Langsung ke konten utama

Cara Sukses Belajar Digital Marketing bagi Pemula

Di era teknologi digital, banyak bisnis besar maupun kecil beralih menggunakan digital marketing dan mulai meninggalkan sistem pemasaran gaya lama. Kondisi ini akhirnya membuka peluang karir baru sebagai digital marketer atau ahli pemasaran digital.

Banyak orang tertarik menekuni bidang ini, baik fresh graduate maupun yang telah memiliki pengalaman dan ingin melakukan switch carrier. Jika Anda adalah salah satunya, belajar digital marketing merupakan langkah yang wajib dilakukan untuk mendapatkan pekerjaan di bidang digital marketing.

Mengaplikasikan strategi digital marketing pada suatu produk bukan perkara mudah dilakukan. Anda wajib mengetahui perilaku dan karakter target pasar, belajar mengemas konten, dan membuat strategi campaign yang tepat. Banyak hal yang harus Anda pelajari dengan tingkat kesulitan yang bervariasi. Anda juga harus terbiasa dengan bermacam-macam istilah teknis dan tools yang digunakan dalam pekerjaan digital marketing.

Cara Belajar Digital Marketing untuk Pemula
Materi digital marketing yang kompleks bukan menjadi halangan yang menghambat kesuksesan Anda dalam belajar dan bekerja. Hal yang perlu dilakukan adalah mulai belajar dari dasar dan terus berlatih untuk meningkatkan skill.

Anda bisa mengakses materi pelajaran secara gratis melalui platform media online yang menyediakan buku, artikel, video, dan tutorial. Belajar digital marketing juga bisa diperoleh melalui kursus online intensif yang diajarkan oleh mentor-mentor berpengalaman. Agar Anda mudah dan sukses mempelajari digital marketing, simak panduan di bawah ini.

1. Pelajari Materi Dasar Digital Marketing
Belajar digital marketing mulai dari entry level atau pemula, maka Anda wajib memahami konsep-konsep dalam digital marketing, antara lain SEO (Search Engine Optimization) yaitu cara meningkatkan visibilitas konten di mesin pencari.

Selanjutnya adalah SEM (Search Engine Marketing) yaitu iklan berbayar yang bisa meningkatkan jangkauan konten ke target pasar. Banyak platform iklan berbayar yang bisa Anda gunakan, antara lain Google Ads.

Setiap platform memiliki karakter dan peraturannya sendiri. Selain itu, Anda juga perlu memahami PPC (Pay per Click) yaitu iklan berbayar berdasarkan jumlah klik yang dilakukan oleh target pasar. Anda juga wajib memahami social media marketing yang bisa bermanfaat untuk bisnis yang sedang Anda promosikan.

Melalui materi dasar digital marketing, Anda bisa mengetahui perubahan dan tren terbaru dengan cepat, serta membuat iklan yang relevan terhadap tren yang ada. Belajar digital marketing dari dasar akan memperkuat fundamental Anda dalam membangun strategi digital marketing yang tepat dan efektif.

2. Berlatih Skill Digital Marketing
Dari materi yang telah Anda pelajari, sekarang saatnya Anda mengaplikasikan materi tersebut untuk melatih dan meningkatkan skill digital marketing. Ada banyak skill dalam digital marketing, antara lain social media marketing, copywriting, hingga SEO. Anda bisa pilih salah satu skill hingga level expert atau mempelajarinya satu per satu.

Untuk meningkatkan skill, Anda bisa melakukan test campaign, mengajukan diri sebagai volunteer, atau berpartisipasi dalam program internship. Praktek langsung pada real project akan menjadi pengalaman berharga dan melengkapi portofolio Anda.

3. Mengikuti Training Digital Marketing
Anda perlu mengikuti kursus digital marketing untuk bisa mengakses lebih banyak materi dan skill yang ingin Anda kuasai. Melalui training digital marketing, Anda juga akan mendapatkan fondasi yang kuat dari ilmu yang disampaikan oleh mentor-mentor berpengalaman.

Belajar digital marketing bisa Anda ikuti melalui training online atau offline. Sudah banyak lembaga pendidikan yang menyediakan fasilitas belajar lengkap yang bisa Anda akses dengan mudah melalui internet. Pastikan Anda mendapatkan sertifikasi atau kualifikasi khusus setelah mengikuti training untuk melengkapi CV dan resume Anda.

