Langsung ke konten utama

Arc Browser, Aplikasi Web Baru Saingan Chrome

Ada kabar menarik nih guys. Dalam waktu dekat, Google Chrome akan mendapatkan pesaing baru yang sangat serius dari Arc Browser.

Ya, Arc Browser merupakan aplikasi web dari Browser Company of New York yang tengah berada dalam pengujian beta. Aplikasi web ini digadang-gadang akan menyaingi Google Chrome.


Ditargetkan, Arc Browser akan menjadi sistem operasi untuk web dengan fungsi yang dapat membantu pengguna menangani tab dengan lebih baik, dan umumnya melakukan lebih banyak hal saat browsing.


Fitur awal Arc Browser adakah menawarkan pengalaman pengguna yang unik untuk menjelajahi internet. Buat Anda yang bosan atau kesal dengan browser yang Anda gunakan saat ini, Anda mungkin bisa mengunduh dan memasang browser yang satu ini.


Apa yang membuat Arc Browser berbeda?
Arc Browser memiliki bilah alamat dan tab di bilah sisi. Jika Anda memasukkan URL di pojok kiri atas, Anda akan melihat tab yang dibuka di bawah.

Bilah samping menampilkan Tab 'Today', versi Arc dari tab biasa yang ditemukan di peramban lain. Namun, mereka menonjol karena ketika digunakan, kamu dapat menetapkan waktu kapan tab tersebut ditutup secara otomatis.

Anda juga bisa menyimpan tab penting sebagai Tab Pinned atau tersemat yang menempatkan tab sebagai tab favorit agar tab tersebut dapat lebih mudah diakses. Selain itu, Anda bisa mengatur tab ke dalam Folder atau memasukkannya ke dalam Spaces.

Yang terakhir, Arc Browser ini berisi tab dan fitur lainnya. kamu dapat membuat yang baru dengan mengklik tombol “+” di pojok kanan bawah.

Ruang pada tampilan Arc Browser dapat disesuaikan. Pengguna juga bisa memilih judul, ikon, dan warna bertema yang unik untuk membantu mengidentifikasinya saat bekerja.

Selain itu, Arc Browser memiliki Easel. Nama fitur tersebut berasal dari bingkai kayu yang memegang kanvas putih di studio lukis. Fitur Easel ini mempromosikan kreativitas dengan memungkinkan Anda mengambil potongan halaman web dan menggambar bentuk pada latar belakang putih. 

Fitur ini dapat membantu Anda saat membuat kolase atau papan ide yang dapat memfasilitasi pembuatan catatan. Namun, memasukkannya ke dalam browser web dapat meningkatkan pengalaman pengguna. 

Selain itu, dengan Arc Browser, Anda dapat mempersonalisasi tampilan aplikasi tersebut dengan memilih warna solid atau gradien.

Lebih penting lagi, Arc Browser memungkinkan Anda men-tweak fungsinya dengan Boosts. Anda juga dapat mengubah gaya halaman, mengganti konten, menyisipkan kode, atau menerapkan fitur unik. Untuk melakukan ini kamu perlu mengetahui CSS dan JavaScript untuk menggunakannya.


Baca juga:

Fitur Kelebihan Utama Arc Browser:

