Langsung ke konten utama

Fitur Baru pada Samsung Galaxy Enhance-X. Apa Saja?

Aplikasi pengedit foto untuk ponsel Samsung, Galaxy Enhance-X, baru-baru ini menghadirkan tujuh fitur terbaru untuk mempermudah pengolahan foto langsung di ponsel. Fitur ini dapat diakses oleh beberapa model smartphone andalannya.

Ya, pengguna Samsung S23 series dan model flagship lainnya, seperti Galaxy S22 series dan Galaxy Z Flip/Fold 5 di Indonesia bisa menikmatinya melalui aplikasi Galaxy Enhance-X versi 2.0.27. Ponsel kelas menengah seperti Samsung A54 dan Samsung A53 juga mendapatkan pembaruan ini.

Fitur pengeditan foto yang baru mencakup Sky Guide, 24hr timelapse, Single Take, Slo-mo, Long Exposure, Clean Lens, dan Denoise. Sky Guide memungkinkan pengguna membuat konstelasi bintang, galaksi, dan nebula. Sementara 24hr timelapse mengubah foto menjadi video timelapse, Single Take mengambil foto dari video atau gambar bergerak dengan sekali ketuk. 



Fitur lainnya seperti Slo-mo mengubah video biasa menjadi slow motion, Long Exposure memberikan efek blur pada objek bergerak dalam klip video, Clean Lens membersihkan foto dari noda sidik jari, dan Denoise menghilangkan noise pada foto.

Galaxy Enhance-X juga menghadirkan desain tampilan yang lebih segar bersamaan dengan tujuh fitur baru tersebut. Terdapat enam menu di halaman muka yang memungkinkan akses ke sekitar 20 alat pengeditan foto.

Aplikasi ini kini juga memiliki fitur peningkatan resolusi foto. Beberapa fitur seperti 24hr timelapse dan Single Take, yang sebelumnya sudah ada di kamera dan galeri ponsel Samsung, kini juga dimasukkan ke dalam aplikasi Galaxy Enhance-X.

Awalnya, Galaxy Enhance-X hanya tersedia untuk seri S23 pada bulan April 2023, namun kemudian di Juni 2023, aplikasi ini diperluas ke lini flagship lainnya dan beberapa model mid-range, termasuk Samsung A54 dan Samsung A53. 

Baca juga:


Pengguna ponsel Samsung dapat mencoba tujuh fitur baru ini dengan syarat ponselnya telah diperbarui ke OneUI 6.0 berbasis Android 14. Pemilik ponsel flagship keluaran 2020 yang tidak mendapatkan pembaruan tersebut tetap dapat menggunakan aplikasi ini, meskipun tanpa tujuh fitur baru.

Samsung juga membawa aplikasi Galaxy Enhance-X ke ponsel kelas menengah, seperti Samsung A54 (2023) dan Samsung A53 (2022). Diperkirakan bahwa kedua ponsel ini akan mendapatkan pembaruan OneUI 6.0 pada November ini. Pengguna dapat memeriksa ketersediaan pembaruan di "Settings" > "Software update" > "Download & install".

Setelah diperbarui, pengguna dapat mengunduh aplikasi Galaxy Enhance-X melalui Galaxy Store dan mulai mengedit foto dengan berbagai fitur yang ditawarkan. Samsung belum mengonfirmasi apakah ponsel Galaxy kelas menengah lainnya akan mendukung Enhance-X setelah diperbarui ke One UI 6, namun ada kemungkinan untuk perluasan dukungan di masa depan.

Postingan Populer

Review Lenovo ThinkPad E14 Gen 7. Laptop Bisnis di Era Efisiensi dan Mobilitas

Industri laptop bisnis tengah mengalami pergeseran signifikan. Jika sebelumnya performa dan skalabilitas menjadi tolok ukur utama, kini efisiensi daya, mobilitas, keamanan, dan keberlanjutan justru menjadi faktor penentu. Perusahaan semakin menuntut perangkat yang ringkas, tahan lama, mudah dikelola, namun tetap cukup bertenaga untuk produktivitas. Tren kerja hybrid juga turut mengubah prioritas desain laptop bisnis. Bobot ringan, daya tahan baterai memadai, konektivitas lengkap, serta fitur keamanan berlapis kini menjadi standar baru. Produsen pun berlomba menghadirkan perangkat yang tidak sekadar kuat di atas kertas, tetapi relevan dengan kebutuhan kerja modern. Lenovo melalui lini ThinkPad E-Series mencoba menjawab tantangan tersebut. Buktinya, ThinkPad E14 Gen 7   hadir sebagai opsi entry-level hingga menengah untuk profesional dan pelaku bisnis yang membutuhkan laptop tangguh, fleksibel, dan ekonomis tanpa meninggalkan DNA ThinkPad yang legendaris. Desain Lenovo ThinkPad E14 G...

