التخطي إلى المحتوى الرئيسي

Spesifikasi Ciamik Oppo A77s dengan Fiberglass Leather Design

Oppo A77s sudah dirilis di Indonesia beberapa waktu yang lalu. Sederet fitur menarik pun dibawa ponsel penerus Oppo A76 tersebut ke dalam smartphone mutakhir ini.

Menurut Aryo Meidianto, PR Manager Oppo Indonesia, desain dan warna smartphone menjadi salah satu faktor penentu konsumen dalam memliih sebuah perangkat. Hal tersebut mendasari langkah yang dilakukan Oppo pada produk yang bersangkutan.

"Kami membawa bahasa desain lini seri Reno untuk diterapkan pada perangkat lini seri A untuk pertama kalinya. Fiberglass Leather Design yang tadinya hanya ada pada Oppo Reno7 dengan warna oranye lembut, tekstur kulit, ditambah tepian datar berwarna emas memberikan kesan cerah, segar sekaligus premium rupanya banyak diminati oleh konsumen, oleh sebab itu desain serupa kami hadirkan pada OPPO A77s," sebut Aryo.



Fiberglass leather design merupakan sebuah metode pembuatan penampang belakang smartphone unik. Ia dibuat dari serat kaca dengan teknik khusus untuk menghadirkan beberapa lapisan back cover termasuk tekstur kulit yang tidak hanya memberikan kesan unik namun juga tidak licin ketika digenggam.

Tepian datar pada bingkai dibuat dengan mempertimbangkan faktor kenyamanan. Tepian tersebut dibuat dengan kemiringan sudut yang membuat terasa alami menghindari kesan tajam jika dipegang tanpa menggunakan casing.

Oppo juga memberikan fitur pengisian cepat 33W SuperVOOC. Berkat fitur ini pengguna bakal cepat mengisi penuh baterai Oppo A77s.

Kamera pun menjadi salah satu aspek yang diunggulkan. Kamera 50 MP terpasang di bagian belakang Oppo A77s. Dilengkapi dengan kecerdasan buatan yang telah ditingkatkan sehingga dapat meningkatkan hasil jepretan.

Tidak kalah menariknya, Oppo memberikan fitur yang diterapkan pertama kalinya pada lini seri A. Fitur yang dimaksud adalah teknologi ekspansi RAM 8GB. Jumlah tersebut bahkan diklaim melebihi yang disediakan untuk perangkat flagship seperti Find X5 Pro 5G atau Reno8 Pro 5G.

Apapun spesifikasinya, langkah Oppo menerapkan fiberglass leather design yang sebelumnya diaplikasikan pada Reno7 sukses membuat tampilan Oppo A77s lebih menarik dan premium.

Baca juga:


"Oppo A77s menghadirkan berbagai fitur unggulan di mana beberapa diantaranya meneruskan suksesornya Oppo A76, salah satunya 33W SuperVOOC," tambah Aryo. "Sedangkan beberapa fitur unggulan lain yang diperkenalkan perangkat ini mendapatkan predikat yang pertama diaplikasikan pada lini seri A seperti Fiberglass Leather Design dan ekspansi RAM yang semakin besar hingga 8GB," ucapnya.

Sebelum kehadirannya ke pasar Indonesia, kemunculan Oppo A77s sendiri diketahui dari sertifikasi TKDN dan Ditjen SDPPI Kominfo yang diterima ponsel ini. Perangkat tersebut tercatat dengan kode CPH2473 dengan nomor sertifikat 84264/SDPPI/2022 di situs Postel dan memiliki nilai TKDN sebesar 35.60%.

Ada beberapa spesifikasi kunci yang berbeda untuk versi yang dipasarkan di Indonesia, bahkan beberapa spesifikasinya dijanjikan lebih tinggi dari yang telah beredar saat ini. Menarik sekali bukan spesifikasi Oppo A77s tersebut?

المشاركات الشائعة

Apple MacBook Murah Diumumkan. Siap Hadapi Chromebook?

Apple baru saja memperkenalkan laptop terbarunya yang menyasar segmen terjangkau, yakni MacBook Neo. Perangkat ini dibanderol mulai 599 dolar AS, atau sekitar 499 dolar AS untuk pelajar, menjadikannya salah satu laptop Mac paling murah yang pernah dirilis perusahaan tersebut. Meski demikian, peluncuran laptop ini langsung memicu perdebatan di kalangan pengguna teknologi. Kritik utama datang dari keputusan Apple yang hanya menyediakan RAM 8GB tanpa opsi upgrade, sesuatu yang dianggap kurang relevan untuk laptop yang dirilis pada 2026. Namun di balik keputusan tersebut terdapat alasan teknis yang cukup spesifik. MacBook Neo menggunakan chip Apple A18 Pro, prosesor yang sebelumnya dipakai pada iPhone 16 Pro. Chip ini diproduksi oleh TSMC dengan desain paket khusus yang sudah menyertakan memori LPDDR5X 8GB secara terintegrasi. Teknologi yang digunakan disebut Integrated Fan-Out Package on Package (InFO-PoP). Dalam metode ini, modul memori ditempatkan langsung di atas chip SoC dalam struktu...