  • Tab Today: Merupakan tab biasa. Pengguna dapat membuat sebanyak yang inginkan dan tab ini akan menumpuk di sidebar kiri. Pengguna bisa membuat Arc menutup otomatis tab ini setelah jangka waktu yang telah ditentukan.
  • Tab Pinned: Tab yang dianggap penting. Pengguna dapat menyeret tab Today ke area di atas garis di sidebar dan akan disematkan ke ruang tertentu. Kamu dapat dengan cepat melompat ke tab yang disematkan ini kapan saja nanti dan Tab ini tidak akan menutup secara otomatis seperti tab today.
  • Folder: Ini adalah grup tab, polos dan sederhana.
  • Spaces: Panjang dan pendek, setiap Spasi adalah bilah sampingnya sendiri, lengkap dengan kumpulan foldernya sendiri, tab yang disematkan, dan tab hari ini. Untuk membuat ruang baru, Anda dapat menekan tombol + di kanan bawah sidebar. Setiap ruang dapat diberi judul, diberi ikon uniknya sendiri, dan bahkan diberi warna bertema sendiri untuk memberikan isyarat visual tentang ruang mana yang sedang Anda kerjakan.
  • Favorit: Puncak pentingnya tab, tab favorit berada di bagian paling atas sidebar kiri dan melampaui spasi. Tab favorit tersedia di mana saja di seluruh Arc dan dapat diakses dengan cepat menggunakan pintasan keyboard seperti Command + 1 dan Command + 2.
  • Easel: Kanvas tempat pengguna dapat meletakkan gambar, tautan, teks, panah, dan lainnya untuk membangun ide secara visual. Kamu juga dapat berbagi Easel dan bahkan berkolaborasi dengan orang lain di Easel, menjadikannya cara unik untuk berkolaborasi di dalam web.Theming Arc : Pengaturan tema warna dalam Arc Browser.



Kesimpulan
Meskipun Ac Browser menghadirkan gambaran baru tentang aplikasi web. Namun sayangnya Anda baru hanya dapat mencobanya di produk Apple seperti iPad dan iMac. Namun developer berjanji untuk menghadirkan Arc Browser ke PC Windows beberapa saat lagi.

Arc Browser ini juga membangun program dengan Google Chromium, memungkinkan pengguna untuk mentransfer data Chrome ke Arc dengan mudah. Aplikasi ini adalah pilihan yang baik jika Anda menginginkan pengalaman menjelajah yang lebih personal.

Postingan Populer

Review Lenovo ThinkPad E14 Gen 7. Laptop Bisnis di Era Efisiensi dan Mobilitas

Industri laptop bisnis tengah mengalami pergeseran signifikan. Jika sebelumnya performa dan skalabilitas menjadi tolok ukur utama, kini efisiensi daya, mobilitas, keamanan, dan keberlanjutan justru menjadi faktor penentu. Perusahaan semakin menuntut perangkat yang ringkas, tahan lama, mudah dikelola, namun tetap cukup bertenaga untuk produktivitas. Tren kerja hybrid juga turut mengubah prioritas desain laptop bisnis. Bobot ringan, daya tahan baterai memadai, konektivitas lengkap, serta fitur keamanan berlapis kini menjadi standar baru. Produsen pun berlomba menghadirkan perangkat yang tidak sekadar kuat di atas kertas, tetapi relevan dengan kebutuhan kerja modern. Lenovo melalui lini ThinkPad E-Series mencoba menjawab tantangan tersebut. Buktinya, ThinkPad E14 Gen 7   hadir sebagai opsi entry-level hingga menengah untuk profesional dan pelaku bisnis yang membutuhkan laptop tangguh, fleksibel, dan ekonomis tanpa meninggalkan DNA ThinkPad yang legendaris. Desain Lenovo ThinkPad E14 G...

Laptop Asus ExpertBook P3 G2, Hadir dengan RAM up to 96GB

Asus resmi menghadirkan ExpertBook P3 G2, laptop bisnis terbaru yang ditujukan bagi administrator, profesional, dan pengguna korporat yang membutuhkan perangkat andal, aman, serta efisien dari sisi biaya. Produk ini dirancang untuk menjawab kebutuhan dunia kerja modern yang menuntut mobilitas tinggi, keamanan data, dan produktivitas berbasis teknologi terkini. ExpertBook P3 G2 ditenagai prosesor AMD Ryzen 7 generasi terbaru yang telah dilengkapi NPU (Neural Processing Unit) untuk mendukung pemrosesan berbasis kecerdasan buatan. Dukungan ini memungkinkan kinerja tetap responsif saat menjalankan aplikasi produktivitas, kolaborasi, dan workflow berbasis AI, sekaligus menjaga efisiensi konsumsi daya. Untuk perusahaan yang membutuhkan, Asus bisa menawarkan opsi RAM 64GB yang dapat di-upgrade menjadi 96GB. Ini merupakan langkah yang cukup unik, mengingat tingginya harga RAM di pasaran saat ini. Untuk mendukung pengalaman kerja yang lebih cerdas, Asus menyertakan MyExpert Suite, rangkaian per...