4. Update Pengetahuan dan Skill
Digital marketing merupakan bidang keilmuan yang dinamis dan terus berkembang. Anda wajib melakukan update pengetahuan dan skill dengan mengikuti tren yang ada. Akses ilmu dan skill terbaru melalui networking atau media sosial, seperti YouTube dan blog. Informasi pengetahuan baru juga bisa Anda akses melalui website yang menyediakan kursus skill digital marketing secara gratis.

5. Bergabung di Komunitas Digital Marketing
Ikuti komunitas digital marketing aktif agar Anda selalu mendapatkan informasi terbaru  yang berkaitan dengan skill dan pengetahuan serta proyek-proyek yang bisa Anda ikuti. Namun sebaiknya Anda hanya berfokus pada 1 atau 2 komunitas saja.

Terlalu banyak bergabung di komunitas justru membuat Anda tidak fokus dan tidak aktif. Alhasil, keberadaan Anda dalam komunitas tersebut tidak memberikan dampak bagi perkembangan skill dan pengetahuan Anda.

Baca juga:


Belajar Digital Marketing dari Belajarlagi
Digital marketing semakin diperhitungkan sebagai strategi pemasaran bisnis yang efektif di era digital ini. Anda bisa mempelajari materi dasar di Belajarlagi, tempat memperdalam ilmu digital marketing yang cocok untuk pemula.

Proses belajar dilakukan secara intensif selama 3 bulan dan dibimbing oleh mentor-mentor dari perusahaan dan start up ternama. Anda tidak hanya mendapatkan ilmu teori saja, melainkan juga praktek langsung menangani real project UMKM brand. Setelah lulus, Anda akan bergabung dengan komunitas digital marketing aktif yang bisa mendukung karir dan update informasi terbaru.

Peluang Anda berkarir di bidang digital marketing terbuka lebar setelah belajar digital marketing dan menguasai skill beserta tools-nya. Pastikan Anda mengikuti training digital marketing di Belajarlagi dan memperoleh sertifikat yang melengkapi portofolio Anda.

Postingan Populer

Perbandingan Intel Iris Xe Graphics dengan Iris Xe Max

Laptop VGA onboard? Kesannya low end dan low performance ya? Tapi jangan salah. Konsep itu kini sudah tidak tepat. Ya, laptop dengan VGA onboard pun kini punya performa yang bukan kaleng-kaleng. Sebagai informasi, sejak Intel menghadirkan prosesor Core generasi ke-11 mereka, performa VGA onboard yang dimilikinya semakin meningkat pesat. Khususnya untuk seri Core i5 dan Core i7 yang diperkuat oleh Intel Xe Graphics. Di sisi lain, jangan anggap sepele juga. Menurut data Lembaga riset terkemuka GfK, per kuartal pertama 2021 lalu, pangsa pasar VGA di Indonesia dikuasai Intel onboard secara signifikan yakni 54 persen lebih. Barulah setelah itu dikuasai oleh AMD onboard serta juga AMD Radeon discrete dengan 25 persen. Nvidia sendiri hanya punya pasar sebesar 16 persen sekian. Jadi, terlihat kan betapa signifikan peranan VGA onboard dalam kehidupan komputasi masa kini? Intel Iris Xe Max Graphics Nah, kali ini kita akan bahas performa VGA “onboard” lebih baru lagi dari Intel yakni Intel ...

Apa Beda QLED dan OLED? Mana yang Lebih Bagus di Antaranya?

Saat memilih TV baru, konsumen kerap dihadapkan pada istilah teknis seperti HDR, refresh rate 120Hz, hingga HDMI generasi terbaru. Namun, dua istilah yang paling sering membingungkan adalah QLED dan OLED.  Keduanya sering diposisikan sebagai teknologi layar kelas atas, padahal secara fundamental, QLED dan OLED bekerja dengan cara yang sangat berbeda. OLED adalah singkatan dari organic light-emitting diode. Teknologi ini bersifat emissive, artinya setiap piksel dapat memancarkan cahaya sendiri tanpa memerlukan lampu latar. Karena itu, OLED mampu mematikan piksel sepenuhnya saat menampilkan warna hitam, menghasilkan kontras nyaris tak terbatas dan tingkat hitam yang sangat pekat. Inilah alasan utama mengapa TV OLED seperti LG OLED C3, LG G3, atau Samsung S95C QD-OLED sering dianggap memiliki kualitas gambar terbaik di kelasnya. Sebaliknya, QLED merupakan pengembangan dari TV LCD LED konvensional. QLED adalah singkatan dari quantum dot LED, di mana lapisan quantum dot digunakan untuk ...

