Langsung ke konten utama

ASUS Gelar ROG Gaming Zone dan Experience Laptop NVIDIA® GeForce RTX™ 30 Series

ASUS ROG bersama NVIDIA menggelar acara ROG Gaming Zone with GeForce RTX™ 30 Series yaitu eksibisi produk laptop gaming terbaru dari ASUS ROG yang ditenagai kartu grafis canggih NVIDIA® GeForce RTX™ 30 Series dengan tema “Faster in Class. Faster to Play.”

Acara yang digelar di Atrium Mall Kelapa Gading 2 dari tanggal 13 hingga 19 September 2022 tersebut menghadirkan jajaran laptop gaming mulai dari laptop gaming paling powerful di dunia yaitu ROG Strix SCAR 17 SE, laptop gaming convertible 16-inci satu-satunya di dunia yaitu ROG Flow X16, dan laptop gaming ringkas paling terjangkau yaitu ASUS TUF Dash F15.


Gamers juga dapat menyaksikan secara langsung berbagai teknologi grafis terbaru di acara ini, seperti demonstrasi teknologi Ray Tracing dan NVIDIA DLSS 2.0 pada game AAA terkini yaitu Marvel’s Spider-Man Remastered, F1 2022, serta Dying Light 2.



Di acara tersebut, gamers tidak hanya dapat mencoba serta membeli langsung laptop gaming terbaru yang ditenagai kartu grafis NVIDIA® GeForce RTX™ 30 Series. Berbagai aktivitas menarik serta games seru juga hadir dengan hadiah utama laptop ASUS TUF Dash F15.


Gamers juga dapat mendaftarkan diri untuk bergabung ke dalam ROG Community, yaitu komunitas gaming terbesar di Indonesia. Gamers yang melakukan pendaftaran di tempat berkesempatan mendapatkan gaming gear ROG.

Faster in Class. Faster to Play
Seluruh laptop yang tampil di acara ROG Gaming Zone with GeForce RTX™ 30 Series ditenagai oleh kartu grafis GeForce RTX™ 30 Series. Kartu grafis terbaru tersebut dibangun dari arsitektur Ampere serta teknologi terdepan di industri grafis komputer.

Arsitektur Ampere di NVIDIA® GeForce RTX™ 30 Series juga menggabungkan streaming processor terbaru dengan RT cores generasi kedua dan Tensor cores generasi ketiga, sehingga memungkinkan laptop gaming ASUS ROG untuk dapat menghadirkan performa grafis terbaik yang didukung oleh teknologi modern.

Laptop gaming ASUS ROG yang ditenagai NVIDIA® GeForce RTX™ 30 Series juga dapat memanfaatkan berbagai fitur grafis modern di dalam game untuk memaksimalkan pengalaman bermain.

Fitur grafis seperti real-time ray tracing misalnya, membuat tampilan grafis semakin memukau dan terlihat nyata berkat refleksi dan sistem pencahayaan yang lebih realistis. Selain itu, terdapat juga fitur NVIDIA DLSS 2.0 yang memungkinkan game modern dapat dijalankan di resolusi yang lebih tinggi dengan performa yang jauh lebih baik (Faster in Class. Faster to Play).

Kartu grafis NVIDIA® GeForce RTX™ 30 Series tidak hanya andal untuk bermain game. Berkat fitur seperti NVENC, gamers yang menggunakan laptop gaming ASUS ROG juga dapat berkreasi menggunakan berbagai aplikasi kreatif yang telah dioptimalisasi menggunakan kartu grafis NVIDIA® GeForce RTX™ 30 Series.

Tidak hanya itu, kartu grafis NVIDIA® GeForce RTX™ 30 Series juga mendukung fitur NVIDIA Broadcast yang dirancang khusus untuk para gamers sekaligus live streamer.

Ikuti Games Seru, Menangkan Laptop Gaming ASUS
Gamers tidak hanya dapat mencoba berbagai laptop canggih ASUS ROG di acara ROG Gaming Zone with GeForce RTX™ 30 Series. Berbagai aktivitas menarik telah hadir untuk memeriahkan acara tersebut, salah satunya adalah kompetisi game.

Gamers dapat menguji kemampuan dan ketangkasannya dalam bermain game seperti Marvel’s Spider-Man Remastered dan F1 2022 menggunakan laptop gaming ASUS ROG yang ditenagai oleh NVIDIA® GeForce RTX™ 30 Series. Tidak hanya sekadar bermain, gamers juga bisa mendapatkan beragam hadiah mulai dari merchandise eksklusif hingga gaming gear ROG.

