Langsung ke konten utama

9 Fakta Menarik Laptop Gaming Terbaru Acer Predator Helios 18 yang Wajib Kamu Ketahui

Mendarat di Indonesia belum lama ini, Acer Predator Helios 18 dengan DLSS 3 adalah salah satu laptop game terbaru paling canggih di pasaran Indonesia saat ini. Dilengkapi dengan teknologi pendinginan canggih, layar sebesar 18 inch yang apik, serta seperangkat fitur dan perangkat keras yang mempertajam performanya, laptop ini memiliki sejumlah kelebihan yang wajib diketahui oleh para gamer.

Lalu, apa saja kelebihan Acer Predator Helios 18? Berikut 9 fakta menarik Acer Predator Helios 18 yang wajib diketahui para gamer.

1. Performa Terbaik di Kelasnya
Acer memberikan dapur pacu khusus untuk laptop Acer Predator Helios 18 yang diperkuat secara langsung 13th Generation Intel® Core™ Processors paling terbaru yang menggunakan Intel® Core™ i9-13900HX Processor dan arsitektur hybrid performa yang baru. Guna menunjang performanya, laptop gaming ini didukung penyimpanan PCIe kecepatan tinggi SSD NVMe berkapasitas hingga 2TB. Kombinasi apik inilah yang menjadikan laptop ini memiliki performa terbaik di kelasnya saat ini.



2. Disokong NVIDIA GeForce RTX 40 Series
Laptop ini dilengkapi dengan GPU Laptop NVIDIA GeForce seri paling baru yakni RTX 40 Series yang melaju super kencang. Ditambah lagi dukungan NVIDIA Ada Lovelace Architecture super efisien, mampu menghasilkan performa ngebut dan grafis lebih halus.

3. Dukungan Teknologi NVIDIA DLSS 3
Dengan Tensor Cores generasi ke-4 terbaru dan Optical Flow Accelerator di GPU GeForce RTX 40 Series, DLSS 3 memanfaatkan AI untuk menghasilkan frame tambahan berkualitas. Pelacakan Sinar Arsitektur Ada mampu mengoptimalkan kemampuan ray tracing, yang mensimulasikan sifat natural cahaya di dunia nyata. Sehingga para gamer dapat merasakan pengalaman dunia virtual penuh detail yang benar-benar baru.



4. NVIDIA Max-Q Technologies
NVIDIA Max-Q merupakan serangkaian teknologi canggih berkemampuan AI yang mampu mengoptimalkan performa laptop. Berkat teknologi ini, laptop jadi super kencang, tipis, tidak bising, dan memiliki daya tahan baterai yang sangat irit.

5. Banyak Pilihan Resolusi Layar yang Bisa Kamu Pilih
Acer Predator Helios 18 hadir dalam 3 pilihan resolusi layar, mulai dari 1920 X 1200 (WUXGA) hingga 2560 X 1600 (WQXGA). Sementara ukuran layar keduanya sama yaitu berukuran 18 inci. Sedangkan jenis panel layar yang digunakan LED Mini dan IPS.

Rasio aspeknya pun sama yaitu 16:10. Selain itu, kedua varian layar laptop ini memiliki tingkat kontras ekstrem dan HDR yang tajam, plus kecerahan hingga 1000 nit dan gamut warna 100% DCI-P3.

6. Anti Overheat
Predator Helios 18 memiliki sistem pendingin canggih terbaik yang meliputi Kipas 3D AeroBlade™ Generasi ke-5 yang direkayasa khusus, pipa pemanas vektor, dan efek pendinginan pelumas termal logam cair pada CPU terdepan industri. Sistem pendingin ini bekerja maksimal untuk menjaga laptop tetap dingin dan terhindar dari overheat saat digunakan untuk bermain game atau melakukan tugas-tugas berat lainnya.



7. Keyboard Lebih Cerah
Laptop gaming terbaru ini dilengkapi keyboard dengan lampu latar per-key RGB yang bersinar dengan lampu latar LED Mini yang lebih cerah, hemat daya, dan berwarna lebih seragam (minim halo) jika dibandingkan lampu lain yang bukan LED Mini. Selain itu, terdapat tombol pintas yang dapat mengatur mode dan tombol cepat aplikasi utilitas yaitu software PredatorSense.

