Langsung ke konten utama

Cara Atasi Error ERR_CONNECTION_RESET di Browser Internet

Apa dan bagaimana cara mengatasi error ERR_CONNECTION_RESET di browser internet?
Error ERR_CONNECTION_RESET adalah salah satu masalah yang sering dialami oleh pengguna internet saat mengakses situs web tertentu. Error ini menunjukkan bahwa koneksi antara browser dan server telah terputus secara tiba-tiba, sehingga halaman web tidak dapat dimuat dengan benar.

Ada beberapa faktor yang dapat menyebabkan error ini, seperti masalah pada jaringan, firewall, cache, cookie, ekstensi browser, atau konfigurasi proxy. Berikut adalah beberapa langkah yang dapat Anda lakukan untuk mengatasi error ERR_CONNECTION_RESET di browser internet Anda.

Periksa koneksi jaringan Anda. Pastikan bahwa perangkat Anda terhubung dengan baik ke jaringan internet, baik melalui Wi-Fi atau kabel LAN. Jika ada masalah pada jaringan, coba restart modem atau router Anda, atau hubungi penyedia layanan internet Anda untuk memeriksa apakah ada gangguan pada jaringan.


Bersihkan cache dan cookie browser Anda. Cache dan cookie adalah data yang disimpan oleh browser Anda untuk mempercepat proses pemuatan halaman web. Namun, jika data ini sudah usang atau rusak, maka dapat menyebabkan error ERR_CONNECTION_RESET.

Untuk membersihkan cache dan cookie browser Anda, ikuti langkah-langkah berikut sesuai dengan browser yang Anda gunakan:

Chrome: Klik ikon tiga titik di pojok kanan atas browser, lalu pilih Settings > Privacy and security > Clear browsing data. Pilih Time range: All time, lalu centang Cached images and files dan Cookies and other site data. Klik Clear data.

Firefox: Klik ikon tiga garis di pojok kanan atas browser, lalu pilih Options > Privacy & Security > Cookies and Site Data. Klik Clear Data. Centang Cookies and Site Data dan Cached Web Content. Klik Clear.

Edge: Klik ikon tiga titik di pojok kanan atas browser, lalu pilih Settings > Privacy, search, and services > Clear browsing data. Pilih Time range: All time, lalu centang Cached images and files dan Cookies and other site data. Klik Clear now.

Nonaktifkan firewall atau antivirus Anda sementara. Firewall atau antivirus adalah program yang bertujuan untuk melindungi perangkat Anda dari serangan malware atau virus. Namun, terkadang program ini juga dapat menghalangi koneksi antara browser dan server, sehingga menyebabkan error ERR_CONNECTION_RESET. Untuk menonaktifkan firewall atau antivirus Anda sementara, ikuti langkah-langkah berikut sesuai dengan sistem operasi yang Anda gunakan.

Windows: Klik Start > Settings > Update & Security > Windows Security > Firewall & network protection. Pilih jaringan yang sedang Anda gunakan, lalu matikan opsi Microsoft Defender Firewall.

Mac: Klik Apple menu > System Preferences > Security & Privacy > Firewall. Klik ikon gembok di pojok kiri bawah untuk membuka kunci pengaturan. Masukkan kata sandi administrator Anda jika diminta. Klik Turn Off Firewall.

Linux: Buka terminal dan ketik perintah berikut untuk menonaktifkan firewall ufw: sudo ufw disable

Nonaktifkan ekstensi browser Anda sementara. Ekstensi browser adalah program tambahan yang dapat meningkatkan fungsi atau fitur browser Anda. Namun, terkadang ekstensi ini juga dapat mengganggu koneksi antara browser dan server, sehingga menyebabkan error ERR_CONNECTION_RESET.

Untuk menonaktifkan ekstensi browser Anda sementara, ikuti langkah-langkah berikut sesuai dengan browser yang Anda gunakan.

Chrome: Klik ikon tiga titik di pojok kanan atas browser, lalu pilih More tools > Extensions. Matikan semua ekstensi yang sedang aktif dengan mengklik tombol toggle di sebelah kanan nama ekstensi.

