Langsung ke konten utama

Review Game Asian Drag Champions, Game Balap Terbaik Saat Ini

Asian Drag Champions adalah game balap motor yang dikembangkan oleh TDM Game, sebuah developer asal Indonesia. Game ini dirilis pada tahun 2023 dan menjadi salah satu game terpopuler di Asia. Game ini menawarkan pengalaman balap motor yang seru dan realistis di berbagai kota di Asia, seperti Jakarta, Bangkok, Kuala Lumpur, dan lainnya.

Untuk memainkan game ini, Anda membutuhkan perangkat Android dengan versi minimal 5.1 dan memori internal minimal 200MB. Anda juga bisa memainkan game ini di PC atau Mac dengan menggunakan emulator seperti BlueStacks. Game ini bisa diunduh secara gratis di Google Play Store atau APKPure.

Game ini memiliki dua mode permainan, yaitu single player dan multiplayer. Di mode single player, Anda bisa berkompetisi dengan AI (kecerdasan buatan) untuk mendapatkan hadiah berupa uang dan item yang bisa digunakan untuk membeli atau mengupgrade motor-motor baru. 



Di mode multiplayer, Anda bisa beradu dengan pemain lain secara online, baik teman maupun orang asing, untuk menunjukkan kemampuan Anda dan mendapatkan peringkat di papan skor global.

Cara bermain game ini cukup mudah, tapi membutuhkan keterampilan dan ketepatan waktu yang baik. Anda harus menekan tombol gas untuk mempercepat motor, lalu melepaskannya saat lampu hijau menyala untuk melakukan start yang sempurna.

Selama balapan, Anda harus mengatur kecepatan dan gigi motor dengan menekan tombol shift up atau shift down sesuai dengan indikator di layar. Kamu juga bisa melakukan wheelie dengan menekan tombol wheelie untuk mendapatkan kecepatan tambahan.

Tips Memenangkan Permainan Asian Drag Champions Tanpa Cheat atau Mod
Ada beberapa tips untuk memenangkan permainan Asian Drag Champions. Beberapa di antaranya adalah sebagai berikut:

Baca juga:



  • Pilih motor yang sesuai dengan gaya bermain Anda. Ada berbagai jenis motor yang bisa Anda pilih, mulai dari motor bebek hingga motor sport. Setiap motor memiliki keunggulan dan kelemahan masing-masing dalam hal kecepatan, akselerasi, handling, dan nitro.
  • Upgrade motor-motor Anda secara berkala. Anda bisa meningkatkan performa motor dengan mengupgrade bagian-bagian seperti mesin, knalpot, ban, rem, suspensi, dan lainnya. Upgrade ini akan mempengaruhi statistik motor dan membuatnya lebih cepat dan stabil.
  • Gunakan nitro dengan bijak. Nitro adalah bahan bakar khusus yang bisa memberikan dorongan kecepatan yang besar saat digunakan. Anda bisa mengisi nitro dengan melakukan wheelie atau menyalip lawan. Namun, nitro juga bisa habis jika digunakan terus-menerus, jadi gunakanlah saat dibutuhkan saja.
  • Pelajari trek-trek balapan yang ada. Game ini memiliki banyak trek balapan yang berbeda-beda dalam hal panjang, lebar, tikungan, rintangan, dan lalu lintas. Anda harus mengenali karakteristik masing-masing trek dan menyesuaikan strategi sesuai dengan kondisi trek tersebut.
  • Latih diri Anda secara rutin. Seperti pepatah mengatakan, latihan membuat sempurna. Anda harus terus berlatih untuk meningkatkan keterampilan dan ketepatan waktu Anda dalam bermain game ini. Anda bisa berlatih di mode single player atau melawan teman Anda di mode multiplayer.

Demikian sedikit ulasan tentang game yang sedang hits yakni Asian Drag Champions. Akhir kata, game ini sangat cocok bagi Anda yang suka balap motor dan ingin merasakan sensasi balap motor di Asia. Game ini juga memiliki grafis yang bagus, suara yang realistis, dan gameplay yang menantang. Jadi tunggu apa lagi? Segera download dan mainkan game ini sekarang juga!

Postingan Populer

Gigabyte Incar Pasar Handheld Gaming PC

Gigabyte mulai memberi sinyal ketertarikan untuk masuk ke pasar handheld gaming yang semakin padat. Dalam wawancara dengan PCWorld di ajang CES 2026, CEO Gigabyte Eddie Lin mengungkapkan bahwa perusahaannya sedang mempertimbangkan pengembangan perangkat handheld gaming, namun dengan satu syarat utama: produk tersebut harus memiliki keunikan yang benar-benar membedakannya dari para pesaing. Ketertarikan ini sejatinya tidak mengejutkan. Pasar handheld gaming dalam beberapa tahun terakhir mengalami pertumbuhan pesat, didorong oleh kesuksesan Steam Deck dan diikuti oleh berbagai pemain besar seperti Asus, Lenovo, MSI, hingga sejumlah merek asal Tiongkok. Di tengah kondisi tersebut, Gigabyte tentu melihat peluang, sekaligus tantangan, untuk ikut ambil bagian. Menurut Eddie Lin, dari sisi teknis, membuat handheld gaming bukanlah perkara sulit. Ia menegaskan bahwa banyak produsen di Tiongkok sudah mampu memproduksi perangkat sejenis dengan relatif cepat. Tantangan sesungguhnya justru terletak...

