Langsung ke konten utama

Radeon RX 7000 Series Pesaing GeForce RTX 4090 Beredar Desember?

AMD tampaknya akan memperkenalkan secara resmi kartu grafis Radeon generasi terbaru yakni RX 7000 series yang berbasis arsitektur RDNA 3. Diperkirakan, kartu grafis anyar tersebut akan diperkenalkan pada kisaran November dan berdar ke publik di sekitar Desember.

Keterangan tersebut dilontarkan oleh ECSM, informan yang punya rekam jejak sangat bagus saat membocorkan informasi-informasi teknologi. Terakhir, ia dengan akurat membocorkan jadwal peluncuran prosesor Intel Raptor Lake beberapa waktu lalu.


Bocoran dari ECSM ini juga kurang lebih menguatkan selentingan kabar terkait rencana AMD untuk meluncurkan produk chip grafis mutakhir di tahun 2022 ini.



ECSM memang tidak mengungkapkan tanggal pasti, dan hanya mengklaim bahwa event peluncuran produknya sendiri akan digelar di November. Namun demikian, ia menyebutkan bahwa AMD kemungkinan akan mulai mengirimkan kartu grafis flagship dan sub-flagship berbasis RDNA 3 mereka di kisaran paruh kedua Desember.


Belum ada informasi spesifik juga terkait kartu grafis flagship dan sub-flagship tersebut. Apakah yang dimaksud adalah kartu grafis yang bersangkutan menggunakan chip GPU yang sama namun dengan jumlah core atau kecepatan clock yang berbeda atau benar-benar menggunakan chip graphics processing unit yang berbeda, alias menggunakan konfigurasi silikon yang berlainan.

Namun melihat track record AMD, ada kemungkinan bahwa mereka akan menghadirkan dua varian kartu grafis yang berbeda.

Kemungkinan, AMD akan merilis varian top of the range dengan kode nama Navi 31 GPU dengan dua kartu grafis yang menggunakan basis teknologi tersebut. Tampaknya seperti saat mereka merilis Radeon RX 7900 XT dan Radeon RX 7800 XT. Kedua kartu grafis tersebut akan menjadi salah satu kartu grafis terbaik untuk gaming.

Di sisi lain, mengingat peningkatan performa signifikan yang ditawarkan oleh Nvidia GeForce RTX 4090 dibandingkan dengan generasi sebelumnya, ECSM memperkirakan bahwa akan sulit bagi AMD untuk bersaing dengan kompetitornya itu. Makanya, ia tidak berharap kartu grafis flagship AMD yang akan datang tersebut akan hadir dengan harga yang sangat mahal.

Meski demikian, jika mengingat AMD Navi 31 akan menggunakan arsitektur RDNA 3 yang benar-benar baru, menggunakan desain chiplet yang berbeda serta memiliki memory bus 384-bit, kita bisa berharap selisih performa antara flagship AMD dan Nvidia tersebut relatif tipis dibandingkan dengan selisih performa antara Radeon RX 6900 XT dan GeForce RTX 4090.

Akan tetapi, berhubung masih sebatas rumor, perkiraan ini masih sebatas asumsi saja.


Baca juga:


Tapi anggaplah informasi tersebut akurat dan AMD memang benar-benar bermaksud untuk mulai menjual dua model kartu grafis Radeon RX 7000 series di paruh kedua Desember. Kalau demikian adanya, maka pertanyaannya apakah mereka akan tersedia secara massal di akhir tahun dan di harga yang masuk akal.

Pasalnya, produksi teknologi mutakhir membutuhkan waktu. Artinya, VGA generasi terbaru AMD, versi high-end tersebut akan sulit ditemukan di tahun 2022 ini. Apalagi di masa liburan Natal dan tahun baru.


AMD sendiri selalu menyatakan bahwa mereka akan menggunakan GPU berbasis RDNA 3 generasi terbaru untuk desktop PC di tahun 2022. Dan baru-baru ini, di ajang Goldman Sachs Communacopia + Technology Conference pertengahan bulan September lalu, Ruth Cotter, Senior Vice President Marketing, Human Resources and Investor Relations AMD kembali menyatakan demikian.

Bagaimana guys? Akhir tahun, mau belanja GeForce RTX 4090 atau Radeon RX 7000 series?

Postingan Populer

Download Windows 10 ISO versi Lite Alias Ringan

Anda kesal karena laptop atau PC desktop Anda lemot padahal punya spek yang tidak jelek? Jangan dulu membuang laptop atau upgrade komponen PC desktop tersebut. Siapa tau yang membuatnya berat adalah sistem operasi Windows 10-nya yang kegemukan. Selain format dan install ulang, ada cara lain yang lebih efektif dalam membuat komputer kita bekerja seperti layaknya baru beli. Caranya adalah download Windows 10 ISO versi ringan. Lho, apa bedanya? Kalau kita memilih untuk download Windows 10 ISO versi ringan dan instalasikan di PC kita, maka fitur-fitur, fungsi atau aplikasi yang jarang digunakan, sudah ditiadakan. Selain lebih hemat ruang di harddisk, dibuangnya fitur-fitur yang tidak berguna tersebut akan membuat PC atau laptop spek rendah pun bisa menjalankan Windows 10 dengan lancar. Download Windows 10 Terbaru October 2020 Update Lalu, apa saja yang ada di Windows 10 versi Lite alias versi Ringan tersebut? Nah ini dia: Windows 10 SuperLite Compact (Gaming Edition) x64 – ...