Firefox: Klik ikon tiga garis di pojok kanan atas browser, lalu pilih Add-ons > Extensions. Matikan semua ekstensi yang sedang aktif dengan mengklik tombol toggle di sebelah kanan nama ekstensi.

Edge: Klik ikon tiga titik di pojok kanan atas browser, lalu pilih Extensions. Matikan semua ekstensi yang sedang aktif dengan mengklik tombol toggle di sebelah kanan nama ekstensi.

Baca juga:


Ubah konfigurasi proxy Anda. Proxy adalah server perantara yang dapat membantu Anda mengakses situs web yang diblokir atau dibatasi oleh negara atau organisasi tertentu. Namun, terkadang penggunaan proxy juga dapat menyebabkan error ERR_CONNECTION_RESET jika konfigurasinya tidak sesuai dengan jaringan atau situs web yang ingin Anda akses. Untuk mengubah konfigurasi proxy Anda, ikuti langkah-langkah berikut sesuai dengan sistem operasi yang Anda gunakan.

Windows: Klik Start > Settings > Network & Internet > Proxy. Matikan opsi Automatically detect settings dan Use a proxy server.

Mac: Klik Apple menu > System Preferences > Network > Advanced > Proxies. Hapus centang pada semua opsi proxy yang tersedia.

Linux: Buka terminal dan ketik perintah berikut untuk menonaktifkan proxy sistem: unset http_proxy https_proxy ftp_proxy

Nah, semoga langkah-langkah di atas bisa membantu Anda jika ERR_CONNECTION_RESET muncul saat sedang browsing di Internet.

Postingan Populer

RRQ Kembali Masuk Program Esports World Cup 2026, Validasi Global atau Sekadar Branding?

Team RRQ kembali masuk dalam Esports World Cup Foundation Club Partner Program 2026, memperpanjang statusnya sebagai salah satu organisasi esports yang dianggap relevan secara global. Ini adalah tahun kedua berturut-turut RRQ terpilih dalam program bernilai total US$20 juta tersebut, yang dirancang untuk mendorong pertumbuhan bisnis dan eksposur internasional klub esports. Secara angka, program ini terlihat impresif. Hanya 40 organisasi terpilih dari seluruh dunia, dengan total jangkauan lebih dari 300 juta penggemar. RRQ menjadi salah satu dari sedikit perwakilan Asia Tenggara, indikasi bahwa pasar regional mulai diperhitungkan dalam peta esports global.  Namun di balik angka besar itu, pertanyaan yang lebih penting adalah, seberapa strategis dampak program ini bagi keberlanjutan industri? Pendanaan hingga US$1 juta per klub memang memberi dorongan signifikan, terutama untuk penguatan brand dan operasional. Tetapi perlu dicatat, ini bukan tiket langsung ke panggung Esports World C...

Review Asus ExpertBook B3 B3405CVA. Laptop Kerja Fleksibel untuk Pendukung Bisnis

Industri laptop bisnis sedang mengalami pergeseran yang cukup signifikan. Jika dulu perusahaan hanya mencari perangkat yang “cukup bisa dipakai”, kini standar berubah menjadi efisiensi, keamanan, dan daya tahan jangka panjang. Tekanan untuk bekerja hybrid, meningkatnya ancaman siber, serta kebutuhan multitasking membuat laptop bisnis harus lebih dari sekadar alat kerja. Ia harus menjadi fondasi produktivitas. Di sisi lain, tidak semua perusahaan siap mengalokasikan budget untuk perangkat flagship. Di sinilah segmen laptop bisnis menengah menjadi menarik. Pasalnya, laptop bisnis kelas menengah menawarkan keseimbangan antara harga, fitur, dan performa. Namun, kompromi tentunya selalu ada dibanding seri flagship, dan di sinilah evaluasi kritis menjadi penting. Sebagai contoh, Asus mencoba mengisi celah segmen laptop bisnis menengah lewat Asus ExpertBook B3 B3405CVA . Laptop bisnis ini ditujukan untuk perusahaan yang membutuhkan perangkat kerja solid dengan fitur enterprise, tetapi tetap r...