Bagi gamers yang suka dengan tantangan ketahanan, acara ROG Gaming Zone with GeForce RTX™ 30 Series juga menyediakan games menarik bernama Touch the TUF Dash F15. Dalam games tersebut, gamers harus bisa bertahan menyentuh laptop gaming TUF Dash F15 selama mungkin.

Gamers yang bertahan paling lama bisa membawa pulang hadiah utama yaitu satu unit ASUS TUF Dash F15, yaitu laptop gaming ringkas dengan durabilitas berstandar militer AS dan ditenagai oleh kartu grafis NVIDIA® GeForce RTX™ 30 Series.


Baca juga:


Dapatkan Diskon Hingga 3 Juta Rupiah!
Selain berbagai aktivitas menarik, harga yang ditawarkan selama acara pun tidak kalah menarik, para pengunjung bisa mendapatkan diskon menarik hingga 3 juta Rupiah! Tidak hanya itu, untuk setiap pembelian para pengunjung berkesempatan untuk mendapatkan Merchandise dan Gaming Gear spesial dari ROG selama acara berlangsung.

Maka kunjungi eksibisi ROG Gaming Zone with NVIDIA® GeForce RTX™ 30 Series di Atrium Lantai Bawah Mall Kelapa Gading 2 di Jakarta, hanya dari 13 – 19 September 2022. Sampai bertemu di sana!

Bagi gamers di seluruh Indonesia, dapatkan juga game Marvel’s Spider-Man Remastered secara cuma-cuma hanya dengan membeli laptop gaming ASUS ROG yang ditenagai kartu grafis NVIDIA® GeForce RTX™ 30 Series (syarat dan ketentuan berlaku). Kunjungi website https://rog.asus.com/event/spider-man-remastered-bundle untuk informasi lebih lanjut.


Ayo Bergabung di ROG Community Indonesia
ASUS ROG Indonesia menghadirkan ROG Community Indonesia,  sebagai tempat untuk para pengguna setia laptop gaming ROG dan TUF berbagi pengalaman, bermain game bersama, dan berinteraksi langsung dengan #TeamROG.

Segera bergabung dengan ROG Community Indonesia di Discord channel dan Facebook Group. Gamers yang melakukan pendaftaran di acara ROG Gaming Zone with GeForce RTX™ 30 Series berkesempatan untuk memenangkan gaming gear ROG.

Postingan Populer

Download Windows 10 ISO versi Lite Alias Ringan

Anda kesal karena laptop atau PC desktop Anda lemot padahal punya spek yang tidak jelek? Jangan dulu membuang laptop atau upgrade komponen PC desktop tersebut. Siapa tau yang membuatnya berat adalah sistem operasi Windows 10-nya yang kegemukan. Selain format dan install ulang, ada cara lain yang lebih efektif dalam membuat komputer kita bekerja seperti layaknya baru beli. Caranya adalah download Windows 10 ISO versi ringan. Lho, apa bedanya? Kalau kita memilih untuk download Windows 10 ISO versi ringan dan instalasikan di PC kita, maka fitur-fitur, fungsi atau aplikasi yang jarang digunakan, sudah ditiadakan. Selain lebih hemat ruang di harddisk, dibuangnya fitur-fitur yang tidak berguna tersebut akan membuat PC atau laptop spek rendah pun bisa menjalankan Windows 10 dengan lancar. Download Windows 10 Terbaru October 2020 Update Lalu, apa saja yang ada di Windows 10 versi Lite alias versi Ringan tersebut? Nah ini dia: Windows 10 SuperLite Compact (Gaming Edition) x64 – ...

Micron Stop GDDR7 2GB, Fokus Produksi Chip GDDR7 3GB

Micron dikabarkan mulai menghentikan produksi chip GDDR7 2GB (16Gb) dan mengalihkan kapasitas produksinya ke chip GDDR7 3GB (24Gb). Menurut laporan industri yang dikutip HWBuster, perubahan ini terjadi ketika permintaan memori untuk infrastruktur AI terus melonjak. Bagi pasar GPU, keputusan tersebut menunjukkan bahwa persaingan mendapatkan kapasitas produksi memori semakin ketat, dengan kebutuhan AI menawarkan nilai ekonomi yang lebih menarik bagi produsen. Peralihan dari GDDR7 2GB ke 3GB sebenarnya membawa keuntungan bagi produsen kartu grafis. Dengan jumlah chip yang sama, kapasitas VRAM dapat dibuat lebih besar. Delapan chip GDDR7 2GB, misalnya, menghasilkan konfigurasi 16GB, sedangkan delapan chip 3GB secara teoritis dapat menyediakan 24GB. Namun, jangan buru-buru menganggap kartu grafis 24GB akan segera membanjiri pasar. Kapasitas VRAM tetap ditentukan oleh memory bus, desain PCB, memory controller, konfigurasi paket, segmentasi produk, dan tentu saja strategi harga. Masalah yang ...