Review Asus Chromebook 14 CM1405. Efisien untuk Produktivitas Modern

Pasar laptop Chromebook diam-diam terus berkembang. Segmen ini hadir sebagai alternatif serius bagi laptop Windows, terutama di segmen pendidikan, UMKM, dan perusahaan yang mengedepankan efisiensi, keamanan, serta kemudahan manajemen perangkat.  Dengan sistem operasi ChromeOS yang berbasis cloud, Chromebook menawarkan pengalaman komputasi yang ringan, cepat, dan minim perawatan. Berbeda dari ekosistem Windows yang lebih kompleks dan menuntut spesifikasi yang relatif jauh lebih tinggi. Dalam beberapa tahun terakhir, adopsi Chromebook juga meningkat di lingkungan enterprise dan institusi pendidikan. Semua didorong oleh kebutuhan kerja hybrid, kolaborasi berbasis web, serta keamanan data yang terintegrasi langsung di level sistem.  Sebagai gambaran, ChromeOS dikenal memiliki booting cepat, update otomatis, serta proteksi bawaan terhadap malware. Kemampuan ini menjadikannya solusi praktis untuk pengguna yang aktivitasnya terfokus pada browser, aplikasi Android, dan layanan Google ...

Review Lenovo ThinkPad E14 Gen 7. Laptop Bisnis di Era Efisiensi dan Mobilitas

Industri laptop bisnis tengah mengalami pergeseran signifikan. Jika sebelumnya performa dan skalabilitas menjadi tolok ukur utama, kini efisiensi daya, mobilitas, keamanan, dan keberlanjutan justru menjadi faktor penentu. Perusahaan semakin menuntut perangkat yang ringkas, tahan lama, mudah dikelola, namun tetap cukup bertenaga untuk produktivitas. Tren kerja hybrid juga turut mengubah prioritas desain laptop bisnis. Bobot ringan, daya tahan baterai memadai, konektivitas lengkap, serta fitur keamanan berlapis kini menjadi standar baru. Produsen pun berlomba menghadirkan perangkat yang tidak sekadar kuat di atas kertas, tetapi relevan dengan kebutuhan kerja modern. Lenovo melalui lini ThinkPad E-Series mencoba menjawab tantangan tersebut. Buktinya, ThinkPad E14 Gen 7   hadir sebagai opsi entry-level hingga menengah untuk profesional dan pelaku bisnis yang membutuhkan laptop tangguh, fleksibel, dan ekonomis tanpa meninggalkan DNA ThinkPad yang legendaris. Desain Lenovo ThinkPad E14 G...

Harddisk Terbesar di Dunia. Western Digital Siapkan HDD 60TB hingga 140TB

Western Digital kembali menegaskan bahwa hard disk drive (HDD) belum mendekati akhir hayatnya. Di tengah dominasi SSD untuk komputasi konsumen, perusahaan ini justru memaparkan peta jalan agresif untuk mendorong kapasitas HDD hingga 60TB dalam waktu dekat, bahkan melampaui 140TB pada dekade 2030-an.  Target ini secara jelas diarahkan untuk menjawab kebutuhan penyimpanan masif dari beban kerja AI dan cloud berskala besar. Dalam pernyataan resminya, Western Digital mengungkapkan bahwa mereka akan mulai memproduksi massal HDD komersial berbasis heat-assisted magnetic recording (HAMR) pada 2026. Generasi awal akan hadir dengan kapasitas 40TB berbasis CMR dan 44TB berbasis SMR, sebelum volume produksinya meningkat pada 2027.  Pendekatan ini menandai transisi penting dari ePMR menuju HAMR sebagai fondasi jangka panjang peningkatan kapasitas. Kunci utama strategi ini terletak pada inovasi laser. Selama ini, industri HDD mengandalkan edge-emitting laser pada teknologi HAMR, namun menu...