Langsung ke konten utama

Penggunaan ChatGPT Kembali Dilarang. Kini oleh Apple

Kabar buruk bagi pengembang ChatGPT. Baru-baru ini, Apple dilaporkan telah melarang seluruh karyawannya menggunakan layanan generative AI seperti ChatGPT. Tak hanya itu, Apple juga disebut-sebut sedang mengembangkan large language model-nya sendiri.

Seperti diketahui, Apple memang dikenal sebagai perusahaan yang menjaga rahasia bisnis dan proyeknya dengan sangat ketat. Sepertinya mereka tidak ingin data rahasia itu bocor ke pihak lain, seperti yang pernah dialami oleh Samsung.

Menurut laporan yang dipublikasikan di Wall Street Journal, demi mencegah kebocoran terjadi, Apple melarang karyawannya menggunakan ChatGPT dan layanan kecerdasan buatan eksternal lainnya. Contohnya, seperti dilansir oleh Engadget, misalnya seperti GitHub Copilot yang bisa menulis kode software secara otomatis.



Sejauh ini, Apple bukan vendor ponsel pertama yang melarang karyawannya menggunakan ChatGPT. Sebelumnya Samsung telah melarang karyawannya mengakses ChatGPT setelah tiga karyawan mereka secara tidak sengaja membagikan rahasia perusahaan ke chatbot tersebut.

Meski demikian, sejauh ini belum diketahui bagaimana Apple akan membatasi penggunaan layanan generative AI. Tapi di kasus Samsung, perusahaan membatasi karyawan hanya boleh memberikan perintah atau pertanyaan sepanjang 1.024 karakter teks atau 1KB ke ChatGPT.

Asal tahu saja, layanan generative AI seperti ChatGPT mengandalkan large language model yang menggunakan data dan percakapan dengan pengguna sebagai bahan latihan. Syarat dan ketentuan ChatGPT bahkan mengatakan bahwa percakapan pengguna bisa ditinjau oleh pelatih AI-nya untuk meningkatkan sistem.

Baca juga:


Pada Maret lalu, bug di ChatGPT sempat memperlihatkan riwayat chat milik pengguna lain. Setelah itu, OpenAI selaku pengembang ChatGPT merilis pengaturan privasi baru yang bisa diaktifkan pengguna jika mereka ingin mematikan riwayat chat-nya dan tidak ingin datanya dipakai melatih ChatGPT.

Seperti biasa, sampai sejauh ini, belum banyak informasi yang diketahui tentang proyek large language model (LLM) Apple. Tapi seperti diketahui, raksasa teknologi tersebut sudah mencaplok sejumlah startup AI dalam beberapa tahun terakhir.

Tim Cook, sang CEO Apple juga sebelumnya mengatakan bahwa perusahaannya akan mengambil pendekatan yang lebih hati-hati soal AI. Ia menyatakan, sangat penting baginya untuk berhati-hati dan bijaksana dalam mendekati hal-hal seperti AI tersebut.

Bagaimana nih guys?

Postingan Populer

Qualcomm Snapdragon Terbaru Loncat ke 2nm TSMC

Qualcomm kembali jadi sorotan setelah bocoran terbaru mengungkap dua kode model yakni SM8975 dan SM8950. Kedua chip baru tersebut diyakini sebagai Snapdragon 8 Elite Gen 6 Pro dan Snapdragon 8 Elite Gen 6. Jika rumor ini akurat, chip tersebut bukan hanya akan menjadi sekadar refresh tahunan, melainkan lompatan teknologi yang cukup agresif. Mengapa? Rumor paling menarik adalah penggunaan proses fabrikasi 2nm dari TSMC. Ini akan menjadi pertama kalinya Qualcomm masuk ke node tersebut, melampaui generasi sebelumnya seperti Snapdragon 8 Elite Gen 5 yang masih bertumpu pada 3nm. Secara teori, 2nm menawarkan efisiensi daya lebih baik, suhu lebih terkendali, dan potensi peningkatan performa, kombinasi ideal untuk smartphone modern yang semakin berat beban kerjanya, dari gaming hingga AI on-device. Namun, seperti biasa, angka node sering kali lebih terdengar impresif di atas kertas dibanding di dunia nyata. Kompetitor seperti Apple dengan chip A18 dan A18 Pro juga masih berada di 3nm, sehingga...