Review Lenovo ThinkPad E14 Gen 7. Laptop Bisnis di Era Efisiensi dan Mobilitas

Industri laptop bisnis tengah mengalami pergeseran signifikan. Jika sebelumnya performa dan skalabilitas menjadi tolok ukur utama, kini efisiensi daya, mobilitas, keamanan, dan keberlanjutan justru menjadi faktor penentu. Perusahaan semakin menuntut perangkat yang ringkas, tahan lama, mudah dikelola, namun tetap cukup bertenaga untuk produktivitas. Tren kerja hybrid juga turut mengubah prioritas desain laptop bisnis. Bobot ringan, daya tahan baterai memadai, konektivitas lengkap, serta fitur keamanan berlapis kini menjadi standar baru. Produsen pun berlomba menghadirkan perangkat yang tidak sekadar kuat di atas kertas, tetapi relevan dengan kebutuhan kerja modern. Lenovo melalui lini ThinkPad E-Series mencoba menjawab tantangan tersebut. Buktinya, ThinkPad E14 Gen 7   hadir sebagai opsi entry-level hingga menengah untuk profesional dan pelaku bisnis yang membutuhkan laptop tangguh, fleksibel, dan ekonomis tanpa meninggalkan DNA ThinkPad yang legendaris. Desain Lenovo ThinkPad E14 G...

2026, Nvidia Prioritaskan RTX 50 Series 8GB

Nvidia tampaknya mulai mengambil langkah defensif di tengah tekanan biaya produksi yang terus meningkat, khususnya pada komponen memori. Laporan terbaru dari Tiongkok mengindikasikan bahwa perusahaan telah menyesuaikan rencana pasokan GPU GeForce RTX 50-series untuk 2026, dengan kembali memprioritaskan model berkapasitas VRAM lebih kecil, terutama varian 8GB.  Langkah ini muncul seiring melonjaknya harga chip memori yang mulai menggerus fleksibilitas harga di segmen GPU konsumen. Pada pertengahan 2025, kartu grafis dengan VRAM 8GB nyaris dianggap usang oleh pasar, terutama untuk kebutuhan gaming modern yang semakin rakus memori. Namun situasinya kini berubah. Dengan biaya memori berkapasitas besar kian mahal, konfigurasi VRAM tinggi justru mulai dipandang sebagai fitur premium yang sulit dijaga marginnya. Dalam konteks ini, 8GB kembali menjadi kompromi yang “masuk akal” bagi produsen, meski belum tentu bagi konsumen. Sumber industri Board Channels menyebutkan bahwa Nvidia dikabarka...

Hp Oppo Murah Ini Cuma 1 Jutaan

Oppo belum lama ini menggelar smartphone terbarunya ke pasaran Indonesia. Spesifikasinya mengagumkan, apalagi fitur kameranya. Ya, Oppo Reno 10x Zoom menawarkan kemampuan fotografi yang mumpuni, sekaligus performa perangkat yang hebat. Meski demikian, ada harga ada rupa. Smartphone tersebut dipasarkan dengan harga yang tidak murah, yakni Rp12,999 juta untuk versi dengan RAM 8GB dan storage 256GB. Mahal? Tentu saja tidak, jika melihat spesifikasi yang disediakan di dalamnya. Sayangnya, tidak semua pengguna mampu membeli smartphone Oppo dengan harga yang tergolong fantastis tersebut. Cukup banyak di antara kita yang ingin membeli hp Oppo murah yang harganya kalau bisa di bawah Rp1 juta. Kalau tidak ada pun, kalau bisa harganya masih Rp1 jutaan. Alias di bawah Rp2 juta. Nah, kalau sudah begitu, apa pilihan yang bisa kita dapatkan? Berikut ini pilihannya: Harga HP Oppo Murah di 2019: Untuk smartphone alias hp Oppo murah di harga 1 jutaan, dipastikan Anda sudah mendapatkan pe...

Lewat Arrow Lake Refresh, Intel Coba Kembali Dominasi Industri PC

Intel tampaknya menyiapkan langkah lanjutan untuk menghidupkan kembali daya saingnya di pasar prosesor, meski jalurnya tidak sepenuhnya agresif. Core Ultra 200K Plus dan 200HX Plus, yang dikenal dengan nama kode Arrow Lake Refresh, dikabarkan akan meluncur pada Maret atau April 2026. Informasi ini berasal dari pembocor perangkat keras asal Tiongkok, Golden Pig Upgrade Pack, dan mengindikasikan bahwa Intel memilih bermain aman sambil menunggu momentum yang lebih besar. Menurut laporan Tom’s Hardware, Intel sebelumnya memang sudah mengonfirmasi bahwa lini Core Ultra 200S Arrow Lake akan mendapatkan penyegaran. Namun, perusahaan hanya menyebut “2026” tanpa kepastian waktu, memicu spekulasi bahwa pengumuman akan dilakukan di CES 2026. Kenyataannya, Intel justru lebih memusatkan perhatian pada Panther Lake, yang kini diposisikan sebagai bintang utama. Panther Lake dijadwalkan hadir di pasar pada 27 Januari 2026, dengan embargo ulasan untuk varian andalan Core Ultra X9 388H dikabarkan akan b...