Baca juga:


8. PredatorSense Mempermudah Setting Laptop
Selain mengatur lampu latar per-key RGB, melalui software PredatorSense, kamu juga dapat menyesuaikan pengaturan laptop agar sesuai dengan kebutuhan performa yang diinginkan. Terdapat beberapa mode operasi, seperti Quiet (Senyap), Balanced (Seimbang), Performance (Performa), dan Turbo (overclock total, kipas total) yang bisa kamu pilih. Selain itu, kamu juga dapat mengatur pencahayaan pulsar dan kontrol kipas.

9. Jaringan Super Ngebut Tanpa Khawatir Lag
Soal konektivitas, laptop ini didukung dengan teknologi Intel® Killer™ Ethernet E2600 Controller dan Intel® Killer™ Wi-Fi 6E AX1675i yang membuat koneksi internet super ngebut saat kamu bermain game online, download file, atau sekedar browsing internet.



Harga dan Ketersediaan
Laptop Acer Predator Helios 18 sudah tersedia di Indonesia mulai bulan April 2023 ini melalui Acer Official Store Indonesia secara online maupun offline dengan harga spesial yaitu Rp 59.999.000.

Untuk pembelian online, Anda bisa mengunjungi Acer Online Store Indonesia di tautan berikut. Selain itu, Anda juga bisa mendapatkan informasi seputar produk terbaru Acer dan promo terkini dengan mengakses Acer eStore di https://store.acer.com/en-id/ dan www.acerid.com.

Postingan Populer

Hp Oppo Murah Ini Cuma 1 Jutaan

Oppo belum lama ini menggelar smartphone terbarunya ke pasaran Indonesia. Spesifikasinya mengagumkan, apalagi fitur kameranya. Ya, Oppo Reno 10x Zoom menawarkan kemampuan fotografi yang mumpuni, sekaligus performa perangkat yang hebat. Meski demikian, ada harga ada rupa. Smartphone tersebut dipasarkan dengan harga yang tidak murah, yakni Rp12,999 juta untuk versi dengan RAM 8GB dan storage 256GB. Mahal? Tentu saja tidak, jika melihat spesifikasi yang disediakan di dalamnya. Sayangnya, tidak semua pengguna mampu membeli smartphone Oppo dengan harga yang tergolong fantastis tersebut. Cukup banyak di antara kita yang ingin membeli hp Oppo murah yang harganya kalau bisa di bawah Rp1 juta. Kalau tidak ada pun, kalau bisa harganya masih Rp1 jutaan. Alias di bawah Rp2 juta. Nah, kalau sudah begitu, apa pilihan yang bisa kita dapatkan? Berikut ini pilihannya: Harga HP Oppo Murah di 2019: Untuk smartphone alias hp Oppo murah di harga 1 jutaan, dipastikan Anda sudah mendapatkan pe...

Waduh! Harga Wafer Naik per Semester Dua 2026.

United Microelectronics Corporation (UMC) resmi memberi sinyal kenaikan harga wafer yang akan berlaku pada paruh kedua 2026. Dalam surat kepada pelanggan tertanggal 16 April, perusahaan menyebut kombinasi biaya rantai pasok yang terus naik dan lonjakan permintaan, terutama dari sektor AI, sebagai alasan utama di balik penyesuaian ini. Secara naratif, alasan tersebut terdengar familiar. Industri semikonduktor memang sedang menghadapi tekanan biaya dari berbagai sisi: bahan baku, energi, hingga logistik. Namun, istilah “tight capacity” yang digunakan UMC sebenarnya lebih dari sekadar jargon teknis.  Dalam praktiknya, ini berarti permintaan chip melampaui kapasitas produksi, memberi produsen posisi tawar yang jauh lebih kuat untuk menaikkan harga. UMC juga menegaskan bahwa investasi untuk ekspansi teknologi dan kapasitas menjadi faktor pendorong. Tetapi di balik itu, ada dinamika pasar yang lebih kompleks. Permintaan AI saat ini memang sedang melonjak, namun tidak semua segmen memilik...