Review Asus ExpertBook B3 B3405CVA. Laptop Kerja Fleksibel untuk Pendukung Bisnis

Industri laptop bisnis sedang mengalami pergeseran yang cukup signifikan. Jika dulu perusahaan hanya mencari perangkat yang “cukup bisa dipakai”, kini standar berubah menjadi efisiensi, keamanan, dan daya tahan jangka panjang. Tekanan untuk bekerja hybrid, meningkatnya ancaman siber, serta kebutuhan multitasking membuat laptop bisnis harus lebih dari sekadar alat kerja. Ia harus menjadi fondasi produktivitas. Di sisi lain, tidak semua perusahaan siap mengalokasikan budget untuk perangkat flagship. Di sinilah segmen laptop bisnis menengah menjadi menarik. Pasalnya, laptop bisnis kelas menengah menawarkan keseimbangan antara harga, fitur, dan performa. Namun, kompromi tentunya selalu ada dibanding seri flagship, dan di sinilah evaluasi kritis menjadi penting. Sebagai contoh, Asus mencoba mengisi celah segmen laptop bisnis menengah lewat Asus ExpertBook B3 B3405CVA . Laptop bisnis ini ditujukan untuk perusahaan yang membutuhkan perangkat kerja solid dengan fitur enterprise, tetapi tetap r...

Review Asus ExpertBook P1403CVA. Laptop Bisnis Terjangkau untuk Jangka Panjang

Dalam beberapa bulan terakhir, industri laptop menghadapi tantangan besar akibat kenaikan harga komponen, terutama RAM dan SSD. Permintaan global terhadap memori dan penyimpanan meningkat seiring transformasi digital, cloud computing, serta tren kerja hybrid.  Situasi tersebut diperparah oleh ketidakstabilan rantai pasok, sehingga harga komponen menjadi fluktuatif. Dampaknya, banyak produsen laptop harus melakukan penyesuaian konfigurasi, bahkan di segmen premium sekalipun. Menariknya, kondisi tersebut justru mempercepat pertumbuhan pasar laptop bisnis. Banyak perusahaan dan profesional mulai beralih dari laptop consumer ke perangkat profesional yang dirancang lebih tahan lama.  Fokus tidak lagi pada spesifikasi tinggi di awal, melainkan efisiensi investasi dalam jangka panjang. Laptop bisnis menawarkan daya tahan, keamanan, serta fleksibilitas upgrade yang menjadi semakin penting. Kenaikan harga RAM dan SSD juga membuat konsep modular menjadi nilai utama. Laptop bisnis sepert...

GPU Intel Arc Tidak Didukung oleh Game Baru Ini

Peluncuran Crimson Desert justru menyisakan masalah serius bagi sebagian gamer PC. Developer Pearl Abyss secara resmi mengonfirmasi bahwa game ini tidak mendukung GPU Intel Arc, bahkan tidak bisa dijalankan sama sekali di platform tersebut. Masalahnya bukan sekadar performa atau optimasi yang buruk. Sejumlah pengguna melaporkan game gagal launch dengan pesan error “graphics device is currently not supported.” Artinya, ini adalah isu kompatibilitas total, bukan sekadar bug minor yang bisa ditambal lewat patch awal. Dalam FAQ resminya, Pearl Abyss menyatakan bahwa Crimson Desert “saat ini tidak mendukung Intel Arc” dan yang lebih mengkhawatirkan, tidak ada komitmen untuk memperbaikinya. Tidak ada roadmap, tidak ada janji update. Praktis menutup harapan pengguna Intel Arc dalam waktu dekat. Dampaknya cukup luas. Tidak hanya pengguna GPU diskrit, tetapi juga sistem dengan iGPU berbasis Arc, termasuk platform terbaru Intel ikut terdampak. Ini berpotensi mematikan kompatibilitas game dengan ...

2027, Aktivitas Bot Lampaui Manusia

Lalu lintas internet sedang menuju titik balik besar. Cloudflare memprediksi bahwa pada 2027, trafik bot berbasis AI akan melampaui aktivitas manusia di internet. Prediksi ini jauh lebih cepat dari yang banyak pihak perkirakan. Matthew Prince, CEO Cloudflare menilai, lonjakan ini didorong oleh perilaku agen AI yang jauh lebih “rakus” dibanding pengguna manusia. Jika seseorang hanya membuka beberapa situs untuk mencari produk, agen AI bisa mengunjungi ribuan halaman dalam waktu singkat untuk membandingkan data. Skala inilah yang mengubah pola trafik secara fundamental. Sebagai gambaran, sebelum era generative AI, bot sudah menyumbang sekitar 20 persen trafik internet, didominasi crawler seperti milik Google. Kini, dengan hadirnya agen AI yang terus aktif mengumpulkan dan memproses data, angka tersebut diperkirakan akan melonjak drastis hingga melampaui trafik manusia dalam dua tahun ke depan Dampaknya tidak sepele. Infrastruktur internet yang selama ini dirancang untuk aktivitas manusia...