tersebut membuat ASUS OLED dapat mengurangi paparan radiasi sinar biru yang berbahaya untuk kesehatan mata dalam jangka panjang. ASUS OLED juga telah mengantongi sertifikasi dari TÜV Rheinland untuk low-blue light dan anti-flicker. Zenbook SPACE EDITION tidak hanya tangguh, tetapi juga dapat melindungi kesehatan mata penggunanya.

Prosesor Gaming
Zenbook SPACE EDITION merupakan laptop modern yang telah ditenagai oleh prosesor 12th Gen Intel® Core™ H-Series. Berbeda dengan sebagian besar ultrabook lainnya, Zenbook SPACE EDITION mengusung prosesor powerful yang biasanya digunakan di laptop gaming. 

Varian tertingginya menggunakan prosesor 12th Gen Intel® Core™ i9-12900H yang memiliki konfigurasi 14 core dan 20 thread (6 P-core dan 8 E-core) dengan TDP hingga 45W. Berkat konfigurasi tersebut, Zenbook SPACE EDITION dapat tampil sebagai laptop modern yang powerful untuk berbagai kebutuhan komputasi.

Prosesor 12th Gen Intel® Core™ H-Series tidak sendirian. Terintegrasi di dalam prosesor tersebut adalah chip grafis Intel® Iris® Xe yang dapat menghadirkan performa grafis mumpuni tanpa menguras banyak daya baterai. 

Chip grafis tersebut juga telah dibekali dengan hardware encoding serta berbagai teknologi grafis modern lainnya untuk memenuhi kebutuhan komputasi sehari-hari. Berikut ini spesifikasi ASUS Zenbook 14X OLED Space Edition UX5401ZAS:

Agar performanya lebih optimal, Zenbook SPACE EDITION dibekali dengan memori LPDDR5 4800MHz berkapasitas hingga 32GB. Sementara untuk penyimpanan data, Zenbook SPACE EDITION menggunakan PCIe 4.0 SSD berkapasitas 1TB. 

Kombinasi keduanya memastikan Zenbook SPACE EDITION dapat selalu diandalkan untuk berbagai aktivitas, termasuk multitasking serta menjalankan aplikasi yang membutuhkan performa komputasi ekstra secara lebih gesit tanpa waktu loading yang panjang.

Berikut adalah hasil benchmark Zenbook SPACE EDITION yang menggunakan prosesor 12th Gen Intel® Core™ i9-12900H:

Performa yang kencang membutuhkan sistem pendinginan khusus. Untuk itulah Zenbook SPACE EDITION dibekali dengan sistem pendingin ASUS IceCool Technology. Sistem pendingin tersebut memanfaatkan dua kipas serta dua jalur udara keluar untuk mendinginkan semua komponen penting yang ada di dalam laptop ini secara optimal. 

Sistem pendingin ASUS IceCool Technology juga tidak hanya mendinginkan prosesor, tetapi juga komponen penting lain seperti VRM. Hasil stress test menggunakan 3DMark Fire Strike pada mode 20 kali pengulangan pun menunjukkan Zenbook SPACE EDITION dapat beroperasi di rata-rata suhu 85°C.



Laptop Spesial Sesungguhnya
Dari segala spesifikasi, desain dan fitur yang dihadirkan pada laptop ini, Zenbook SPACE EDITION tampak merupakan produk yang jelas-jelas menegaskan bahwa ASUS tetap berpegang teguh pada prinsip mereka sejak awal, yaitu menghadirkan produk yang berkualitas dan penuh dengan inovasi.


Zenbook SPACE EDITION terbukti tangguh dan dijejali dengan segudang inovasi yang belum pernah ada di laptop lainnya. Hal tersebut membuat laptop edisi spesial ini benar-benar spesial.

Postingan Populer

Hp Oppo Murah Ini Cuma 1 Jutaan

Oppo belum lama ini menggelar smartphone terbarunya ke pasaran Indonesia. Spesifikasinya mengagumkan, apalagi fitur kameranya. Ya, Oppo Reno 10x Zoom menawarkan kemampuan fotografi yang mumpuni, sekaligus performa perangkat yang hebat. Meski demikian, ada harga ada rupa. Smartphone tersebut dipasarkan dengan harga yang tidak murah, yakni Rp12,999 juta untuk versi dengan RAM 8GB dan storage 256GB. Mahal? Tentu saja tidak, jika melihat spesifikasi yang disediakan di dalamnya. Sayangnya, tidak semua pengguna mampu membeli smartphone Oppo dengan harga yang tergolong fantastis tersebut. Cukup banyak di antara kita yang ingin membeli hp Oppo murah yang harganya kalau bisa di bawah Rp1 juta. Kalau tidak ada pun, kalau bisa harganya masih Rp1 jutaan. Alias di bawah Rp2 juta. Nah, kalau sudah begitu, apa pilihan yang bisa kita dapatkan? Berikut ini pilihannya: Harga HP Oppo Murah di 2019: Untuk smartphone alias hp Oppo murah di harga 1 jutaan, dipastikan Anda sudah mendapatkan pe...