Hp Oppo Murah Ini Cuma 1 Jutaan

Oppo belum lama ini menggelar smartphone terbarunya ke pasaran Indonesia. Spesifikasinya mengagumkan, apalagi fitur kameranya. Ya, Oppo Reno 10x Zoom menawarkan kemampuan fotografi yang mumpuni, sekaligus performa perangkat yang hebat. Meski demikian, ada harga ada rupa. Smartphone tersebut dipasarkan dengan harga yang tidak murah, yakni Rp12,999 juta untuk versi dengan RAM 8GB dan storage 256GB. Mahal? Tentu saja tidak, jika melihat spesifikasi yang disediakan di dalamnya. Sayangnya, tidak semua pengguna mampu membeli smartphone Oppo dengan harga yang tergolong fantastis tersebut. Cukup banyak di antara kita yang ingin membeli hp Oppo murah yang harganya kalau bisa di bawah Rp1 juta. Kalau tidak ada pun, kalau bisa harganya masih Rp1 jutaan. Alias di bawah Rp2 juta. Nah, kalau sudah begitu, apa pilihan yang bisa kita dapatkan? Berikut ini pilihannya: Harga HP Oppo Murah di 2019: Untuk smartphone alias hp Oppo murah di harga 1 jutaan, dipastikan Anda sudah mendapatkan pe...

Ubisoft Siapkan Sejumlah Remake Assassin’s Creed

Ubisoft akhirnya mengonfirmasi salah satu rumor terlama di komunitas gamer. Melalui blog resmi berjudul Assassin’s Creed: Into 2026, perusahaan tersebut memastikan bahwa proyek remake Assassin’s Creed IV: Black Flag memang sedang dikembangkan dengan nama Black Flag Resynced. Konfirmasi ini menjadi perubahan besar karena sebelumnya proyek tersebut hanya beredar sebagai bocoran dari berbagai sumber industri. Meski belum mengumumkan tanggal rilis maupun platform yang dituju, Ubisoft kini secara resmi memasukkan remake tersebut ke dalam roadmap pengembangan franchise Assassin’s Creed untuk beberapa tahun ke depan. Jean Guesdon, yang saat ini menjabat sebagai Head of Content untuk franchise tersebut, menjelaskan bahwa Ubisoft mulai mengadopsi pendekatan baru dalam mengelola seri Assassin’s Creed. Alih-alih merilis satu judul utama secara berurutan, perusahaan kini mengembangkan beberapa proyek secara paralel. Salah satu proyek yang disebut paling dekat menuju tahap peluncuran adalah Assassi...

Lisa Su Biztrip Ke Korea. Borong RAM?

CEO Lisa Su dikabarkan akan melakukan perjalanan ke Korea Selatan pada 18 Maret 2026 untuk bertemu para eksekutif industri teknologi dan membahas pasokan memori yang semakin krusial bagi industri AI. Menurut laporan media Korea dan Reuters, fokus utama kunjungan ini adalah mengamankan pasokan High Bandwidth Memory (HBM) yang menjadi komponen penting untuk akselerator AI modern. Kunjungan tersebut juga berlangsung berdekatan dengan acara Nvidia GTC yang digelar pada 16 sampai 19 Maret di San Jose. Dalam agenda tersebut, Su dijadwalkan bertemu dengan pimpinan Samsung Electronics, termasuk ketuanya Lee Jae-yong, serta CEO Naver Choi Soo-yeon untuk membahas kerja sama di sektor data center dan AI. HBM kini menjadi titik sempit dalam rantai pasok AI global. Permintaan melonjak seiring ekspansi data center dan pengembangan GPU AI dari perusahaan seperti AMD dan Nvidia. Bagi AMD, akses ke memori tersebut penting untuk memastikan produksi akselerator generasi berikutnya seperti seri AMD Inst...

Smartphone Baterai Terbesar Segera Dirilis? 13.000mAh Cukup?

Rumor terbaru berhembus bahwa Honor tengah menyiapkan smartphone dengan baterai yang hampir terdengar berlebihan. Perangkat yang disebut sebagai Honor X80 GT dikabarkan akan membawa baterai 13.080 mAh. Jika benar, kapasitas ini jauh melampaui standar smartphone modern yang biasanya hanya berada di kisaran 5.000 mAh. Secara teori, ini berarti pengguna bisa melupakan charger selama berhari-hari. Namun secara praktis, pertanyaannya sederhana: seberapa besar dan berat ponsel ini nantinya? Honor sebenarnya sudah bereksperimen dengan baterai besar pada beberapa perangkat sebelumnya yang mendekati 10.000 mAh. X80 GT tampaknya mencoba melangkah lebih jauh, seolah ingin memenangkan lomba angka spesifikasi yang semakin absurd. Bandingkan dengan flagship dari Apple atau Samsung yang masih bermain di kapasitas jauh lebih kecil. Namun pendekatan mereka juga menunjukkan realitas desain: baterai besar selalu datang dengan kompromi pada ketebalan, berat, dan ergonomi. Memang ada perangkat ekstrem sepe...