Hp Oppo Murah Ini Cuma 1 Jutaan

Oppo belum lama ini menggelar smartphone terbarunya ke pasaran Indonesia. Spesifikasinya mengagumkan, apalagi fitur kameranya. Ya, Oppo Reno 10x Zoom menawarkan kemampuan fotografi yang mumpuni, sekaligus performa perangkat yang hebat. Meski demikian, ada harga ada rupa. Smartphone tersebut dipasarkan dengan harga yang tidak murah, yakni Rp12,999 juta untuk versi dengan RAM 8GB dan storage 256GB. Mahal? Tentu saja tidak, jika melihat spesifikasi yang disediakan di dalamnya. Sayangnya, tidak semua pengguna mampu membeli smartphone Oppo dengan harga yang tergolong fantastis tersebut. Cukup banyak di antara kita yang ingin membeli hp Oppo murah yang harganya kalau bisa di bawah Rp1 juta. Kalau tidak ada pun, kalau bisa harganya masih Rp1 jutaan. Alias di bawah Rp2 juta. Nah, kalau sudah begitu, apa pilihan yang bisa kita dapatkan? Berikut ini pilihannya: Harga HP Oppo Murah di 2019: Untuk smartphone alias hp Oppo murah di harga 1 jutaan, dipastikan Anda sudah mendapatkan pe...

Harga RAM Naik, Jual Konverter SODIMM to DIMM Laris Manis

Lonjakan harga memori desktop dalam setahun terakhir mendorong sebagian gamer mencari solusi alternatif yang lebih ekonomis. Salah satu pendekatan yang mulai dilirik adalah memanfaatkan memori laptop berjenis SODIMM dengan bantuan adaptor SODIMM-to-DIMM, sehingga modul memori tersebut dapat digunakan pada sistem PC desktop. Menurut analisis 3DCenter.org, adaptor SODIMM-to-DIMM relatif murah dan mudah ditemukan di pasaran. Ketika dikombinasikan dengan memori SODIMM yang kenaikan harganya lebih moderat, pendekatan ini menjadi masuk akal secara finansial. Dalam periode satu tahun terakhir, harga memori SODIMM rata-rata naik sekitar 136 persen, jauh lebih rendah dibandingkan lonjakan harga memori desktop DIMM yang mencapai 245 persen. Kondisi ini membuat pembelian memori laptop terlihat lebih rasional bagi pengguna yang ingin melakukan upgrade atau merakit PC baru dengan anggaran terbatas. Dari sisi harga, selisihnya cukup signifikan. Modul DDR5-4800 SODIMM berkapasitas 16 GB saat ini dib...

Asus All-in-One PC V440. PC Desktop Ringkas di Tengah Tren PC Modern

Pasar PC All-in-One (AIO) kembali mendapatkan perhatian di tengah perubahan pola kerja dan penggunaan perangkat komputasi. Setelah pandemi mempercepat adopsi kerja hybrid dan remote, kebutuhan akan perangkat yang ringkas, rapi, namun tetap bertenaga semakin meningkat. Pengguna kini tidak hanya mencari performa, tetapi juga efisiensi ruang, kemudahan instalasi, dan estetika yang menyatu dengan lingkungan kerja maupun rumah. Di sisi lain, laptop dengan layar besar memang menawarkan portabilitas, tetapi masih memiliki keterbatasan ergonomi dan ruang kerja visual. Desktop tower konvensional pun mulai ditinggalkan oleh sebagian pengguna karena memakan ruang, kabel yang kompleks, serta kurang praktis untuk setup modern. Dalam konteks inilah PC All-in-One kembali relevan sebagai solusi tengah yang menggabungkan layar besar dan performa desktop dalam satu perangkat terintegrasi. Asus melihat peluang tersebut dengan menghadirkan All-in-One PC V400 Series (V440/V470) . Seri ini menyasar pengguna...