Konfirmasi. Apple Berhenti Produksi Mac Pro

Apple akhirnya mengakhiri perjalanan salah satu lini desktop paling ikoniknya:,Mac Pro. Tanpa seremoni besar, perangkat yang dulu jadi simbol workstation kelas atas itu kini hilang dari situs resmi, dengan halaman pembelian dialihkan ke lini Mac lainnya.  Lebih lanjut, Apple disebut tidak memiliki rencana untuk generasi penerus untuk model ini, sebuah keputusan yang menandai perubahan strategi yang cukup drastis. Mac Pro terakhir kali diperbarui pada 2023 dengan chip M2 Ultra, namun sejak itu praktis stagnan. Di saat yang sama, Mac Studio justru melaju cepat dengan adopsi M3 Ultra, membawa performa lebih tinggi dalam form factor yang jauh lebih ringkas dan efisien. Dalam konteks ini, Mac Pro terlihat semakin sulit dipertahankan. Ia mahal, besar, tetapi tidak lagi unggul. Secara teknis, keputusan ini masuk akal. Arsitektur Apple Silicon mengurangi ketergantungan pada ekspansi modular yang dulu menjadi alasan utama eksistensi Mac Pro. Ditambah lagi, fitur seperti RDMA over Thunderbol...

RRQ Kembali Masuk Program Esports World Cup 2026, Validasi Global atau Sekadar Branding?

Team RRQ kembali masuk dalam Esports World Cup Foundation Club Partner Program 2026, memperpanjang statusnya sebagai salah satu organisasi esports yang dianggap relevan secara global. Ini adalah tahun kedua berturut-turut RRQ terpilih dalam program bernilai total US$20 juta tersebut, yang dirancang untuk mendorong pertumbuhan bisnis dan eksposur internasional klub esports. Secara angka, program ini terlihat impresif. Hanya 40 organisasi terpilih dari seluruh dunia, dengan total jangkauan lebih dari 300 juta penggemar. RRQ menjadi salah satu dari sedikit perwakilan Asia Tenggara, indikasi bahwa pasar regional mulai diperhitungkan dalam peta esports global.  Namun di balik angka besar itu, pertanyaan yang lebih penting adalah, seberapa strategis dampak program ini bagi keberlanjutan industri? Pendanaan hingga US$1 juta per klub memang memberi dorongan signifikan, terutama untuk penguatan brand dan operasional. Tetapi perlu dicatat, ini bukan tiket langsung ke panggung Esports World C...

Siap-siap, GTA VI Sudah Semakin Dekat Dirilis!

Rockstar Games tampaknya membawa Grand Theft Auto VI ke fase paling krusial, yakni tahap akhir pengembangan. Indikasinya cukup jelas, rekrutmen besar-besaran untuk quality assurance (QA), yang dalam siklus industri game biasanya menandai pergeseran dari pembangunan konten ke fase polishing dan stabilisasi. Di tahap ini, fokus bukan lagi menambah fitur, melainkan memastikan semuanya bekerja tanpa cacat. Untuk game berskala GTA VI, itu berarti siklus pengujian berlapis. Mulai dari regression testing, validasi kompatibilitas lintas platform, hingga tuning performa pada berbagai konfigurasi hardware.  Dengan kompleksitas open-world modern, fase ini bisa memakan waktu berbulan-bulan, bahkan mendekati satu tahun. Rekrutmen QA yang dikaitkan dengan Rockstar India memperkuat gambaran bahwa proyek ini memasuki tahap validasi skala besar. Dengan estimasi sekitar 1.600 pengembang terlibat di India saja, Rockstar mengandalkan model produksi terdistribusi, memungkinkan pengembangan paralel pada...

IBM dan Arm Kolaborasi Bangun Hardware AI, Fleksibel atau Sekadar Strategi Baru?

IBM dan Arm resmi mengumumkan kolaborasi strategis untuk mengembangkan platform hardware dual-architecture. Rencana tersebut merupakan sebuah langkah yang diklaim akan menjawab kebutuhan baru enterprise di era AI.  Di atas kertas, ini terdengar seperti evolusi logis, menggabungkan kekuatan sistem enterprise IBM dengan efisiensi arsitektur Arm. Namun di balik jargon “fleksibilitas” dan “ekosistem terbuka”, ada dinamika industri yang lebih kompleks. IBM mendorong narasi integrasi end-to-end dari silikon hingga software dengan mengandalkan platform seperti Telum II dan Spyre Accelerator untuk membawa AI dari sekadar eksperimen ke operasi bisnis inti. Sementara itu, Arm menawarkan proposisi yang lebih “netral” yakni efisiensi daya, skalabilitas, dan ekosistem software luas yang selama ini menjadi daya tarik utamanya di data center modern. Kolaborasi ini pada dasarnya mencoba menjembatani dua dunia yang sebelumnya berjalan paralel yakni sistem enterprise yang konservatif dan ekosistem A...