Mac Mini M6 Tunjukkan Lonjakan Performa AI Signifikan Dibanding M4

Apple M6 membawa peningkatan performa yang cukup besar pada Mac mini, khususnya untuk beban kerja artificial intelligence (AI). Berdasarkan serangkaian pengujian yang dilakukan YouTuber Alex Ziskind, Mac mini M6 menunjukkan keunggulan signifikan dibandingkan generasi M4 dalam pemrosesan model AI lokal. Dalam pengujian Qwen3.5-9B 4-bit, M6 mencatat kecepatan pemrosesan prompt mencapai 742 token per detik, sedangkan M4 hanya 210 token per detik. Artinya, M6 memiliki kecepatan sekitar 253,3 persen lebih tinggi. Untuk token generation, M6 menghasilkan 26,9 token per detik, dibandingkan 18 token per detik pada M4. Perbedaannya mencapai sekitar 49,4 persen. Keunggulan M6 juga terlihat pada pengujian llama-benchy. Waktu yang dibutuhkan untuk menghasilkan token pertama hanya 0,72 detik, sementara M4 membutuhkan 2,5 detik. Pada pengujian pembuatan gambar menggunakan FLUX.1, M6 menyelesaikan proses dalam 36 detik, sedangkan M4 membutuhkan 94 detik. Dengan demikian, M6 mampu memangkas waktu rende...

Review Asus ExpertBook B3 B3404CVA. Laptop Kerja Fleksibel untuk Pendukung Bisnis

Industri laptop bisnis sedang mengalami pergeseran yang cukup signifikan. Jika dulu perusahaan hanya mencari perangkat yang “cukup bisa dipakai”, kini standar berubah menjadi efisiensi, keamanan, dan daya tahan jangka panjang. Tekanan untuk bekerja hybrid, meningkatnya ancaman siber, serta kebutuhan multitasking membuat laptop bisnis harus lebih dari sekadar alat kerja. Ia harus menjadi fondasi produktivitas. Di sisi lain, tidak semua perusahaan siap mengalokasikan budget untuk perangkat flagship. Di sinilah segmen laptop bisnis menengah menjadi menarik. Pasalnya, laptop bisnis kelas menengah menawarkan keseimbangan antara harga, fitur, dan performa. Namun, kompromi tentunya selalu ada dibanding seri flagship, dan di sinilah evaluasi kritis menjadi penting. Sebagai contoh, Asus mencoba mengisi celah segmen laptop bisnis menengah lewat Asus ExpertBook B3 B3404CVA . Laptop bisnis ini ditujukan untuk perusahaan yang membutuhkan perangkat kerja solid dengan fitur enterprise, tetapi tetap r...

AMD Belum Tinggalkan AM4, Motherboard Lawas Masih Dapat Update BIOS

AMD kembali menunjukkan bahwa platform AM4 belum sepenuhnya berakhir. Hampir sembilan tahun setelah diperkenalkan, sejumlah motherboard AM4 lawas masih mendapatkan pembaruan BIOS, termasuk ASUS PRIME A320M-A yang menggunakan chipset A320 entry-level. ASUS baru saja merilis BIOS versi 6265 untuk PRIME A320M-A. Pembaruan bertanggal 27 Agustus 2026 tersebut membawa AMD AGESA ComboV2 PI 1.2.0.12 sekaligus mitigasi terhadap kerentanan fTPM CVE-2026-6726 dan CVE-2026-6727. Dukungan ini cukup menarik mengingat A320 merupakan salah satu chipset AM4 paling sederhana. Dibandingkan chipset AM4 yang lebih tinggi, A320 memiliki keterbatasan pada dukungan komponen, kemampuan overclocking yang terkunci, serta pilihan ekspansi yang lebih sedikit. Namun, ASUS masih menyediakan pembaruan firmware untuk motherboard yang termasuk generasi awal platform AM4. Dukungan tersebut juga tidak hanya terjadi pada ASUS. Sejumlah motherboard A320 dari vendor lain dilaporkan mendapatkan firmware dengan AGESA 1.2.0.12...

Asus ExpertBook P3 G1. Laptop Bisnis Intel Core Ultra, Harga Mulai Rp14 Jutaan

Asus ExpertBook P3 G1 (P3406CCAP) merupakan laptop bisnis terbaru Asus yang dirancang untuk profesional, pekerja hybrid, tenaga pendidik, dan perusahaan yang membutuhkan laptop kerja dengan performa, keamanan, serta daya tahan untuk penggunaan sehari-hari. Laptop bisnis Asus ini menawarkan prosesor hingga Intel Core Ultra 7 255H, RAM DDR5 hingga 64GB, dual SSD PCIe 4.0 hingga 2TB, serta bobot mulai 1,43 kg. Dengan kombinasi tersebut, Asus ExpertBook P3 G1 menyasar pengguna yang membutuhkan perangkat produktivitas dengan kemampuan upgrade dan fitur keamanan bisnis, tetapi tetap memperhatikan mobilitas serta efisiensi investasi. Spesifikasi Asus ExpertBook P3 G1 Asus ExpertBook P3 G1 tersedia dengan pilihan prosesor Intel Core Ultra 5 225H dan hingga Intel Core Ultra 7 255H. Kedua prosesor tersebut memiliki Intel AI Boost NPU hingga 13 TOPS untuk mendukung sejumlah aktivitas berbasis AI. Untuk multitasking, laptop ini mendukung RAM DDR5 hingga 64GB melalui dua slot SO-DIMM. Penyimpananny...