Review Asus ExpertBook B3 B3404CVA. Laptop Kerja Fleksibel untuk Pendukung Bisnis

Industri laptop bisnis sedang mengalami pergeseran yang cukup signifikan. Jika dulu perusahaan hanya mencari perangkat yang “cukup bisa dipakai”, kini standar berubah menjadi efisiensi, keamanan, dan daya tahan jangka panjang. Tekanan untuk bekerja hybrid, meningkatnya ancaman siber, serta kebutuhan multitasking membuat laptop bisnis harus lebih dari sekadar alat kerja. Ia harus menjadi fondasi produktivitas. Di sisi lain, tidak semua perusahaan siap mengalokasikan budget untuk perangkat flagship. Di sinilah segmen laptop bisnis menengah menjadi menarik. Pasalnya, laptop bisnis kelas menengah menawarkan keseimbangan antara harga, fitur, dan performa. Namun, kompromi tentunya selalu ada dibanding seri flagship, dan di sinilah evaluasi kritis menjadi penting. Sebagai contoh, Asus mencoba mengisi celah segmen laptop bisnis menengah lewat Asus ExpertBook B3 B3404CVA . Laptop bisnis ini ditujukan untuk perusahaan yang membutuhkan perangkat kerja solid dengan fitur enterprise, tetapi tetap r...

Asus Googlebook 14 Hadir dengan Panther Lake, RAM 64GB, OLED 3K dan Bobot Kurang dari 1Kg

Asus memperluas jajaran Googlebook dengan menghadirkan Googlebook 14, laptop ultraportabel yang mengandalkan prosesor Intel Panther Lake atau Core Ultra Series 3. Perangkat ini menarik perhatian bukan hanya karena bobotnya yang berada di bawah 1kg, tetapi juga karena membawa konfigurasi mewah hingga RAM 64GB, SSD 1TB, layar OLED 3K 120Hz, serta baterai 70Wh. Dari sisi desain, Asus menggunakan sasis berbahan magnesium-aluminium hasil proses CNC dengan bobot sekitar 0,99 kg. Material tersebut dipadukan dengan warna Dusk Ash dan teknologi Nano Ceramic yang diklaim membantu melindungi permukaan dari goresan, noda, dan abrasi. Laptop serupa ExpertBook Ultra ini juga memenuhi standar ketahanan MIL-STD-810H, meski sertifikasi tersebut tidak otomatis berarti perangkat kebal terhadap seluruh jenis kerusakan dalam penggunaan sehari-hari. Di sektor performa, Googlebook 14 tersedia dengan prosesor hingga Intel Core Ultra 7 355 dari keluarga Panther Lake. Konfigurasi yang disebutkan juga mencakup C...

Mac Mini M6 Tunjukkan Lonjakan Performa AI Signifikan Dibanding M4

Apple M6 membawa peningkatan performa yang cukup besar pada Mac mini, khususnya untuk beban kerja artificial intelligence (AI). Berdasarkan serangkaian pengujian yang dilakukan YouTuber Alex Ziskind, Mac mini M6 menunjukkan keunggulan signifikan dibandingkan generasi M4 dalam pemrosesan model AI lokal. Dalam pengujian Qwen3.5-9B 4-bit, M6 mencatat kecepatan pemrosesan prompt mencapai 742 token per detik, sedangkan M4 hanya 210 token per detik. Artinya, M6 memiliki kecepatan sekitar 253,3 persen lebih tinggi. Untuk token generation, M6 menghasilkan 26,9 token per detik, dibandingkan 18 token per detik pada M4. Perbedaannya mencapai sekitar 49,4 persen. Keunggulan M6 juga terlihat pada pengujian llama-benchy. Waktu yang dibutuhkan untuk menghasilkan token pertama hanya 0,72 detik, sementara M4 membutuhkan 2,5 detik. Pada pengujian pembuatan gambar menggunakan FLUX.1, M6 menyelesaikan proses dalam 36 detik, sedangkan M4 membutuhkan 94 detik. Dengan demikian, M6 mampu memangkas waktu rende...