Download Windows 10 ISO versi Lite Alias Ringan

Anda kesal karena laptop atau PC desktop Anda lemot padahal punya spek yang tidak jelek? Jangan dulu membuang laptop atau upgrade komponen PC desktop tersebut. Siapa tau yang membuatnya berat adalah sistem operasi Windows 10-nya yang kegemukan. Selain format dan install ulang, ada cara lain yang lebih efektif dalam membuat komputer kita bekerja seperti layaknya baru beli. Caranya adalah download Windows 10 ISO versi ringan. Lho, apa bedanya? Kalau kita memilih untuk download Windows 10 ISO versi ringan dan instalasikan di PC kita, maka fitur-fitur, fungsi atau aplikasi yang jarang digunakan, sudah ditiadakan. Selain lebih hemat ruang di harddisk, dibuangnya fitur-fitur yang tidak berguna tersebut akan membuat PC atau laptop spek rendah pun bisa menjalankan Windows 10 dengan lancar. Download Windows 10 Terbaru October 2020 Update Lalu, apa saja yang ada di Windows 10 versi Lite alias versi Ringan tersebut? Nah ini dia: Windows 10 SuperLite Compact (Gaming Edition) x64 – ...

Ikut Australia, Perancis Larang Ponsel di Sekolah

Mengikuti langkah Australia, Prancis bergerak tegas membatasi akses anak terhadap teknologi digital. Majelis Nasional Prancis resmi menyetujui rancangan undang-undang yang melarang anak di bawah usia 15 tahun mengakses media sosial, sekaligus memberlakukan larangan total penggunaan ponsel di sekolah menengah atas.  RUU tersebut kini menunggu pembahasan di Senat sebelum ditandatangani menjadi undang-undang oleh Presiden Emmanuel Macron. Rancangan ini disahkan lewat pemungutan suara 130 banding 21, sebuah konsensus langka di tengah parlemen Prancis yang biasanya terpolarisasi. Mayoritas anggota parlemen lintas partai sepakat bahwa pembatasan ini diperlukan untuk melindungi anak dari perundungan siber, kecanduan digital, serta paparan konten yang tidak sesuai usia. Presiden Macron, yang secara aktif mendorong regulasi ini, menyebut keputusan tersebut sebagai “langkah besar” demi kesehatan mental dan keselamatan anak-anak Prancis. Dalam pernyataannya di televisi nasional, Macron menega...

Pendapatan Turun, Xbox Mulai Ditinggalkan?

Kondisi Xbox kian mengkhawatirkan. Laporan keuangan terbaru Microsoft menunjukkan bahwa divisi gaming kembali tertekan, dengan pendapatan perangkat keras Xbox anjlok hingga 32 persen secara tahunan.  Secara keseluruhan, pendapatan divisi Gaming Microsoft juga turun 9 persen, menandai periode sulit yang belum menunjukkan tanda-tanda pemulihan. Dalam laporan keuangan kuartal kedua tahun fiskal 2026 yang berakhir pada 31 Desember 2025, Microsoft mencatat pendapatan Gaming sebesar US$5,99 miliar, turun US$623 juta dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Penurunan ini terutama disebabkan oleh melemahnya penjualan konsol Xbox, disertai penurunan kecil pada segmen konten dan layanan. Microsoft mengonfirmasi bahwa pendapatan konten dan layanan, yang mencakup langganan Game Pass, turun sekitar 5 persen. Angka ini menjadi sinyal bahwa strategi jangka panjang Microsoft yang berfokus pada layanan belum sepenuhnya mampu mengimbangi pelemahan bisnis perangkat keras. Ironisnya, kinerja X...

Microsoft Mulai Lupakan NPU?

Fokus besar-besaran terhadap Copilot+ PC di CES 2026 kini justru menimbulkan pertanyaan mendasar. Apakah saat ini industri PC sedang mengejar strategi AI yang sudah mulai ditinggalkan oleh Microsoft sendiri? Seperti diketahui, beberapa bulan lalu, Microsoft menegaskan bahwa semua PC Windows 11 adalah “AI PC”, termasuk perangkat non-Copilot+. Namun di lantai pameran CES, narasi yang dominan justru seolah kembali ke era awal Copilot+, dengan fokus besar pada NPU dan angka TOPS. Masalahnya, Microsoft kini tampak kurang antusias terhadap NPU. Dengan hadirnya Windows AI Foundry yang memungkinkan inferensi AI berjalan di CPU, GPU, maupun NPU, peran NPU tidak lagi eksklusif seperti saat Copilot Runtime pertama kali diperkenalkan. Di sisi pengguna, manfaat nyata NPU juga masih minim. Fitur Copilot+ PC yang tersedia saat ini seperti Windows Studio Effects, Recall, atau Click To Do, belum cukup kuat untuk mendorong adopsi massal atau membuat konsumen benar-benar peduli pada spesifikasi NPU. Iron...