Optimis, TSMC Naikkan Target Pertumbuhan Pendapatan

TSMC menunjukkan kepercayaan diri tinggi di tengah ketidakpastian geopolitik, dengan tetap menaikkan proyeksi pertumbuhan pendapatan 2025 dan mempercepat ekspansi kapasitas. Di saat konflik Iran memicu kekhawatiran rantai pasok global, raksasa manufaktur chip ini justru melihatnya sebagai “noise” di balik gelombang besar permintaan AI. Perusahaan yang menjadi tulang punggung produksi bagi klien seperti Nvidia dan Apple kini memperkirakan pendapatan akan tumbuh lebih dari 30 persen tahun ini, sedikit lebih optimistis dari proyeksi sebelumnya.  CEO C. C. Wei bahkan mengonfirmasi bahwa pihaknya telah mengecek ulang ke pelanggan terkait potensi pelemahan permintaan AI, dan hasilnya tetap solid. Dari sisi finansial, kinerja TSMC juga mencerminkan momentum tersebut. Margin kotor kuartal pertama mencapai 66 persen, level tertinggi dalam lebih dari dua dekade. Ini terjadi meski segmen smartphone mengalami penurunan 11 persen secara kuartalan, menandakan bahwa AI kini menjadi mesin pertumbu...

Lawan MacBook Neo, Intel Perkenalkan Prosesor Murah. Ada AI-nya!

Intel resmi memperkenalkan lini prosesor entry-level terbarunya, Intel Core Series 3 Wildcat Lake, yang secara agresif diarahkan ke era AI PC dengan klaim performa hingga 40 TOPS. Di atas kertas, ini terlihat seperti upaya Intel untuk “menurunkan” kapabilitas AI ke segmen yang selama ini identik dengan kompromi performa dan efisiensi. Wildcat Lake dibangun di atas proses manufaktur 18A, membawa desain SoC dua die yang cukup ambisius untuk kelas entry-level. Die utama menggabungkan CPU hybrid 6-core (2 P-core Cougar Cove dan 4 LPE core Darkmont), GPU Xe3 dua core, serta NPU 5 untuk akselerasi AI.  Sementara itu, die kedua difokuskan pada I/O dengan dukungan PCIe Gen 4, Thunderbolt 4, hingga Wi-Fi 7, sebuah konfigurasi yang secara teknis terasa “overqualified” untuk segmen bawah. Intel merilis enam SKU dalam lini ini, mayoritas dengan konfigurasi serupa, kecuali varian Core 3 304 yang dipangkas menjadi 5 core dan hanya 24 TOPS AI. Seluruh lineup berjalan di TDP dasar 15W dengan turbo...

Review Asus ExpertBook P1403CVA. Laptop Bisnis Terjangkau untuk Jangka Panjang

Dalam beberapa bulan terakhir, industri laptop menghadapi tantangan besar akibat kenaikan harga komponen, terutama RAM dan SSD. Permintaan global terhadap memori dan penyimpanan meningkat seiring transformasi digital, cloud computing, serta tren kerja hybrid.  Situasi tersebut diperparah oleh ketidakstabilan rantai pasok, sehingga harga komponen menjadi fluktuatif. Dampaknya, banyak produsen laptop harus melakukan penyesuaian konfigurasi, bahkan di segmen premium sekalipun. Menariknya, kondisi tersebut justru mempercepat pertumbuhan pasar laptop bisnis. Banyak perusahaan dan profesional mulai beralih dari laptop consumer ke perangkat profesional yang dirancang lebih tahan lama.  Fokus tidak lagi pada spesifikasi tinggi di awal, melainkan efisiensi investasi dalam jangka panjang. Laptop bisnis menawarkan daya tahan, keamanan, serta fleksibilitas upgrade yang menjadi semakin penting. Kenaikan harga RAM dan SSD juga membuat konsep modular menjadi nilai utama. Laptop bisnis sepert...