Qualcomm Snapdragon Terbaru Loncat ke 2nm TSMC

Qualcomm kembali jadi sorotan setelah bocoran terbaru mengungkap dua kode model yakni SM8975 dan SM8950. Kedua chip baru tersebut diyakini sebagai Snapdragon 8 Elite Gen 6 Pro dan Snapdragon 8 Elite Gen 6. Jika rumor ini akurat, chip tersebut bukan hanya akan menjadi sekadar refresh tahunan, melainkan lompatan teknologi yang cukup agresif. Mengapa? Rumor paling menarik adalah penggunaan proses fabrikasi 2nm dari TSMC. Ini akan menjadi pertama kalinya Qualcomm masuk ke node tersebut, melampaui generasi sebelumnya seperti Snapdragon 8 Elite Gen 5 yang masih bertumpu pada 3nm. Secara teori, 2nm menawarkan efisiensi daya lebih baik, suhu lebih terkendali, dan potensi peningkatan performa, kombinasi ideal untuk smartphone modern yang semakin berat beban kerjanya, dari gaming hingga AI on-device. Namun, seperti biasa, angka node sering kali lebih terdengar impresif di atas kertas dibanding di dunia nyata. Kompetitor seperti Apple dengan chip A18 dan A18 Pro juga masih berada di 3nm, sehingga...

AMD Tak Peduli dengan Pengguna Radeon Jadul. Tak Dapat Upgrade

AMD akhirnya membuat keputusan yang terasa terlalu tegas. Pemilik GPU Radeon RX 6000 Series dan Radeon RX 7000 Series secara efektif ditinggalkan dari FSR 4 dan FSR 4.1. Padahal, FSR bukan sekadar fitur kosmetik, ia adalah lompatan penting dalam kualitas upscaling berbasis AI. FSR 4 membawa peningkatan nyata yakni rekonstruksi gambar lebih stabil, edge lebih bersih, dan scaling performa yang akhirnya kompetitif. Namun semua itu “dikunci” untuk GPU Radeon RX 9000 Series berbasis RDNA 4, dengan dalih kebutuhan arsitektur baru dan dukungan FP8. Secara teknis masuk akal, tapi terasa terlalu nyaman sebagai alasan. Masalahnya, RDNA 2 dan RDNA 3 bukan perangkat usang. Dukungan INT8 yang mereka miliki masih relevan untuk banyak workload AI ringan. Ini membuat keputusan AMD terlihat bukan murni batasan teknis, melainkan strategi segmentasi produk yang agresif, atau lebih tepat, dorongan upgrade yang dipaksakan. Bandingkan dengan Nvidia. Mereka memang membatasi fitur seperti frame generation di ...

GPU Intel Arc Pro B70 dan Arc Pro B65 Bidik Segmen Profesional

Intel resmi memperluas portofolio GPU workstation melalui peluncuran Arc Pro B70 dan Arc Pro B65. Keduanya dibangun di atas arsitektur Xe2 “Battlemage”, menargetkan segmen profesional yang kini semakin didorong oleh kebutuhan AI compute, visualisasi kompleks, dan pengembangan software berbasis akselerasi GPU. Arc Pro B70 menjadi varian paling ambisius. Dengan 32 Xe core, 256 XMX engine, dan 32 ray tracing unit, GPU ini diposisikan sebagai mesin kerja serius untuk workload berat. Kapasitas memori 32GB GDDR6 pada bus 256-bit dengan bandwidth 608 GB/s memberikan fondasi kuat untuk dataset besar dan model AI.  Intel bahkan mengklaim performa hingga 367 TOPS (INT8), angka yang secara langsung menyasar kebutuhan inference modern. Dukungan API lengkap, mulai dari DirectX 12 Ultimate hingga Vulkan 1.3, membuatnya fleksibel untuk berbagai pipeline profesional. Di bawahnya, Arc Pro B65 hadir dengan konfigurasi lebih ramping: 24 Xe core dan 160 XMX engine. Meski begitu, menariknya tetap memba...